Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Kuliner

KULINER

MAXX COFFEE Gelar Promo MAXX Merdeka 17ribu di Hari Kemerdekaan RI ke-72

KOPI, Jakarta – Menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72, MAXX COFFEE kembali menghadirkan promo “MAXX Merdeka”. Dalam promo ini MAXX …

Baca selengkapnya...

 

“MSP Coffee” Kumpulan Anak Muda Doyan Ngopi, Sajikan Kopi Single Origin Asli Indonesia

KOPI, Tangerang Selatan – Buat kamu yang lagi nyari kopi asli Indonesia atau para penikmat kopi sejati, Kedai Kopi yang satu ini bisa jadi tempat nong…

Baca selengkapnya...

 

Riko GM Warung Koffie Batavia Tawarkan 5 Jenis Kopi Pilihan

KOPI, Pekanbaru - Tempat nongkrong satu ini menawarkan konsep makan dan bersantai dalam suasana di Mall. Anda bisa menikmati makanan khas Jepang sam…

Baca selengkapnya...

 

MAXX COFFEE Buka Outlet di Pattimura Makassar, Gelar Promo Buy 1 Get 1

KOPI, Jakarta - MAXX COFFEE jaringan coffee shop asli dari Indonesia, dibawah naungan Lippo Group melalui PT. MAXX COFFEE PRIMA, kini semakin melebark…

Baca selengkapnya...

 

Crew Kapal Layar SMF Menikmati Kopi Aceh

KOPI, Jakarta - Perhelatan Sabang Marine Festival (SMF) 2016 telah berlalu. Acara yang digelar sejak tanggal 26-30 April 2016 telah ditutup secara resmi di Sabang. Pada hari terakhir acara Sabang Marine Festival (SMF) 2016 maka para peserta diajak ke Banda Aceh untuk city tour/keliling kota. Rombongan Sabang Marine Festival (SMF) 2016 pagi-pagi telah bersiap menuju pelabuhan Balohan Sabang. Dengan menumpang kapal cepat akhirnya para peserta Sabang Marine Festival (SMF) 2016 akhirnya tiba di pelabuhan Ulee Lheue. Disini rombongan Sabang Marine Festival (SMF) 2016 disambut oleh utusan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Panitia menyiadakan dua buah bus untuk mengangkut semua rombongan. Dalam rombongan Sabang Marine Festival (SMF) 2016 ini terdiri atas 50 orang yaitu 35 orang turis asing dan sisanya turis lokal. Data terakhir menunjukan ada 18 yatch (kapal layar) yang ikut serta dalam Sabang Marine Festival (SMF) 2016. Selanjutnya setelah acara penyambutan, para peserta diajak mengelilingi kota Banda Aceh. Rute kali ini adalah pelabuhan Ulee Lheue, melewati mesjid Baiturrahim, jembatan lamjame. Terlihat dari jauh disebelah kiri jembatan lamjame yaitu kawasan mesjid Turki, PUSPIATUR (Pusat Sejarah Peradaban Islam Aceh Turki). Bus kemudian belok kiri ke arah Lampoh Daya, Simpang Dodik, Lamtemen Barat, Lamtemen Timur, Simpang Tiga dan berhenti di salah satu warung kopi di Seutui. Disini sudah dipersiapkan 3 buah meja panjang untuk seluruh rombongan. Kopi hitam, kopi susu atau kopi sanger adalah campuran kopi dan susu kental manis. Dimana komposisinya adalah 3:1 antara kopi dan susu. Untuk kopi harus kopi asli dari daratan Aceh dan disaring dengan gaya barista saring bukan menggunakan mesin kopi. Semua turis yang datang sangat senang menikmati kopi khas Aceh ini. Aneka kue turut tersaji seperti kue risol, kue lapis, kue coklat, bingkang. Setelah ramah tamah dan berfoto sejenak akhirnya beberapa orang peserta Sabang Marine Festival (SMF) 2016 menuju dapur untuk melihat langsung cara penyajian kopi sanger Aceh. Tiga orang peserta Sabang Marine Festival (SMF) 2016 berkesempatan demontrasi langsung dan kopinya dapat langsung diminum ditempat. Terkesan melihat ciri khas kopi Aceh beberapa orang peserta Sabang Marine Festival (SMF) 2016 juga membeli kopi bubuk ini untuk dijadikan souvenir dan dibawa pulang ke negaranya masing-masing.

 

Nikmatnya Menu Enthok Slenget dari Yogya

KOPI - Selain menjadi kota budaya, kota pendidikan dan kota perjuangan, Yogyakarta ternyata memiliki julukan kota kuliner.  Ada hal yang baru dalam dunia kuliner di indonesia yang kemungkinan hanya di temukan diwilayah yogya. Menu yang dimaksud adalah enthok slenget yang marak jadi buah bibir masyarakat yogya.

Baca selengkapnya...

 

Kepiting Cangkang Lunak Diminati Pasar Eksport

KOPI, Kendal - Wilayah Kendal khususnya memiliki wilayah pantai yang cukup luas. Membentang dari timur kebarat. Berbatas dengan kota Semarang di bagia…

Baca selengkapnya...

 

Bersodakoh dengan Berburu Keong Mas

KOPI - Pila ampullacea atau biasa disebut keong, seringkali membuat petani resah. Hewan ini adalah hama abadi bagi petani. Suhadi atau yang dikenal de…
 

Launching Latanza Resto dan Cafe

KOPI, Pekanbaru - Kota Pekanbaru memiliki beragam kuliner , puluhan resto dan cafe menyajikan masakan khas Riau. Ditengah sengitnya kompetiror bisnis …

Baca selengkapnya...

 

FoodEnak, Aplikasi Food Directory Karya Anak Bangsa

KOPI – Startup food directory “FoodEnak” baru saja dirilis di Jakarta, sebuah aplikasi karya anak bangsa dengan target kaum urban pecinta kuliner yang…

Baca selengkapnya...

 

Sego Pager Khas Kuliner Godong Grobogan Jawa Tengah

KOPI, Grobogan - Sego pager merupakan khas kuliner di Kecamatan Godong Kab Grobogan Jawa Tengah, kuliner sego pager sekilas mirip nasi pecel biasa. Perbedaannya terletak pada sayuran yang diiris-iris serta dicampuri bumbu kelapa yang sedap. Jadi lebih terasa gurih jika dimakan. Sayuran yang di pakai antara lain daun pepaya singkong, kacang panjang, toge/kecambah, petai cina/lamtoro, dan daun lamtoro yang masih muda yang semuanya direbus matang kemudian diiris kecil-kecil.

Baca selengkapnya...

 

Dua Hari "Festival Makanan" di Balai Kota Semarang

Festival Makanan                     KOPI, Semarang - Selama dua hari kegiatan Festival Makanan "Battle  Of Semarang" terselenggara mulai 17-18 Oktorber 2015…
 

Pasar Santa Semakin Meriah Dengan Kehadiran “Rabu Rasa”

KOPI – Dua Belibis, saus yang terkenal memiliki cita rasa istimewa dan berkualitas tinggi, bekerjasama dengan para tenant di Pasar Santa, menggelar ac…

Baca selengkapnya...

 

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui “Online McDelivery Cashless Promo”

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pelanggan M…

Baca selengkapnya...

 

Sentra Makanan Ringan Plered HasilkanTransaksi Milyaran Rupiah

KOPI, CIREBON – Bagi para pedagang makanan ringan, nama Plered Kabupaten Cirebon nampaknya bukan nama asing. Sebab kota kecamatan yang terletak wilayah barat menuju Bandung ini sudah terkenal puluhan tahun sebagai sentra industri makanan ringan teresar di Jawa Barat.

Pembelinya pun tidak hanya datang dari kota-kota di Jawa Barat, tetapi meliputi hampir Pulau Jawa dan sebagian Sumatra, Bali dan Madura.

Baca selengkapnya...

 

Kami Menjual Susu Kambing Etawa

KOPI - Kami Produsen susu kambing etawa bubuk organik, Salah satu Pusat pabrik terbesar di indonesia, Kami mengolah susu kambing etawa dalam bentuk bubuk sehingga mempermudah konsumen dalam mengkonsumsi susu kambing etawa, Kami sedia susu kambing dalam berbagai macam ukuran, kami juga menyediakan susu kambing etawa bubuk dalam ukuran sachet, untuk info lebih lanjut bisa langsung hubungi Bapak Rully.

Baca selengkapnya...

 

Wajib Jum'at Jamu Ala Ndoro Ayu Batam - " Nyonya Sumali DPRD "

KOPI, BATAM - Kini, Jamu tradisional, yang merupakan produk herbal asli Indonesia, benar-benar diharapkan pemerintah, untuk bisa masuk pasar dunia Internasional. Dan kini, Jamu betul-betul tengah naik daun, menjadi minuman wajib yang harus dikonsumsi di berbagai Instansi Pemerintah, terutama pada hari Jum'at, dengan pencanangan Wajib Jum'at Jamu, oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani. Hari Jum'at habis senam, minimal minum jamu tradisional. Minuman herbal Indonesia, yang mampu menyehatkan dan menyegarkan badan dan cocok untuk di konsumsi oleh siapa saja.

Baca selengkapnya...

 

Apresiasi Kulinary, demi Perkembangan Pertanian, Perikanan dan Peternakan


KOPI-
Saya ingin supaya orang berusaha mengkomunikasikan antara rakhmatullah adanya bahan-bahan pangan baik nabati maupun hewani, air, garam dan api, di tangan seorang Cheff menjadi kombinasi yang merupakan makanan yang  sehat dan bermutu. Usaha ini mulia dan berguna baik di bidang kesehatan, maupun ekonomi dan kehidupan bermasyarakat yang bermutu. Upaya ini pantas didalami dengan serius, karena upaya seorang Cheff juga sangat serius dan sangat melelahkan.

Upaya petani dan peternak juga tidak ringan, begitu pula pasar yang harus menyediakan bahan baik nabati maupun hewani dalam keadaan yang paling segar yang merupakan pekerjaan tidak ringan karena menyangkut kegiatan banyak orang.

Alangkah baiknya bila hasil semua kegiatan ini di dapur seorang Cheff mendapatkan apresiasi yang bisa dikomunikasikan dengan masyarakat kuas, dengan tepat cepat dan luas sebagai kontribusi pengabdian kepada masyarakat luas.

Sayangnya,  terus terang, untuk kebanyakan komoditas  pangan kita mulai dari bahan baku culinary asal produk pertanian, peternakan dan perikanan di tanah air kita ini masih sangat menyedihkan, baik dari sisi cultivar yang ditanam, cara panen dan perlakuan pasca panen, packaging dan transportasi maupun penyimpanan dari sebagian besar jenis sayuran dan buah buahan.

Yang pasti semua ini tanggung jawab petani, peternak petambak atau nelayan dan pedagang ikan. Bagian cerealia sebagai main staple food : beras. Terhadap beras kita sudah sangat pemilih dalam selera kita. Nasi yang disukai adalah jenis yang putih, agak empuk tidak terlalu lengket, bararoma baik. Tentang warna terutama putih. Dalam penyajian setiap suku di Indonesia mempunyai kesukaan masing masing, tapi umumnya empuk, tidak terlalu lembek dan “pulen” atau “punel”(bahasa Jawa) artinya lunak masi melekat satu sama lain tapi tidak lembek, disajikan dalam keadaan hangat, beraroma segar.

Jenis ini cukup 'fatal' bila diolah menjadi nasi goreng, apa pasal ? Sebagai bahan buku nasi goreng, maka apa boleh buat, tekstur nasi goreng ini tidak kering, dan menyebar keras gumpalan remah demi remah di wajan, ini sangat menganggu selera, karena terlalu kontras dengan lauk yang lain. Mestinya di samping bumbu yang harmonis juga merupakan kesatuan dengan lauk penyerta seperti telur ceplok atau irisan telur dadar irisan mentimun dan tomat, yang juicy tapi meledak di mulut dengan sekali gigit yang bisa menawarkan rasa minyak nasi goreng.

Jenis lain yang 'menyedihkan' di pasar-pasar tradisoonal kita adalah jenis kacang kacangan. Cara memilih kacang-kacangan : sebaiknya sudah terpilih yang cukup bernas dan besarnya merata, menandakan tanamannya tidak terserang hama atau kekurangan air, yang ini gizinya cukup baik.

Bila diperhatikan hasil produk down stream dari kacang-kacangan ini bisa mengubah rasa dan tekstur masakan. Bila bisa dilukiskan dengan kata-kata hasil masakan kacang-kacangan ini dapat membuat para Cheff lebih hati-hati dalam belanja.

Ingat, jenis kacang-kacangan yang telah digerek atau dimakan hama dapat menimbulkan cendawan yang menghasilkan aflatoxin rasanya sangat pahit yang sangat beracun merusak hati (lever). Inilah yang tidak diharapkan hadir di tempat makan umum.

Seni memilih jenis sayur-sayuran: Sayuran yang baik juga harus dipanen tepat waktu, segar dan lunak, jadi rebusan atau hasil masakan harus bisa putus digigit, tapi masih nampak segar dan juicy. Ini adalah hasil dari ketelitian berbelanja di pasar atau kerja supplier sayur yang dengan sendirinya mempengaruhi harga, sebab pantas mendapatkan harga premium mentahnya dan sajiannya.

Upaya untuk menyajikan sayur hingga tingkat ini pantas sekali mendapatkan apresiasi dari peliput warta kuliner dengan kata-kata yang tepat dan mengundang selera, seperti renyah sebagai air turun dari sumber di pegunungan, menabrak bebatuan. Rasa sayur yang membersihkan hati dan mulut, dsb.

Dari sektor pertanian akan sangat menghargai bila dunia sayur-sayuran mendapat harga premium untuk kualitas yang baik, ini bisa terjadi apabila produk masakan dari bahan bahan sayuran ini mendapatkan apresiasi semestinya akan merembet ke harga sayurnya di tingkat petani.

Tips untuk buah untuk sayur : Terong, mentimun, kacang panjang: sebaiknya disajikan sebelum biji mengeras, bahkan sebelum terbentuk sempurna, tandanya kelopak buah masih besar dibandingkan dengan buahnya, sebab bila petani mendapat harga dari bobot, mereka cenderung untuk menjual menunggu agak besar, supaya berbobot, meskipun kualitas sayurnya menurun.

Artinya barang siapa yang menyajikan dalam masakannya buah yang masih berkualitas harus mendapatkan apresiasi berupa insentif yang sepadan. Buah sayur ini bila diiris sesuai tidak terlau tebal tapi tidak terlalu tipis pasti juicy dan crispy. Misal, sudah ada di pasar baby corn, Labu Siem/Waluh Jipang (Jawa tengah), Manisah( Manado), Ketimun Jepang (Minangkabau), Sechium edule dari familia Cucurbitaceae, ketimun, buncis sangat jarang terong.

Sayur daun dataran tinggi : Para pedagang sudah biasa menangani jenis sayur daun yang berasal dari wilayah pegunungan ynag berasal dari wilayah sub-tropik, mulai dari kol (brasicca oleracea ) kol bunga, broccoli, sawi daging, sawi hijau, Sawi Kaylan semua masih bisa distandarkan.

Tapi jika sampai di pasar layu yang tak bisa pulih segar, adalah kesalahan fatal. Cheff harus menghindari sayur dalam keadaan ini. Rasa segar sayuran ini harus dapat digambarkan sehingga mulut kita berair misalnya “rempuk” renyah, keras tapi mudah hancur dan segar meledak dengan kuah dan bumbu yang sederhana, sehingga rasa aslinya di mulut segar serasa ketemu kekasih, lidah dan geligi kita.

Sayur daun tropic: ini sekarang yang menjadi problem pada kulinary tradisional, sebab kekurangan supply barang hingga kurang bermutu. Contohnya bagaimana penjual “pecel” yang sudah jadi landmark kota Madiun lambat laun bisa terancam punah, karena para penjual cenderung seenaknya menyajikan sayur, karena yang ada di pasaran hanya daun-daun tua pucuk-pucuknya tinggal 15 % sayur yang ini liat dan tidak menarik, sungguh ironis.

Sedang pucuk daun Kenikir (Cosmos spp) daun ubi kayu, bayam, kangkung yang muda atau pucuk, dikukus akan berasa manis hancur bila diadu dengan geraham sedikit, seperti hujan rintik-rintik yang hangat menimpa muka kita di kala kita menunggu pertemuan dengan kekasih, tapi sungguh nikmat karena mulut kena hangatnya nasi yang pulen dan saus kacang yang seperti perangsang untuk segera ditelan melegakan dan menghangatkan perut, bisa rasanya dibuat agak pedas, disusul oleh gemeretak kerupuk nasi yang gurih, sungguh pagi yang tak terlupakan sarapan pecel di pinggir jalan dengan piring daun pisang duduk seadanya.

Kini fenomena 'nasi pecel yang benar' itu menghadapi kepunahan karena tidak ada supply sayur yang berkualitas dengan jumlah yang cukup, paling aman bakul pecel menggunakan daun sawi hijau. Buah buahan muda, seperti Sambal Pencit (Mangga Muda) sambal Gandaria yang sudah punah, sambal jeruk sambal (Citrus amblycarpa ),atau Jeruk Limo juga hampir punah tidak dapat digambarkan rasanya karena menambah harum aroma sambal membuat makan lebih bernafsu dan romantis menghilangkan bau terasi.

Saya ragu apakah cucu saya masih akan menikmati makanan semacam ini. Anehnya jeruk sambal ini meskipun besarnya tidak lebih dari kelereng, tapi mampu membuat suasana sambal secobek menjadi sangat memicu selera bila menemani ikan apa saja yang dipanggang.

Rupanya jenis jeruk ini asli dari daerah tropis, bisa hidup dicbawah naungan berbuah sepanjang tahun dilahan seadanya, dan yang penting tidak dijamah penyakit CVPD yang sangat fatal. Sedangkan Gandaria di desa-desa sekitar Bogor pun sudah dilupakan, pohonnya sudah tidak banyak yang tahu, (kampung kami punya sepohon jeruk sambal di bawah rumpun pisang), selama kemarau panjang ini tetep hidup. Pohon ini tumbuh ditanah pingggir jalan kami.

Dengan artikel ini saya mencoba menggambarkan dengan kata-kata yang sangat miskin istilah, guna merangsang datangnya demands dan insentive dari produk sayur yang paling prima, buah sayur dan buah muda ke pedesaan pulau Jawa yang sudah sangat miskin lahan, dengan kebutuhan hidup yang makin mencekik leher. Marilah para jurnalis muda berkarya untuk menghidupkan culinary kita sendiri untuk kita sendiri, guna memperbaiki dunia pertanian kita. Kami menunggu kreativitas anda.(*)

Oleh : Ir. Subagyo, M.Sc, blogger di www.idesubagyo.blogspot.com

 

Gurihnya Gorengan Pantai Malalayang

KOPI, MANADO - Sejuknya angin sore hari sepanjang pantai Malalayang membuai banyak pengunjung yang datang ketempat tersebut, Minggu (4/1). Untuk sam…
 

Horong-horong, Kenyal nan Gurih, Makanan Tradisional Khas Jepara

KOPI - Horog-horog?? Apa tuh? Khas Jepara? Pasti itu yang pertama ada di pikiran kalian kan? Atau mungkin ada yang tidak tau Jepara itu apa? Ya, ampun. Jepara adalah Kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah, dimana Ibu Kita Kartini dilahirkan dan dipingit, selain itu Jepara juga terkenal dengan sebutan Kota Ukir, gugusan pulau Karimun Jawa yang indah, sentra penghasil Tenun Ikat Troso, kerajinan Monel, pantai-pantai yang indah nan damai dan sebagainya.

Baca selengkapnya...

 

Living World Menggetarkan Pengunjung dengan Festival Food Truck Terbesar

KOPI, Serpong Utara, Tangsel - Gaya hidup masyarakat kota sekarang ini sepertinya telah mulai mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Terutama jika kita sangkut pautkan dengan dunia kuliner. Perkembangan dunia kuliner yang begitu pesat sepertinya sudah tidak hanya penyajian makanan yang sifatnya indoor namun juga outdoor.

Konsep outdoor ini bukan hanya tenda namun juga mobile atau berjalan. Salah satu konsep mobile ini yang terkenal adalah food truck atau dalam bahasa Indonesianya Makan Berjalan diatas Truck. Konsep ini mengalamai suatu fenomena yang mampu memenuhi kepuasan penikmat makanan bagi mereka penyuka Susana di luar dan sesuatu yang baru.

Baca selengkapnya...

 

Menikmati Iga Penyet di Warung Leko

 

Bekasi, KOPI- Bagi para pencinta  menu masakan iga sapi mungkin sudah tidak asing lagi dengan Rumah Makan “Warung Leko” atau biasanya disebut "WALEK". Warung Leko cabang Bekasi  berlokasi di Plaza Pondok Gede, komplek ruko, ruko Blok H no. 7A di lantai 2, tepatnya di atas Pizza Hut sebelah dengan Bank BCA.

Resto yang luasnya sekitar 200 ini meter persegi merupakan tempat yang sangat asik dan nyaman buat nongkrong atau kumpul berlama -lama guna menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman.

“Saya sering sekali makan di sini untuk sekedar kumpul, dan acara keluarga atau teman. Karena interior dan konsep tata letak ruang yang sangat bagus dan elegan yang membuat saya nyaman untuk berlama-lama dan menjadikan saya pelanggan setia di Rumah Makan Warung Leko ini,” komentar dari Fani Trisnawan (20) salah satu pelanggan dari Rumah Makan Warung Leko ketika ditemui di lokasi, Sabtu (25/10).

Pemilik Rumah Makan Warung Leko, Joko Utomo (50) mengatakan, bahwa Warung Leko ini telah dibuka pada tanggal 23 Agustus 2010 lalu. Dan resto adalah salah satu dari beberapa cabang yang sudah tersebar di Indonesia.

"Di rumah makan kami telah tersedia berbagai macam makanan dan minuman ice cream ,dan jangan khawatir harganya terjangkau dan lokasinya pun strategis," kata Joko.  Menu makanan di Rumah Makan Warung Leko memiliki kurang lebih 70 jenis  makanan dan memiliki kurang lebih 50 jenis minuman.

"Dari semua pelanggan yang datang ke rumah makan tersebut, paling banyak pelanggan yang memesan menu iga penyet dan es jeruk nipis-degan yang membuat daya tarik dari Rumah Makan Warung Leko”, kali ini ujar Santi (18), salah satu pelayan di Rumah Makan Warung Leko.

Ternyata yang membuat banyak pelanggan  memesan Iga Penyet ini adalah dagingnya yang begitu empuk, bumbu yang begitu meresap, lezat dan sangat khas sekali, membuat kita yang memakan akan ketagihan untuk memakannya.

Dan juga sambal yang begitu pedas tapi tidak membuat kita sakit perut. Menurut salah satu dari chef Rumah Makan Warung Leko, Tommy (30) mengatakan “Iga yang kami sajikan ini, kami masak secara matang supaya dagingnya empuk dan juga bumbu-bumbu meresap pada daging tersebut.” paparnya.

Jadi, ternyata rahasia dari Iga Penyet tesebut adalah pengolahan saat memasak iga tersebut dan bumbu-bumbu yang digunakan menambah kelezatan dari Iga Penyet.

Penulis telah membuktikan sendiri, semua komentar dari pelayan, pelanggan yang lain ataupun chef memang sudah terbukti kebenarannya. Karena penulis sendiri pun juga sering bahkan ketagihan untuk ke Rumah Makan Warung Leko untuk menyicipi bagaimana kelezatan dari Iga penyet tersebut. (*)

 

Liputan Kuliner Oleh : Melani Aprilasuci, Mahasiswi IBM-ASMI, Jakarta

 

Kuliner Subuh Saharjo Tebet Sajikan Berbagai Makanan

KOPI, Jakarta - Lebih kurang 40 orang pedagang yang terdiri dari penjual makanan dan minuman melakukan aktivitas berjualan dari Subuh pukul 04.30 hingga 06.30 di kawasan Kuliner Saharjo - Tebet, Jakarta Selatan. Banyak sekali jenis makanan dan minuman yang dijajakan di tempat tersebut mulai dari makanan berat seperti nasi padang dan nasi uduk, hingga ketupat sayur, sate ayam, soto dan lainnya. Untuk jajanan pasar pun tidak kalah menariknya. Ada gorengan, ketan, getuk, sampe kue modern.

Baca selengkapnya...

 

Mau Sehat? Minum Susu Kambing Etawa

KOPI - Manfaat Susu Kambing Etawa Bubuk Global Mandiri Sejahtera sangat bagus untuk kesehatan & kecantikan. Peluang usaha Susu Kambing Etawa juga sangat baik, bisa konsultasi ke nomor kontak 085790452051. Kami menjual susu kambing etawa.Kandungan Manfaat Susu kambing etawa bagi kesehatan dapat membantu proses penyembuhan pada pasien yang menderita penyakit saluran pernafasan, seperti halnya TBC. Susu kambing etawa dapat digunakan sebagai terapi pengidap TBC, Asma, Flek paru - paru, rematik, asam urat, jantung, stroke dan lain lain. Selain itu, Susu Kambing Etawa bubuk bermanfaat untuk meningkatkan kekekebalan tubuh dan juga meningkatkan vitalitas dan ketahanan tubuh. Juga sangat baik bagi orang yang baru saja sembuh dari sakit.

Baca selengkapnya...

 

Pemenang Serial “The Amazing Food Challenge: Fun in The Philippines” Raih USD30,000

KOPI - Asian Food Channel (AFC), bagian dari keluarga merek media gaya hidup, Scripps Networks Interactive, memperkenalkan pemenang serial produksi or…

Baca selengkapnya...

 

Siapa Sebenarnya Pemilik Pempek

    KOPI, Palembang – Kuliner  Pempek makanan dari tepung di goreng dengan minyak ada rasa ikan tenggiri/belida, isi telor , bisa kita makan pake …
 
Artikel Lainnya...

Pawai Pembangunan Dinilai Kurang Memuaskan, Juga Minim Antraksi
Sabtu, 19 Agustus 2017

KOPI, Sarolangun - Pawai pembangunan pada perayaan kemerdekaan RI yang ke 72 dimeriahkan dengan berbagai penampilan budaya ditengah kehidupan masyarakat dan profesi. Tradisi pawai pembangunan ditampilkan oleh masing-masing pelajar dan juga pegawai dari setiap instansi pemerintah daerah kabupaten Sarolangun dinilai masih kurang memuaskan serta minim antraksi. Hal itu disampaikan oleh Bupati sarolangun, Sabtu  (19/8).   "Kita tidak melihat... Baca selengkapnya...

Gelar Paskibra 1.478 Personil di HUT Ke-72 Kemerdekaan RI, Pulau Sebatik Raih Rekor MURI
Jumat, 18 Agustus 2017

KOPI, Nunukan – Menjadi warga Pulau Sebatik boleh berbangga, tepat pada HUT Kemerdekaan RI yang ke 72 Tahun 2017 (Kamis, 17/08/2017), Pulau yang terletak diutara propinsi Kalimantan Utara tersebut menorehkan tinta emas, dengan berhasil meraih rekor MURI (Museum Rekor - Dunia Indonesia) lewat gelar Pasukan Pengibar Bendera terbanyak yang melibatkan 1.478 yang dilaksanakan di Dermaga TNI - Al Sungai Pancang dan Pelabuhan Batu.     Senior... Baca selengkapnya...

RSUD Sarolangun Kembali Menjadi Tempat Study Banding
Rabu, 16 Agustus 2017

KOPI,Sarolangun - Semenjak meraih akreditasi, rumah sakit umum daerah Prof DR HM Chatib Quzwen Kabupaten Sarolangun dianggap memiliki mutu dan kualitas memenuhi standart. Untuk itu RSUD Sarolangun kini telah menjadi tempat study banding rumah sakit umum baik dari luar maupun didalam daerah. Baru ini, RSUD Sungai bahar Muaro Jambi yang membawa pihak menajeman rumah sakit dan dokter sebanyak 15 orang untuk melakukan study banding di RSUD... Baca selengkapnya...

Danramil 08/Bakongan Pimpin Upacara Pengibaran 72 Bendera Merah Putih Di Pulau Dua
Minggu, 13 Agustus 2017

KOPI, ACEH SELATAN - Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Aceh Selatan melaksanakan acara pengibaran Bendera Merah Putih dan penanaman terumbu karang di Pulau Dua, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (13/08/2017).   Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-72. Hadir dalam acara tersebut, diantaranya Danramil 08/Bakongan Kapten Inf Endang Ruhiyat dan juga Basarnas Kabupaten Aceh... Baca selengkapnya...

Bank Riau Kepri Salurkan Dana CSR kepada 20 Ribu Naker
Minggu, 13 Agustus 2017

KOPI, Pekanbaru - Bank Riau Kepri (BRK) salurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang diperuntukkan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada 20.000 pekerja rentan yang ada di Provinsi Riau pada program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran).     Para pekerja yang menerima bantuan perlindungan dari dana CSR Bank Riau Kepri ini... Baca selengkapnya...

Kapolda Se Sumatera Saksikan Simulasi Pencegahan Kebakaran Hutan di Kampar
Jumat, 11 Agustus 2017

KOPI, Pekanbaru - Di tempat kerjanya, Mas Sugeng Triwardono mengatakan, ”Mutasikan saja Komandan oknum Kapolda, Danrem yang wilayahnya terjadi kebakaran hutan ini berarti sang kepala satuan TNI/Polri tersebut tidak bisa menjaga daerah teritorialnya bebas dari kebakaran hutan. Berapa ratus milyar uang negara terbuang sia-sia setiap tahun hanya untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Lebih baik uang tersebut digunakan untuk membangun... Baca selengkapnya...

Penyair Maroko Anissa Taouil Menulis Puisi dan Bernyanyi dalam Bahasa Indonesia
Jumat, 11 Agustus 2017

KOPI, Jakarta - Anissa Taouil, seorang Profesor dari Universitas Hassan II Casablanca, Maroko, merupakan seorang penyair yang menulis puisi dalam lima bahasa, yakni Bahasa Arab, Inggris, Perancis, Spanyol, dan Indonesia. Anissa, demikian ia akrab disapa, adalah orang Maroko pertama yang menulis puisinya langsung dalam Bahasa Indonesia. Dirinya menjelaskan bahwa ia telah menjalin kerajsama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Rabat... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALIni Yang Dibahas Saat Dubes Belgia Berku.....
23/08/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Duta Besar (Dubes) Belgia Patrick Herman berkunjung ke Kota Bandung dan langsung melakukan pembicaraan dengan Wali Kota Bandung Ri [ ... ]



NASIONALInilah Harapan Pemuda Papua di Sulawesi .....
17/08/2017 | Saktiawan Wicahyono Putro
article thumbnail

KOPI, Manado – Peringatan HUT Ke – 72 Kemerdekaan Republik Indonesia disambut antusias oleh seluruh lapisan masyarakat. Momentum ini merupakan p [ ... ]



PENDIDIKANDPC PPWI Bekasi Gelar Rapat, Seminggu Je.....
19/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Bekasi Utara - Ketua DPC Bekasi, Sugiatmico menggelar rapat persiapan session 3 “Pelatihan Jurnalist Tingkat Pelajar dan Mahasiswa” bertempa [ ... ]



EKONOMIGrand Opening “Berrybenka Store - Peja.....
19/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Bagi para fesyen maniak, nama Berrybenka tentu sudah tidak asing lagi didengar. Situs belanja dengan fashion dan produk kecantikan te [ ... ]



HANKAMIngin Kibarkan Bendera Merah Putih, Seor.....
13/08/2017 | Haes Asel

KOPI, Aceh Selatan - Menjelang peringatan HUT RI ke - 72 tahun 2017 yang hanya tersisa waktu lima hari lagi, segala usaha pekerjaan kegiatan tindaka [ ... ]



OLAHRAGAIni Dia Para Pemenang Wrangler True Wand.....
21/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Sebuah petualangan besar tahun ini “Wrangler True Wanderer 2017” baru saja menemukan pemenangnya. Mereka telah menunjukan bahwa m [ ... ]



PARIWISATALesehan di Atas Bukit Cara Lain Menikmat.....
13/08/2017 | Femilia Zahra

KOPI, Palu- Beberapa waktu lalu kami selaku reporter KOPI berkesempatan untuk menginjakkan kaki di kota Lembah. Entah angin apa yang membawa kami hing [ ... ]



HUKUM & KRIMINALPengelola SMAK Dago Minta Hakim Tolak Gu.....
16/08/2017 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Pengelola Sekolah Menengah Atas Kristen (SMAK) Dago  Yayasan Badan Perguruan Sekolah Menengah Kristen Jawa Barat (BPSMKJB) meminta  [ ... ]



POLITIKPilkada Jawa Barat Jangan Dinodai Isu SA.....
20/08/2017 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Mendekati pesta demokrasi serentak di Jawa Barat dan beragai daerah lain di Indonesia, Lembaga Kajian Aliansi Masyarakat untuk HAM,  [ ... ]



OPINIWaspadalah… Modus Penipuan Menjual Nam.....
03/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal t [ ... ]



PROFILObrolan Santai dengan Ketua KUD Mekar A.....
21/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Inhu - Selama ini petani sawit anggota Koperasi Unit Desa (KUD) Mekar Abadi kecamatan Lubuk Batu, kabupaten Indragiri hulu, Riau,  telah dirug [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAPKPA Kembali Gelar FFA dan FTA 2017.....
25/07/2017 | Sulaiman Zuhdi Manik

KOPI - Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) kembali menggelar Festival Film Anak (FFA) dan Festival Teater Anak (FTA) tahun 2017 dengan t [ ... ]



ROHANIUskup Edmund Woga: Cinta Allah Itu Tidak.....
02/08/2017 | Mohamad Nur Arifin

KOPI, NTT – “Karya Tuhan itu sungguh luar biasa. Tuhan berkarya di mana saja, kapan saja dan untuk siapa saja tanpa kecuali dalam kelimpahan cint [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIAnak Bupati Paluta Beserta Istri Refin.....
19/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Paluta – Resky Basyah Hrp PNS/ASN menjabat sebagai Kabid Mutasi pada BKD Kabupaten Paluta (Padang Lawas Utara) juga anak kandung Drs Bachrum [ ... ]



SERBA-SERBIPagelaran Malam Hiburan “ Hut RI ke-72.....
20/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Siak Hulu – Malam puncak pagelaran HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 72 di RW 07 mencakup empat RT desa Pandau Permai , di kecamatan Sia [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.