Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
Pewarta Online
None

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Warta Berita Politik Ribuan Massa Demo Tuntut Bupati Bengkalis Mundur
DIRGAHAYU PERSATUAN PEWARTA WARGA INDONESIA (PPWI), 11 NOVEMBER 2007 - 11 NOVEMBER 2014, SENANTIASA TEKUN BELAJAR DAN BERKARYA BAGI PENCERDASAN BANGSA-BANGSA DI NUSANTARA DAN SEANTERO BUMI BRAVO PPWI... BRAVO INDONESIA... BRAVO PEWARTA WARGA...!!!

Ribuan Massa Demo Tuntut Bupati Bengkalis Mundur

KOPI, BENGKALIS - Sekitar empat ribuan massa dari berbagai kecamatan di kabupaten Bengkalis menggelar aksi demonstrasi di kantor bupati dan DPRD Bengkalis, Senin (24/9). Ribuan pendemo dalam aksinya menuntut duet Herliyan Saleh dan Suayatno selaku bupati dan wakil bupati mundur dari jabatannya.

Pantauan langsung di lapangan, massa mulai berkumpul sekitar pukul 08.30 WIB di lapangan Tugu Bengkalis. Setelah sekitar dua jam berorasi disana, mereka bergerak menuju kantor bupati dengan berjalan kaki serta menggunakan sepeda motor dibawah pengawalan ketat ratusan aparat keamanan.Bahkan tidak tanggung-tanggung, ratusan personil kepolisian dari Brimob Polda Riau, Polres Dumai, Rokan Hilir dan Siak didatangkan mengamankan aksi demo yang jauh-jauh hari sudah berhembus kencang.

Sesampai dikantor bupati, para pendemo langsung masuk menuju halaman kantor bupati dan melakukan orasi sambil meneriakan yel-yel turunkan Herliyan-Suayatno, duet pemimpin yang dinilai gagal menjalankan visi dan misi-nya sebagai kepala daerah.Tidak hanya itu, para pendemo menyebut kepala daerah telah menyuburkan KKN di Bengkalis dengan kroni-kroninya, mulai dari mutasi pejabat, jual beli jabatan oleh tim sukses terhadap pejabat impor dari Pekanbaru dan Dumai,Persoalan proyek sampai persoalan pembangunan infrastruktur yang hancur-hancuran sejak kepemimpinan keduanya.

Koordinator aksi, Pasla, Kusmayadi, Herizal, Hambali bergantian melakukan orasi serta menyampaikan aspirasi mereka. Peserta demo yang umumnya berasal dari kecamatan Bengkalis, Bantan dan Bukit Batu, aktifias LSM dan mahasiswa menyampaikan orasi yang intinya kecewa dengan pemerintahan sekarang ini.Nyaris terjadi aksi anarkis ketika massa ingin menumbangkan baleho besar bupati dan wabup, namun cepat dicegah.

Hanya sekitar satu jam di kantor bupati, para pendemo langsung menuju kantor DPRD Bengkalis dengan arak-arakan.Dikantor wakil rakyat tersebut peserta aksi makin membludak, sampai ke jalan. Suasana di kantor wakil rakyat tersebut berubah menjadi lautan manusia yang antusias mengikuti aksi demo.Pendemo menuntut DPRD kabupaten Bengkalis menggunakan hak angketnya untuk memberhentikan Herliyan dan Suayatno yang dicap sebagai pemimnpin gagal.

"Kita semua yang hadir disini menuntut DPRD Bengkalis menggelar sidang paripurna pemberhentian Herliyan dan Suayatno sebagai bupati dan wakil bupati.Keduanya gagal menjalankan amanah rakyat, pembangunan di Bengkalis macet, penyerapan APBD minim serta tumbuh suburnya KKN dalam pemerintahan sekarang," tegas Kusmayadi dalam orasinya di halaman DPRD Bengkalis.

Setelah berorasi di halaman kantor DPRD, sebanyak 19 orang anggota dewan yang dipimpin langsung ketua DPRD Jamal Abdillah, wakil ketua Hidayat Tagor Nasution, Indra 'Eet' Gunawan, Hendri HS, Mira Roza, Anom Suroto, Tarmizi, Sofyan, Heru Wahyudi, Yudi Veryantoro, Rahman Jantan, Jamadin Sinaga, Purboyo,Dani Purba, Daud Gultom,Misliadi dan Fidel Fuadi akhirnya keluar menemui massa.

Dihadapan massa, ketua DPRD Jamal Abdillah sempat didaulat ke mobil pick up untuk menyampaikan tanggapan dewan atas aspirasi yang disuarakan masyarakat tersebut.Tak puas dengan jawaban ketua DPRD, seluruh pendemo mendesak agar DPRD Bengkalis segera menggelar sidang paripurna istimewa memberhentikan bupati dan wakil rakyat hari itu juga (kemarin,red). sumber HLRiau (didi)


Artikel Lainnya:

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.