Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta
            Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

Pewarta Online

Komentar Warga

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
Remaja Kuningan Gagas Gerakan Gemar Bers.....
22/02/2013 | Andri Ana

KOPI, Kuningan – Untuk mengurangi kenakalan remaja di jalanan, memang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan olahraga bersepeda. Hal tersebutlah yang dirintis oleh beberap [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 6155
Isi : 8580
Content View Hits : 2810615
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini5271
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin6232

Warga Online : 105
IP Kamu : 50.19.155.235
Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Curhat SURATKU BUAT RI 1-2: "Presiden dan Wakil Presiden yang Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Rakyatnya" (35)

SURATKU BUAT RI 1-2: "Presiden dan Wakil Presiden yang Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Rakyatnya" (35)

Indonesia, salah satu negara yang kaya alam dan budayanya. Namun, mengapa rakyatnya masih banyak yang miskin, buta huruf, dan terbelakang?

Siapa yang bertanggunjawab untuk membebaskan bangsa ini dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangannya? Memang benar, seluruh rakyat Indonesia bertanggungjawab untuk memajukan negaranya dari berbagai ketertinggalan. Tetapi peran pemimpin sangat dibutuhkan untuk peningkatan kesejateraan hidup bangsa ini.

            Presiden dan Wakil Presiden RI untuk periode 2009-2014 harus mampu menetaskan kebijakan-kebijakan dan keputusan-keputusan yang mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat. Adapun harapan saya kepada Presiden dan Wakil Presiden RI 2009-2014, antara lain:

1.            Mampu meningkatkan kemandirian bangsa: Pemimpin yang cerdas dan bijaksana bukanlah mengandalkan orang lain, tetapi yang mampu mempergunakan potensi-potensi yang ada pada dirinya. Dalam kerangka mewujudkan kemandirian bangsa Indonesia , pemeritah ke depan harus meminimalkan pinjaman luar negeri. Kekayaan alam dan budaya Indonesia sudah cukup buat modal pemerintah ke depan. Gagasan ini bukan mengartikan, Indonesia tertutup kepada bangsa-bangsa lain. Indonesia tetap dan bahkan meningkatkan kerjasamanya dengan negara-negara asing, seperti bidang pendidikan, tekhnologi, pertahanan dan keamanan, dan bukan dalam hal pinjam-meminjam. Dengan meminimalkan pinjaman luar negeri bangsa ini dapat mewujudkan kemandiriannya.

2.            Bantuan pemerintah jangan menjadi “pembodohan” bagi masyarakat:  Bagi saya, Kompesasi BBM dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) merupakan “pembodohan” bagi masyarakat. Sebab dengan bantuan seperti itu, masyarakat diciptakan menjadi “pemalas”. Pemerintah ke depan hendaknya menfasilitasi kebutuhan masyarakat, misalnya membangun sarana transportasi ke desa yang terpencil, menyediakan irigasi dan pupuk bagi para petani, membangun kembali koperasi-koperasi untuk para nelayan, buruh, dan petani, dan mefasilitasi kebutuhan pendidikan seperti perpustakaan, laboratorium, komputer di sekolah-sekolah.

3.            Pemberantasan korupsi:  Perilaku korupsi menjadikan negara dan bangsa ini terpuruk dalam derita kemiskinan.  Memang pemberantasan korupsi sudah diawali oleh pemerintah saat ini (2004-2009)  yang walaupun belum maksimal. Dalam kerangka peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat, pemerintah ke depan harus melanjutkan “pemberantasan korupsi dengan penanganan yang intensif dan maksimal. Agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kekayaan negeranya.

4.            Pemerintah ke depan harus mampu memelihara kemajemukan bangsa:  Banyak persoalan yang terjadi di negeri ini karena disebabkan perbedaan yang dipolitisasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab seperti kasus Poso, dan Ambon . Untuk mejaga kekondusifan dan perdamaian di negeri ini, pemerintah ke depan harus menghapus Undang-undang (UU) dan keputusan yang menguntungkan suku, agama, dan golongan tertentu.  Pemerintah juga harus tetap memegang teguh ideologi negara Indonesia yaitu Pancasila dan UUD 1945. Sebab ideologi Pancasila dan UUD 1945 buah dari karya pejuang-pejuang kemerdekaan Republik Indonesia ini, yang  kemampuannya untuk mengayomi dan melindungi kebebasan setiap warga negara Indonesia telah teruji.

Bagi saya, Presiden dan wakil Presiden 2009-2014 bukan hanya pilihan rakyat, tetapi juga pilihan Tuhan. Saya meyakini bahwa kepemimpinannya mampu mewujudkan kesejahterah rakyat, kemandirian bangsa, keadilan, penegakan hukum, dan mampu memelihara kedamaian di negeri ini.

Kiranya Tuhan yang melindungi dan memberkati Pemerintahan daripada Presiden dan Wakil Presiden RI 2009-2014. Terima kasih.

 

Sibuluan Raya, 17 Juli 2009

 

 

 Sumber image: iefeuii.multiply.com

 

Nama                                      : Pdt.  Fortunate Sukses MM Siagian, STh

Tempat/Tanggal lahir            : Habatu, 23 April 1979

Pekerjaan                               : Pendeta

Telepon                                   : (0631) 371-723/081362056725

Email                                       : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."