Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

YANG TERPINGGIRKAN
Ketika Rasisme Dekat dengan Para Punggaw.....
26/06/2015 | Maulana Muhammad

“Il Club Più Titolato Al Mondo” merupakan sebuah ungkapan dalam bahasa Italia yang mengandung  [ ... ]


GELORA SEPEDA
Tiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Opini Pers Terus Dilibas

Pers Terus Dilibas

 

Pers Terus Dilibas

(Sebuah Refleksi Kebebasan Pers)

Rosihan Anwar pernah bilang bahwa Indonesia tidak mengenal tradisi kebebasan pers. Pernyataan ini disampaiakan saat diskusi panel bertajuk “Refleksi Peranan dan Posisi Pers Nasional dalam 50 Tahun RI” yang ditaja PWI Pusat ditahun 1995. Rosihan Anwar merupakan pemimpin redaksi harian Pedoman, sempat rasakan pembredelan dua kali, tahun 1961 dan 1974. Pernyataan Rosihan ini semakin nyata dirasakan saat deretan kisah pembungkaman pers terus terjadi hingga hari ini.

Kisah terakhir terjadi di Riau. Wartawan “digebuk” saat meliput jatuhnya pesawat hawak 200 milik TNI AU. Tindak kekerasan dilakukan oleh oknum TNI AU yang berjaga dilokasi jatuhnya pesawat.

Coba lihat fakta kekerasan yang dialami wartawan di Riau yang belum lama terjadi ini. Dalam catatan sedikitnya ada 6 wartawan yang dianiaya petugas di lokasi jatuhnya pesawat buatan British Aerospace, Inggris tersebut. Pesawat itu jatuh pada 16 Oktober lalu, di perumahan warga RT 04/02 Dusun Becah Rimbat, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten kampar. Salah satu wartawan yang dianiaya adalah Didik Herwanto wartawan foto Riau Pos (Grup JPNN).

Akibatnya Didik mengalami luka parah di bagian telinga hingga keluarkan darah. Kamera Didik pun dirampas paksa. Peristiwa ini sempat tertangkap kamera. Didik dijatuhkan, dipukul serta dicekik. Bahkan Didik sempat ditahan di dalam mobil. Bukti video peristiwa pemukulan yang terekam kamera tentu membuat oknum TNI AU Letkol Robert Simanjuntak tak bisa mengelak lagi telah lakukan pemukulan.

Sebenarnya saat itu yang jadi korban pemukulan bukan hanya wartawan, warga-pun ada yang jadi korban pemukulan, salah satunya mahasiswa UIR. Ini sudah keluar dari pakem tugas tentara tentunya. Apapun alasannya kekerasan tidak dibenarkan oleh aturan manapun. Termasuk kekerasan terhadap wartawan. Mau jadi apa pers di Indonesia kalau dibiarkan?

Pada tahun 2003 lembaga Kajian Informasi, Pendidikan dan Penerbitan Sumatera (KIPPAS) lakukan riset pelaku kekerasan terhadap wartawan di Sumatera. Hasilnya 21 persen kekerasan terhadap wartawan dilakukan Polisi dan TNI.Sebuah angka yang cukup besar tentunya.

Fenomena kekerasan terhadap wartawan kalau boleh saya katakan merupakan satu dari sekian modus pembungkaman pers yang terjadi di Indonesia. Peristiwa demi peristiwa menyuburkan apa yang dikatakan Rosihan Anwar; Indonesia tidak mengenal tradisi kebebasan pers. Pers terus dilibas, lagi dan lagi sepanjang masa. Kekerasan wartawan, pemberedelan, penyengsoran berita, lalu apa lagi nanti?

Menyikapi pemukulan wartawan di Riau tersebut, insan pers tak tinggal diam. Kita lihat solidaritas dan kecaman demi kecaman bergulir bak bola salju yang makin membesar. Aksi unjuk rasa terjadi di berbagai daerah, tak hanya di Riau. Wartawan Purwokerto, menggelar aksi keprihatinan di halaman Gedung RRI Purwokerto. Di Padang wartawan gelar aksi teaterikal di tugu perjuangan. Aksi solidaritas juga dilaksanakan di Jakarta, Medan, Bandung, Manado, Makasar, Ambon, Pontianak, juga Jombang. Semua mengutuk kekerasan terhadap wartawan,ribuan wartawan turun ke jalan. Menuntut agar kasus ini di selesaikan bahkan meminta Letkol Robert Simanjuntak diberhentikan.

Fenomena aksi masa ini mengingatkan pada peristiwa ditahun 1994. Saat itu wartawan menentang pembungkaman pers yang dilakukan pemerintah. Hanya beda modus saja yang jadi pemicu wartawan turun ke jalan secara besar-besaran. Kalau sekarang persoalan adalah kekerasan terhadap wartawan, sedang dulu adalah pemberedelan oleh pemerintah.

Usai pemberedelan tiga mingguan berita, Tempo,majalah Editorial dan tabloid politik Detik, ribuan wartawan bahkan bukan-wartawan turun ke jalan di sedikitnya 21 kota selama lebih dari satu tahun. Atmakusumah mencatat ini adalah demontrasi terbesar dan terpanjang anti pemberedelan dalam sejarah pers di Indonesia. Ini adalah pergerakan bola salju yang digelindingkan dan dibesarkan oleh kondisi pengekangan, pembungkaman pers melalui pemberedelan oleh pemerintah.

Kenapa tidak kita ulang sekali lagi sejarah itu? Agar wartawan tak lagi jadi korban kekerasan. Sebelumnya di Padang juga terjadi kekerasan oleh oknum tentara saat meliput penggusuran warung di tepi pantai. Di Riau sendiri tahun ini juga pernah terjadi pemukulan wartawan foto Riau Pos saat meliput kericuhan di kampus UR, walau bukan aparat pelakunya tapi tetap kekerasan juga namanya. Sudah cukuplah Didik dan kawan-kawan yang terakhir.

Kalau kita tarik sejarah lahirnya pers di Indonesia, ada fakta bahwa pembungkaman pers adalah awan hitam yang terus mengikuti pers itu sendiri. Berawal pada tahun 1712 masa VOC berkuasa melarang rencana menerbitkan surat kabar pertama di Batavia. Surat kabar pertama di Negara ini baru lahir 32 tahun setelah itu. Tahun 1744 ini tonggak sejarah pers dengan munculnya surat kabar pertama Bataviasche Nouvelles en Politique.Tapi dua tahun kemudian dilarang terbit. Pertanyaan selanjutnya mau sampai kapan kita di ikuti awan hitam bernama pembungkaman pers dengan berbagai modus?

Saya berpendapat apapun bentuk pembungkaman pers harus dilawan. Pemukulan Didik dan kawan-kawan ini harus jadi titik balik pers yang bebas dari pembungkaman apapun bentuknya. Pelaku kekerasan terhadap wartawan harus ditindak tegas. UU No 40 tahun 1999 tentang kebebasan pers dalam pasal 4 ayat 2 disebutkan “Tehadap pers nasional tidak dikenakan penyengsoran, pemberedelan atau pelarangan penyiaran,”. Suatu ketentuan hukum yang sudah amat jelas. Kalau pemukulan terhadap wartawan yang sedang meliput dapat dikatakan sebagai bentuk pelarangan, maka Letkol Robert Simanjuntak dapat dikenakan sanksi Pidana dua tahun dan denda 500 juta atas pelanggaran pasal ini.

Mau tidak mau kasus ini harus diproses secara hukum agar insan pers di Indonesia tidak berkabung atas matinya kebebasan pers itu sendiri. Sekali lagi teriakan lawan kekerasan terhadap wartawan

Oleh Puput Jumantirawan

Pemimpin Umum LPM AKLaMASI UIR

 

Pengamat : Plin Plan, Pecat Zulkifli, Memalukan Organisasi wartawan dan Pekerja Pers
Minggu, 02 Agustus 2015

  KOPI, Pekanbaru- Pada Kamis (30/7-2015) Zulkifli melaporkan kepada Kapolres Inhu bahwa telah terjadi dugaan pemukulan wartawan pelakunya Bupati Inhu (Indragiri Hulu) Yopi Arianto. Pernyataan Zulkifli Panjaitan ini bertolak belakang dengan apa yang disampaikannya pada Kamis (30/7/15) kepada beberapa wartawan ia mengaku telah ditampar Bupati Yopi sebanyak tiga kali di depan kantor PWI Inhu.‎ "Wajah saya ditamparnya tiga kali, usai... Baca selengkapnya...

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan KPN Tanjungpinang dan KPN Batam
Sabtu, 01 Agustus 2015

KOPI, Pekanbaru- Usai sholat Jum’at (31/7-15) bertempat di aula kantor Pengadilan Tinggi Pekanbaru, Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Pekanbaru Yohannes Ether, SH. M.Hum melantik dan pengambilan sumpah Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Pinang dari Parulian Lumban Toruan kepada Jufriyadi SH, M.Hum. Serta Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Pulau Batam dari KHairul Fuad SH.M.Hum kepada Aroziduhu Waruwu, SH. M.Hum. Dalam kata sambutanya Ketua... Baca selengkapnya...

Berkas Perkara DBS Yang Dilimpahkan Ke Kejaksaan Dikembalikan Lagi
Jumat, 31 Juli 2015

§ KRPK Tuding Kejaksaan Main Mata Dengan Kepolisian KOPI, Blitar, - Kasus penipuan investasi bodong PT. Dua Belas Suku (DBS), yang mengakibatkan kerugian puluhan ribu anggota DBS hinga mencapai ratusan miliar rupiah, hingga kini penangannannya dinilai lamban. Pasalnya berkas perkara yang menjadikan kelima direksinya yakni, JF, Komisaris Utama PT. DBS, NY Komisaris,  RDR, Direktur Utama, YSK, Direktur Income dan NRR, Direktur Keuangan menjadi... Baca selengkapnya...

Pengamat : Kerjasama PT.Telkom dengan Sing Tel = Membocorkan Rahasia Negara
Jumat, 31 Juli 2015

KOPI, Jakarta – Ajisutisyoso mengatakan Menteri BUMN Rini Soemarno menyerahkan proyek E-Budgeting Telekomunikasi kepada Singapura melalui kerjasama Telkom dan Singtel (Temasek), sama sekali tidak bisa disebut sebagai langkah korporasi, namun merupakan tindakan membantu intelijen asing dalam menguasai, memata matai, dan memporak porandakan negeri ini, Dunia Intelijen barat hanya mengandalkan perangkat elektronik canggih , alat komunikasi... Baca selengkapnya...

Akhirnya Kapolda Papua diganti oleh Brigjen Paulus Waterpaw.
Kamis, 30 Juli 2015

KOPI, Jakarta- Kapolri Jendral (pol) Badrodin Haiti melakukan pencopotan terhadap Kapolda Papua Irjen Yotje Mende. Posisi Yotje digantikan Kapolda Papua Barat Brigjen Paulus Waterpaw. Kepala Bagian Penerangan Umum Div Humas Mabes Polri, Kombes Pol Suharsono, membenarkan mutasi tesebut. Ia menerangkan, pada Jumat 31 Juli 2015 akan dilaksanakan serah-terima jabatan kepada ketiga perwira tinggi itu. “Betul, besok pagi akan dilaksanakan sertijab... Baca selengkapnya...

Pemkab Blitar Mutasi 215 Eselon III, IV Dan V
Kamis, 30 Juli 2015

KOPI, Blitar - Setelah mutasi/promosi pejabat struktural terakhir dilakukan pada 28 Februari 2014 lalu, kini Pemerintah Kabupaten Blitar, kembali lakukan mutasi/promosi Pejabat Struktural sebanyak 285 PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, yang meliputi 215 pejabat Eselon III, IV dan V, 57 Kepala Sekolah dan 13 Pengawas.   Sebanyak 285 PNS Pejabat Struktural Eselon III, IV dan V, juga Kepala Sekolah dan  Pengawas tersebut... Baca selengkapnya...

Pilkada Kabupaten Blitar Terancam Gagal
Selasa, 28 Juli 2015

KOPI, Blitar - Sampai hari terakhir pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar di KPU Kabupaten Blitar, baru pasangan Rijanto – Marhainis Urip Widodo ( Rido ) yang mendaftarkan diri. Pasangan Rido dengan dihantarkan oleh partai pengusungnya yakni, PDI Perjuangan dan Partai Gerindra juga para relawan dan tim pemenangan, secara resmi mendaftarkan diri ke kantor KPU Kabupaten Blitar pada Selasa (28/7) sekitar pukul 02.05 wib. yang... Baca selengkapnya...

INTERNASIONAL

Diskriminasi Tarif Disneyland Paris.....
30/07/2015 | Ramses Rajagukguk

KOPI - Disneyland Paris tengah menghadapi penyelidikan harga menyusul adanya tuduhan bahwa pengunjung dari Inggris dan Jerman diberikan harga paket ku [ ... ]



NASIONAL

Pengurus Pusat PPWI Kutuk Dugaan Pemukul.....
02/08/2015 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Bangkinang -Puluhan orang wartawan dari berbagai organisasi yaitu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar, FWK, GWI dan Komnas WI. D [ ... ]



DAERAH

Zulkifl Panjaitan Bantah Dirinya Ditampa.....
02/08/2015 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, RENGAT- Zulkifli Panjaitan melaporkan aksi dugaan tamparan tiga kali dilakukan oleh Bupati Inhu Yopi Arianto, ia mengadukan kasus tersebut ke P [ ... ]



PENDIDIKAN

Pentingnya Tes Psikologi Bagi Siswa Dan .....
31/07/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Psikotes merupakan serangkaian tes yang dilakukan oleh Psikolog (profesional) untuk memberikan gambaran utuh tentang aspek psiko [ ... ]



EKONOMI

Sikap Rini Perpanjang JICT Dipertanyakan.....
30/07/2015 | Hari Soeprijanto

KOPI, JAKARTA - Pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) mempertanyakan sikap Menteri BUMN Rini Soemarno yang akan melanjutkan perpanja [ ... ]



HANKAM

Berdirinya " Media Center " Kodam Jaya.....
31/07/2015 | Hartoyoindrajaya Panggabean

KOPI - Mendukung pelaksanaan tugas untuk Kodam Jaya khususnya Penerangan, maka dibangunlah Media Center yang diresmikan oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Ma [ ... ]



OLAHRAGA

Polres Meranti Gelar Turnament Badminton.....
14/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, SELATPANJANG - Polisi Resort (Polres) Kepulauan Meranti menggelar Open Turnamen Badminton perdana, turnamen ini diselenggarakan di Gedung Ocean  [ ... ]



PARIWISATA

Disbudparpora Bengkalis Adakan Festival .....
27/07/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Bengkalis – Ribuan orang wisatawan dan masyarakat pulau Rupat berbaur menyaksikan Festival Pantai Rupat tahun 2015 berlangsung selama dua  [ ... ]



HUKUM & KRIMINAL

Dirut Pelindo II Dinilai Arogan Dan Beri.....
02/08/2015 | Hari Soeprijanto

KOPI — Direktur Utama Pelindo II RJ Lino dituding memberikan keterangan bohong terkait perpanjangan konsesi dan pendapatan besar karyawan JICT seper [ ... ]



POLITIK

Cabup Oking Kampanyekan Mitigasi Bencana.....
02/08/2015 | Dona Moza

KOPI, Pesisir Barat - Calon Bupati Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Oking Ganda Miharja mengatakan, program mitigasi bencana menjadi salah satu prior [ ... ]



OPINI

Manfaat belajar dari dan melestarikan s.....
31/07/2015 | Agus Siroj Hudi

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4  [ ... ]



PROFIL

Mengenal Lebih Dekat Tri Erri Astoety, D.....
28/07/2015 | Arifin

KOPI - Prof. Drg. Tri Erri Astoety, MKes dikenal dengan keahliannya di bidang kedokteran gigi. Memahami pentingnya meningkatkan kesadaran akan masalah [ ... ]



SOSIAL & BUDAYA

Festival The 9Th China- Asean Youth Danc.....
02/08/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru- Beberapa negara Asean mempersembahkan seni tari dalam The 9 Th China- Asean Youth Dance exhibition. Ratusan orang penari berasal dar [ ... ]



ROHANI

MUI mendorong pemerintah “Untuk memben.....
01/08/2015 | Iyan Sofyan

KOPI – Menurut MUI, penyelenggaraan jaminan sosial oleh BPJS Kesehatan, terutama yang terkait dengan akad antar para pihak, tidak sesuai deng [ ... ]



RESENSI

Jangan Dengerin Sendiri.....
27/04/2015 | Ug Dani
article thumbnail

Resensi Buku Judul :Jangan Dengerin Sendiri
Penulis : Naomi Angelia Sea
Tebal. : 200
Penerbit : Bukune Juli 2014
Harga. : Rp 41 [ ... ]



CERPEN & CERBUNG

Mbah Sarlan dan Gerojokan Sewu.....
24/07/2015 | Agus Siroj Hudi

KOPI, Malang - Bendosari adalah satu di antara Desa yang berada di Kecamatan Pujon Malang Barat dan telah di tetapkan sebagai salah satu Desa Wisata u [ ... ]



PUISI

Bermimpi Terjaga.....
24/07/2015 | Agus Siroj Hudi
article thumbnail

  Di ranah sendiri aku bisu aku tuli... Aku sendiri  tak mengerti.... dalam kebekuan ku coba mendekati... dalam keangkuhan ku coba mengerti..... [ ... ]



CURAHAN HATI

Operasional Fee.....
28/07/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta Perilaku Presiden Jokowi tidak mencerminkan seorang pemimpin yang baik kenapa ingin membantu rakyat berikan “kail” jangan beri [ ... ]



HIBURAN

Rr Eka Aslyhatin Saudiyah Putri : Pili.....
30/07/2015 | Edo Jaya

    Jakarta, 30 Juli 2015- Faika Puteri salah satu penyanyi yang sedang booming lewat lagu “masih nmencintai’ memberikan pernyataan, dia lebih [ ... ]



KULINER

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui .....
01/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pel [ ... ]



HIDUP SEHAT

Pola Hidup Sehat, Berpuasa Saat Ramadhan.....
16/06/2015 | Mardinal

KOPI, Sarolangun - Puasa merupakan suatu kewajiban bagi Umat Islam yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt firmanNYA: “Hai orang-orang beriman d [ ... ]



SERBA-SERBI

LMR-RI Berbagi Keceriaan dengan Memberik.....
01/08/2015 | M. Samasi

LMR-RI Berbagi Keceriaan dengan Memberikan Santunan Media: Bengkalis, 10 Juli 2015: LMR-RI (Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia) adalah sal [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.