Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai

Login & Kirim Warta



Komentar Warga

Kolom Pewarta
Kriteria Calon Presiden Masa Depan (142/.....
20/05/2012 | Muhammad Haries

KOPI - Seperti yang kita ketahui pemilu capres dan cawapres semakin waktu semakin dekat. Seluruh ele [ ... ]



Yang Terpinggirkan
Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kand.....
22/04/2012 | Imi Suryaputera

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis  [ ... ]


Foto Pewarta
RatancaMusik di Tenis Indoor SenayanAldi Febrian
Gelora Sepeda
TelkomVision Gandeng Kemensos Gelar INDO.....
21/05/2012 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI - TelkomVision dalam usianya yang ke-15 kian menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan kualitas produk yang baik, kemudahan layanan, dan kepedulian terhadap k [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 5024
Isi : 8250
Content View Hits : 1861813
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini2253
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin4119

Warga Online : 69
IP Kamu : 38.107.179.219













Inspirasi Curhat Penuturan H. Iin: Suamiku Berpindah ke Lain Hati
Pemberitahuan: Bagi Peserta Lomba Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional tentang RI-Maroko yang belum mendapatkan kiriman Piagamnya hingga saat ini, mohon beritahukan ke Panitia melalui SMS/Call ke 081371051875 (Mbak Wina), PPWI akan mengirimkan soft-copy Piagam dimaksud melalui email yang bersangkutan. Untuk itu, kirim SMS ke nomor HP 081371051875 dengan format: NAMA LENGKAP spasi (NOMOR ARTIKEL) spasi ALAMAT EMAIL. Contoh: ALVIN TRI DANDY (598/S) noirescence@yahoo.com. Mohon segera dan beritahukan kepada rekan lainnya yang belum mendapatkan paigamnya juga. Terima kasih.

Penuturan H. Iin: Suamiku Berpindah ke Lain Hati

Suamiku punya WIL, tapi tak punya perasaan; suamiku jalan dengan mahasiswa Stikes.

KOPI, Hj. Iin (disamarkan) ibu muda 2 anak asal Desa Jinato Kecamatan Takabonerate kabupaten kepulauan Selayar hanya bisa menunduk lesu saat mendengar rekaman pembicaraan suaminya N dengan seorang perempuan berinisial P 21 thn yang belakangan diketahui adalah seorang mahasiswi smester 5 STIKES PANRITA HUSADA BULUKUMBA Kelas Selayar yang berada di Kabupaten Bulukumba. "Sungguh membuat hati saya remuk redam, sepertinya saya tidak akan pernah mampu menerima hal ini," tutur Iin, yang terlihat sangat sedih sambil memangku anak perempuannya berusia 2 tahun.

Iin melanjutkan bahwa suaminya bekerja sebagai pedagang ikan hidup yang selama ini telah membuat kehidupan mereka boleh dibilang cukup mapan di antara warga Desa Jinato. Tabiat suaminya akhir-akhir ini memang sangat jauh beda dengan sesama pertama kali bertemu. Malah saat ini aktivitas suaminya kebanyakan berada di luar kampung.

"Awalnya saya belum dan tidak pernah curiga, kalaupun banyak kerabat yang telah membisikkan kelakuan Bapak dari anak itu," ujar Iin. Informasi terakhir yang didengar Iin dari kawan dekat perempuan yang tega telah mempermainkan rumah tangganya ialah suaminya N telah melangsungkan pernikahan dengan P wanita perawat yang belum pernah dilihatnya. Namun hal ini pun ditepisnya, bahwa dirinya tidak akan pernah bisa percaya bila tidak melihat langsung, sehingga untuk membuktikannya saya harus turun langsung mencari tahu.

Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih, dalam keraguan Iin atas apa yang didengarnya dari semua kerabat, tiba-tiba seorang teman Iin mengirimkan sebuah rekaman percakapan dari sebuah hp ke hp-nya, dimana dalam rekaman tersebut memperdengarkan pembicaraan via telepon antara suaminya dan P yang isinya sangat memalukan serta sebagian besar adalah pembicaraan konyol berbau tabu yang telah mereka lakukan selama ini. Selain itu Iin juga melihat dan diberi selembar foto yang gambarnya adalah gambar mesra antara suaminya dan P.

Remuk sudah semuanya, harapan hidup bahagia bersama anak-anak dan suami tercinta buyar semuanya. "Entah apa yang harus kulakukan, yang pasti saya tidak akan pernah mau menerima kenyataan ini. Terkahir saat semuanya kuutarakan ke suamiku, saya malah mendapat kata-kata sercaan dan hinaan yang ditutup dengan asu atau anjing," imbuh Iin dengan sedih. (AI)*

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."


Artikel Lainnya:
Artikel Lainnya: