Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

Pewarta Online
None

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
“Nongkrong di Haus Berbonus” Raih MU.....
30/06/2013 | Arifin Banten

KOPI - PT ABC President Indonesia menggelar serangkaian kegiatan “Nongkrong di Haus Berbonus”, Minggu pagi (30/6) di Plaza Utara Senayan, Jakarta. Event tersebut diselenggarakan serentak di tiga K [ ... ]



Statistik
Anggota : 6407
Isi : 10414
Content View Hits : 4764154
Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Oknum Anggota LPPNRI Digelandang Polisi

Pewarta-Indonesia, Pada hari Kamis 3 Juni 2010 sekitar jam 20.00 wib Jajaran reskrim Polres Kendal  bekerja sama dengan ketua DPP LPPNRI Provinsi Jawa Tengah ( Mohamad Mustofa ) Didampingi  sekertaris PPWI Jateng(Sugiri),.menangkap anggota LPPNRI (Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia). yang mengaku sekretaris DPP LPPNRI provinsi Jawa Tengah yang baru di rumahnya (Tanjungrejo Kudus) dan langsung di bawa ke Kendal untuk dimintai keterangan karena telah melakukan tindakan yang melanggar hukum.

Pemerasan

Bermula kejadian tanggal 31 desember 2009 pagi, kepala desa Sendang Sikucing Kec. Rowosari Kab. Kendal menerima telp dari seorang yang mengaku Anggota LPPNRI, dalam pembicaraan telp. mengatakan kalau kasusnya ingin selesai, kepala desa harus menemuinya di salah satu tempat di kota Kendal dengan membawa uang sebesar Rp. 12.000.000,- (dua belas juta rupiah) Karena kepala desa tersebut tidak merasa mempunyai kasus, justru kepala desa tsb. mengkoordinasikan kejadian ke Polsek Rowosari, setelah berkoordinasi dengan Polsek Rowosari, kemudian kepala desa meminta anggota LPPNRI tersebut datang kerumah.

Setelah jam 16.30 Wib. datang dengan mobil putih B 2453DL ada 3 orang di dalam mobil ke rumah kepala desa, seorang turun dari mobil dan 2 orang masih di dalam mobil tersebut. Seorang yang turun memaksa minta uang yang diminta, karena tidak ada uang, hanya bisa memberi uang Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah).

Kemudian Babinkamtibmas dari Polsek Rowosari klarifikasi kepada oknum tersebut, dan oknum tersebut menunjukan Identitasnya, dan mengatakan ada dokumen kesalahan yang dilakukan kepala desa, yang ada di mobil. Ketika disuruh ambil dokumen tersebut setelah sampai di mobil langsung di tinggal kabur dengan kecepatan tinggi, sesampai di depan Mapolsek Rowosari dihadang anggota Polsek mau di tabrak, tidak mau berhenti.

Dikonfirmasikan

Setelah oknum tersebut Kabur, tidak sadar kalau Identitasnya (KTA dan Lencana) tertinggal di meja Kepala desa. Ternyata yang memiliki Nama MINTARNO No. KTA  3-143/LPPNRI/XII/09. karena di dalam KTA alamatnya di Gd. Perintis Kemerdekaan Lt.6, Jl. Proklamasi no 56 Jakarta Pusat. Kapolsek Rowosari ( KP Subagya P.) segera mencari Informasi alamat / Pimpinan yang ada di jawa Tengah (Semarang , setelah ketemu dan kordinasi dengan Ketua DPP LPPNRI Provinsi Jawa Tengah (Mohamad Mustofa).

Mohamad Mustofa menegaskan bilamana ada anggota LPPNRI yang melakukan tindakan melanggar hukum, silahkan ditindak dengan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Indonesia. Ini disampaikan kepada Sekertaris Jateng untuk diteruskan kepada ketua PPWI Jateng.

Sumber image di sini

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.