Peringatan HUT RI Ke-64 di Lebanon Dimeriahkan Berbagai Lomba

0
72

Pewarta-Indonesia, Lebanon (18/8) – Peringatan HUT ke-64 Kemerdekaan RI di UN POSN 7-1, Lebanon, dimeriahkan dengan berbagai macam perlombaan antara lain : Lomba balap karung, balap bakiak (sandal kayu), bawa kelereng dengan sendok, menggigit koin dalam melon, memasukkan paku dalam botol, berjoget dengan membawa balón dan lomba makan kerupuk. Karena kerupuk di Lebanon sangat jarang maka diganti dengan makanan khas Lebanon yaitu kebab, sehingga menjadi lomba makan kebab. Para peserta lomba dengan semangat mengikuti perlombaan yang sengaja diadakan oleh Indobatt dari Indobatt dan untuk Indobatt. Meskipun sudah sembilan bulan bertugas di Lebanon Selatan, mereka tetap semangat, memegang teguh disiplin dan jiwa korsa yang tinggi untuk menjunjung tinggi nama bangsa dan negara di daerah operasi.

Sebelum berbagai perlombaan dimulai, terlebih dahulu, prajurit-prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-C/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) tetap memperingati Hari Ulang Tahun Ke 64 Kemerdekaan Republik Indonesia pada hari Senin 17 Agustus 2009, dengan menggelar Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi bertempat di Lapangan Garuda, Soekarno Base UN POSN 7-1, Adshit al Qusayr – Lebanon Selatan yang merupakan Markas Batalyon Indonesia (Indobatt/Konga XXIII-C).

Upacara ini diikuti oleh anggota Satgas Konga XXIII-C ditambah dengan 1 Peleton anggota Satgas Indo MP (Konga XXV-A) yang bermarkas di Marjayoun, dengan komandan upacara Kapten Inf Friandho Karim (Komandan Kompi D Indobatt). Bertindak selaku Inspektur Upacara Wadan Satgas Indobatt, Letkol Mar Suherlan yang dalam kesempatan tersebut membacakan amanat PanglimaTNI Jenderal TNI Djoko Santoso dengan tema “Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945. Kita Tingkatkan Kedewasaan Kehidupan Berpolitik Dan Berdemokrasi Serta Kita Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Yang Bersatu, Aman, Adil, Demokratis dan Sejahtera”.

Dalam amanatnya Panglima TNI memberikan penekanan sebagai berikut :

Pertama, jaga dan tingkatkan soliditas dan solidaritas sesama prajurti TNI, maupun dengan anggota Polri dan komponen bangsa lainnya. Tingkatkan semangat dan jiwa korsa yang tinggi, sehingga mampu menghadapi setiap tantangan dalam pelaksanaan tugas.

Kedua, tingkatkan dan intensifkan pembinaan teritorial sesuai dengan tuntutan dan matra masing-masing, agar benar-benar terwujud “Ruang, Alat dan Kondisi (RAK) juang” yang kuat, dalam rangka mewujudkan ketahanan nasional yang tangguh.

Ketiga, siapkan satuan-satuan khusus untuk setiap saat dapat digerakkan guna penanggulangan terorisme, baik dalam rangka tugas perbantuan maupun “tugas kemitraan” kepada Polri.

Keempat, pererat kerjasama, sinkronisasi dan koordinasi, antara TNI, Polri dan Pemda dalam rangka mengantispasi dan mengatasi aksi terorisme, demi menjaga dan menjamin terwujudnya stabilitas nasional dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kelima, bina dan ciptakan kebersamaan dan kewaspadaan setiap warga negara dan semua komponen bangsa, dalam menghadapi segala bentuk kerawanan dan ancaman, terutama dari aksi-aksi separatisme, terorisme dan radikalisme, yang sangat merugikan keamanan, keselamatan dan ketentraman masyarakat.

Pelaksanaan upacara di UN POSN 7-1 berlangsung dengan tertib dan khitmad meskipun di bawah terik matahari Lebanon yang panas. Usai pelaksanaan upacara HUT ke 64 Kemerdekaan RI, dilanjutkan dengan penyerahan piala kejuaraan Bulu Tangkis dan Tennis Lapangan se Unifil dari anggota satgas kepada Dansatgas Indobatt (Konga XXIII-C) Letkol Inf R. Haryono. Indobatt berhasil menjadi juara umum kejuaraan Bulu Tangkis dan Tennis Lapangan se Unifil beberapa hari yang lalu. Piala ini merupakan kado HUT ke 64 Kemerdekaan RI dari prajurit Indobatt, sekaligus kado hari ulang tahun ke 42 Dansatgas Indobatt Letkol Inf. R. Haryono yang juga jatuh pada tanggal 17 Agustus.