Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

Pewarta Online
None

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
“Nongkrong di Haus Berbonus” Raih MU.....
30/06/2013 | Arifin Banten

KOPI - PT ABC President Indonesia menggelar serangkaian kegiatan “Nongkrong di Haus Berbonus”, Minggu pagi (30/6) di Plaza Utara Senayan, Jakarta. Event tersebut diselenggarakan serentak di tiga K [ ... ]



Statistik
Anggota : 6396
Isi : 10447
Content View Hits : 4805250
Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Kuliner Es Pocong di Margonda
Redaksi Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI) bersama segenap pengurus dan anggota PPWI se-Indonesia menyampaikan Selamat Merayakan Paskah bagi semua saudara sebangsa Indonesia yang merayakannya. Semoga keselamatan dan kedamaian di antara sesama sebangsa-senegara Indonesia akan senantiasa dicurahkan ke segenap penjuru nusantara dan dunia... Amin...

Es Pocong di Margonda

KOPI, Depok — “Es Pocong” bukanlah es hantu, melainkan nama salah satu kedai makanan di Jalan Margonda Raya, nama kedai yang terdengar seram ini diambil dari nama salah satu menu andalan mereka, apa lagi kalau bukan “Es Pocong”.

Kedai yang berdiri sejak 19 Juni 2006 ini awalnya bernama ‘Mendoan’, empat bulan kemudian berganti nama menjadi es pocong hingga sekarang. Kedai ini menjual aneka menu dengan nama unik yang merupakan daya tarik tersendiri dari tempat ini. Seperti tempe ‘Mendoan Iblis’, ‘Mie ronggeng’ , ‘Es Kolor Ijo’ dll.

 

Pengunjung “Es Pocong” sendiri didominasi oleh kaum muda, seperti para mahasiswa, karena kedai ini pun berlokasi di sekitar kampus Universitas Indonesia, disampin itu harga makanannya pun relatif terjangkau, dari kisaran harga Rp2000 hingga Rp8000. Tak heran kalau tempat ini selalu ramai pengunjung, bahkan beberapa stasiun televisi pun pernah meliput tempat makan yang booming sejak tahun 2007-2008 ini sebagai salah satu tempat makan yang unik dan patut dicoba.

Tempat makan yang buka setiap hari, dari pukul 07.00-22.00 ini bisa meraup omset hingga tiga juta rupiah per hari, sedangkan pada hari libur bisa mencapai lebih dari lima juta rupiah.

 

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.