LSPR 4C Jakarta Unjuk Kepedulian Terhadap Bumi dalam International Day of Climate Change

0
31

Pewarta-Indonesia, The London School of Public Relations – Jakarta Climate Change Actions Club (LSPR 4C) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap fenomena perubahan iklim dengan mewakili Indonesia dalam International Day of Climate Change pada tanggal 24 Oktober 2009, bertempat di Pelataran parkir kampus B Sudirman Park, Jl. K.H Mas Mansyur Kav. 35 Jakarta 10220.

Agenda pertama dalam rangka memperingati hari peduli perubahan iklim internasional ini berlangsung pada tanggal 22 Oktober 2009 dengan menggandeng The Body Shop mengadakan Workshop yang menitik-beratkan tentang Perubahan Iklim yang sedang terjadi dan sikap yang harus kita selaku kader peduli perubahan iklim di prof. Dr. Djayusman Auditorium & Performance Hall pukul 10.00 – 12.00. Dengan menghadirkan Ibu Suzy D. Hutomo (CEO The BodyShop) sebagai pembicara tunggal, workshop ini berjalan dengan lancar dan dengan animo yang tinggi. Pada bulan Juli 2009, Ibu Suzy D. Hutomo adalah salah satu dari 50 peserta perwakilan Indonesia yang mengikuti The Climate Project (Asian Pacific Summit) di Melbourne. Dan setiap peserta The Climate Project harus meneruskan informasi ke 10 Kelompok masyarakat.

“STIKOM LSPR-Jakarta adalah kelompok masyarakat yang pertama yang saya berikan presentasi, ujar Ibu Suzy D. Hutomo. Dan mulai besok,ada beberapa lokasi yang memang akan disinggahi untuk diberikan presentasi ini, seperti Perkampusan di Surabaya, Yogyakarta, dll yang digerakkan The Body Shop,” ujar Suzy.

Agenda kedua adalah “Action 350” yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 24 Oktober 2009 bertempat di Pelataran Parkir Kampus B Sudirman Park pukul 10.00 – 12.00 WIB. ”Action 350” adalah aksi seluruh dunia untuk mengajak para pemimpin dunia untuk bersama2 mengurangi kadar CO2 di atmosfer kita yg sudah mencapai 387 ppm sampai di bawah 350 ppm.

Ratusan mahasiswa/i akan membentuk angka 350 dan matahari dengan tubuh mereka yang memakai karton kuning di atas kepala mereka, untuk menunjukkan batas aman bagi CO2 dan gas-gas rumah kaca lainnya dalam atmosfir. Tim dokumentasi LSPR TV dan rekan-rekan media LSPR akan mengambil gambar dari lantai teratas untuk mengabadikan formasi akbar ini. Tujuannya supaya masyarakat bisa lebih sadar akan kondisi bumi sekarang ini sudah berada dalam kondisi memprihatinkan, dan menjadikan angka 350 tersebut sebagai sasaran yang dituju. semenjak peluncurannya, LSPR 4C telah melakukan aksi nyata seperti PSA Competition tentang Global Warming, penanaman 1000 bibit bakau di muara angke, Trash Bin Competition, Clean Up SDN 01 Karet Tengsin, Sansevieria Exhibition, UNESCO waste management training, Project Management Training tentang Climate Change Solution dengan British Council, LSPR mewakili British Council dalam Peace Jam di LA, California, COP 13 Documentation, Documentary shoot di UNFCCC COP 14 Poznan, Poland, dan Clean Up & 2000 Mangrove Tree Planting di Muara Angke.

/rizka septiana