Direction of Mecca Band di Polifest II 2009

0
44

Pewarta-Indonesia, Lhokseumawe – POLIFEST II, yang disponsori oleh Absolute Mild, 3 GSM, Sophie Paris (BC CUT Nura Farika), Yamaha, Bank BRI dan Yenni Salon, dengan tema “ Nuansa Musik Indah Bersatu dan Damai ” telah usai. Acara yang diselenggarakan di aula kampus Politeknik Negeri Lhokseumawe berlangsung meriah dan sukses, Minggu (15/11).


Menurut ketua sanggar seni Politeknik Helmi Saputra, berharap, Festival yang diadakan setahun sekali ini, dapat meningkatkan kereatifitas pemuda-pemudi aAeh dalam pengembangan seni yang universal di masa mendatang, khususnya seni. Dalam ajang Festival kali ini, kegiatan diikuti oleh 18 Band sebagai peserta, berasal dari kota Lhokseumawe dan sekitarnya.

Para penonton yang berkisar 300 orang, turut menyemarakkan suasana di Aula Politeknik. Meskipun kapasitas gedungnya sangat terbatas, acara tetap berjalan tertib dan lancar.

Di akhir acara, audience digemparkan oleh GROUNDZERO Band asal Batupahat, yang menjadi bintang tamu di POLIFEST II ini. Mereka membawakan dua buah lagu ciptaan mereka sendiri, yang berjudul, “ADA PETAKA” dan “KIAMAT MENANTI”.

Dalam ajang Polifest II ini yang menjadi juara I DIRECTION OF MECCA Band, juara II PLANKTON Band, juara III SQUIDWARD Band dan yang menjadi Band juara melalui pooling SMS terbanyak adalah EL PUNK band. The Best Drum, Rhytem Guitar dan The Best Bass jatuh pada DIRECTION OF MECCA. The Best Vocal dan Melody Guitar jatuh kepada SQUIDWARD Band, sedangkan The Best KEYBORD jatuh kepada MEGA POLIS Band.

Menurut pembina sanggar seni Politeknik Yafet Imanuel Tampubolon, ajang Festival seni akan diadakan secara kontinyu setiap tahunnya, paling tidak dapat menghilangkan depresi sisa-sisa konflik, yang menyebabkan para pecinta seni mengalami stagnasi.

Untuk itu, pagelaran seni di Aceh kita hidupkan kembali, agar pemuda dan pemudi Lhokseumawe yang berbakat dapat merealisasikan kemahirannya dalam bidang seni. Sebagai sarana yang dapat menjadi wadah yang positif dalam pengembangan karya-karya yang kreatif, serta dapat berfikir inovatif, namun tidak keluar dari koridor-koridor islami. (G/Z)

 

Sumber image: google.co.uk