Salam Idul Fitri Masyarakat Aceh di Berlin

0
44

Pewarta-Indonesia, JERMAN – Seperti hal nya dengan kaum muslimin lain nya di seluruh dunia yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1430 H, masyarakat Aceh yang bermukim di Jerman juga turut merayakan hari besar Islam tersebut dengan matahari yang cukup cerah dan hangat  24 derjat meskipun sudah memasuki di penghujung musim panas.

Terdapat puluhan masyarakat Aceh yang notaben nya mahasiswa yang sedang menyelesaikan berbagai bidang program study Bachelor, Master dan Doctor yang tersebar di berbagai kota di Jerman seperti Berlin, Bremen, Hamburg, Göttingen, Marburg dan kota lain nya.

Khususnya di Berlin, masyarakat Aceh berbaur dengan komunitas muslim Indonesia lainnya dalam merayakan Hari Raya puasa kali ini yang jatuh pada hari Minggu tanggal 20/09/2009. Walaupun suasana berlebaran di kota Berlin tidak semeriah dengan suasana kota- kota di Aceh pada umum nya namun tetap bisa menikmati lebaran yang jauh dari kampung halaman dan keluarga tercinta dengan penuh kegembiraan dan suka cita.

Shalat id dan Open Hause

Shalat id yang di laksanakan di Aula Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin Lehrter Str. 16-17, di mulai pada pukul 09.00 pagi waktu Berlin yang kemudian di lanjutkan dengan ceramah  oleh Ustad Muhammad Saleh Drehem yang berakhir sekitar pukul 10.30, yang selanjutnya di akhiri dengan halal bihalal maaf- bermaafan antara sesama jamaah sambil menikmati makanan ringan yang telah di sediakan oleh panitia acara.

Selayak nya lebaran tahun- tahun lalu, open hause oleh Bapak Duta Besar selalu di laksanakan dan turut mengundang seluruh masyarakat muslim Indonesia tidak terkecuali masyarakat Aceh yang bermukim di berlin untuk datang dan menikmati makanan seperti nasi, lontong, tape, rujak dan makanan khas Indonesia lainnya. Acara makan- makan tersebut di mulai pukul 12.30 sampai dengan 17.00 bertempat di Wisma KBRI Berlin yang berada di daerah Dahlem Lichtefelde West.

Tampak hadir dengan penuh rasa kekeluargaan dan kekompakan masyarakat Aceh Berlin yang berasal dari berbagai wilayah di Aceh seperti Khairul Fajri Yahya dan Ikhsan dari Banda Aceh, Dias Rawiro dari Takengon, Emil Sulistriani dari Sabang, Dr. Ihwan dari Ulee kareng dan Sayed Nadariadi dari Lhokseumawe.

Kerinduan untuk bisa berlebaran bersama keluarga dan sanak saudara di kampung halaman sedikit berkurang tak kala berjumpa dan bertukar pengalaman dengan sesama masyarakat Aceh di Berlin. Ada yang belum pernah pulang ke Aceh selama 3 tahun seperti halnya Emil yang sudah berdomisili selama kurang lebih 6 tahun di Belin sangat merindukan suasana berlebaran di kota kelahirannya.

Memang ada yang kurang dan suasana yang sangat berbeda berhari raya di Berlin, selain tidak bisa menikmati Timphan dan Sie Reboh ( daging rebus) yang biasa nya selalu kita jumpai tak kala bersilaturahmi ke setiap rumah di Aceh pada Hari Raya, juga suasan kota yang berjalan seperti hari biasanya tanpa telihat anak- anak berpakaian baru dan sibuk dengan mainan baru mereka.  

Akhir nya dengan segala kerendahan hari di hari kemenangan ini seluruh masyarakat Aceh di Berlin dan Jerman khususnya mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1430 H kepada seluruh keluarga tercinta dan masyarakat Aceh umumnya, minal aizin walfaizin mohon maaf lahir dan bathin. [Kahirul Fajri Yahya /Aktivis WAA Berdomisili di Jerman]

BAGIKAN
Berita sebelumyaRemisi Lebaran 276 Napi di Banyuwangi
Berita berikutnyaSutanto dan Erry Layak Pimpin KPK
Koran Online Pewarta Indonesia atau disingkat KOPI adalah sebuah media massa nasional berbasis jurnalisme warga (pewarta warga) yang dibangun dan dikelola oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Pimpinan redaksi KOPI adalah Wilson Lalengke, dibantu oleh ribuan penulis/pewarta lintas profesi, lintas agama, lintas strata sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain-lain dari seluruh nusantara dan luar negeri.