Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta
            Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

Pewarta Online

Komentar Warga

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
Remaja Kuningan Gagas Gerakan Gemar Bers.....
22/02/2013 | Andri Ana

KOPI, Kuningan – Untuk mengurangi kenakalan remaja di jalanan, memang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan olahraga bersepeda. Hal tersebutlah yang dirintis oleh beberap [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 6169
Isi : 8778
Content View Hits : 3056060
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini543
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin7792

Warga Online : 141
IP Kamu : 54.242.233.11
Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Curhat Nenek Kami yang Berumur I06 Tahun Wafat Hari Ini

Nenek Kami yang Berumur I06 Tahun Wafat Hari Ini

KOPI, Inna lillahi Wainna Ilaihi Rajiun, di sebuah Gampoeng yang bernama Alue Sijuek, Kecamatan Pudada, Bireuen – Aceh, nenek kami Tiaminah Binti Teungoeh meninggal dunia pada hari ini rabu 30 November 2011, jam 1.00 tengah hari.

Menurut keterangan yang saya terima dari anak lelakinya yang bernama Zakaria Bin Johan yang bertugas sebagai Imum Mukim Pinto Bate sejak 2007 hingga sekarang, memberitau bahwa ibu nya itu atau nenek kami kini berumur 106 tahun, beliau lahir pada 17 Juni 1905, dan beliau merupakan warga Gampoeng Alue Sijuek yang paling tua tatkala beliau masih hidup.

 

Rencana besarnya, kami akan memakamkan beliau pada hari kamis pagi di tanah perkuburan samping Meunasah Alue Sijuek sambung anaknya itu. Pemakaman akan di laksanakan setelah semua cucunya berkumpul (karna itu merupakan salah satu wasiatnya), sempat juga saya tanya, bagaimana dengan saya, mereka bilang, Masyiek (nenek) telah mengecuali kan kamu dalam wasiatnya, karena kamu tinggal jauh sekali.

Agenda lain yang sudah di rencanakan selepas sembahyang mayit besok adalah Samadiah Tamat, dan mengaji di kuburannya oleh keluarga secara bergilir, yang di mulai begitu saja beliau di makamkan hingga selesai pada jumat.

Tiaminah Binti Teungoeh yang bersuamikan Johan singga saat ini memiliki 6 orang anak, 23 cucu, dan 43 cicit.

Di beritaukan juga bahwa Johan suami Tiaminah Binti Teungoeh sangat dikenal dengan nama Pang Bouk, menurut sumber keluarga terdekat, ketika kami tanya kenapa dipanggil Pang Bouk, gelar tersebut di dapat ketika perang Medan tempo dulu.

Kami beritaukan juga bahwa rumah kami di Gampoeng Alue Sijuek, Pucoek Alue Rheng, Kecamatan Peudada, Bireuen – Aceh, selalu terbuka untuk menerima siapa saja tamu yang datang berkunjung dan berdoa kepada almarhumah ibu kami sebut Zakaria Bin Johan yang sedang berduka.

Demikian, kabar dari kami keluarga besar Tiaminah Binti Teungoeh, semoga nenek kami di tempatkan di syurga oleh Tuhan, Amin!

Tarmizi Age (Mukarram), mewakili Keluarga Besar Tiaminah Binti Teungoeh

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."