Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kepala Distrik Bpiri Diduga Aktor Perusak Pembangunan di Jayawijaya

Kepala Distrik Bpiri, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Perusak Pembangunan Kampung, KPK segera tangkap dan diperiksa

alt

KOPI, Jayawijaya - Kepala Distrik Bpiri selama kepemimpinannya semenjak dilantik dari tahun 2009 hingga sampai tahun 2018 saat ini tak pernah melakukan kegiatan administratif di kantor distrik, tepatnya di kampung iriliga, namun selalu dipusatkan kegiatannya di rumah pribadinya di Wamena.

Setiap bantuan Dana baik itu bantuan dari pemerintah, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten /kota melalui program PNPM Mandiri-Respek pembagian dana untuk alokasi distrik bpiri yang diperuntukan kepada 7 kampung selama kepemimpinan oknum kepala distrik pembagian dananya dipusatkan di rumah kediamannya di Wamena.

Tak pernah pembagian dana di kantor distrik bpiri hingga sampai saat ini, baik itu dana bantuan melalui program PNPM Mandiri-Respek hingga bantuan ADK/DK Alokasi Dana Kampung/Dana Kampung yang bersumber dari APBN Pusat dan APBD Kabupaten/Kota untuk dapat diperuntukkan kepada masyarakat 7 kampung.

Persoalan seperti ini seharusnya pemerintah daerah musti memberikan sangsi yang tegas terhadap oknum yang bersangkutan sesuai dengan perbuatannya, namun pemerintah daerah malah melindungi kepada oknumnya sehingga masyarakat melakukan tindakkan musti tidak percaya melalui aspirasi-aspirasi yang di sampaikan kepada pemerintah daerah kepada Sekda, DPMK Inspektorat dan dinas-dinas yang lain namun pemerintah selalu diabaikan saja begitu, sehingga masyarakat selalu menerima kekecewaan dan tak pernah merasakan puas.

Tentunya pemerintah daerah yang fungsinya untuk melindungi masyarakat dan membangun kesejahteraan masyarakat. Namun harapan itu tak pernah terwujud malah jauh dari harapan. Ini salah satu faktor penghambat pembangunan di daerah tersebut.

Kemungkinan-kemungkinan yang menyebabkan pemerintah daerah tidak berani mengambil keputusan, adapun pemerintah mengetahui kesalahan kepala distrik tapi berusaha menutupi, pura-pura tidak tahu, malas tahu tentu pemerintah mempunyai alasan-alasan tertentu namun masyarakat sulit untuk mengungkapkan itu pada hal masyarakat tahu bahwa kepala distrik jelas-jelas melakukan tindakan penyelewengan jabatan untuk korupsi mengunakan Dana bantuan dari pemerintah, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota yang di alokasika kepada 7 kampung tersebut.

Masyarakat menduga pemerintah daerah takut untuk diberhentikan jabatannya kepala distrik tentu oknum tersebut termasuk salah satu dari tim sukses pemenangan bupati, sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Bupati tidak berani sewenang-wenang memperhentikan jabatan oknum kepala distrik tersebut.

Hal ini tindakan pemerintah daerah yang salah mengatur /mengelola manajemen pemerintahan, sehingga kepala distrik merasa keenakan melakukan tindakan penyalagunaan jabatan untuk bermain nakal di tingkat distrik. Nah sistem yang diterapkan pemerintah daerah model seperti ini sangat merugikan masyarakat pada umumnya dan pada khususnya masyarakat 7 kampung distrik bpiri, kabupaten jayawijaya.

Kami masyarakat berharap kepada KPK dan para penegak hukum di negeri ini perluh mengambil langkah-langkah yang cepat dan tepat untuk di tangkap lalu diproses secara hukum, sehingga para raja-raja distrik yang nakal seperti kasus ini jangan lagi ada yang terulang kembali. Memberikan pelajaran dan kesadaran kepada yang bersangkutan dan kepada yang lain juga.

Beberapa data yang dihimpun oleh media masa atas kelakuan oknum kepala distrik bpiri sewenang-wenang melakukan tindakan penyalagunaan jabatan dana kampung mulai semenjak dilantik sampai pengunaan ADK/DK Alokasi Dana Kampung/Dana Kampung sebagai berikut :

1. Penyalagunaan pertama oleh kepala distrik bpiri Program PNPM Mandiri Pedesaan Tahun 2013 waktu pembagian dana tanggal 02 Desember 2013 tempatnya di kediaman kepala distrik bpiri di wamena dengan pemotongan dana per kampung Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) X 7 kampung = Rp. 70.000.000 (tujuh puluh juta rupiah)

2. Penyalagunaan kedua oleh kepala distrik bpiri Program PNPM Mandiri Pedesaan Tahun 2013 waktu pembagian dana tanggal 06 Desember 2013 tempatnya di kediaman kepala distrik bpiri di wamena dengan pemotongan dana per kampung Rp. 15.000.000 (lima belas juta rupiah) X 7 kampung = Rp. 105.000.000 (seratus lima juta rupiah)

3. Penyalagunaan ketiga oleh kepala distrik bpiri Program PNPM Mandiri Pedesaan Tahun 2013 waktu pembagian dana tanggal 13 November 2013 tempatnya di kediaman kepala distrik bpiri di wamena dengan pemotongan dana per kampung Rp. 20.000.000 (duapuluh juta rupiah) X 7 kampung = 140.000.000 (seratus empat puluh juta rupiah)

4. Penyalagunaan ke empat oleh kepala distrik bpiri Dana Desa Tahun 2015 waktu pembagian dana tanggal 04 September 2015 tempatnya di kediaman kepala distrik bpiri di wamena dengan pemotongan dana per kampung Rp. 3.000.000 (tiga juta rupiah) X 7 kampung = Rp. 21.000.000 (dua puluh satu juta rupiah)

5. Data penguntingan distrik bpiri dan koragi pada tanggal 12 Oktober tahun 2015 pembelian babi perkampung masing-masing antara lain:

a) Kampung onggabaga jumlah babi 3 ekor babi 1 ekor babi Rp. 30.000.000X3=90.000.000 (Sembilan puluh juta rupiah)

b) Kampung iriliga jumlah babi 2 ekor babi 1 ekor babi Rp. 30.000.000x2=60.000.000 (Enam puluh juta rupiah)

c) Kampung walakma jumlah babi 3 ekor babi 1 ekor babi Rp. 30.000.000x3=90.000.000 (Sembilan puluh juta rupiah)

d) Kampung dongoki jumlah babi 1 ekor babi Rp. 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah)

e) Kampung tirunggu jumlah babi 2 ekor babi 1 ekor babi Rp. 30.000.000x2=60.000.000 (enam puluh juta rupiah)

f) Kampung Ayoma jumlah babi 3 ekor babi 1 ekor babi Rp. 30.000.000x3= 90.000.000 (Sembilan puluh juta rupiah)

g) Kampung dingama jumlah babi 3 ekor babi 1 ekor babi Rp. 30.000.000x3=90.000.000 (Sembilan puluh juta rupiah)

Total Dana Desa untuk pembelian babi dalam rangkah kegiatan penguntingan kantor distrik bpiri sebanyak Rp. 510.000.000 (lima ratus sepuluh juta rupiah)

6. Data penyalagunaan beras RASKIN 7 Kampung di antaranya:

1) Kampung onggabaga penyaluran raskin perkampung 2 ton pembagian rata-rata 1 ton dibagikan per KK 5 kg, jumlah KK 260 sedangkan sisa pembagian rata-rata 1.503 kg

2) Kampung Iriliga penyaluran raskin perkampung 2 ton pembagian rata-rata 1 ton dibagikan per KK 5 kg, jumlah KK 478 sedangkan sisa pembagian rata-rata 1.974 kg

3) Kampung Walakma penyaluran raskin perkampung 2 ton pembagian rata-rata 1 ton dibagikan per KK 5 kg, jumlah KK 507 sedangkan sisa pembagian rata-rata 1.101.4 kg

4) Kampung Tirunggu penyaluran raskin perkampung 2 ton pembagian rata-rata 1 ton dibagikan per KK 5 kg, jumlah KK 415 sedangkan sisa pembagian rata-rata 1.85 kg

5) Kampung Dongoki penyaluran raskin perkampung 2 ton pembagian rata-rata 1 ton dibagikan per KK 5 kg, jumlah KK 505 sedangkan sisa pembagian rata-rata 1.101 kg

6) Kampung Ayoma penyaluran raskin perkampung 2 ton pembagian rata-rata 1 ton dibagikan per KK 5 kg, jumlah KK 488 sedangkan sisa pembagian rata-rata 1.966 kg

7) Kampung Dingama penyaluran raskin perkampung 2 ton pembagian rata-rata 1 ton dibagikan per KK 5 kg, jumlah KK 215 sedangkan sisa pembagian rata-rata 1.43 kg Total : 17.884 kg 7.

Melalui kebijakan kepala distrik bpiri kegiatan Penguntingan kantor distrik bpiri seharus dibikin di kampung Iriliga malah dialihkan di Kampung Ayoma di Gereja Yabenda, masyarakat 7 kampung sangat kecewa atas kegiatan ini

8. Kepala distrik tidak mampu mengurus administratif pemerintahan distrik, selama kepemimpinannya banyak merugikan masyarakat mulai dari pembagian dana sampai beras raskin semuanya di lakukan di wamena, tak pernah bawa ke kantor distrik

9. Kepala distrik tidak mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di 7 kampung tersebut, antara lain:

1) Masalah kepala kampung Onggabaga mencabut tiang bendera merah putih lalu dibuang dengan alasan kenapa kamu kasih naik bendera dengan sembarangan tempat sampai kaca lover gereja elgibor dengan kantor kampung onggabaga dihancurkan ini saja kepala distrik ada di TKP namun tidak pernah meyelesaikan sampai sekarang

2) Masalah kampung onggabaga yang bermasalah antara masyarakat, aparat kampung dengan kepala kampung juga tidak bisa diselesaikan malah mendukung kepala kampung yang jelas-jelas bersalah.

3) Kepala distrik melarang Barisan Merah Putih masuk di distrik bpiri, sementara dia sendiri pemerintah, tindakan kepala distrik ini perluh dipertanyakan

4) Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara tindakan Anarkis yang dilakukan oleh oknum kepala kampung onggabaga A.N. Bapak Paulus Uaga waktu itu mencabut tiang bendera lalu dibuang bendera Negara di depan publik dengan alasan apapun adalah Penghinaan terhadap simbol Negara, kepala distrik waktu itu ada di TKP seharus kepala distrik sudah harus mengambil langkah untuk menyelesaikan namun kepala distrik membiarkan begitu saja, berarti kami bisa asumsikan bahwa kepala distrik adalah aktornya pemicu gerakan kepala kampung melakukan tindakan anarkis.

5) Atas kesalahan kepala kampung onggabaga dalam pelaporan pertanggungjawab dana desa tahun 2016, karena kepala kampung setelah terima dana desa langsung beli Mobil STRADA dan untuk pertanggungjawab LPJ Dana Desa, kepala kampung mengalami kesulitan dengan terpakasa kepala kampung mencuri foto rumah warga yang dibangun dengan biaya sendiri tanpa bantuan dana kampung, akhirnya semua pemuda kompak menurunkan bendera merah putih yang di pasang kepala kampung di kantor yang dibangun atas inisiatif kepala kampung di wilayah kampung ayoma, sampai kepala distrik membenarkan tindakan kesalahan yang dilakukan kepala kampung onggabaga harusnya mempersalahkan kepala kampung malah mendukung kepala kampung.

Sampai kepala kampung memanggil aparat keamanan TNI/Polri lalu menghukum masyarakat sampai membayar babi. Ini salah satu tindakan kepala distrik tidak ditengah-tengah tetapi memihak kepada orang yang benar-benar terbukti tangkap basah melakukan kesalahan besar malah mendukung lalu mempersalahkan masyarakat yang seharusnya posisi benar.

6) Berdasarkan data serta fakta di lapangan membuktikan bahwa kepala distrik bpiri adalah Aktor Perusak Pembangunan di distrik bpiri Kabupaten Jayawijaya .

Dengan demikian kepala distrik bpiri sesuai dengan kesepakatan masyarakat 7 kampung bersama 7 kepala kampung meminta perluh dip roses secara hukum. Dan diganti dengan kepala distrik yang baru.


Artikel Lainnya:

 

Pemilu Serentak 2019 Bisa Merubah Nasib Anda
Sabtu, 22 September 2018

KOPI, Jakarta - Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso menuturkan “ Ada Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia atau para caleg (Calon Legislatif), Calon DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Periode 2019-2024 yang mau membayarkan kontrakan rumah setiap tahun/bulan, saat Pemilu serentak pada tanggal 17 April 2019 mau saya pilih Ia. Didi Rinaldo nomor rekening: 108-00-0762272-4 Bank Mandiri KCP Ahmad Yani Pekanbaru “Cakap Kang... Baca selengkapnya...

Inilah Isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II dengan Capres Prabowo
Minggu, 16 September 2018

KOPI, Jakarta - Ada tujuh belas isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II , penandatangani di Grand Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). Penandatanganan dilakukan oleh Prabowo Subianto dengan Ketua GNPF Ulama yakni Yusuf Martak. Hadir saat itu Ketum PAN (Partai Amanat Nasional) Zulkifli Hasan dan Waketum Gerindra Fadli Zon. Inilah 17 poin isi Pakta Integritas tersebut. 1. Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD... Baca selengkapnya...

Ilmu "Kaca Mata Kuda"
Minggu, 16 September 2018

  KOPI, Jakarta – Hidup ini harus pandai-pandai membawakan diri. Lihat Timing, Situasi, ekonomi kalau ingin berubah. Pandai/pintar sendirilah Anda. Ada orang tidak tamat sekolah hanya SD (Sekolah Dasar)  jadi pengusaha sukses. Orang ada memiliki kemampuan akademik, kemampuan diluar akademi yakni motorik. ialah kemampuan berpikir otak kiri dan kanan harus seimbang. Ada orang yang betah kerja kantoran, pergi pagi pulang sore/malam. ... Baca selengkapnya...

Kasad Singapura Goh Si Hou Kunjungi Panglima TNI
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta - Kerjasama militer kedua negara terus dilanjutkan dan ditingkatkan ke arah yang lebih baik dengan tetap melaksanakan latihan bersama dan pertemuan antar Perwira TNI dengan Perwira Singapore Armed Forces (SAF). Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P saat menerima kunjungan kehormatan Kasad Singapura Brigadier General Goh Si Hou di ruang tamu Panglima TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat... Baca selengkapnya...

Jubir BIN: Keterlibatan Kabinda Riau Soal Pemulangan Neno Warisan ke Jakarta for Menghindari Bentrok
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta – Juru bicara (Jubir) Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto, mengatakan BIN Daerah (Binda) Riau hanya menjalankan tugas agar tidak terjadi bentrokan massa. Terlebih acara yang dihadiri Neno tidak mendapat izin. ''Imbauan untuk kembali ke Jakarta terhadap Neno Warisman adalah jalan terbaik dari pada terjadi bentrokan dan menghindari jatuhnya korban dan tentu akan muncul masalah baru atas legalitas acara tersebut,'' kata... Baca selengkapnya...

TPNPB/OPM Tembak TNI Yang Bawa Bahan Makanan Untuk Anak-anak Tingginambut
Minggu, 19 Agustus 2018

KOPI, Puncak Jaya – Kembali 2 orang prajurit TNI atas nama Alm. Letda Inf Amran Blegur (Dan Pos) dan Alm. Pratu Fredi anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Pos Tingginambut, Puncak Jaya gugur menjadi korban keganasan kelompok TPNPB/OPM wilayah Tingginambut, Minggu (19/8).   Pada hari Sabtu (18/8), Letda Inf Amran Blegur bersama anggota Pos Satgas Pamrahwan Tingginambut merencanakan untuk memberi sumbangan bahan makanan kepada... Baca selengkapnya...

Partai Berkarya Kembalinya “Putra Putri Cendana” ke Panggung Politik
Selasa, 31 Juli 2018

KOPI, Jakarta – Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang menegaskan masuknya Siti Hediati Hariyadi atau lebih dikenal nama Mbak Titiek Soeharto (mantan istri Prabowo Subianto) ke Partai Berkarya akan memperkuat partai menggalang basis dukungan dari masyarakat. Khususnya, para simpatisan pendukung mantan Presiden Soeharto yang masih bertahan. Badaruddin menegaskan, Partai Berkarya akan mengimpun para pendukung mantan Presiden... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALAnggota Parlemen Timor Leste Memutarbali.....
08/09/2018 | Mohamad Nur Arifin

KOPI, NTT - Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M di Kupang, Jumat ( 07/09) menjelaskan bahwa apa yang di tuduhkan pada tan [ ... ]



NASIONALPenodaan Agama dengan Tafsir Diskriminat.....
21/09/2018 | Wahyono Yono

KOPI, Jakarta - Lagi-lagi Pasal penistaan agama menyerang kelompok minoritas. Putusan Pengadilan PN Medan No. 1612/PID.B/2018/PN.Mdn pada Selasa 21 Ag [ ... ]



DAERAHKapal Feri Mini Pengadaan Dishub Mamuju .....
19/09/2018 | Muhammad Nur Ino

KOPI, MAMUJU - Pengadaan Kapal Feri Mini oleh Dishub Pemkab Mamuju tahun 2017 pernah menjadi buah bibir di tengah masyarakat. Pengadaan tersebut mengh [ ... ]



PENDIDIKANMadrasah Aliyah Ikhlas Memperingati 1 Mu.....
17/09/2018 | Mr. Tarman

KOPI, BANTEN - Peringatan tahun baru Islam dan hari jadi MA (Madrasah Aliyah) Ikhlas Jawilan yang ke 23 pada hari Kamis, (15/09/2018) di lapangan upac [ ... ]



EKONOMIPemerintah Perlu Membuat Sistem Paramete.....
30/07/2018 | Arianto Goder

KOPI, JAKARTA - Dua minggu lalu BPS merilis persentase penduduk miskin Maret 2018 turun menjadi 9,82 persen. Terendah sepanjang sejarah dalam berbagai [ ... ]



HANKAMDanlanud RHF Pecat Prajurit TNI AU Pra.....
01/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pulau Batam - Ditempat kerjanya , sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan “ Jangan ada pula oknum Tentara “ Separoh Tentara Sepa [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
04/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



HUKUM & KRIMINALOknum Mahasiswa Asal Dumai Nyambi Kurir.....
13/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Oknum mahasiswa di Riau berinisial AS alias Arif (21) terlibat dalam peredaran narkotika diduga selundupan dari Malaysia. Pelaku b [ ... ]



POLITIKDr H Suhardi Duka, MM Ditunjuk Jadi Ketu.....
20/09/2018 | Muhammad Nur Ino

KOPI, MAMUJU - Lewat Grup WA Demokrat Sulbar tadi malam tanggal 18 September 2018 diketahui bahwa Timses Bakal Calon Presiden / Wakil Presiden Prabowo [ ... ]



OPINIEfek Sayap Kupu-Kupu dari Pertemuan IMF-.....
27/08/2018 | Harjoni Desky

KOPI - Dua bulan ke depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan International Monetary Fund-World Bank Group (IMF-WBG) Annual Meeti [ ... ]



PROFILKepala BPOM Penny Lukito Apresiasi P.....
30/08/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) pusat Penny Lukito memberikan apresiasi kepada produk kosmetik local  mengembangka [ ... ]



ROHANIZakat di Era Digital.....
16/09/2018 | Efri S Bahri

KOPI - Saat ini kita berada di era digital. Teknologi digital yang dikenal sekarang ini telah nenyuguhkan berbagia keunggulan dari teknologi yang ada  [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATINikki Haley : Negara Arab Hanya Bisa B.....
22/08/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, New York - Adapun dalam Daftar Donatur Anrwa ( yayasan mengurus Pengungsi Palestina) terdapat 11 negara mayoritas Muslim yakni : Arab Saudi, K [ ... ]



SERBA-SERBITertangkap Basah Nazaruddin dengan Setya.....
16/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Di tempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan, “Tak jera-jeranya oknum petugas Lapas (lembaga Permasyarakatan) dan Rutan (Ruma [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.