Badshah Khan: Pahlawan Perdamaian dari Suku Pashtu

0
27

Pewarta-Indonesia, Badshah Khan (1890-1988). Lahir dan besar di keluarga berdarah Pushtun atau Pathan (ningrat) di perbatasan Barat Laut Pakistan dan Afganistan. Konon, penduduknya menjadikan balas dendam dan pembunuhan sebagai warisan abadi keluarga.

Postur tubuhnya luar biasa besar dan sosoknya terkesan angker dengan tinggi badan menjulang. Namun, wajahnya memancarkan keteduhan dan perdamaian. Ia merupakan pribadi yang unik, tak suka menyakiti, bahkan berkelahi pun tak pernah.

Kecintaanya terhadap ajaran Mahatma Gandhi yang mempercayai bahwa perlawanan antikekrasan merupakan satu-satunya cara efektif melawan kezaliman menjadikan ia kerap kali dijuluki ‘Gandhi dari perbatasan’. Memang Gandhi bagi Khan Abdul Ghaffar Khan adalah murid sekaligus guru antikekerasan.

Kala puluhan ribu bangsanya binasa di tangan kekejaman Inggris, Khan tak sekalipun tergerak untuk membalasnya dengan mengangkat senjata. Kedengarannya, ironis sekali. Malahan Ia mencoba mengkampanyekan gerakan perdamaian dari dari Kampung ke Kampung selama 80 tahun.

Seorang muslim bersahaja ini terus gencar mengajak banyak pemuda untuk mendukung gerakan khudai Khidmatgar, sebuah gerakan antikekerasan yang dilancarkan untuk membendung kekrasan atas nama apapun.

Tak pernah tercatat dalam sejarah sebuah negara dimerdekakan tanpa bersimbah darah. Namun, Gandhi membuktikanya dengan membebasakan India; dan Khan melepaskan belenggu biadab, bengis, keras, picik, buas seperti macan tutul, pembunuh yang penuh tipu daya pada Suku Pashtun.

Sejatinya, sikap antikekrasan merupakan pertanda orang-orang yang berani dan tak tergoyahkan; tentu saja tidak ada orang di muka bumi ini yang lebih brutal dan tak tergoyahkan daripada orang pathan, bahkan rata-rata suku Pashtun lebih memilih mati daripada dilecehkan.

Ia menyembunyikan benih-benih kebenaran yang lebih dalam. Benih-benih yang sangat dibutuhakn oleh dunia kita yang letih dan penuh kekerasan. Sudah tiba saatnya kisah ini diceritakan. Inilah pahlawan perdamaian dari Suku Pashtun. [Ibn Ghifarie]

Sumber image: calpeacepower.org 

Ibn Ghifarie, Pegiat Studi Agama-agama dan Pemerhati Kebebesan Beragama