Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai

Login & Kirim Warta



Komentar Warga

Kolom Pewarta
Kriteria Calon Presiden Masa Depan (142/.....
20/05/2012 | Muhammad Haries

KOPI - Seperti yang kita ketahui pemilu capres dan cawapres semakin waktu semakin dekat. Seluruh ele [ ... ]



Yang Terpinggirkan
Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kand.....
22/04/2012 | Imi Suryaputera

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis  [ ... ]


Foto Pewarta
datangnya orang no.1 dijakarta bapak gubrnur kemasBupati Kobar yang telah dilantik Ingin membangunDaDSC00749
Gelora Sepeda
TelkomVision Gandeng Kemensos Gelar INDO.....
21/05/2012 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI - TelkomVision dalam usianya yang ke-15 kian menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan kualitas produk yang baik, kemudahan layanan, dan kepedulian terhadap k [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 5024
Isi : 8250
Content View Hits : 1861788
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini2223
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin4119

Warga Online : 80
IP Kamu : 38.107.179.217













Inspirasi Curhat Program Layanan Kesehatan bagi Warga Miskin Kurang Disosialisasikan
Pemberitahuan: Bagi Peserta Lomba Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional tentang RI-Maroko yang belum mendapatkan kiriman Piagamnya hingga saat ini, mohon beritahukan ke Panitia melalui SMS/Call ke 081371051875 (Mbak Wina), PPWI akan mengirimkan soft-copy Piagam dimaksud melalui email yang bersangkutan. Untuk itu, kirim SMS ke nomor HP 081371051875 dengan format: NAMA LENGKAP spasi (NOMOR ARTIKEL) spasi ALAMAT EMAIL. Contoh: ALVIN TRI DANDY (598/S) noirescence@yahoo.com. Mohon segera dan beritahukan kepada rekan lainnya yang belum mendapatkan paigamnya juga. Terima kasih.

Program Layanan Kesehatan bagi Warga Miskin Kurang Disosialisasikan

KOPI, Jakarta - Mungkin sudah tidak asing lagi tentang jaminan program kesehatan di DKI Jakarta untuk masyarakat yang membutuhkannya untuk keringanan ataupun pembebasan pembiayaan dirumah sakit, mungkin bukan satu atau dua permasalahan bila pengajukan permohonan jaminan kesehatan ketika dirumah sakit dalam penerbitan SURAT JAMINAN KESEHATAN.

Satu contoh seorang warga Kartini-Jakarta Pusat Ibu Suheni (45 thn) yang ingin meminta jaminan kesehatan untuk suaminya berobat atau membutuhkan perawatan dan tindakan medis (Radiotrafi) dirumah sakit Cipto Mangon Kusumo, Saat KOPI mewawancarai (25/7) Ibu Suheni (45thn) yang beralamat Jln. Kartini XIII Rt.012/Rw.002 Kel. Kartini Kec. Mangga Besar - Jakarta Pusat, menceritakan ketika sang suami ingin meminta jaminan kesehatan di rumah sakit RSCM, “saya bingung pak..?! ketika saya meminta jaminan kepada petugas rumah sakit amat dan sangatlah rumit.., sedangkan suami saya sangat membutuhkan perawatan karena saya tidak mempunyai dana untuk pembiayaan suami saya..?? padahal saya mempunyai GAKIN, memang suami saya yang sekarang ini yang ke-2 hingga belum terdaftar sebagai anggota GAKIN tapi diakan tetap suami saya yang sah...!!” tambahnya. “Jika saya mempunyai biaya, saya tidak akan memohon dan antri berjam-jam seperti meminta belas kasihan orang..” sambil emosi menegaskan egonya.

Ketika KOPI menanyakan hal tersebut kepada Petugas DINAS KESEHATAN ibu Drg.Yuditha.E.Mkes Selaku Kepala UPT Jamkesda, dengan pesan singkat, “Dinas Kesehatan tidak akan pernah tinggal diam untuk tindak lanjut pasien MISKIN di rumah sakit bila dipersulit oleh para petugas rumah sakit..?!

"Memang setiap petugas di rumah sakit mempunyai hak, tapi tetap saja setiap rumah sakit wajib melayani warga miskin yang membutuhkan perawatan..?!” menambahkan dalam pesan singkatnya. “Itulah pak rumah sakit yang tidak membaca JUKLAK Jaminan Kesehatan.., hingga banyak problem dalam prosedur yang mungkin mereka buat sendiri..!!”

Dengan waktu bersamaan KOPI melanjutkan mewawancarai Petugas GAKIN dirumah sakit RS. Cipto Mangunkusumo, berinisial “IL” (43thn), “Saya dan petugas di rumah sakit ini tidak pernah mempersulit pasien, semua disamaratakan, jadi jika ada masalah dalam permohonan jaminan kesehatan itu mungkin kesalahan keluarga pasien,” Ia melanjutkan penjelasannya, ”Saya hanya ikuti prosedur yang berlaku, dan saya tidak pernah mempersulit masyarakat untuk memohon jaminan kesehatan untuk keringanan biaya..??” sambil senyum meninggalkan wawancara.

Apa yang sebenarnya terjadi dalam masalah permohonan jaminan kesehatan dsetiap irumah sakit untuk keringanan pembiayaan..?? apa system aturan, atau masyarakatnya yang kurang memahami atuaran main dalam permohonan jaminan tersebut, atau mungkin kurangnya sosialisasi antara pemerintah dengan masyarakat..??.(lanna/cs)

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."