Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

SILAHKAN KLIK & LIKE FANPAGE KETUA UMUM PPWI NASIONAL, WILSON LALENGKE, DI BAWAH INI UNTUK BERBAGI IDE, INFORMASI, BERDISKUSI, DAN LAIN SEBAGAINNYA...

Kutitip Ginjal Ini

KOPI - Air mukamu sudah bisa ku lihat jelas, walaupun sedikit itupun karena kau paksakan untuk membersihkannya dengan air tajin yang sengaja kau oleskan pengganti masker diwajahmu. Sebenarnya apasih yang membuatmu begitu sedih dan tersiksa? Parfum beraroma tajam dihidung itu mengantarkan ingatanmu pada kejadian seminggu yang lalu, kejadian di Padang Fair ketika dalam keramaian kau disekap sendirian dibawah tenda biru disana ada minuman dan makanan gratis lalu kau dipaksa untuk ikut dengan mereka. Tempat itu masih mengingatkan dirimu akan kesepakatan untuk tidak mengatakan kepada siapapun tentang hal yang akan bisa membunuh cintaku pada lelaki yang telah meminangku satu bulan yang lalu?

 

Rasa takut kau biarkan menciutkan anak jantungmu. Ah.. sudahlah ini ada lowongan pekerjaan mudah-mudan kamu suka, lagipun pekerjaan ini tidak akan menguras waktumu untuk mempersiapkan diri kepelaminan. Mumpung bisa nambah biaya beli baju; mana tahu nanti ada yang bisa mensponsori pestamu biar tambah meriah, apalagi dapat orderan gratis tentang riasan, undangan dan fotografer.

Nanti jika kau setuju kerja sampingan ini, ubah pakaianmu menjadi pakaian yang sedikit berwarna-warni, bukan warna dongker, hitam, dan hijau yang biasa kau pakai, tapi agak berfariasi agar kecantikanmu terlihat terpancar ditambah lagi lipstik yang berwarna merah marun tambah membuatmu begitu cantik, nah kalau begitu, harapan banyak deh fans nanti.

Besok ku antarkan kau melamar kerja disana.

***

Nah itu tempatnya radio yang selalu kau dengarkan itu, mumpung kau suka bercuap-cuap dan lagipun suaramu sangat bagus, cobalah, nanti kamu akan diajarkan untuk mengoperasikan programnya. Aku tahu karena istriku bekerja disana, dia membutuhkan penyiar yang tak memerlukan pengalaman. Jadi ku lihat kamu punya bakat, apalagi selama kau menjadi repsesionis.

“Beb, ini teman abang, Nina namanya.”

“Oh ya bang, cantiknya. Ayo sila masuk. Surat lamarannya ada di bawa..?”

“Ada, ini kak.”

“oh sudah biasa menjadi mc, hmm, pengalaman yang bagus, hari ini kita cuba suaranya dulu. Mana tahu bisa ditempatkan pada program penting disini.

Nina memasuki ruangan yang asing bagi dirinya, dingin, banyak mikropon, monitor, komputer, laptop, dan ace. Nina terlihat canggung, hanya diam membatu, apalagi saat ia harus duduk dikursi rekaman.

“ayo silahkan kamu ngomong apa saja, yang jelas kami bisa mengetahui jenis dan karakter vokalmu, tiga menit.”

“baik kak, selamat siang semuanya, perkenalkan namaku Nina, akan menemani anda semua dalam ruang dengar di radio kesayangan anda. Aku disini mengajak anda untuk memaknai arti cinta seutuhnya, cinta itu tak perlu pengorbanan yang muluk-muluk, tak perlu di diasati dengan penampilan dan uang menggunung demi cinta itu kan tetap berlabuh dihati kita, jadi makna cinta itu terletak dalam kesetiaan dan arti kejujuran, jika dua itu tetap tertanam dalam hati maka sangat mudahlah kita bisa menkmati cinta seutuhnya. Ingat ya, semenit sebelum ijab kabul cintamu itu bisa di bawa terbang angin, apalagi jikalau kamu sudah bertunangan. Sebuah ikatan kepemilikan agar siapa yang di tunangkan itu tidak menerima hati yang lain untuk dapat memilikinya. Tapi hari zaman sekarang walaupun kita telah tunangan, kalau tuhan berkehendak kita tak jodoh, ya mau di apakan lagi makna dari tunangan tersebut. Sekian dari saya yang memilki cinta tergantung.”

“wah.. mantap Nina, tanpa konsep, lancar seperti air mengalir, suaramu bagus, berkarakter, lembut dan sejuk didengar”

“hmm, beb, itu adalah kisah cintanya yang tersiksa beb.” Suaminya mencoba mengirim pesan singkat ke hape istrinya bahwa cerita yang di sampaikan oleh Nina tadi adalah kisah dirinya yang hampir kandas diatas cincin tunangan.

Nina keluar dari ruangan rekaman, menemui temannya tadi, dan mengajak untuk kembali ketempat kerjanya yaitu Plaza swalayan, walaupun satu jam lagi giliran Nina menggantikan posisi kawannya yang lain. Mengingat temannya itu adalah induk semangnya, teman semasa disekolah dulu. Seperti biasa hape jadul pemberian mendiang ayahnya selalu dilihatnya, apakah calon suami yang sudah meminangnya lewat tunangan cincin belah rotan, apakah ada pesan singkat uang masuk lewat hape jadul ini, menanyakan keadaan dan sekurang-kurang menanyakan apa kabar sudah makan kah.? Tapi hal itu bakalan tidak mungkin terjadi, karena sudah hampir satu setengah bulan kaba darinya tak pernah datang.

Nina mencoba mengingat kembali ancaman perempuan-perempuan preman yang mengahabiskan waktunya di embulan asap rokok, kacang goreng, pakaian yang serba ketat ditambah lagi riasan diwajahnya sungguh menor di bawah jembatan. Ancaman menjauhkan lelaki yang sangat dicintainya, tanpa alasan dan dirinya sangat bingung sekali, belum lagi pertanyaan kedua orangtua yang harus dijawab, tentang kepastian waktu dilangsungkan pernikahan;tanggal, hari, bulan, dan tahun serta pestanya akan dilangsungkan dimana?

Oh tuhan dimana kan ku cari keberadaannya, apakah dia masih di pulau Jawa, atau sudah kembali ke Padang. Apa yang kau khawatirkan, masih laki-laki itu?, ah sudahlah Nina, masih banyak lagi laki-laki lain yang akan bisa membuatmu tersenyum, apakah dia pernah berjanji padamu berapa lama pertunangan ini? Hanya satu bulan, dan dia mengatakan jika satu bulan ku tak memberi kabar, maka kau kan ku lepas, dan tidak ada ikatan lagi, namun jikaa kau masih mencintaiku maka bersabarlah unuk menungguku. Itulah katanya, lantas bagimu gimana, ini hampir sudah dua bulan, kau menunggu terlalu sabar, ingat masa mudamu bukan untuk bersedih hati, dinikmati dan harus bahagia. Sudah, kau harus jujur sama ibumu, perihal perjanjian itu, perjanjian yang akan bisa dipahami oleh ibumu. Okelah nanti malam aku akan hubungi ibuku.

Aku teringat betapa gagahnya dia, aku merasa nyaman dengannya, dan berharap bisa menjadi pendamping hatiku sampai mata ini benar-benar tertutup. Tapi bagaimana kini, cintaku teramat besar padanya, ditambah lagi ada ancaman dari perempuan itu. Haa? Perempuan, perempuan mana..? dimana? Siapa?, Nina kau harus jujur padaku, akukan bisa membantumu, bukan ketakutan seperti ini, mungkin ada pesan atau isarat yang tak kau pahami. Bilang padaku siapa dia, dimana dia tinggal?

Apa kau tak menganggap akau sahabatmu lagi, setiap hari kau menangis, apa kau mau mati dalam tangisan itu? Matamu jangan terlalu kau besarkan padaku, aku tahu kau begitu tersiksa setelah banyak yang menyodorkan menu cintanya padamu, bahkan kau telah mendengar sebetulnya jeleknya tunanganmu yang mudah menjual benihnya pada perempuan yang kesepian, juga demi menambah biaya nikahnya kau nanti. Haa..? Randi apakah benar sudah tahu tentangnya, kenapa kau diam selama ini, dan tidak melarangku untuk tunangan dengannya, setelah laki-laki yang pernah kucintai dulu sudah resmi mengajakku nikah, demi membalas budi dia pernah mendonorkan ginjalnya padaku, maka aku putuskan untuk memilih terimakasih menerima cintanya yang sebenarnya agak sedikit semu kurasa.

Aku yakin kau menerima cintanya setelah dia siuman dari donor ginjalnya padamu, itu demi menyatukan ginjal yang berada dalam tubuhmu itu, benarkan,? Randi dari mana kau tahu semua ini, apa kau pernah mendengarkan percakapan orangtuaku, Randi jawablah..? bukan aku membaca dalam inbox hapemu, beraninya kau bongkar hapeku ya Randi, tidak aku tidak membongkarnya, apa kau ingat bahwa dulu hapemu pernah rusak jadi ku perbaiki, mau tak mau aku harus mempreteli hapemu, jujur aku penasaran dengan siapa kau berteman, dan dengan siapa saja kau dalam sehari berkomunikasi. Apa urusanmu ingin tahu isi hapeku, dan pertemananku.

Aku hanya ingin melindungimu, menilindungi apa lagi? Kita kan teman, ya teman tapi tidak terlalu mengekang Randi. Sudah-sudah, apa maumu, aku muak dengan segala kepedulian dan kediamanmu selama ini. Aku hanya ingin kau..., kau apa Randi..? kau jadi milikku, aku sangat mencintaimu melebih cintaku pada istriku. Ya tuhan, sadarkah kau apa yang kau katakan tadi, ingat Randi, kamukan sudah beristri... pergi kau..pergi biarkan ku sendiri, aku ingin sendiri.

Aku akan mencari tahu dimana keberadaan lelaki dan perempuan yang mengancammu itu.

Pimpinan radio tempat Nina bekerja, juga istri dari Randi menelponku untuk bisa mulai kerja dua kali dalam seminggu tepatnya pukul 19.00 sampai pada 21.00, dalam program curhatan hati kaula muda yaang lagi galau dalam percintaan, serta adanya interaktif yang bisa menghubungkan antara penyiar dengan pendengar. Program acara untuk tahap dua minggu ini, ditemani langsung oleh Linda pimpinan radio itu dan tak lupa Linda adalah istri dari Randi yang menghianati cinta istrinya yang begitu cantik, kaya dan baik.

Malamnya dua jam setelah pulang dari kerja di Plaza, aku langsung ke radio yang tak jauh dari kos ku, absensi awal, juga bahan materi sudah ditanganku, tinggal aku yang berbicara sesuai dengan panduan dalam secarik kertas warna hijau, tulisan yang mesti ku baca untuk membuka program, perkenalan diri, dalam frekuensi berapa dan temanya apa. Linda yang menaik turunkan monitor dan menghitung dengan jarinya yang lentik kapan ku mulai dan kapan ku berhenti.

“selamat malam penyiar baru, saya Randu mau berbagi pengalaman dan kegalauan hati akan nasibku kini.”

“ok malam juga panggil saya Nina, sip silahkan bercerita Randu” seakan aku mulai menikmati pekerjaan senggang waktu ini dengan sangat santai.

“aku Randu, aku sudah memiliki istri, dua orang anak perempuan, sudah sepuluh tahun pernikahan ini, saya merasa hambar, istri sibuk dengan karirnya, dan saya juga sibuk dengan perusahaan saya, anak selalu ditinggal dengan pembantu. Akhir-akhir ini aku ketemu dengan teman sebangkuku saat sekolah dasar dulu, dia belum juga menikah, semenjak aku mulai dekat denganya, maka cinta yang pernah ku punya dulu untuk istriku kembali hadir, tapi bukan untuk dirinya, tapi untuk temanku itu, nah bagaimana aku sebaiknya”

Sebelum Nina menjawab, Linda sudah ber-uraikan air mata, apakah kisahnya ini sama dengan kisah Randi yang mengungkapkan cintanya pada Nina tadi pagi. Apakah Randu itu Randi?namun Nina bersama Linda menanggapi kegalauan Randu.

“Randu kisah anda begitu mengena dihati kami, tak heran jiwa seorang perempuan tentunya tak ingi diduakan, apalagi dilakukan secara diam-diam, ungkapkanlah apa yang terasa kepada istri anda, cari dimana letak pangkal permasalahan kehambaran ini terjadi. Lantar hadirkan kedua buah cinta itu ditengah-tengahnya, masa hidup mereka sangatlah panjang, jika ini benar-benar terjadi cobalah Randu bersama istri pergi berdua berbulan madu, nanti disana coba evaluasi diri, mungkin kebersamaan itu tidak ada, ditambah lagi pulang kerja sama-sama letih, dan anak tidak peduli dengan kedua orangtuanya. Cobalah ungkapan cinta yang tulus dalam hati kepada istri anda, pergilah berlibur dan luangkanlah waktu istirahat atau cuti untuk berdua. Perihal teman waktu kecil, jadikan dirinya sebagai semangat, bila ditanya dalam hati perempuan, mereka tidak ingin merasakan bahagia dalam penderitaan temannya. Juga perempuan mana yang mau dimadu.”

“ya mungkin harus diluangkan waktu” ungkapan Linda sembari menegaskan, yang dihiasi butiran air yang tak hentinya turun dari matanya, terkesan menghayati sekali jawaban Nina, mau tak mau Linda kembali menyeka air mata yang banyak mengandung makna itu.

Dua jam suadah program yang dibarengi iklan komersial menghiasi jop perdana Nina yang banyak mendapatkan pujian. Kau memberikan tanggapan tadi seakan kau pernah melalui kejadian itu. Ah bukan kak Linda, itu hanya keluar saja dari hidup yang ku lihat keseharian ini. Tapi kenapa Kak Linda menagis ya? begini Nina, Randu itu adalah suamiku Randi, dia telah pernah menyebutkan ini dulu kepadaku, tapi dia tidak ingin kai pisah, dia hanya ingin aku memberikan ijin untuk berpoligami, tapin aku tak mengijinkan karena batinku yang tak terima, ditambah lagi anak-anak sedang membutuhkan kami berdua. Tapi aku tak tahu siapa teman kecil yang mengubah dirinya itu.

Hati Nina berasa siap di tinju oleh Mike Tyson, menancap sampai kehulu hati, sakit dan pedih, oh tuhan, jangan paksa aku untuk membongkar rahasia tadi pagi yang di ucapkan Randi padaku, dia suka padaku, dia cinta, dan.. ah.. hancur deh kalau aku buka mulut.

Sudah berapa kali Randi memohon untuk lupakan laki-laki itu, agar bisa masuk lagi laki-laki lain yang akan bisa membuatnya tersenyum dan bahagia. Dan mencari tahu keberadaan tunangan yang menggantung Nina tanpa tali.

Kau ingin menanti kepastiannya, menjemputmu dan menikahkanmu, atau kau masih tak percaya apa yang ada dalam sms inboxmu dan ancaman perempuan sangar yang mengatakan tunanganmu sekarang jadi lakiku. Atau kau harus melihat sendiri lelaki itusudah menjadi gigolo, menjual kesetiaanmu dan menghianati cinta yang sudah mulai kau selami.

Linda dan Nina saling berpelukan, dengan rasa itu juga Nina mencoba menenangkan hati Linda seorang pimpinan dan istri dari lelaki yang menjojokan cintanya. Kisah ini sering ku baca dalam sebuah novel pinjaman tetanggaku, tapi pada nyatanya kisah yang masih tergiang dalam benakku nyata ada didepanku sekarang bahkan ini juga merupakan penggalan dari kisahku. Ditepi laut pantai Padang, Nina dan Linda sama-sama menikmati malam yang begitu cerah, tapi tak secerah hati mereka yang dipenuhi awan hitam. Dalam pandangan kearah laut yang di hiasi oleh bintang-bintang, Nina melihat sosok lelaki gagah yang turun dari mobil sedan membukakan pintu untuk seorang perempuan yang cantik. Matanya tak pernah salah, karena ada firasat yang mengatakan itu adalah tunangannya lelaki yang tak ada kabar berita, kabar yang membuat Nina untuk ragu dalam kesetiaannya walau kesepakatan telah dibicarakan. Tapi tentang ginjal ini, ginjal yang selalu meronta kalau tidak dikasih air soda, dan kopi, pdahal kebiasaan Nina bukanlah demikian, tapi semenjak ginjal itu merajai nafsu makan Nina, akhirnya Nina membiasakan mengkonsumsi minuman yang mengandung gas dan kafein itu.

“Qinan.., kenapa kau meninggalkan aku dalam ketidak pastian.”

“Nin apa yang kamu lihat..?’

“itu kak lelaki tunanganku itu” dia memeluk dan mencium wanita itu, mesra sekali. Hatiku hancur kak,”

“ayo kita kesana”

“Qinan! kenapa kau tak memberi kabar padaku,”

“kamu kenal sama dia” ungkapan wanita yang bersama Qinan itu.

“tidak saya tak tahu, ah mungkin ngaku-ngaku saja, atau minta duit”

“kurang ajar kamu, hai laki-laki jalang, enaknya kamu ngomong kayak gitu sama temanku yang sudah kau tunangi, kau tinggali, nih lihat cincinmu masih sama dengan cincin dia.”

“alah pergi, ngaku-ngaku, tak bisa lihat orang senang ya, pergi” bentak Qinan pada Linda dan Nina.

Sembari langkah Nina lunglai dalam tangis menuju mobil Linda, ternyata Randi telah dahulu melabrak Qinan, wajah nya dipukul, perutnya ditusuk sama pisau, dan perempuan itu di tampar oleh Randi, sampai mengakibatkan mulutnya itu berdarah. Banyak yang menyaksikan kejadian itu, sehingga Qinan cepat-cepat dilarikan kerumah sakit, banyak mengeluarkan darah. Nina dan Linda mengetahui ribut-ribut, sehingga Linda menyaksikan betul Randi suaminya yang sedang mabuk berkata seenaknya, mengungkapkan kata cinta pada temanya yang tak ia sebutkan namanya, Linda berusaha mengambil air dalam jok mobilnya dan menyiran kewajah Randi. Tak lama keudian Randi yang masih di tahan oleh masyarakat yang menikmati malam itu, sebelum dikroyok masa polisi membawa Randi kekantor polisi.

Linda mengikuti suaminya, dan Nina mengikuti Qinan menuju rumah sakit, sampai di IGD, ternyata dalam pemeriksaan, ginjal Qinan yang tinggal sebelah tembus oleh tajamnya ujung pisau Randi, jika ginjal Qinan di angkat keduanya, harapan hidup tak akan lama lagi. Oh tuhan, apa yang akan ku lakukan ini, ya memang ginjal Qinan ada dalam tubuhku. Haruskah ku kembalikan lagi ginjal ini, setelah persediaan ginjal di rumahsakit ini tidak ada.

Tanpa pikir terlalu panjang Nina memberanikan dirinya untuk memberikan satu ginjal yang pernah di donorkan pada dirinya untuk Qinan. Setelah berjam-jam, Nina dan Qinan sama-sama siuman. Saat mereka berpandangan Nina mengungkapkan “kutitip ginjal yang pernah kau berikan dulu, semoga dari ginjal itu kau akan tahu betapa aku berusaha menanti dan mencintaimu..

Penulis: Nova, seorang Penyiar Radio di Payakumbuh Sumatera Barat, pernah meraih PPWI Award, dan telah banyak memenangkan lomba nulis puisi, cerpen dan feature, tinggal di Payakumbuh Sumatera Barat

Talawi, 12 Desember 2015

 

Bali Tuan Rumah Pertemuan Tahunan Bank Dunia dan IMF
Senin, 16 Oktober 2017

KOPI, Bali - Indonesia tuan rumah Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia (World Bank) di Bali , bulan Oktober 2018. Semua mata mata tertuju ke Indonesia akan menjadi pusat perhatian utama dunia.   Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde menuturkan kepada wartawan “Indonesia juga bisa mendapatkan nilai plus dari penyelenggaraan acara ini karena ajang tahunan tersebut, bisa meningkatkan kegiatan bisnis. Semua mata di dunia ekonomi akan melihat... Baca selengkapnya...

Kunjungan Delegasi Bisnis Maroko Hasilkan Tiga Nota Kesepahaman
Senin, 16 Oktober 2017

KOPI, Jakarta - Delegasi bisnis dari Kerajaan Maroko berkunjung ke Republik Indonesia dari tanggal 11 hingga 15 Oktober 2017 dalam rangka Trade Expo Indonesia ke-32. Delegasi yang terdiri atas 30 pengusaha ternama itu mewakili tiga wilayah/kota di Kerajaan Maroko, yaitu Wilayah Fez-Meknes, Souss-Massa dan Kota Casablanca.   Salah satu tujuan utama kunjungan para pengusaha dari Negeri Matahari Terbenam itu adalah untuk meningkatkan... Baca selengkapnya...

Pengamat : PDIP Riau Sudah Digadaikan, Pilgubri Usung Kader Partai Lain
Minggu, 08 Oktober 2017

KOPI, Pekanbaru – Hiruk pikuk Pilgubri (Pemilihan Gubernur Riau)  akan diadakan pada Pemilu serentak tahun 2018 mendatang. Suasana politik di daerah Riau mulai memanas, masing-masing ketua Parpol (partai Politik) wilayah Riau mencari koalisi dengan partai lain. Bagi Parpol yang memenuhi kuota electoral threshold 20 % atau 13 kursi di DPRD Riau masih bisa mengusung kandidat pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Riau sendiri Periode... Baca selengkapnya...

Sambut Hari Batik Nasional, Pasaraya Blok M Gelar "Tribute to Batik 2017"
Senin, 02 Oktober 2017

KOPI, Jakarta – Dalam rangka memperingati hari Batik nasional 2 oktober 2017, Pasaraya menyuguhkan sebuah acara dengan tema "Tribute to Batik". Acara ini berlangsung pada 2 -8 oktober 2017, yang dibuka sesuai jam operasional Mall, yaitu pada pukul 10.00 - 22.00 WIB. "Tribute to Batik 2017" merupakan pameran Bazar batik kontemporer dan diisi dengan beragam kegiatan guna memupuk cinta batik pada generasi muda.   Pasaraya selaku salah satu... Baca selengkapnya...

Rektor Universitas Mpu Tatular Akan Perkuat Implementasi Pancasila, Sesuai Komitmen Deklarasi Bali
Senin, 02 Oktober 2017

Foto: Rektor UMT di Deklarasi Pimpinan Perguruan Tinggi se Indonesia di Bali   KOPI, JAKARTA Sejumlah 3.000-an Pimpinan Perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia, hadir di Bali, untuk melakukan ikrar bersama dan bersatu padu melawan radikalisme.   Para Rektor, Ketua, Direktur Perguruan Tinggi tersebut menggelar aksi kebangsaan dalam bentuk Deklarasi, di Nusa Dua Bali Convention Center, Bali, Senin (25/09/2017). Acara bertema Aksi Kebangsaan... Baca selengkapnya...

Begini Kronologis Dugaan Psikopat Oleh Ketum PPWI, Hingga Akan Dipolisikan Oleh Sang Walikota
Sabtu, 30 September 2017

KOPI, Langsa (Aceh) - Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke sangat menyayangkan perilaku oknum Walikota Langsa yang ceroboh telah menyebarkan informasi berbentuk video yang amat tidak layak kepada warga masyarakatnya.   Menurutnya, video berisi penyiksaan dan pemenggalan leher manusia oleh sekelompok orang berpakaian ala militer itu sangat tidak pantas disebarluaskan oleh seseorang kepada orang lain, apalagi seseorang itu adalah kepala daerah... Baca selengkapnya...

Usai Pelantikan DPC-PPWI Sijunjung, Ketum PPWI Beri Pelatihan Jurnalisme Warga.
Kamis, 28 September 2017

KOPI, Sumatera Barat - Satu kesempatan berharga yang didapatkan oleh anggota dan pengurus DPC-PPWI Kabupaten Sijunjung, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke berkenan memberikan pelatihan singkat “Workshop Jurnalisme Warga”, yang bertempat di sekretariat Jl. Lintas Sumatera, Rabu, 27 september 2017.   Hadir pada kesempatan itu ketua DPC-PPWI Kabupaten Sijunjung, Syafrimal Tanjung dengan didampingi sekretaris Hendri Payan, dan juga dihadiri... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALKadin Jajaki Peluang Bisnis Lewat “Qat.....
19/10/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Komite Timur Tengah mengadakan Indonesia - Qatar Business Forum untuk menjajaki peluang bi [ ... ]



DAERAHDipo Kontainer SPIL Meledak dan Terbakar.....
17/10/2017 | Eko Subroto

KOPI, Surabaya, Sabtu (13/10) - Telaah terjadi ledakan yang cukup keras di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, hingga terdengar mencapai ra [ ... ]



PENDIDIKANIPELMAJA Latih Mahasiswa Jadi Kritis.....
17/10/2017 | Rahmat Hidayat, Lbs

KOPIAceh Barat - Bertujuan untuk menjadikan mahasiswa Kritis dan bukan hanya tukang kritik, tidak pula apatis, serta tidak anarkis. Ikatan Pelajar  [ ... ]



EKONOMIArea Baru ACE Ke-9 Resmi Dibuka.....
19/10/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Menempati area seluas lebih dari dari 1.200 M2, ACE baru Bandung Electronic Center (BEC) secara resmi dibuka dengan menghadirkan rib [ ... ]



HANKAMMasyallah… Memalukan, Minta Parkir Gra.....
14/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Setiap upacara selalu membaca Sumpah Prajurit, Sapta Marga, Pancasila. Tetapi tidak ada yang menerapkan dalam kehidupan bermasya [ ... ]



OLAHRAGASempena Hut Kuansing : Bupati H. Mursini.....
13/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi – Dari pantauan Pewarta Indonesia , Kamis pagi (12/10-17) dari luar Gedung DPRD kabupaten Kuansing, puluhan karangan bunga u [ ... ]



PARIWISATAPelabuhan Ulee Lheu Sudah Dangkal, Kapal.....
05/10/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh- Dalam beberapa minggu terakhir ini aktivitas pelayaran dari pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh menuju pelabuhan Balohan Sabang terjadi k [ ... ]



POLITIK100 Hari Jalannya Roda Gubernur Aceh Per.....
18/10/2017 | Rachmad Yuliadi

KOPI, Banda Aceh - Tidak terasa waktu sudah berjalan selama 100 Hari. Pada tanggal 5 Juli 2017, pasangan Gubernur/Wakil Gubernur Aceh Irwandi-Nova sec [ ... ]



OPINIAyah Sangat Berperan dalam Membentuk Seo.....
04/10/2017 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Dalam suatu keluarga pastilah terdiri atas ayah, ibu dan anak-anaknya. Bila sang ibu bertungas sebagai pengasuh anak maka sang ayah [ ... ]



PROFILDesa Langkan Wakili Lomba PHBS Tingkat P.....
28/09/2017 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Pelalawan - Terpilihnya Desa Langkan mewakili lomba PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) serta lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (P [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAJelang Usia 9 Tahun Majelis Sastra Bandu.....
02/10/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Majelis Sastra Bandung (MSB) merupakan komunitas sastra nirlaba, berdiri 25 Janurai 2009. didirikan oleh penggiat sastra seperti Ded [ ... ]



ROHANIMengenal Abuya Syaikh H. Muhammad Muda W.....
26/09/2017 | Ismayadi Yadi
article thumbnail

KOPI - Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy Abu Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy DAYAH-DARUSSALAM [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATITernyata Kur BRI Aceh Barat Bukan untuk .....
11/10/2017 | Syamsul Kamal

KOPI - Hendra (31) petani asal Krueng Tinggai kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat, mengaku sulit sekali bagi petani kecil untuk meningkatkan taraf [ ... ]



SERBA-SERBIMatrix Indonesia Gelar Hairdresser Idol .....
19/10/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Matrix Indonesia selalu ingin meningkatkan kreativitas serta inovasi darl para hairdressers Indonesiai melanjuti kesuksesan acara Ha [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.