TNI Rayakan Natal dan Tahun Baru di Hutan Belantara

0
31

Pewarta-Indonesia, Kongo (03/01) – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XX-G/MONUC yang berada di tengah hutan belantara di timur laut Negara Kongo merayakan Natal dan Tahun Baru 2010 bersama di Bumi Siliwangi Camp Dungu, pada hari Minggu (03/01/2010). Perayaan Natal dan Tahun Baru yang digelar dengan sederhana di Negara yang 50% beragama Katolik dan 20% beragama Protestan ini menjadi sangat meriah, karena kehadiran pejabat tinggi Negara Kongo dan pejabat Monuc/PBB di Base camp Kontingent Garuda XX-G/MONUC.

 

Mr. Crispin Atama (Menteri Wilayah Daerah Oreintal Kasai Urusan Public) dan staf lainnya seperti Albertina Likoke (Penasehat Urusan HAM), Jacques Tasila (Penasehat Utama Menteri), Jeanne Aba Kuba (Deputy Propinsi Orientale), Leandre Bewilu (Walikota Dungu) dan pejabat Monuc yang berada di Dungu seperti Mr. Faruq (Chief of Engeneering Section) beserta stafnya, penduduk lokal setempat serta anggota kontingen ikut memeriahkan acara Natal dan Tahun Baru tersebut.

 

Dalam acara tersebut, dengan menggunakan bahasa Linggala (salah satu bahasa lokal di Dungu Kongo), Dansatgas Konga XX-G/Monuc – Letkol Czi Arnold A.P. Ritiauw menyampaikan sangat berterima kasih kepada para undangan, khususnya pada Menteri Wilayah Daerah Orientale Kasai Urusan Public dan para pejabat lainnya serta para pejabat MONUC, sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru yang sederhana ini menjadi sangat meriah. Dansatgas berpesan agar keakraban ini tidak selesai pada acara ini saja, namun dapat kita pupuk untuk kepentingan bersama di masa yang akan datang.

 

Sementara, Mr. Crispin Atama dalam pidatonya menyampaikan, bahwa hubungan yang baik dan sudah terjalin lama antara Negara DRC dan Negara Indonesia ini harus tetap dijaga dan bahkan harus ditingkatkan. Selanjutnya beliau mengatakan atas nama pribadi dan rakyat Kongo sangat berterima kasih kepada Kontingen Garuda XX-G dan rakyat Indonesia atas segala yang di perbuat dan di berikan kepada rakyat Kongo seperti pembuatan jalan, jembatan serta infra struktur lainnya yang sangat membantu dalam percepatan pemulihan ekonomi Negara Kongo. Beliau menyinggung juga tentang keharmonisan bangsa Indonesia yang notabene mempunyai beragam suku, agama, namun tetap damai dan saling hormat menghormati. Hal ini akan menjadi referensi dan pelajaran untuk Negara dan masyarakat Kongo.

 

Pada akhir acara, Komandan Satgas Konga XX-G/MONUC – Letkol Czi Arnold A.P. Ritiauw memberikan cenderamata kepada Mr. Crispin berupa baju batik, plakat, pin dan brosur tentang kepariwisataan Indonesia. Dansatgas menyampaikan bahwa kenang-kenangan ini diberikan sebagai rasa hormat dan simbol persahabatan antara dua Negara. Pada saat itu juga Mr. Crispin mengatakan sangat berterimakasih dan sangat menghargai apa yang diberikan oleh Dansatgas dan bangsa Indonesia, serta akan selalu diingat dan dikenang oleh bangsa dan rakyat Kongo.

Sumber image: google.co.uk