Beredar Kabar Teroris yang Tewas Hanya Satu

0
37

Pewarta-Indonesia, TEMANGGUNG – Dua ambulans telah disiapkan di depan rumah Mohzahri di Beji, Kedu, Temanggung, Jawa Tengah. Pintu ambulans berwarna putih dan hijau itu pun telah dibuka.

Pantauan dilapangan, Sabtu (8/8) pukul 11.00 WIB, beberapa petugas masuk ke rumah yang diduga dihuni Noordin M Top sambil membawa kantong jenazah berwarna oranye. Diduga, Noordin M Top telah tewas setelah diberondong peluru oleh anggota Densus 88.

Menurut petugas polisi di lokasi, evakuasi baru akan dilakukan. Namun wartawan tidak diperbolehkan mengambil gambar saat evakuasi berlangsung.

Hingga saat ini belum ada kepastian resmi dari polisi siapa teroris yang tewas dalam peristiwa itu. Namun polisi di lokasi mengatakan, ada dua orang yang tewas dan salah satunya adalah teroris kelas wahid,

Pejabat kepolisian hingga kini belum merilis keterangan resmi tentang nasib komplotan yang diduga pimpinan Noordin M Top di rumah yang disewa dari Mohzahri di Temanggung. Alhasil, informasi yang berkembang di lapangan simpang siur.

Sebelumnya beredar kabar, dua teroris tewas dalam penggerebekan Densus 88. Namun sumber di kepolisian menyebut, teroris yang meninggal hanya satu orang. Dialah Noordin M Top.

“Yang meninggal hanya satu, Noordin,” kata salah satu sumber di lokasi penggerebekan, Beji, Kedu, Temanggung, Jawa Tengah.

Indikasi itu juga terlihat dari jumlah peti jenazah yang dimasukkan ke dalam rumah yang kini rusak parah itu. Dari pantauan, hanya ada satu peti saja.

Hingga pukul 11.30 WIB, petugas juga belum tampak keluar dengan membawa peti tersebut. Namun pintu ambulans berwarna hijau yang sudah siaga di depan rumah sudah terbuka.

Selain satu orang tewas, kabarnya ada beberapa orang yang masih hidup dan telah diamankan polisi. Namun belum ada yang dikonfirmasi soal ini.

BAGIKAN
Berita sebelumyaDensus 88 Antiteror Temukan Bom Seberat 100-500 Kg
Berita berikutnyaBom yang Ditemukan di Jatiasih Mirip dengan Bom di Marriot
Koran Online Pewarta Indonesia atau disingkat KOPI adalah sebuah media massa nasional berbasis jurnalisme warga (pewarta warga) yang dibangun dan dikelola oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Pimpinan redaksi KOPI adalah Wilson Lalengke, dibantu oleh ribuan penulis/pewarta lintas profesi, lintas agama, lintas strata sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain-lain dari seluruh nusantara dan luar negeri.