Terima Kasih Honda atas Peranmu bagi Negeri

0
44

Pewarta-Indonesia, “ Terima kasih cinta, untuk segalanya, ….” Ini sepenggal bait yang dinyayikan oleh Afgan dengan Judul Terima Kasih Cinta. Ternyata, bila direnungkan dan dikaitkan dengan apa yang dilakukan oleh PT.Astra Honda Motor (AHM) yang tak terasa telah mengeluarkan 25 juta unit untuk negeri ini. Maka kata dan lagu yang pantas diucapkan dan dinyanyikan atas prestasi tersebut penurut penulis adalah bait lagu di atas. Sekedar meyegarkan ingatan kita tentang PT. Astra Honda Motor (AHM) sebagai produsen yang mengeluarkan sepeda motor merek Honda. Tak salah bila kita sedikit mundur melihat sejarah AHM tersebut.

AHM dalam sejarah perjalanannya di Indonesia telah mengalami banyak perubahan dan pengalaman, baik itu pasang dan surut. Pada tanggal 11 Juni 1971 PT Astra Honda Motor (AHM) dulunya bernama PT Federal Motor merupakan pelopor industri sepeda motor di Indonesia. Dimana sahamnya secara mayoritas dimiliki oleh PT Astra International. Saat itu, PT Federal Motor hanya merakit, sedangkan komponennya diimpor dari Jepang dalam bentuk CKD (completely knock down). Tipe sepeda motor yang pertama kali di produksi Honda adalah tipe bisnis, S 90 Z bermesin 4 tak dengan kapasitas 90cc. Jumlah produksi pada tahun pertama selama satu tahun hanya 1500 unit, namun melonjak menjadi sekitar 30 ribu pada tahun dan terus berkembang hingga saat ini. Sepeda motor terus berkembang dan menjadi salah satu moda transportasi andalan di Indonesia.

Kebijakan pemerintah dalam hal lokalisasi komponen otomotif mendorong PT Federal Motor memproduksi berbagai komponen sepeda motor Honda tahun 2001 di dalam negeri melalui beberapa anak perusahaan, diantaranya PT Honda Federal (1974) yang memproduksi komponen-komponen dasar sepeda motor Honda seperti rangka, roda, knalpot dan sebagainya, PT Showa Manufacturing Indonesia (1979) yang khusus memproduksi peredam kejut, PT Honda Astra Engine Manufacturing (1984) yang memproduksi mesin sepeda motor serta PT Federal Izumi Mfg.(1990) yang khusus memproduksi piston.

Seiring dengan perkembangan kondisi ekonomi serta tumbuhnya pasar sepeda motor terjadi perubahan komposisi kepemilikan saham di pabrikan sepeda motor Honda ini.

Pada tahun 2000 PT Federal Motor dan beberapa anak perusahaan di merger menjadi satu dengan nama PT Astra Honda Motor, yang komposisi kepemilikan sahamnya menjadi 50% milik PT Astra International Tbk dan 50% milik Honda Motor Co. Japan. Saat ini PT Astra Honda Motor memiliki 3 fasilitas pabrik perakitan, pabrik pertama berlokasi Sunter, Jakarta Utara yang juga berfungsi sebagai kantor pusat. Pabrik ke dua berlokasi di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, serta pabrik ke 3 yang sekaligus pabrik paling mutakhir berlokasi di kawasan MM 2100 Cikarang Barat, Bekasi. Pabrik ke 3 ini merupakan fasilitas pabrik perakitan terbaru yang mulai beroperasi sejak tahun 2005.

Keseluruhan fasilitas ini PT Astra Honda Motor saat ini memiliki kapasitas produksi 3 juta unit sepeda motor per-tahunnya, untuk permintaan pasar sepeda motor di Indonesia yang terus meningkat. Salah satu puncak prestasi yang berhasil diraih PT Astra Honda Motor adalah pencapaian produksi ke 25 juta pada tahun 2009. Prestasi ini merupakan prestasi lanjutan dari prestasi pada tahun 2007 dimana AHM mampu mencapai produksi 20 juta unit. Prestasi tersebut yang berhasil diraih oleh industri sepeda motor di Indonesia bahkan untuk tingkat ASEAN. Secara dunia pencapaian produksi sepeda motor Honda 20 juta unit adalah yang ke tiga, setelah pabrik sepeda motor Honda di Cina dan India.

Sepeda Motor Honda dan Tenaga Kerja

Sepeda motor Honda yang diproduksi oleh PT Astra Honda Motor (AHM), ternyata tidak hanya mengedepankan keuntungan semata. Di lapangan terbukti bahwa PT. Astra Honda Motor (AHM) mampu menyerap tenaga kerja, bukan saja penyerapan tenaga kerja untuk tinggat nasional, tetapi juga meliputi menyerapan tenaga kerja di daerah-daerah. Hal ini dibuktikan dengan multiplier effect akibat diproduksinya sepeda motor. Kita bisa lihat sekarang di daerah mulai banyak toko-toko yang diperuntukan dealer Honda mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan se-Indonesia, menjamurnya bengkel sepeda motor dengan suku cadangnya. Semua aktifitas ekonomi masyarakat tersebut memiliki pengaruh/efek berganda bagi pembangunan ekonomi masyarakat. Tentu ini kata lain dari sumbangsih PT. Astra Honda Motor (AHM) bagi bangsa ini.

Disamping itu, guna menunjang kebutuhan serta kepuasan pelanggan sepeda motor Honda, saat ini PT Astra Honda Motor telah didukung oleh lebih 1.600 showroom dealer penjualan yang diberi kode H1, 3.800 layanan service atau bengkel AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) dengan kode H2, serta 6.500 gerai suku cadang atau H, yang siap melayani jutaan penggunaan sepeda motor Honda di seluruh Indonesia. Industri sepeda motor saat ini merupakan suatu industri yang besar di Indonesia. Karyawan PT Astra Honda Motor saja saat ini berjumlah sekitar 13.000 orang, ditambah 130 vendor dan supplier serta ribuan jaringan lainnya, yang kesemuanya ini memberikan dampak ekonomi berantai yang luar biasa. Keseluruhan rantai ekonomi tersebut diperkirakan dapat memberika kesempatan kerja kepada sekitar lebih 500 ribu orang. Kita harapkan PT Astra Honda Motor akan terus berkarya menghasilkan sarana transportasi roda 2 yang menyenangkan, aman dan ekonomis sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat Indonesia. Semoga ……

Penulis adalah Anggota PPWI NAD

Sumber image: google.co.uk