Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai

Login & Kirim Warta



Komentar Warga

Kolom Pewarta
Kriteria Calon Presiden Masa Depan (142/.....
20/05/2012 | Muhammad Haries

KOPI - Seperti yang kita ketahui pemilu capres dan cawapres semakin waktu semakin dekat. Seluruh ele [ ... ]



Yang Terpinggirkan
Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kand.....
22/04/2012 | Imi Suryaputera

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis  [ ... ]


Foto Pewarta
Memilah Hasil Tangkapanawan berlafadz AllahKabar ke Rumah disela-sela Waktu Tugas
Gelora Sepeda
TelkomVision Gandeng Kemensos Gelar INDO.....
21/05/2012 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI - TelkomVision dalam usianya yang ke-15 kian menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan kualitas produk yang baik, kemudahan layanan, dan kepedulian terhadap k [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 5024
Isi : 8250
Content View Hits : 1862070
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini2541
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin4119

Warga Online : 58
IP Kamu : 38.107.179.216













Inspirasi Kuliner Lele Jakarta Usung Konsep Sistem Kerjasama Kemitraan
Pemberitahuan: Bagi Peserta Lomba Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional tentang RI-Maroko yang belum mendapatkan kiriman Piagamnya hingga saat ini, mohon beritahukan ke Panitia melalui SMS/Call ke 081371051875 (Mbak Wina), PPWI akan mengirimkan soft-copy Piagam dimaksud melalui email yang bersangkutan. Untuk itu, kirim SMS ke nomor HP 081371051875 dengan format: NAMA LENGKAP spasi (NOMOR ARTIKEL) spasi ALAMAT EMAIL. Contoh: ALVIN TRI DANDY (598/S) noirescence@yahoo.com. Mohon segera dan beritahukan kepada rekan lainnya yang belum mendapatkan paigamnya juga. Terima kasih.

Lele Jakarta Usung Konsep Sistem Kerjasama Kemitraan

KOPI, Lele Jakarta muncul pertama kali dengan nama Lele Kemangi. Setelah berkembang,  berubah menjadi Lele Jakarta.  Strategi  memunculkan slogan “AHLINYA PECEL LELE”, benar-benar ampuh,  menjadikan Lele Jakarta banyak diminati.

Yang membuat unik kedai pecel Lele Jakarta ini, tentu kreatifitas inovasi pemiliknya. Arsitek, sebut begitu, kedai ini terus memunculkan variasi menu pecel lele. Terutama,  resep beda dalam penyajian sambel. Memang, sambel yang nikmat merupakan harga mati bagi  pecel lele ini. Rasa lelenya sendiri  gurihnya juga khas.

Di Lele Jakarta, pengunjung dapat memilih 6 jenis pecel lele. Mulai yang original, cabe ijo, sambel bawang, asem manis, kapau, dan yang menjadi menu spesialnya (paling mahal sendiri) adalah lele asap.  Bagi yang tak doyan lele, ayam goreng dengan berbagai pilihan sambel di atas bisa menjadi alternatif.  Selain itu, tempe, tahu dan sayur asem, juga siap menjadi pelengkap.

Berawal dari kesukaan sang suami yang gemar memakan lele sampai lidahnya ‘brrrr…’. Maka, tercetuslah ide untuk membuat sebuah usaha yang berasal dariikan lele. Itulah sepintas gambaran terciptanya rumah makan Lele Jakarta.

Pemilik usaha alias “owner” Lele Jakarta ini, ternyata seorang “Srikandi” berjiwa wirausaha.  Selvie susanti, sang pemilik mengatakan, awalnya suaminya dan dia sama–sama menyukai lele sebagai menu makan sehari-hari.

“Dari situ, suami saya melihat peluang usaha makanan yang berasal dari lele. Saya langsung praktikan. Awalnya, membuka usaha  di daerah Puri Kembangan, Jakarta Barat,” jelasnya di kantor Lele Jakarta, Kamis (5/01/12).

Tidak dinyana, perkembangannya pesat. Ada beberapa konsumen tertarik dan ingin bergabung untuk membuka usaha ini. “Maka, saya berpikir kenapa tidak saya ambil kesempatan ini menjadi sebuah franchise,” cerita Selvie.

Kecermatan Selvie menangkap peluang tidak sia-sia. Sehingga dalam waktu satu setengah tahun ini, dia sudah bisa membuka lima buah cabang yang berada di Jabodetabek. “Belakangan, ada orang di Bangka yang berniat ingin bergabung bersama kami,” ujar Selvie.

Dalam mengembangkan usahanya, Lele Jakarta mengusung konsep sistem kerjasama KEMITRAAN. Selvie memilih ini, karena  mitra usaha hanya dibebankan royalti fee atau pembagian hasil.  Mitra usaha hanya perlu membeli bahan baku yang sudah ditentukan dan disiapkan oleh principal.

“Dengan sistem usaha yang kami bangun, memungkinkan para calon mitra dengan mudah dapat menduplikasikan sistem kami tanpa perlu repot membangunnya lagi. Sehingga, para calon mitra dapat lebih mudah mengembangkan usahanya tanpa perlu memiliki pengalaman tertentu,” katanya.

Harga pecel lele di sini memang terbilang sedikit lebih mahal dari kedai  tenda-tenda lain yang juga menyajikan menu pecel lele. Satu porsi pecel lele dilengkapi nasi, sambel dan lalapannya dihargai Rp.11.000,-.  Lele asap special yang dihargai Rp.20.000,-).

Jika menu ayam yang dipilih, maka harganya Rp.12.000,-.  Jika  memesan tempe atau tahu, maka perlu menambah Rp.1500,-. Bagi yang pesan  sayur asem seabagai pelengkap, mesti merogoh kocek lagi Rp.4000,-. Pokoknya, cukup Rp.15.000,-, lidah bergoyang.

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."