Jari Tangan Putus, Tidak Dapat Santunan
KOPI, Bagi kalangan buruh, Pengawasan dalam hal ketenagakerjaan sangatlah kurang sebab banyak hal tentang masalah perburuhan tidak bisa diharapkan kepastian penyelesaiannya. bisa kita lihat dengan maraknya aksi demo buruh yang menuntut diterapkannya Undang-Undang Ketenagakerjaan Tahun 2003 secara Konsisten dan benar.
Salah satunya aksi Demo yang dilakukan karyawan PT. Aneka Jazuma Plastik berlokasi di Jl. Kedinding tengah no. 25-27 di ikuti sekitar 25 orang yang tergabung dalam Serikat Pekerja Buruh Nusantara (SOBURA) Surabaya dengan Penanggung jawabnya M. Zazuli beralamat di Jl.Petemon 1 no.11 c. Aksi demo dilakukan di depan perusahaan mereka bekerja mulai pukul 0900 sampai dengan pukul 10.00 namun sayang saat Wartawan Online Pewarta Indonesia akan konfirmasi ke pihak menejemen perusahaan, info yang kami peroleh dari sumber yang bisa di percaya ternyata secara mendadak perusahaan meliburkan karyawan yang masuk shift pagi dan siang dan yang shift malam tetap bekerja seperti biasanya tatkala mendengar akan ada aksi demo.
Rata rata karyawan PT. Aneka Jazuma Plastik masa kerjanya diatas 15 tahun dan jumlah karyawannya kurang lebi sekitar 200 orang yang terbagi dalam 3 shift namun sangat ironi tidak ada satupun yang di ikutkan program jamsostek lalu dimana fungsi Pengawasan Dinas terkait akibat adanya aksi demo ini.
Demo dilakukan untuk menuntut kepada Pengusaha agar mengikut sertakan ke dalam program Jamsostek seperti yang diamanatkan undang undang no.3 tahun 1993 tentang Jamsostek dan tuntutan ini adalah hal Normatif karena tanpa diminta sekalipun hal ini merupakan sebuah kewajiban Pengusaha.
Penanggung Jawab aksi M. Zazuli ketika di konfirmasi Wartawan online Pewarta Indonesia sehubungan dengan aksinya beliau menjelaskan, "Coba Anda bayangkan mas seorang karyawan yang mengalami kecelakaan kerja dengan kondisi jari terputus akibat terkena mesin pemotong kertas dan cacat tetap tidak mendapatkan bantuan pengobatan dan santunan lalu dimana kami harus mengadukan hal ini?" Menurutnya, di Dewanlah tempat yang tepat untuk menyampaikan keluh kesahnya.
Selanjutnya aksi demo buruh ini berpindah lokasi di gedung DPRD kota Surabaya, karyawan yang ikut menuju gedung Dewan semuanya menggunakan transportasi sepeda pancal dan di sana mereka diterima Komisi D dan dari perwakilan buruh diminta 5 orang diantaranya Supriyati, Siti Muamanah selaku Korlap dan anggotanya Heni. Masrupah, serta salah satu korban kecelakaan kerja yang putus jari tangannya yang bernama Semi.
Setelah mendengarkan keluhan buruh secara seksama, anggota dewan sangat memahami dan akan berupaya mencarikan jalan keluar serta berjanji sekitar tanggal 29 november 2011 nanti akan memanggil pengusaha PT. Aneka Jazuma Plastik ke Dewan kota Surabaya beserta buruhnya yang di wakili Serikat Pekerja Sobura untuk menyelesaikan masalah ini agar tidak berkepanjangan.
Anggota dewan juga mengatakan dalan pertemuan nanti tidak usah takut untuk berbicara sampaikan apa adanya sesuai yang pekerja alami dan apa yang diharapkan untuk penyelesaiannya.
Aksi ini selesai pukul 12.00 siang dan kelihatan buruh sangat puas dengan apa yang disampaikan anggota dewan Surabaya dan demo berakhir dengan lancar tanpa ada tindakan anarkhis. EKO S
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- ACC Tarik Paksa Mobil Nasabah
- Ini Kisahku di Tanoh Indatu ”Aceh”
- Kritik terhadap SMK yang Membuka Program Keahlian TKJ di Mandau
- "Teguran Berharga", Kisah Seorang Guru Asrama
- Penuturan H. Iin: Suamiku Berpindah ke Lain Hati
- Trend Beragama yang Aneh
- Program Layanan Kesehatan bagi Warga Miskin Kurang Disosialisasikan
- Aneh, Masuk Kawasan Industri Makassar Bayar
- Anak Keluaga Miskin Penderita Hernia Butuh Perhatian
- Illegal Logging Marak di Kuansing
- Iklan Menyesatkan Tentang Premium???
- Edi Yulisman, 14 Tahun Mengidap Penyakit Gula Basah
- Malam Keprihatinan dan Doa Bersama untuk Ruyati
- Salvana, Ibu Satu Anak Penderita Kanker Serviks
- Pelayanan ATM BRI Cabang Parepare Mengecewakan


























