Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
Pewarta Online

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Kuliner Es Pocong di Margonda
Redaksi Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI) bersama segenap pengurus dan anggota PPWI se-Indonesia menyampaikan Selamat & Sukses atas Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Presiden dan Wakil Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo dan Drs. H. Muh. Jusuf Kalla pada tanggal 20 Oktober 2014. Semoga di bawah kepemimpinan beliau berdua, bersama-sama seluruh komponen bangsa, percepatan pencapaian tujuan bernegara Indonesia akan segera dapat dilaksanakan dengan baik dan lebih nyata.

Es Pocong di Margonda

KOPI, Depok — “Es Pocong” bukanlah es hantu, melainkan nama salah satu kedai makanan di Jalan Margonda Raya, nama kedai yang terdengar seram ini diambil dari nama salah satu menu andalan mereka, apa lagi kalau bukan “Es Pocong”.

Kedai yang berdiri sejak 19 Juni 2006 ini awalnya bernama ‘Mendoan’, empat bulan kemudian berganti nama menjadi es pocong hingga sekarang. Kedai ini menjual aneka menu dengan nama unik yang merupakan daya tarik tersendiri dari tempat ini. Seperti tempe ‘Mendoan Iblis’, ‘Mie ronggeng’ , ‘Es Kolor Ijo’ dll.

 

Pengunjung “Es Pocong” sendiri didominasi oleh kaum muda, seperti para mahasiswa, karena kedai ini pun berlokasi di sekitar kampus Universitas Indonesia, disampin itu harga makanannya pun relatif terjangkau, dari kisaran harga Rp2000 hingga Rp8000. Tak heran kalau tempat ini selalu ramai pengunjung, bahkan beberapa stasiun televisi pun pernah meliput tempat makan yang booming sejak tahun 2007-2008 ini sebagai salah satu tempat makan yang unik dan patut dicoba.

Tempat makan yang buka setiap hari, dari pukul 07.00-22.00 ini bisa meraup omset hingga tiga juta rupiah per hari, sedangkan pada hari libur bisa mencapai lebih dari lima juta rupiah.

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.