Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Opini Masihkah Amerika Super Power?

Masihkah Amerika Super Power?

Pewarta-Indonesia, Elba Damhuri, wartawan Republika, dalam analisa opininya di HU Republika 26/11/2008 melansir hasil riset Dewan Intelejen Nasional AS (NIC) belum lama ini tentang kepemimpinan global Amerika. Dinyatakan dalam perkiraan itu bahwa dominasi dan hegemoni kekuatan ekonomi, politik, dan militer AS akan merosot tajam pada 2025. Pada sisi lain dunia akan melihat kekuatan baru: China, Rusia, dan India.

Pada dasawarsa 1980 kalangan ilmuan dan peneliti internasional, seperti apa yang diungkapkan Damhuri, telah berdebat hebat tentang posisi AS. Jatuhnya sistem Bretton Woods dan dilepasnya dolar AS bukan sebagai “mata uang tunggal internasional,” mereka indikasikan sebagai tanda jatuhnya hegemoni AS dalam politik global. Apakah hegemoni dan superioritas AS akan benar benar limbung disaat krisis global kini?

Masih dalam analisa tersebut, Damhuri menggunakan sudut pandang yang menurutnya cukup komprehensif dalam melihat persoalan ini, yakni argumen pendekatan kekuasaan struktural ala Susan Strange, profesor politik ekonomi di London School of Economics. Kata Strange, untuk melihat kekuasaan global AS tidak lagi bisa dilihat dari pendekatan relational power.

Artinya, dominasi sebuah negara tidak lagi bisa dijamah dengan melihat perintah perintah. Sebagai contoh, sudah bukan zamannya lagi AS, misalnya, memaksa Iran atau Arab Saudi untuk menggunakan dolar AS sebagai mata uang perdagangan internasional.

Strange, tulis Damhuri, kemudian memperkenalkan suatu pendekatan baru yakni, pendekatan struktural (structural power) yang tidak bisa berdiri sendiri. Ada empat kekuatan struktural yang dapat dijadikan acuan untuk mengetahui apakah sebuah negara memiliki kekuasaan global atau tidak. Keempat kekuatan itu saling mendukung dan terintegrasi membentuk satu pengaruh yang melahirkan negara adikuasa dan hegemonif. Keempatnya adalah kekuasaan produksi, keuangan, militer, dan pengetahuan.

Saya tidak akan membahas satu persatu keempat pendekatan tersebut. Pada dasarnya dan ini menjadi kesimpulan dari keempat pendekatan tersebut, bahwa AS bisa dikatakan masih menjadi adikuasa dan hegemoni hingga hari ini.Damhuri meyakini, AS akan bisa tetap memegang kekuatan struktural untuk mendominasi dunia hingga 20 tahun kedepan. Strange juga percaya jika keempatnya masih dimiliki AS, meski saat ini krisis besar menghantam negara itu dan seluruh dunia terkena dampak tentunya.

AS adalah negara yang kerap mengalami situasi situasi buruk seperti saat ini. Sejak era 1970-an, AS mengalami defisit neraca pembayaran dan terus naik di era pemerintahan Ronald Reagan. AS pernah hancur dalam Perang Vietnam dan beberapa konflik internasional di Afrika dan Asia. Namun semua itu bisa diatasi dengan baik meski ada gejolak disana sini. Hal ini sama sekali tidak menghilangkan peran AS sebagai pusat kekuasaan dunia walaupun pada saat itu banyak kalangan menyatakan bahwa dunia telah memasuki era jatuhnya hegemoni AS.

Hampir semua negara terkena dampak krisis global ini, apalagi negara negara yang sudah sekian lama memiliki independensi produk atau impor ke negara Paman Sam. Indonesia dalam hal ini, tentu juga ikut merasakan kondisi yang sama. Menurut saya, pelaku pasar dan modal yang bermain di sektor internal atau yang lebih memfokuskan fragmentasi produk dan pasarnya kedalam negeri relatif akan berada pada comfort zone, dia tidak akan terkena dampak berarti dari krisis global ini.

Bahwa, pemain saham atau modal yang lebih dominan untuk berinvestasi diluar negeri, khususnya Amerika, pasti akan sangat terpukul dengan situasi ini. Kenapa? Jelas, perusahaan domestik yang selama ini menggantungkan impor dan sahamnya kepada AS tentu akan terkena imbas krisis yang bermula dari AS ini. Bangkrutnya Lehman Brother (LB), perusahaan asuransi terbesar keempat di AS, misalnya, akan berpengaruh signifikan terhadap jasa asuransi yang berada di Indonesia yang selama ini menjadikan LB sebagai andalan pasokan modal,dll.

Kembali ke awal. Apakah memang AS akan mengalami kemunduran total akibat dampak krisis ini? Ataukah mungkin kemudian AS akan tetap bertahan menjadi negara super power hingga 20 tahun mendatang seperti yang apa yang diestimasi oleh Damhuri ?. Ini saya pikir sangat menarik dan keterkaitan dengan pertanyaan pertanyaan itu, hanya waktu yang bisa menjawabnya. Sekarang banyak orang yang berharap pada presiden terpilih AS, Barack Obama, untuk berkreasi menyelesaikan “kiamat dunia” ini. Atau apakah kemudian dunia akan benar benar akan mengalami Armageddonisasi? [Ainuddin, tulisan ini saya tulis pada 26/11/2008. Sudah pernah dimuat di laman SMA Hidayatullah Bontang]
 

Pokdakan Sakato Raih Terbaik Satu Tingkat Sumatera Barat
Senin, 18 April 2016

KOPI, Pasaman - Kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Sakato jorong Koto Panjang, Nagari Lansek Kadok, Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman, berhasil raih juara I penilaian kinerja kelembagaan perikanan budidaya tingkat Propinsi Sumatera Barat tahun 2015. Pokdakan Sakato memperoleh hadiah berupa, 1 unit notebook, 1 unit printer, 1 buah tabung oksigen portable dari Dinas Perikanan dan Kelautan serta piagam penghargaan dari Gubernur Sumatera... Baca selengkapnya...

Peringati HUT Kopassus Ke-64, KASAD Puji Prestasi Kopassus Dalam Menangani Aksi Terorisme
Sabtu, 16 April 2016

KOPI - Ditengah - tengah hangatnya situasi keamanan didalam negeri, sebagaimana diketahui pada akhir bulan Maret kemarin, kita telah dikejutkan dengan penyanderaan 10 warga Indonesia oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina.     “Saya mengapresiasi kecepatan reaksi prajurit – prajurit Kopassus, khususnya satuan 81 penanggulangan teror dan Grup 3/Sandhi Yudha yang dalam waktu singkat telah siap melaksanakan tugas untuk melepaskan... Baca selengkapnya...

Dewan Adat Nasional Selenggarakan Pertemuan Konsolidasi
Kamis, 14 April 2016

KOPI, Jakarta - Dewan Adat Nasional (DAN) yang terdiri atas para raja dan sultan nusantara menyelenggarakan pertemuan nasional selama dua hari, 13-14 April 2016, di Jakarta. Para tokoh masyarakat bergelar Raja dan Sultan dari seluruh Indonesia menghadiri Pertemuan Konsolidasi tersebut. Diantara yang hadir, antara lain YM Prof. DR. Al-Habib Husein Abdulhadi Sulaeman dari Kesultanan Pajajaran dan YM DT. Dr. Ir. Muhammad Subur Sembiring dari... Baca selengkapnya...

Ditegur Kapolda, Polres Belu Kembalikan ID Card dan Tape-recorder Pewarta PPWI
Sabtu, 09 April 2016

KOPI, Jakarta - Kapolres Belu, AKBP Putu Gede Artha, melalui Kanit Buser Polres Belu bernama Timi, akhirnya mengembalikan ID Card dan alat perekam suara (tape recorder) milik anggota PPWI, Felixianus Ali, di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Pengembalian barang-barang milik Felix, demikian ia sehari-hari disapa, dilakukan pada Jumat kemarin, 8 April 2016, di Kantor Polres Belu. Demikian laporan disampaikan Felix dari Atambua.  ... Baca selengkapnya...

Salut Pemerintah Jkw-Jk, Bagi-bagi Hutang Pinjaman Negara ke Perusahaan Swasta
Sabtu, 09 April 2016

KOPI, Jakarta - Ditempat terpisah Ajisutisyoso mengatakan Pemerintah telah menipu rakyatnya sendiri. Dulu pinjaman uang dari Tiongkok dengan total US$ 3 Miliar setara 43,28 Triliun untuk membiayai pengembangan infrastruktur dan perdagangan.   Nyatanya uang tersebut lebih banyak disalurkan dan dipinjamkan ke beberapa  perusahaan BUMN dan swasta yang tidak ada korelasinya ketus Ajisutisyoso Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan... Baca selengkapnya...

Walikota Dumai Bertemu Investor Jepang Bahas Proyek Pengolahan Air Teknologi Canggih
Rabu, 06 April 2016

KOPI, Dumai – Kendala selama ini masyarakat Dumai sulitnya mendapat air bersih saat musim kemarau, maka Pemkot (Pemerintah Kota) Dumai melakukan terobosan bagaimana masyarakatnya dapat mengkomsumsi air bersih higienis.Yakni mengolah air laut, air payau menjadi air tawar yang langsung di konsumsi oleh masyarakat, untuk mewujudkan mimpi tersebut  walikota Dumai mendatangkan investor berasal dari negaraJepang. Dumai merupakan kota pelabuhan,... Baca selengkapnya...

Temukan 189 Hektare Ladang Ganja, Kapolri Apresiasi Operasi “Bersinar Rencong”
Selasa, 05 April 2016

KOPI, Banda Aceh – Sesuai dengan namanya Operasi“Bersinar Rencong” Kepolisian Daerah (Polda) Aceh dibantu TNI, berhasil menemukan 21 hektare ladang ganja yang dipelihara jaringa kartel narkoba. Letaknya berada tepat di tanah landai di tepi perbukitan lereng Gunung Seulawah. Kawasan itu masih masuk dalam daerah Lamteuba.   Kapolri dan rombongan tiba sekitar pukul 08.WIB, dengan menggunakan helikopter polisi. Pantauan Rakyat Aceh di... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALWapres Jusuf Kalla: Buka Internasion.....
20/04/2016 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Jakarta- Anggota Standing Committe ICAPP (Internasional Conference of Asian Political Parties) ke-26 Andreas Pareira mengatakan kepada wartawan  [ ... ]



NASIONALMira Atos Pratama Hadiri Lomba Memasak T.....
01/05/2016 | Muhammad Doni

KOPI, Pasaman - Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman bidang Perikanan beberapa hari lampau telah melaksanakan Lomba memasak tingkat Kabupaten Pasaman . P [ ... ]



DAERAHBesok, Garuda Agen Travel Fair Jambi Dib.....
28/04/2016 | Alamsyah Amir

KOPI, Jambi - Garuda Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya dengan menyelenggarakan Garuda Indonesia Travel Fair. Event Nasional ini serentak dil [ ... ]



PENDIDIKANDinas Pendidikan Pasaman Gelar Sosialisa.....
01/05/2016 | Muhammad Doni

KOPI, Pasaman -  Bagi Seluruh Guru yang ada di Pasaman baik yang belum maupun yang sudah di sertifikasi saat telah dilaksanakan sosialisasi tentang  [ ... ]



EKONOMINantikan Banjir Diskon Belanja Online Hi.....
28/04/2016 | Yeni / Pri

KOPI - Awal Mei 2016 ini, lebih dari 50 E-Commerce akan menyelenggarakan Diskon & Midnight Sale. Akan ada penawaran super spesial selama 3 (tiga) hari [ ... ]



HANKAMDandim Makassar Jefri Octavian Rotti Ter.....
25/04/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Makassar- Ditempat terpisah Ajisutisyoso mengatakan yang merusak nama institusi TNI bukan berasal dari eksternal melainkan oknum anggota TNI ter [ ... ]



OLAHRAGAPS.TNI Memproklamirkan Diri Demi Memotiv.....
19/04/2016 | Yeni Herliani

KOPI – Ditengah lesunya kondisi Persepakbolaan Indonesia yang mengalami berbagai sandungan disana sini, TNI memandang perlu untuk berperan aktif dal [ ... ]



PARIWISATAObjek Wisata Terbaru Japan Corner Museum.....
19/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Bila kita melangkah menuju kota banda Aceh dan berkunjung ke museum tsunami di bilangan lapangan Blang Padang maka anda semua akan men [ ... ]



POLITIKAsrizal H. Asnawi Siap Tarung Untuk Aceh.....
28/04/2016 | Ari Muzakki

KOPI, BANDA ACEH – Ketua Fraksi PAN DPR Aceh Asrizal H. Asnawi menyatakan kesiapannya untuk maju pada Pilkada Aceh Tamiang 2017 mendatang. Niat tulu [ ... ]



OPINISANG PEMIMPIM DR. H. SUHARDI DUKA, MM KE.....
28/04/2016 | Muhammad Nur Ino

Laporan dan Opini oleh OKT Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat DR. H. Suhardi Duka, MM  yang akrab disapa Pa SDK Oleh kolega dan masya [ ... ]



PROFILIbunda Mantan Gubernur Aceh Telah Tiada.....
13/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Duka cita sedang meliputi keluarga besar mantan Gubernur Aceh Syamsuddin Mahmud.Ibunda ya [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAAceh Bisa Maju dengan Pelaksanaan Syaria.....
09/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Berbicara tentang provinsi Aceh maka tidak bisa dilepaskan dengan pelaksanaan syariat Islam. Akan tetapi dalam pelaksanaannya banyak t [ ... ]



ROHANIKeluarga Toraja di Jakarta Rayakan Paska.....
13/04/2016 | Zohiri Kadir

KOPI, Jakarta - Tepatnya pada 9 April lalu bertempat di gedung BPPT Jl. M. H. Thamrin, perkumpulan Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) se-Jabodetabek meraya [ ... ]



RESENSIEra Soeharto : Sudjono "Mentri Urusan .....
19/03/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta- Menurut buku biografi Liem Sioe Liong dengan judul ” Liem Sioe Liong’s Salim Group: The Business Pillar of Suharto’s Indonesia” [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIRinduku Terkubur di Kampung Lansek.....
21/02/2016 | Nova Indra

siang ini
riak Tabek Kaluai masih sama
saat hatiku bicara tentangmu
tentang cinta, tentang rindu kita

hingga kini
terngiang gelak tawa
dua pecinta ber [ ... ]



CURAHAN HATIPemadaman Listrik di Lampung Barat.....
18/04/2016 | Ari Kusmiran

  KOPI, Lampung Barat - Pemadaman Listrik di bumi Lampung Barat hampir setiap hari terjadi, bahkan didalam satu hari bisa terjadi pemadaman 2 sampai [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.