Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai

Login & Kirim Warta



Komentar Warga

Kolom Pewarta
Kriteria Calon Presiden Masa Depan (142/.....
20/05/2012 | Muhammad Haries

KOPI - Seperti yang kita ketahui pemilu capres dan cawapres semakin waktu semakin dekat. Seluruh ele [ ... ]



Yang Terpinggirkan
Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kand.....
22/04/2012 | Imi Suryaputera

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis  [ ... ]


Foto Pewarta
Aldi FebrianSinergi Layanan Pasien Dhu'afa dengan PPWIApanya yang di segel..
Gelora Sepeda
TelkomVision Gandeng Kemensos Gelar INDO.....
21/05/2012 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI - TelkomVision dalam usianya yang ke-15 kian menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan kualitas produk yang baik, kemudahan layanan, dan kepedulian terhadap k [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 5024
Isi : 8250
Content View Hits : 1861754
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini2186
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin4119

Warga Online : 71
IP Kamu : 38.107.179.216













Inspirasi Curhat Salvana, Ibu Satu Anak Penderita Kanker Serviks
Pemberitahuan: Bagi Peserta Lomba Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional tentang RI-Maroko yang belum mendapatkan kiriman Piagamnya hingga saat ini, mohon beritahukan ke Panitia melalui SMS/Call ke 081371051875 (Mbak Wina), PPWI akan mengirimkan soft-copy Piagam dimaksud melalui email yang bersangkutan. Untuk itu, kirim SMS ke nomor HP 081371051875 dengan format: NAMA LENGKAP spasi (NOMOR ARTIKEL) spasi ALAMAT EMAIL. Contoh: ALVIN TRI DANDY (598/S) noirescence@yahoo.com. Mohon segera dan beritahukan kepada rekan lainnya yang belum mendapatkan paigamnya juga. Terima kasih.

Salvana, Ibu Satu Anak Penderita Kanker Serviks

KOPI, Bukittinggi - Kanker Serviks lebih di kenal dengan istilah kanker pada mulut rahim, merupakan penyakit nomor satu yang bisa merenggut nyawa perempuan di seluruh dunia, penyakit dengan cara perlahan mematahkan fungsi daya tubuh. Salvana, (34), ibu dari satu orang anak yang selama ini bekerja sebagai operator minyak SPBU Jati Padang, yang telah di gelutinya selama tiga tahun terakhir, sementara keberadaan suaminya telah lama meninggalkannya.

Awal tahun 2010 Lena biasa di sapa mengalami sakit pada perut bagian bawah, semula rasa sakit itu hanya di anggapnya sebagai sakit datang bulan, namun ketika sakit itu tak kunjung reda, malah menyebabkan makin hari penyakit itu makin menganggu. Lena memeiksakan dirinya ke rumah sakit terdekat, dengan membawa ke dokter bagian penyakit dalam, ternyata hasil deteksi dokter menyatakan bahwa Lena dapat penyakit kanker mulut rahim stadium 3. Dokter menyarankan agar Lena segera dapat perawatan berupa kemoterapi dan operasi, mengingat kondisi keuangan Lena yang tidak memungkimkan dirinya di rawat akhirnya Lena hanya menghabiskan obat sebagai penahan sakit dari dokter.

Kamis, (2/6/2011), seluruh karyawan dan relawan PKPU Bukittinggi yang di pandu langsung oleh Kepala cabang Tomi Abdullah, pergi kerumah Lena, tepatnya di Parak Pengambiran RT 001/003 Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX Kec. Lubuk Begalung Padang, melihat perkembangan Lena setelah mendapatkan informasi awal dari salah satu karyawan PKPU. Ternyata Lena tidak bisa lagi duduk, mengingat makin sakit penyakit yang dideritanya, dan kakinya makin besar, lain halnya dari informasi semula, Lena bisa duduk. Melihat kondisi rumah dan kondisi Lena, membuat semua yang melihatnya tidak mau berdiam diri, ingin sekali membantunya, namun apa daya saat itu keinginan Lena untuk bisa cepat di rawat belum terpenuhi mengingat kondisi yang tak memungkinkan Lena dibawa ke rumah sakit.

Daging tinggal pembalut tulang, sesuai info yang diperoleh awal 2011, operasi untuk Lena belum dapat dilakukan, rasa sakit belum berkurang walau telah melakukan kemoterapi satu kali, malah penyakitnya itu semakin menjadi dan mengakibatkan Lena hanya terbaring lemas di atas tempat tidur dengan posisi kaku. Berdasarkan hasil labor yang kedua ternyata kanker telah menjalar sampai ke tulang, rahim dan saluran kemih, berat badan Lena kini tidak sampai 30 Kg. Rasa sakit menyebabkan Lena tidak bisa tidur sama sekali.

Lewat lembaga kemanusiaan PKPU Lena meminta agar dirinya cepat dapat perawatan, karena ia tidak sanggup lagi menahan sakit yang membuat Lena tak bisa beraktifitas seperti biasa lagi. Makan dan minum di tempat tidur bahkan buang hajad pun sering di lakukan di sana, mengingat kakinya yang makin hari makin besar.

Bagi Bapak/ ibu yang tersentuh kami PKPU Bukittinggi siap membantu menyalurkan apapun yang bapak ibu berikan, mengingat bantuan sesenpun sangat berarti bagi ibu Salvana.

Comments
Add New
adela putri  - slalu berharap kasih sayang seorang papah   |30-10-2011 22:12:01
andai ada yg mengerti perasaanqw pedihnya hati ini ditinggal dan dilupakan selama 12thn sama
papah.disisi lain aku senang karena aku mempunyai 2papah & 2 mamah,&itu tandanya banyak yg sayang
sama aku.tapi disisi lain aku sedih karena kedua orang tuaku erai dengan tragis.ternyata papah
nikahi mamahku statusnya sudah mempunyai istri ber anak2.sakitnya hati mamahqw,sayasebagai anak satu
satunya ggak pernah rela disakitin sama siapapun termasuk papah menyakiti mamah aku.



sekian......................
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."