Penggerebekan Noordin M Top, Bukan Berarti Terorisme Berakhir

0
32

Pewarta-Indonesia, JAKARTA – Pasca penggerebekan yang diduga menewaskan Noordin M Top di Temanggung, Jawa Tengah bukan berarti aksi terorisme di Indonesia berakhir.

Hal itu dikatakan Pengamat Intelijen Wawan H Purwanto pada acara bedah buku di Jakarta, Sabtu (8/8).

Ia mengatakan, pasca penggerebekan itu tidak berarti aksi terorisme di Indonesia berakhir, karena yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) dari aparat kepolisian dari para teroris masih ada.

Para teroris itu, kata dia, yang telah meledakkan bom di berbagai tempat di Indonesia dapat menurunkan fahamnya kepada keturunannya, apalagi permasalahan teroris sudah menjadi global karena hubungan dari kelompok teroris Indonesia dengan teroris dari luar negeri. Menurutnya, permasalahan dari suburnya faham terorisme juga disebabkan karena permasalahan kemiskinan.

Sementara itu, dari Temanggung dilaporkan saat ini pengamanan di sekitar lokasi penyergapan di Dukuh Beji, Desa Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah masih terus dilakukan oleh aparat kepolisian.

Dari pantauan Sabtu (8/8) siang ini, pengamanan lebih difokuskan pada rumah yang telah digerebek dan diduga menewaskan Noordin M Top itu.

Pasca dinyatakan penggerebekan selesai dan aman, ternyata antusiasme masyarakat untuk mendatangi dan melihat lokasi kejadian di Dukuh Beji itu sangat tinggi. Bahkan sejumlah orang datang dari berbagai daerah di luar Temanggung.