Beragam Ansambel Musik yang Menjembatani Kebudayaan

0
32

Oleh: Wendy Sternberg*)

Pewarta-Indonesia, Chicago, Illinois – Seni mampu menyentuh batin manusia, melampaui batasan budaya dan mempertalikan kita bersama demi kebaikan. Inilah alasan mengapa Genesis at the Crossroads, sebuah organisasi non-pemerintah di Chicago yang bekerja untuk menjembatani berbagai budaya lewat seni, membentuk Saffron Caravan Quartet, sebuah grup musik yang pada 13 April lalu tampil di Kennedy Center, Washington DC, di hadapan hadirin dalam sebuah ruangan tanpa tempat duduk.

Saffron Caravan Quartet, yang menghimpun para musisi dari Iran, Afghanistan, Kanada dan Amerika Serikat, terdiri atas: Humayun Khan, vokalis dan musisi harmonium Afghanistan; Kiu Haghighi, pakar santour (sejenis perkusi berdawai) dari Iran; Jean-Christophe Leroy, perkusionis Amerika-Kanada; dan Howard Levy, pemenang Grammy-award asal Chicago, yang punya bakat luar biasa dalam memainkan piano dan harmonika diatonis, yang sekaligus menjadi pengarah musik kuartet ini.

Ketika kuartet ini tampil di Washington DC, bergabung pula seniman Haroon Alam, orang Pakistan asli yang memainkan tabla, sebuah alat musik tabuh populer dari Asia Selatan. Selain itu, para hadirin juga diperkenalkan dengan musik yang diilhami oleh kumpulan puisi Rahi, penyair Iran kontemporer, juga Bedil, penyair India kontemporer berdarah Persia, yang keduanya menjelajahi cinta dan kompleksitasnya dengan metafora musim semi.

Para musisi Caravan terlibat dalam dialog lintas budaya melalui seni, di antara sesama mereka maupun dengan para seniman tamu di mana saja grup musik ini bertandang. Mereka bekerja sama menciptakan musik baru sembari menjelajahi tradisi suci dan mistik yang ada dalam musik Arab, Yahudi dan Persia, hingga reportoar musik mereka terentang dalam banyak nada dan tujuh bahasa. Melodi yang menggugah dari para musisi ini dipengaruhi oleh akar blues dan jazz sub-Sahara, termasuk yang bernuansa musik etnik Afrika, Sufi, dan Gnaoua -sebuah perpaduan lagu dan ritme relijius Afrika Sub-Sahara, Arab dan Berber- serta irama Rai, suatu gaya musik rakyat perpaduan gaya musik Spanyol, Prancis, Afrika dan Arab.

Di sinilah piano dan harmonika jazz bertemu dengan santour Persia, dan dibumbui dengan perkusi Afro-Karibia.

Pada pertunjukan malam itu di Washington DC, seorang hadirin berkata, “Terima kasih atas karya Anda yang penting dan inspirasional. Musik dan lagu-lagu eklektik Anda sangat indah.”

Dalam turnya, Genesis at the Crossroads juga memberikan kuliah-kuliah seni, yang membicarakan keterlibatan, kemitraan masyaraakt, pertukaran lintas budaya dan kerja kemanusiaan sebagai sebuah model terpadu untuk memperkuat dialog dan pesan-pesan lintas budaya dari pertunjukan-pertunjukan mereka.

Misalnya, “Arm Them with Instruments”, salah satu program kemanusiaan unggulan mereka, mendorong orang-orang dewasa dan anak-anak dari Amerika Serikat untuk menyumbangkan alat-alat musik bagi anak-anak di seluruh dunia yang hidup di wilayah konflik atau mereka yang kurang beruntung, dan yang hanya punya sedikit kesempatan untuk mengenal musik dan seni. Organisasi-organisasi mitra lokal juga memberikan pelajaran-pelajaran musik kepada anak-anak melalui Genesis at the Crossroads. Dan 90 persen dari hasil penjualan CD grup musik ini akan membantu membiayai pertunjukan-pertunjukan Saffron Caravan di seluruh dunia dan memfasilitasi distribusi alat-alat musik tersebut.

Sejak didirikan pada 1999, Genesis at the Crossroads telah memasangkan para seniman dari berbagai latar belakang budaya dan masyarakat yang berlainan dalam program seni, pendidikan dan kemanusiaan. Genesis at the Crossroads telah melahirkan lebih dari 100 kolaborasi lintas budaya, termasuk diantaranya duet musisi Maroko Yahudi dan Maroko Muslim, serta pertunjukan lintas budaya Israel-Palestina yang menjadi bagian dari perayaan ulang tahun PBB ke-60 pada 2005.

Musik menjadi suatu cerminan utama misi organisasi ini, yakni menghubungkan orang-orang dari semua agama dan semua latar belakang melalui ruang seni yang netral dan kreatif, sehingga memungkinkan mereka mengesampingkan perbedaan dengan tujuan memulihkan dunia yang sakit.

*) Wendy Sternberg, MD adalah Pendiri dan Direktur Eksekutif Genesis at the Crossroads (www.gatc.org)

Sumber: Kantor Berita Common Ground (CGNews), sumber image di sini