Kritik terhadap SMK yang Membuka Program Keahlian TKJ di Mandau
KOPI, Kecamatan Mandau adalah suatu potensi yang cukup menjanjikan khususnya di bidang teknologi dan informasi, dengan jumlah penduduk 256.108 jiwa dan tersebarnya perusahan-perusahaan migas dibawah Chevron. Peluang-peluang ini bisa dimanfaatkan oleh SMK-SMK yang membuka JurusanIT di Kec. Mandau. Tentunya dengan Program Link and Match yang telah di cetuskan oleh Bpk Prof. Dr. Wardiman Joyonegoro kala itu. Peluang ini bisa terabaikan tatkala skill dari siswa-siswi tidak memadai untuk bekerja dalam konteks standar perusahaan.
Dengan perubahan waktu dan perkembangan teknologi yang begitu pesat, dituntut para pengembang pendidikan, khususnya para pendidik SMK IT untuk lebih ekstra guna menciptakan tenaga-tenaga profesional dibidang IT tentunya.
Namun semua ini hanya isapan jempol belaka, seperti yang dikatakan oleh salah satu siswa SMKs Swasta yang telah membuka Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di Kec. Mandau.
Untuk itu, ini seharusnya menjadi tamparan bagi Kepala Sekolah yang telah membuka Program keahlian tersebut. Jangan asal dan menempatkan Guru IT yang sebenarnya orientasinya bukan hanya pelaporan, namun yang lebih penting adalah praktek dilapangan.
Ketika pewarta melakukan Search di Google untuk mencari informasi tentang sekolah SMK yang membuka Prohgram Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan tidak sama sekali dijumpai informasi berupa website resmi, kalau kita melihat kebelakang bahwa SMK-SMK yang membuka Program Keahlian tersebut sudah diawali oleh salah satu SMK swasta di era thn 2003, namun kenapa tidak dilakukan pengembangan tersebut. Ada apa sebenarnya?. Sedangkan biaya untuk menyewa domain dan hosting dapat dikatakan sangat murah jika dibandingkan dengan keberadaan fisik sekolah dan peralatan-peralatan (Hardware) dilabor sudah cukup canggih dengan teknologi terbaru dari bantuan Pemerintah.
Justru pewarta menjumpai Website salah satu SMPN yang dikepalai oleh ES. dan SMAN yang dikepalai oleh Ir. yang notabene adalah tidak mambuka Program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan, namun mengapa mereka bisa dan mampu?
Saat berita ini diturunkan, pewarta masih terus melakukan searching dengan paman google untuk mencari data dalam website resmi.
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- "Teguran Berharga", Kisah Seorang Guru Asrama
- Penuturan H. Iin: Suamiku Berpindah ke Lain Hati
- Trend Beragama yang Aneh
- Program Layanan Kesehatan bagi Warga Miskin Kurang Disosialisasikan
- Aneh, Masuk Kawasan Industri Makassar Bayar
- Anak Keluaga Miskin Penderita Hernia Butuh Perhatian
- Illegal Logging Marak di Kuansing
- Iklan Menyesatkan Tentang Premium???
- Edi Yulisman, 14 Tahun Mengidap Penyakit Gula Basah
- Malam Keprihatinan dan Doa Bersama untuk Ruyati
- Salvana, Ibu Satu Anak Penderita Kanker Serviks
- Pelayanan ATM BRI Cabang Parepare Mengecewakan
- Mayoritas Rumah Sakit di DKI Mengutamakan Kepentingan Manajemen daripada Pelayanan Kesehatan
- Pelayanan Dispenduk Capil Kota Surabaya Kurang Memadai
- Surat Terbuka untuk Presiden RI: Bupati Selayar Arogan dan Sewenang-wenang


























