Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai

Login & Kirim Warta



Komentar Warga

Kolom Pewarta
Kriteria Calon Presiden Masa Depan (142/.....
20/05/2012 | Muhammad Haries

KOPI - Seperti yang kita ketahui pemilu capres dan cawapres semakin waktu semakin dekat. Seluruh ele [ ... ]



Yang Terpinggirkan
Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kand.....
22/04/2012 | Imi Suryaputera

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis  [ ... ]


Foto Pewarta
EMAS HITAM ”PRIMADONA” BAGI PENGUSAHA ”PRIHATIN” BMenempel PesanSeorang Provokator Berhasil diamankan
Gelora Sepeda
TelkomVision Gandeng Kemensos Gelar INDO.....
21/05/2012 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI - TelkomVision dalam usianya yang ke-15 kian menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan kualitas produk yang baik, kemudahan layanan, dan kepedulian terhadap k [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 5024
Isi : 8250
Content View Hits : 1861653
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini2078
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin4119

Warga Online : 57
IP Kamu : 38.107.179.219













Inspirasi Cerpen-Cerbung Cinta Terlarang
Pemberitahuan: Bagi Peserta Lomba Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional tentang RI-Maroko yang belum mendapatkan kiriman Piagamnya hingga saat ini, mohon beritahukan ke Panitia melalui SMS/Call ke 081371051875 (Mbak Wina), PPWI akan mengirimkan soft-copy Piagam dimaksud melalui email yang bersangkutan. Untuk itu, kirim SMS ke nomor HP 081371051875 dengan format: NAMA LENGKAP spasi (NOMOR ARTIKEL) spasi ALAMAT EMAIL. Contoh: ALVIN TRI DANDY (598/S) noirescence@yahoo.com. Mohon segera dan beritahukan kepada rekan lainnya yang belum mendapatkan paigamnya juga. Terima kasih.

Cinta Terlarang

“……Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi hanya untuk bersamanya, kumencintainya, sungguh mencintainya….”

Lagu The Virgin itu membuatku menerawang dan mengingat seorang teman yang dibalik sikapnya yang banyak bicara namun menyimpan suatu misteri. Arman, temanku yang di usianya kepala 4, namun masih betah hidup melajang. Mulanya aku pikir ia ragu untuk membina sebuah rumah tangga dikarenakan pekerjaannya yang belum mapan sebagai seorang jurnalis freelance, namun kiranya ada sesuatu hal yang ia sembunyikan dari sisi kehidupannya.

 

Arman sebenarnya sempat membina sebuah rumah tangga dengan perempuan mancanegara dari negeri jiran. Tapi tak bertahan langgeng dikarenakan kepulangannya ke kampung halamannya di pelosok Kalimantan. Isterinya WN Malaysia menolak ikut Arman. Sekian lama aku bergaul dengan Arman, memperhatikan sikapnya dalam keseharian, akhirnya aku berkesimpulan ada sesuatu misteri dibalik pribadinya.

Dari pengamatanku yang cukup lama, dibantu oleh sejumlah kenalan Arman lainnya, ternyata Arman menjalin sebuah hubungan “cinta terlarang” dengan seseorang yang masih berstatus isteri orang. Perempuan yang amat berpengaruh dalam keseharian pribadi Arman, tidak lain merupakan sepupu sekali dari pihak ibu Arman. Sofia, sepupu Arman yang telah 4 kali berumah tangga, kini hidup bersama suaminya yang ke-4.

Kisah cinta masa lalu antara Arman dan Sofia di kala mereka masih remaja, ternyata tak pernah pupus. Tidak bersatunya mereka sebagai suami isteri yang sah, disebabkan hubungan kerabat yang amat dekat itu. Kiranya perasaan cinta yang dianggap suatu aib ini bagi keluarga mereka, terus berlangsung secara diam-diam, tak dapat pupus oleh waktu dan tempat.

Sekembalinya Arman dari perantauan membuka kembali hubungan cintanya dengan Sofia yang telah memiliki anak perawan. Meski Sofia berstatus isteri orang, hubungannya dengan Arman terjadi secara diam-diam di saat-saat suami Sofia sedang pergi kerja di sebuah perusahaan tambang batubara.

Status Arman dan Sofia yang diketahui banyak orang memiliki hubungan sepupu, memudahkan keduanya melakukan hubungan cinta terlarang mereka. Sering kali Sofia memperlihatkan kecemburuannya manakala mendengar Arman menjalin keakraban dengan wanita lain. Bahkan Sofia tak jarang malah mencari tahu tempat tinggal wanita yang menjalin keakraban dengan Arman itu.

Sementara Burhan, suami Sofia, pria pendiam ini lebih berkutat dengan pekerjaan dan tanggung jawabnya sebagai kepala rumah tangga. Tampaknya ia tidak punya cukup waktu memperhatikan keakraban isterinya dengan Arman yang ia panggil dengan sebutan abang itu. Tak ada tanda-tanda di wajah Burhan yang membersitkan dirinya menaruh kecurigaan terhadap perilaku isterinya sehari-hari.

Sofia, wanita berperawakan tinggi semampai dengan kulit bersih dan raut wajah cukup cantik. Di usianya yang mendekati 40 tahun, Sofia tampak masih seperti wanita berusia 20 tahunan. Ah, aku sudah melantur kemana-mana terbawa alunan lagu yang sedang hit itu.

Sumber image: google.co.uk

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."