Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Curahan Hati Secret Report Jubir Presiden Adi Masardi

Secret Report Jubir Presiden Adi Masardi

KOPI, Jakarta - Kini Presiden Amerika Serikat Donald Trump, seorang pebisnis bergerak di bidang usaha property atau Real estate, entertainment, perusahaan Air line.

Saya mendapat inforamsi dari luar negeri, bisnis orang nomor satu di Amerika Serikat tersebut tidak bergerak di Bidang pertambangan.

Anak-anaknya dan menantunya berbisnis dalam bidang property, jasa, dan lain-lain. Zaman telah berubah.

Diduga Freefort Bermain di Balik Pelengseran Gusdur

Pada tahun tahun 2000 mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Henry Kissinger, datang ke Indonesia menemui Presiden RI (alm) K H Abdurrahman Wahid. Tujuan kedatangannya ke Indonesia untuk membicarakan perpanjangan kontrak PT. Freeport.

Dengan gayanya yang arogan, Henry Kissinger mencoba mengintimidasi Gus Dur. Ia menekan Gus Dur agar menghormati Kontrak Karya antara Pemerintah Indonesia dengan PT. Freeport yang dibuat pada era Presiden rejim presiden Soeharto.

"Jika Pemerintah Indonesia tidak menghormati kontrak karya yang dibuat pada era Preside Soeharto, maka tak akan ada investor yang mau datang ke Indonesia," kata Henry Kissinger waktu itu.

Pernyataan Hennri Kisinger, mengundang protes dari berbagai berbagai LSM Indonesia, karena dianggap melakukan perbuatan yang tidak patut alias mengancam. Apalagi yang dia intimidasi adalah Presiden RI yang terpilih secara demokratis.

Tapi ancaman mantan Menlu AS ini tidak digubris oleh Gus Dur. Ia tetap meminta instansi terkait untuk mengevaluasi kembali kontrak kerja PT Freeport, dengan satu pesan: "Jangan Gadaikan Masa Depan Papua !".

Sayangnya, beberapa waktu kemudian Gus Dur dilengserkan oleh MPR yang diketuai oleh Amin Rais. Wakil Presiden Megawati pun didaulat menjadi Presiden RI. Dengan lengsernya Gus Dur, Pemerintah Indonesia pun mengabulkan keinginan Hennry Kisinger. Bahkan berbagai perusahaan asing dengan mudah memperoleh izin mengeksplotasi sumber daya alam Indonesia.

Kisah Gus Dur Dilengserkan karena Freeport

Peristiwa pada bulan Maret tahun 2000 silam tersebut diceritakan Adhie M. Massardi, yang saat itu menjadi Juru Bicara Presiden.

Saat itu, kata Adhie, bekas Menteri Luar Negeri Amerika Serikat yang kemudian menjadi Komisaris PT Freeport, Henry Kissinger datang menemui Gus Dur di Istana.

"Dia datang dan menyampaikan intimidasi kepada Gus Dur. Intinya agar mau perpanjang Kontrak Karya Freeport. Kissinger bilang ke Gus Dur jika Indonesia tidak hormati Kontrak Karya yang dibuat di zaman Soeharto, maka tak akan ada investor yang datang ke Indonesia," ungkap Adhie dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/11).

Tapi, Gus Dur melawan dan menegaskan tidak akan menggadaikan masa depan Papua. Pasalnya, kata Adhie, Gus Dur saat itu punya policy untuk melakukan moratorium tehadap Kontrak Karya baru yang berkaitan dengan sumber daya alam. Selain itu Gus Dur juga mengeluarkan kebijakan meninjau kembali Kontrak Karya yang pernah dibuat di zaman rezim Soeharto.

"Gus Dur soalnya tahu semua Kontrak Karya yang dilakukan di zaman Soeharto banyak menyimpang dari UU dan merugikan rakyat Indonesia," tambah Adhie, yang juga Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini.

Pasca intimidasi itu, Gus Dur pun meminta Menteri Koordinator Perekonomian saat itu, Rizal Ramli, untuk tegas melakukan renegosiasi kontrak terhadap Freeport. Gus Dur dan Rizal Ramli bisa berani melakukan renegosiasi karena pemerintah punya standing moral yang kuat dibanding zaman Soeharto.

"Dulu zaman Soeharto Indonesia dinilai tidak setaraf Amerika Serikat. Mereka (Freeport) sudah tahu isi kandungan alam di Timika. Dulu namanya bukan Timika, tapi Tembaga Pura. Itu dinamain oleh Freeport. Indonesia tidak tahu ada tembaga disana jadi kita mudah dikelabui," jelas Adhie.

Gus Dur pun dulu mendapatkan sinyal, jika Freeport marah akibat sikapnya itu. Selain soal renegosiasi, Freeport juga marah karena Gus Dur mengusulkan Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme Papua, Tombenal, untuk menjadi Komisaris Freeport. Freeport jelas menolak karena Tombenal terkenal keras dan selalu melawan perusahaan asal Amerika Serikat itu akibat limbah yang dibuang ke wilayahnya.

Adhie membaca akibat Freeport marah, diam-diam perushaan milik James Moffet itu melakukan gerilya secara diam-diam menemui politisi yang bercokol di parlemen Senayan saat itu. Upaya penghasutan dan adu domba pun mulai dilakukan demi melawan Gus Dur.

"Sejak itulah, mulai muncul perlawanan keras dari parlemen yang berakhir dengan pemakzulan pada Gus Dur. Saya yakin otak dibalik pemakzulan itu ya pasca proses renegoisasi yang gagal dengan Freeport dan perusahaan-perusahaan migas asing soal moratorium itu," beber Adhie.

Adhi mengaku bukan tanpa dasar mengeluarkan tudingan ini. Menurutnya, pasca Gus Dur lengser banyak politisi-politisi di Indonesia yang memberikan upeti, termasuk dari pemerintahan baru saat itu. Upeti itu berupa UU Migas yang berisi liberasiliasi perusahaan tambang dan migas. Upeti kedua yakni amandemen UUD 1945 yang sangat liberal dan menguntungkan asing.

"Itulah dua kado besar untuk Freeport dan perusahaan asing atas jasanya untuk bantu politisi di Indonesia yang bantu lengserkan Gus Dur," kata Adhie.

Bak gayung bersambut, Freeport dan perusahaan asing saat itu membalas memberikan upeti pada oknum politisi Senayan. Antara lain berupa jabatan komisaris di perusahaan mereka. Bagi-bagilah upeti itu Mr Moffet ketik di Google.com “operasional fee” berita di Pewarta Indonesia buat lebaran dan biaya sekolah anak.

"Mau ngeles gimana coba kalau begitu? Gus Dur lengser bulan Juli, empat bulan kemudian bulan November 2001 UU itu keluar semua, setahun kemudian 2002 amandemen UUD 1945," beber Adhie, yang juga dikenal sebagai penyair ini.

Atas fakta tersebut, Adhie pun berpesan pada Presiden Joko Widodo untuk tidak takut akan cerita tersebut. Jokowi harus berani melawan karena situasi politik saat ini mendukung dan kuat, baik dari rakyat maupun jajaran di bawahnya.

"Rakyat sudah tahu gimana parahnya kelakuan perusahaan asing di Indonesia. Pak Jokowi jangan takut," demikian Adhie.

Di tempat kerjanya, Sugeng Triwardono mengatakan, "Bila Freefort diambil alih oleh pemerintah Indonesia (red. Rasionalisasi) serta di kelola oleh putra putri Indonesia. Bila perusahaan itu pailit/bangkrut terjadinya korupsi. Maka tertawalah masyarakat Internasional, segitu saja kemampuan generasi penerus bangsa Indonesia ini ha...ha...4x. ujar Sugeng Pengamat kinerja Perusahana Asing, BUMN, BUMD.

Tidak mau perusahaan asing menuruti peraturan di negara Indonesia, segera Rasionalisasikan (red. milik negara) perusahaan asing tersebut, gitu aja kok repot. (didi)

Teks  Foto. Presiden Jokowi dengan  Adi Ms. (foto.ist)

Teks Foto II. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Ketua umum Partai Perindo Harry Tanu Soedibjo beserta istri Liliana. (foto.dokumen Mnc).

Teks Foto III. Moffet pemilik Freefort. (foto.net)

Anda ada informasi tolong emailkan ke: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it . Waspada !!.. Sindikat Penipuan.

 


Artikel Lainnya:

 

Bupati Sarolangun Pimpin Apel Siaga Satgas Karhutla
Selasa, 25 Juli 2017

KOPI,Sarolangun- Apel siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dilaksanakan dilapangan  kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sarolangun. selasa (25/7)  Sebagai pimpinan apel langsung dipimpin oleh Bupati Sarolangun dan sebagai Dansatgas Karhutla adalah Dandim 0420/Sarko.Kesiapan serta kesigapan satgas dituntut cepat tanggap darurat pasalnya musim kemarau diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus 2017. Ancaman kebakaran... Baca selengkapnya...

Pelatihan Tenaga Medis, Basic Trauma Cardiac Life Support
Senin, 24 Juli 2017

KOPI, Sarolangun - Pelaksanakan pelatihan BT-CLS (Basic Trauma Cardiac Life Support) bagi tenaga medis bidan dan perawat. Rencana pelatihan BT-CLS selama empat hari itu mendatangkan secara langsung instruktur Global Indonesia Development dari jakarta. Guna pelatihan dilakukan bertujuan agar pegawai medis lebih meningkatkan mutu dan kualitas yang proffesional secara individual dalam mengatasi pasien gawat darurat.   Saat Pada kata... Baca selengkapnya...

Lomba Foto dan Karya Tulis Meriahkan HUT TNI Ke - 72
Senin, 24 Juli 2017

KOPI, Aceh Selatan - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodam Iskandar Muda dalam rangka memperingati HUT ke-72 TNI tahun 2017, menyelenggarakan lomba foto dan karya tulis dengan tema "BERSAMA RAKYAT TNI KUAT, HEBAT, PROFESIONAL SIAP MEWUJUDKAN INDONESIA YANG BERDAULAT, MANDIRI DAN BERKEPRIBADIAN". Hal tersebut berdasarkan surat telegram Panglima TNI tentang menyelenggarakan lomba foto dan karya tulis artikel dalam rangka... Baca selengkapnya...

Dugaan Keluarga Gubernur Riau Makelar Proyek Anda Ingin Proyek Setor 12-13%
Minggu, 23 Juli 2017

KOPI, Pekanbaru – Moment kedatanngan Presiden Joko widodo ke Propinsi Riau dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Minggu (23/7-17) bertempat di sebuah Hotel bintang lima di kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Pribahasa mengatakan: bapak jadi raja, anak jadi penguasa, anak jadi raja, orang tua jadi budak. Kalau di Propinsi Riau, adik jadi gubernur, keluarga monopoli proyek ha.. ha… Minta upeti pula tuh setor 12 hingga 13 % kalau... Baca selengkapnya...

Fitra Riau Layangkan Gugatan Judicial Review ke Mahkamah Agung Terkait Pemborosan APBD Riau 2017
Minggu, 23 Juli 2017

KOPI, Pekanbaru – Forum Indonesia Transparansi Anggaran (FITRA) perwakilan Riau mengadakan jump pers di sebuah café dengan insan Pers, Jumat (21/7/2017). FITRA menilai APBD ( Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Riau tahun 2017 adanya dugaan pemborosan dan tidak efisien dan bertentangan dengan Undang-undang, yang mencakup anggaran kesehatan yang mencapai Rp 6,75 persen. Hasil ini tidak sesuai dengan UU Nomor 36 tahun 2009 tentang... Baca selengkapnya...

Perayaan HBA Kejaksaan ke- 57, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp.27 M,Tersangka 56 Orang
Jumat, 21 Juli 2017

KOPI, Pekanbaru - Dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke- 57 tahun 2017. Semester Januari hingga Juli 2017 Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau berhasil mencatat sebanyak 32 kasus perkara yang masuk dalam tahap penyidikan dan tahap II. Adapun aset negara yang diselamatkannya sebesar Rp. 27 miliar lebih. "Ini hasil kerja sama Kejati Riau dengan Kejari ( Kejaksaan Negeri) 12 satuan kerja kabupaten/kota Propinsi Riau," ungkap Kajati Riau, Uung... Baca selengkapnya...

Usai Gelar Seminar Nasional, Universitas Mpu Tantular Deklarasikan Kampus Bhinneka Tunggal Ika
Rabu, 19 Juli 2017

KOPI, JAKARTA - Universitas Mpu Tantular (UMT), Jakarta menggelar Seminar Nasional bertajuk “Mengaktualisasikan Kembali Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Jatidiri Bangsa Indonesia”, yang dilanjutkan dengan pendeklarasian UMT sebagai “Kampus Bhinneka Tunggal Ika”. Seminar dan deklarasi berlangsung pada hari Rabu, 12 Juli 2017, di Aula Hiobadja, Lt. 8 Kampus Universitas Mpu Tantular, Jl. Cipinang Besar No. 2, Jakarta Timur. Ada sekitar 200-an... Baca selengkapnya...

NASIONALAjudan dan Dirjen Pajak Ken Dwijugiastea.....
25/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi terkait kasus dugaan suap Kepala Subdit Bukti Permulaan Ditjen Pajak, Handang Soekarno s [ ... ]



DAERAHHalal Bihalal Syekhermania Kabupaten Sar.....
26/07/2017 | Apris Hariansyah

KOPI, Sarolangun – Syekhermania Kabupaten Sarolangun menggelar Halal Bihalal 1438H, bertempat di kediaman Ustadz Sukmono, Sarolangun – Jambi, Rabu [ ... ]



PENDIDIKANSTAIN Meulaboh Gelar Workshop Kajian Kur.....
24/07/2017 | Syamsul Kamal

KOPI, Meulaboh - Bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang terampil dalam bidang pengembangan diri dan masyarakat agar terwujudny [ ... ]



EKONOMIAsuransi Bebas Optima FWD Life Tawarkan .....
20/07/2017 | Evelyne Angelyne

KOPI, Jakarta - PT FWD Life Indonesia (”FWD Life”), perusahaan pionir asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia hari ini meluncurkan BEBAS OPTIM [ ... ]



HANKAMKena Tipu !!.... Dua Orang Warga Asing .....
26/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Dua Orang Warga Asing Catut Nama Jokowi Minta Uang ke Puluhan Badan Usaha Milik Negara ( BUMN). Warga negara Asing itu, yakni, Solaima [ ... ]



OLAHRAGAIni Dia Para Pemenang Wrangler True Wand.....
21/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Sebuah petualangan besar tahun ini “Wrangler True Wanderer 2017” baru saja menemukan pemenangnya. Mereka telah menunjukan bahwa m [ ... ]



PARIWISATATarget Kunjungan Wisatawan tak Tercapai .....
04/07/2017 | Didi Rinaldo

N KOPI, Pekanbaru - Pariwisata andalan pendapatan negara non migas, negeri Indonesia kaya akan keindahan alam dan budayanya. Dulu para turis mancaneg [ ... ]



POLITIKPKPI Aceh Selatan Resmi Buka Pendaftaran.....
20/07/2017 | Haes Asel

KOPI, ACEH SELATAN - Menjelang Pilkada Kabupaten Aceh Selatan tahun 2018 mendatang, Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) PKPI Aceh Selatan menggelar rapat [ ... ]



OPINIGerakan Percepatan Elektrifikasi dan St.....
14/07/2017 | Harjoni Desky

KOPI - Pemerintah saat ini tengah melakukan terobosan pembangunan demi mewujudkan energi berkeadilan di Indonesia. Ketersediaan energi yang optimal se [ ... ]



PROFILRaih Juara III, Lomba BKB Tingkat Provin.....
26/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi – Bina Keluarga Balita (BKB) HI Ceria Desa Giri Sako, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAPKPA Kembali Gelar FFA dan FTA 2017.....
25/07/2017 | Sulaiman Zuhdi Manik

KOPI - Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) kembali menggelar Festival Film Anak (FFA) dan Festival Teater Anak (FTA) tahun 2017 dengan t [ ... ]



ROHANIBupati Kuansing Mursini Hadiri Halal Bi .....
24/07/2017 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Pekanbaru – Halal Bi Halal Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Kota Pekanbaru, dihadiri oleh ratusan orang warga Kuansing yang berdomisil [ ... ]



RESENSIFilm Jailangkung: Dari Permainan, Beruba.....
15/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - PERMAINAN boneka jailangkung masih adakah yang memainkannya? Ada dan banyak. Ritual pemanggilan arwah sangat lumrah dilakukan. Apalagi [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIMarini Kehilangan Perhiasan saat Libura.....
04/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Kadang kala tempat yang telah di pasang CCTV ternyata CCTV tidak nyala/rusak. Hal ini terjadi di Hotel Tangram Pekanbaru. Seorang  [ ... ]



SERBA-SERBISetelah Mengganti Warna Ruangan Anda, Ja.....
26/07/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta | Di hari raya lalu mungkin anda telah memberikan sentuhan baru pada warna ruangan anda. Sebagai salah satu bagian utama dari tampilan r [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.