Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Jelang Putusan MA Terkait Paslon Herry-Nehem, Biak Numfor Siaga Perang

KOPI, Biak Numfor - Pendukung dan simpatisan pasangan calon bupati dan wakil bupati Biak Numfor nomor urut 2, Herry Aryo Naap dan Nehemia Wospakrik atau populer dengan singkatan Herry-Nehem, saat ini sedang bersiaga untuk melakukan segala sesuatu dalam rangka membela hak-hak paslon dukungan mereka menjelang diumumkannya hasil peradilan tingkat kasasi di Mahkamah Agung terkait gugatan paslon nomor urut 3 terhadap KPUD Biak Numfor terkait pencalonan kandidat nomor urut 2 itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Frans Somnof dan Obeth Ap, tim sukses Herry-Nehem, di Biak, Kamis 19 April 2018. “Kami memastikan bahwa kondisi stabilitas dan keamanan di Biak Numfor menjelang pengumuman hasil keputusan MA saat ini semakin memanas. Kami sudah tidak mampu mengendalikan emosi ribuan warga pendukung paslon nomor urut dua, Herry Nehem,” kata Frans Somnof kepada redaksi media ini melalui pesan WhatsApp-nya.

 

Untuk itu, lanjut Frans, mereka meminta kepada aparat penegak hukum di Biak Numfor untuk menyampaikan kondisi yang semakin kacau tersebut ke institusi terkait pengamanan dan ketertiban di Ibukota Jakarta. “Kami minta agar para pimpinan penegak hukum di Biak Numfor, yakni Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan, Dandim dan Dandrem untuk menyampaikan situasi yang semakin kurang kondusif di Biak Numfor ini kepada penegak hukum di Jakarta,” imbuh Frans Somnof.

Hampir bersamaan waktunya, Obeth Ap menyampaikan melalui jalur pesan WA-nya bahwa masyarakat Biak Numfor sangat tidak menerima jika pasangan calon nomor urut 2 didiskualifikasi dari kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) Biak Numfor. “Masyarakat Biak Numfor sangat tidak terima jika Herry Nehem didiskualifikasi dari pesta demokrasi pilkada Biak Numfor saat ini dengan alasan yang kurang rasional,” ujar Obeth.

Sebagaimana diketahui bahwa, pasangan Herry Nehem digugat oleh pasangan nomor 3, Nicodemus Ronsumbre dan Akmal Bakhri (Normal) dengan dasar gugatan tentang kebijakan Herry Nehem yang merupakan incumbent melakukan penggantian Direktur RSUD Biak Numfor. Pada saat penggantian dilakukan, waktunya menjelang pelaksanaan pilkada. Sesuai ketentuan yang ada, seorang kepala daerah tidak boleh melakukan pergeseran pejabat dalam kurun waktu 6 bulan menjelang penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati dan 6 bulan sesudah pelantikan paslon pemenang pilkada dilantik menjadi kepala daerah.

“Yang dilakukan oleh Pak Herry Aryo Naap khan bertujuan untuk menyelamatkan kondisi daerah dan masyarakat Biak Numfor. Karena pejabat lama tidak becus melaksanakan tugasnya, diduga korupsi meraja-lela di RSUD saat itu. Bayangkan, obat-obatan untuk kebutuhan rakyat berobat ke RSUD Biak Numfor tidak tersedia lagi,” beber Obeth.

Penantian terhadap hasil keputusan MA terhadap pengajuan kasasi oleh KPUD Biak Numfor yang dikalahkan oleh paslon penggugat di tingkat pengadilan negeri dan banding, telah menaikan suhu politik di Biak Numfor, yang dapat saja sewaktu-waktu memicu eskalasi di tataran akar rumput. Jika itu terjadi, maka sangat mungkin akan menyulut kemarahan rakyat dan berakhir kepada kerusuhan dan anarkisme massa.

“Kami sudah berupaya menahan dan meredakan emosi rakyat, terutama para pendukung Herry Nehem. Tetapi mereka menyatakan bahwa kita pasti akan berperang di Biak jika paslon nomor urut 2 didiskualifikasi,” ujar kedua tokoh masyarakat Biak Numfor itu dalam nada pesan yang sama.

Masyarakat Biak Numfor sangat menyesal dan menyayangkan sikap paslon nomor 3, Nicodemus Ronsumbre dan Akmal Bachri, yang tidak melihat persoalan daerah, sehingga ada tuntutan rakyat dan paramedis agar direktur RSUD Biak diganti. “Berpolitik itu harus memperhatikan kepentingan rakyat, jangan hanya memburu kekuasaan semata. Janganlah kebijakan baik yang dilakukan oleh incumben dalam rangka menyelamatkan masyarakat dijadikan senjata untuk menjatuhkan lawan politik. Ini namanya berpolitik dengan cara biadab, pasti hasilnya tidak baik,” imbuh Obeth dengan nada kesal.

Melihat kondisi terkini di Biak Numfor, beberapa respon masyarakat yang berhasil dihimpun redaksi media ini, menunjukkan bahwa situasi yang ada benar-benar perlu mendapat perhatian serius dari para pengambil kebijakan, termasuk aparat keamanan.

Josua misalnya, warga pekerja swasta ini menilai bahwa Niko Akmal hanya lebih mementingkan kepentingan politik dibanding melihat kondisi rakyat Biak Numfor. “Masyarakat butuh pelayanan yang baik, terutama pada masalah pelayanan kesehatan di RSUD Biak,” kata Josua, Kamis, 19 April 2018.

Sada, salah satu pendukung Herry Nehem, menyampaikan bahwa jika Herry Nehem diskualifikasi dipastikan jalur transportasi Biak – Supiori melewati jalur barat akan dilumpuhkan secara total.

Orgenes, pendukung Herry Nehem lainnya, menyampaikan bahwa jika putusan kasasi mengecewakan rakyat Biak Numfor, mereka pastikan akan menduduki Kantor KPUD dan PANWAS sampai Pilkada Biak ditunda atau dibatalkan.

Derek Bonggoibo, warga dari Biak bagian Barat, menyampaikan bahwa masyarakat Biak Barat Swandiwe memastikan bahwa apabila paslon nomor 2 Herry Nehem tidak lolos, maka dipastikan akan ada konflik besar-besaran. “Bahkan dipastikan Pilkada Gubernur dan Bupati di wilayah Biak Barat dan Swandiwe akan dipaksa dibatalkan. Kami masyarakat Swandiwe Biak Barat sudah siap untuk berperang,” ujar Derek.

Sementara itu, Hendrik Marandof, timses Herry Nehem yang mukim di Kota Biak memastikan bahwa jika paslon nomor 2 digagalkan ikut pilkada, berarti KPUD dan Panwas Biak juga menginginkan konflik di Biak. “Saya yakin pasti akan ada korban. Kami sudah berusaha menenangkan pendukung tetapi mereka tidak bisa menerima alasan didiskualifikasi. Menurut mereka, jika pada pilkada 27 Juni nanti paslon nomor 2 kalah dalam pemilihan, para pendukung akan menerima kekalahan itu. “Kalau kalah di pemilihan kami terima, tetapi jika dikalahkan dengan alasan macam-macam seperti ini, kami pastikan Biak akan berdarah,” tegas Hendrik. (YYK/Red)


Artikel Lainnya:

 

Dewan Pers Mengeluarkan Surat Edaran ke Pemda Sudah Melanggar Konstitusi
Selasa, 17 Juli 2018

Pejabat Menolak Wartawan Meliput, Wawancara dan Konfirmasi Informasi Publik, Senator DPD RI: Itu Melanggar Konstitusi. KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Harmoko menuturkan” Heran saya oknum staf Dewan Pers datang ke Propinsi Riau mengunjungi “dapur redaksi” perusahaan Media online untuk memverifikasi media. Bagaimanapun juga “dugaan” terjadi praktek suap berkemungkinan ada . Pasti pemilik perusahaan media... Baca selengkapnya...

Presiden Jokowi : Survey Gallup Law and Order Indonesia 10 Negara Teraman untuk Iklim Investasi
Sabtu, 14 Juli 2018

KOPI, Jakarta – Memperingati hari Bhayangkara ke-72 kita dapat kabar baik, dari hasil survey lembaga Internasional  yakni Gallup Law and Order menempatkan Indonesia ke dalam 10 negara teraman  untuk iklim investasi di dunia. Pemerintah Indonesia  menjamin   keamanan  para investor menanamkan modalnya  ," kata Jokowi (Joko Widodo) di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7). Jokowi pun meminta aparat keamanan untuk mempertahankan... Baca selengkapnya...

Polda Riau Memperingati HUT Bhayangkara ke-72 Beraneka Ragam Kegiatan
Jumat, 13 Juli 2018

KOPI, Pekanbaru - Memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-72, Kepolisian Daerah Riau menggelar syukuran di Aula Satbrimobda Polda Riau, bertempat Jl.K.H.Ahmad Dahlan – Pekanbaru, Rabu (11/7/2018). Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Riau , Wakapolda Riau Brigjen.Pol.Drs.HE.Permadi,SH,MH, Danrem 031 Wira Bima diwakili Kasrem 031 Wira Bima Kolonel Inf Asep Nugraha, SE, M.Si, Kabinda Provinsi Riau Marsma. TNI.Rakhman Haryadi, SA, MBA,... Baca selengkapnya...

Peringati HBA ke- 58, Kejati Riau Gelar Pasar Murah
Jumat, 13 Juli 2018

KOPI, Pekanbaru – Memperingati Hari Bakti Adyaksa (HBA) ke- 58 jatuh pada tanggal 22 Juli mendatang. Kejaksaan Tinggi Riau gelar pasar murah di gedung sementara bertempat Jalan. Arifin Ahmad, Kamis (12/07-2018). Pasar murah ini menjual Sembilan Bahan Pokok Kebutuhan (Sembako) serta beberapa counter kuliner masakan khas melayu Riau, kerajinan tangan (Home Industri) dan sebagainya. Pasar murah ini terlaksana kerjasama Koperasi Kejaksaan... Baca selengkapnya...

Bubarkan Dewan Pers, Ratusan Orang Wartawan Demo Kantornya
Senin, 09 Juli 2018

KOPI, Jakarta - Ratusan Wartawan dari berbagai media massa, baik cetak maupun online yang datang dari seluruh pelosok nusantara membanjiri halaman Hall Dewan Pers (HDP) Jakarta, Rabu (4/7/19). Kehadiran para pahlawan informasi ini yang didukung penuh oleh puluhan organisasi media maupun organisasi wartawan menuntut agar Dewan Pers melakukan perbaikan dalam mengambil kebijakan terutama terkait sengketa pemberitaan. Terkait rekomendasi Dewan Pers... Baca selengkapnya...

Pengamat: Prediksi, Peramal Pilgub Jatim 2018
Selasa, 26 Juni 2018

KOPI, Jawa Timur – Pilpres (Pemilihan Presiden) Amerika Serikat tahun kemaren. Masyarakat internasional memprediksi Hillary Clinton bakalan terpilih. Ternyata Donal Trump. Kami sudah dapat memprediksi jauh-jauh hari, yang terpilih sebagai Capres Amrik adalah Donal Trump. Ustad kondang terkenal dari Riau bernama UAS (Ustad Abdul Somad). Pengamat Genius dari Riau sebut saja namanya Aji Somek. Ditempat kerjanya, mengatakan “ Menentukan menang... Baca selengkapnya...

Top Secret : Inilah Wajah Palsu atau KW Donal Trump dengan Kim Jong Un
Minggu, 24 Juni 2018

KOPI, Singapura - Dalam kitab suci Al-Qur’an, Allah SWT menciptakan seorang manusia dalam tujuh rupa/mirip dengan orang lain kadarnya ada 50 %, 60, 70, 80, 90 %. Kembaran, Serupa tersebut ada sudah meninggal, belum lahir, bahkan ada yang masih hidup. Kadangkala oknum pemilik wajah serupa itu mempergunakan untuk penipuan. Menyakinkan orang bahwa ia mengaku sebagai Adik atau keluarga dari pemilik wajah asli yakni meminta uang atau... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALNegara Arab Saudi Manfaatkan Kecanggiha.....
14/07/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Arab Saudi - Dikutip dari Al Arabiya via Dream.co.id, Jumat (13/7/2018) Teknologi canggih bahkan tak hanya mendukung aktivitas duniawi, tetapi  [ ... ]



DAERAHLantaran Didesak, Lurah Jelambar Baru Ja.....
17/07/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI,  Jakarta - Lantaran hanya mendapatkan informasi dari para ketua RT dan oknum wartawan yang belum jelas kebenarannya, Masykuri selaku Lurah  [ ... ]



PENDIDIKANGelar Reuni Alumni SMPN 2 Pekanbaru A.....
16/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Selama tiga puluh tiga  tahun tamat dari Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 (SPMN 2) Pekanbaru. Selain melepas rindu dalam kegi [ ... ]



EKONOMIKemenperin Klaim Susu Kental Manis Aman .....
07/07/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian menyatakan bahwa susu kental manis (SKM) merupakan produk yang aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat kar [ ... ]



HANKAMPratu HT Anggota Kostrad Otaki Pembob.....
09/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Ditempat kerjanya, Sugeng Triwardono mengatakan “ Yang merusak nama Korops TNI adalah oknum anggota TNI tersebut. Setiap apel selal [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



HUKUM & KRIMINALInilah Riki Zanur Warga Jl. Rambutan .....
15/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Riki Zanur alias Riky (30), warga Jalan Rambutan, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Tampan, kota Pekanbaru, tangkap polisi. Pela [ ... ]



POLITIKIndonesia Diprediksi Raih Masa Keemasan .....
08/07/2018 | Yeni Muezza

KOPI,  Jakarta – Pandangan Dr Luthfi Assyaukanie, dosen Universitas Paramadina yang lansir di harian Rakyat Merdeka (4 Juli 2018) Wakil Presiden  [ ... ]



OPINIPengamat : "Dugaan" Oknum Dewan Pers Mem.....
05/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Kini zamanNow, zaman internet atau digital masyarakat saja bisa menginformasikan kegiatannya di media sosial (red. Istagram, WhatsAp [ ... ]



PROFILViral Dua Orang Turis Wanita Asal Tio.....
15/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Malaysia - Rekaman Video Viral di media social Malaysia, dua orang turis wanita asal China/Tiongkok melakukan handstand atau berdiri dengan k [ ... ]



ROHANIKemenag Riau Resmikan Rumah Qur’an di.....
13/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Siak - Berdirinya Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSP) di Kecamatan Bungaraya merupakan PTSP ke dua yang ada di Indonesia. Untuk di Kecamatan Siak [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIPengamat : Pecat Ndan Perwira Polri ya.....
14/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pangkal Pinang – Beredar rekaman Video viral berdurasi 30 detik , di Media Sosial Grup WhatsApp di daerah Pangkal Pinang. Oknum Polisi P [ ... ]



SERBA-SERBICamat Perhentian Raja Sidak Persiapan .....
26/06/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Kampar - Camat Perhentian Raja Azhar S.Stp mengadakan sidak mengecek pengamanan persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 ke desa Lubuk Sa [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.