Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Prediksi Dr. Rizal Ramli: Anjloknya Laba Bersih Maskapai Garuda Indonesia

KOPI, Jakarta - Di tempat kerjanya, Mas Sugeng Triwardono mengatakan " Tim ekonomi Kabinet Jokowi bikin ambruk negara. Perekonomian lesu, daya beli masyarakat turun, Tidak ada prestasi menggembirakan tim ekonomi kabinet kerja  hanya menambah pinjaman hutang keluar negeri, serta hanya menaikan pajak.

Kami meminta kepada kanda Presiden Jokowi segera mereshuffle/mengganti susunan kabinet tim ekonomi. Bila Presiden ingin mencalonkan kembali  untuk Pemilu Pilpres tahun 2019 " ujar Sugeng Triwardono Pengamat Ekonomi  dan Politik  Indonesia.

 

Berita tentang anjloknya laba bersih maskapai Garuda Indonesia cukup mewarnai di headline beberapa media mainstream negeri ini. Maskapai pelat merah PT. Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mengutip dari informasi Bursa Efek Indonesia, tercatat hanya menghasilkan laba bersih 8.06 juta dolar AS sepanjang 2016 ini. Laba bersih ini menurun tajam 89.42 persen dibandingkan pencapaiannya pada tahun 2015 yang sebesar 76.48 juta dolar AS.

Melalui Konferensi Pers di kantor pusat PT. Garuda Indonesia pada rabu (22/3/2017), Dirut Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan, penurunan laba bersih ini disebabkan persaingan bisnis aviasi yang ketat pada 2016.

Salah satu penyebabnya persaingan harga tiket antar maskapai. Ketatnya jalur penerbangan dalam dan luar negeri sangat mempengaruhi sehingga mengalami penurunan pendapatan setiap kursi terisi per kilometer atau yield sebesar 9 persen.

Sebenarnya penurunan laba bersih ini sudah lama terjadi hampir setiap tahunnya. Pada laporan keuangan bulan Maret tahun 2015, sepanjang 2014 saja, kinerja maskapai pelat merah ini mencetak rugi bersih senilai 371.97 juta dolar AS, padahal pada 2013 Garuda Indonesia mampu meraup laba bersih 13.58 juta dolar AS.

Ketidakmampuan Garuda Indonesia bersaing pada rute-rute jalur internasional dibandingkan dengan maskapai negara lain merupakan salah satu penyebab anjloknya laba bersih, dimana disebutkan tadi keterisian penumpang per kilometer yang tidak terpenuhi sehingga biaya pengeluaran membengkak dibandingkan pendapatannya.

Kinerja yang buruk dan banyaknya kebijakan yang tidak tepat pada maskapai pemerintah ini sudah lama dikritisi oleh Dr. Rizal Ramli yang pada waktu itu menjabat sebagai Menko Maritim. Kurang lebih hampir 1,6 tahun yang lalu, tepatnya medio agustus 2015, Dr. Rizal Ramli menyoroti tentang rencana pembelian pesawat Airbus A350 sebanyak 30 unit oleh Garuda Indonesia. Ketik di Google.com “ Operasional Fee” berita di Pewarta Indonesia. Tolonglah mau pulang kampung nih bro.


Ekonom Indonesia juga mantan Mentri Perekonomian Dr. Rizal Ramli

Menurut Dr. Rizal Ramli pesawat Airbus A350 hanya cocok untuk rute Jakarta-Amerika dan Jakarta-Eropa saja. Ditambah lagi rute internasional yang akan diterbangi Garuda Indonesia tidak menguntungkan karena tingkat keterisian yang hanya 30 persen.

Lebih baik Garuda membeli pesawat Airbus A320 dan memilih fokus penerbangan domestik dan regional Asia. Sorotan dari Dr. Rizal Ramli tersebut bukan tanpa alasan, sebab pada saat beliau menjabat sebagai Menko Perekonomian, era Presiden Gus Dur, Garuda saat itu tak mampu membayar utang kepada konsorsium Bank Eropa sebesar 1.8 miliar dolar AS dan terancam disitanya semua pesawat Garuda.

Namun dengan kepiawaiannya, Dr. Rizal Ramli mampu menaklukkan para bankir tersebut dengan mengirim surat grasi ke Frankfurt untuk menuntut balik konsorsium Bank Eropa karena menerima bunga dari kredit dengan ekstra 50 persen. Dan akhirnya mereka meminta damai dan sepakat merestrukturisasi utang Garuda.

Oleh sebab itulah Dr. Rizal Ramli meminta Presidan Jokowi untuk lebih memperhatikan layanan dan tidak melakukan pemborosan, dikarenakan Dr. Rizal Ramli tidak ingin Garuda bangkrut lagi.

Kepretan Rizal Ramli buat Gerah Rini Soemarno

Kepretan Dr. Rizal Ramli ini ternyata membuat gerah Rini Soemarno sebagai menteri BUMN. Dr. Rizal Ramli dianggap mencampuri Garuda Indonesia yang merupakan bawah koordinasi Kementerian BUMN. Padahal pemikiran dan ide-ide Dr. Rizal Ramli adalah sebuah sumbangsih dirinya sebagai menteri yang membantu Presiden, dan sebagai ekonom senior dan sudah mendunia jadi wajar saja kalau Dr. Rizal Ramli memberikan saran dan masukan agar Pemerintahan Presiden Jokowi tidak terbebani dengan imbas dari masalah Garuda Indonesia.

Namun saran dari Dr. Rizal Ramli dianggap sebagai kegaduhan oleh Rini Soemarno dan para kroninya. Peringatan beliau untuk lebih fokus ke penerbangan domestik dan regional Asia daripada penerbangan rute internasional atau long-haul tidak digubris oleh Rini Soemarno.

Sepanjang 2016 Garuda Indonesia Grup telah mendatangkan 17 unit pesawat baru, salah satu tujuannya adalah untuk melayani penerbangan rute internasional atau long-haul. Apalagi pembelian pesawat ini merupakan dari hutang luar negeri.

Kritik Dr. Rizal Ramli soal pemborosan dan kebijakan Garuda Indonesia menjadi kenyataan pada saat ini. Dengan terus anjloknya laba bersih Garuda Indonesia dari tahun ke tahun selama periode Pemerintahan Jokowi saat ini.

Audit BPK Pemborosan Anggaran 94 Juta Dollar

Sebelum kabar anjloknya laba bersih garuda saat ini, pada Januari lalu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengingatkan Direksi Garuda Indonesia untuk tidak main-main dengan rencana pengembangan armada pesawat.

BPK mengingatkan agar Garuda tidak lagi melakukan kesalahan lagi dalam pembelian pesawat sehingga menghasilkan pemborosan hingga 94 juta dolar AS per unit.


Peringatan ini datang berdasarkan hasil audit laporan keuangan Garuda Indonesia dalam kurun waktu 2011-2015. Disinilah peran Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN dibalik anjloknya laba bersih dari tahun ke tahun selama pemerintahan Presiden Jokowi, Rini Soemarno harus bertanggung jawab terhadap kebijakan yang telah dibuatnya.

Ketidakmampuan Rini Soemarno dalam kapasitas dan wewenangnya sebagai Menteri BUMN membuat pemerintahan Presiden Jokowi terus terbebani dengan berbagai masalah.

Ketidaksigapan dan kurangnya visi dan inovasi sebagai menteri membuat negara terus terpuruk dalam perekonomian yang makin tidak menentu. Seharusnya para menteri memiliki mental dan sikap yang lebih terbuka terhadap masukan dan kritikan tanpa memandang siapa yang memberi masukan atau kritikan.

Kritikan dilontarkan Dr. Rizal Ramli jauh sebelum masalah ini terjadi harusnya menjadi sebuah saran yang sangat berharga, apalagi Dr. Rizal Ramli waktu itu sebagai Menko Maritim yang notabene pembantu presiden dan juga kolega para menteri dikabinet yang sama. Sudah sewajarnya masukan tersebut diperhatikan oleh Rini Soemarno yang juga duduk dikabinet yang sama sebagai masukan sesama kolega dikabinet, bukan malah mempersalahkan dan dianggap mencampuri bahkan di cap pembuat kegaduhan.

Terhadap permasalahan ini, sudah saatnya Presiden Jokowi mengevaluasi para bawahannya terutama para menteri terkait yang kinerjanya tidak maksimal dan malah membuat kinerja Presiden semakin lambat.

Jadi sudah sewajarnya jika Rini Soemarno meminta maaf dan bersikap ksatria untuk mengundurkan diri sebagai Menteri BUMN, karena kebijakan dan wewenangnya sudah tidak mampu lagi membawa institusi dan negara ini ke arah yang lebih baik. Dan kedepannya harus diisi dan dikelola secara profesional oleh orang profesional, bersih dan terbuka terhadap berbagai masukan. (didi)

Penulis : Kang Iping (Kompasiana)

Teks Foto. Presiden Jokowi dengan Rizal Ramli. (foto.net)

Teks Foto . Armada Pesaawat Garuda dan Pramugari  serta pilot Garuda. (foto.net)


Artikel Lainnya:

 

Mayjen TNI (Purn) Burhanuddin Siagian Dimakamkan di TMP Kalibata
Sabtu, 26 Mei 2018

  KOPI, JAKARTA Mayjen TNI (Purn) Burhanuddin Siagian, mantan Pangdam I Bukit Barisan, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.   Inspektur Upacara dalam upacara militer dipimpin Pangdam Jaya/ Jayakarta, Mayjen TNI Joni Supriyanto pada hari Kamis (17/05/2018) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Jenazah sebelumnya disemayamkan di kediamannya di Cijantung, Jakarta Timur.   Sejumlah tokoh yang hadir antara lain: Irjen Pol... Baca selengkapnya...

Kementrian Hukum dan Ham Santuni Anak Yatim serta Buka Puasa Bersama
Sabtu, 26 Mei 2018

KOPI, Jakarta - Kemenkumham mengadakan buka puasa bersama pejabat dan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal, bertempat di Graha Pengayoman (22/5/2018). Acara yang ditaja oleh Biro Umum melalui Panitia Hari Besar Islam (PHBI) 2018, mengusung tema “Menanamkan nilai-nilai kejujuran” dengan penceramah Ustad Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau yang biasa dikenal Ustadz Syeikh Ali Jaber. Dalam tausiahnya beliau menyampaikan agar kita semua... Baca selengkapnya...

Ketua Umum PPWI Nasional Menghadiri Undangan Buka Puasa Bersama dengan Kedubes Maroko
Jumat, 25 Mei 2018

KOPI, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd. M.Sc, MA, bersama keluarga menghadiri undangan buka puasa bersama dengan Kedutaan Besar Kerajaan Maroko yang diwakili Konselor, Mr. Mostafa Nakhloui, di SHISHA Café, Jl. Kemang, Jakarta, Jumat, 24/05/2018. Turut hadir bersama Ketum PPWI dan keluarga, Ketua DPD-PPWI Provinsi Papua, Sem Gombo, S.Kom. Wilson bersama keluarga tiba di lokasi buka... Baca selengkapnya...

Sejumlah Alumni UNKRIS Kecam Aksi Teror Bom di Surabaya
Rabu, 16 Mei 2018

Foto: KGJ dalam sebuah aktivitas, 28 Jan 2018 KOPI, JAKARTA Sejumlah Alumni Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) Jakarta yang terhimpun dalam Perkumpulan Krisna Group Jatiwaringin (KGJ), Lintas Angkatan-Lintas Fakultas mengecam aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di 3 (tiga) gereja di Surabaya dan Mapolresta Surabaya.   Peristiwa teror bom Minggu (13/05/2018) pagi itu, merupakan tindakan keji dan tidak berperikemanusiaan, karena sejumlah... Baca selengkapnya...

Kejagung HM.Prasetio Resmikan Pemakaian Kantor Kejari Pekanbaru Empat Lantai Berbiaya Rp. 31,9 M
Sabtu, 12 Mei 2018

KOPI, Pekanbaru - Kedatangan orang nomor satu di korp Adyaksa dalam rangka kunjungan kerja peletakan batu pertama pembangunan kantor Kejati  (Kejaksaan Tinggi ) Riau dan meresmikan pemakaian kantor Kejari (kejaksaan Negeri) Pekanbaru. Rombongan Kejakgung datang sekitar 9:30 wib , Juma'at (11 Mei 2018) ratusan orang menunggu kedatangan Kejaksaan Agung (Kejagung) HM Prasetio untuk meresmikan pemakaian gedung baru empat lantai yang akan ditempati... Baca selengkapnya...

Dubes Ratlan Pardede Beri Kuliah Umum di Universitas Mpu Tantular
Senin, 07 Mei 2018

KOPI, JAKARTA - Disela padatnya rangkaian kerja Duta Besar Republik Indonesia untuk Tanzania, Ruwanda, Burundi dan Uni Comoros, Prof. Dr. Ratlan Pardede di Indonesia, masih saja ia menyempatkan waktu berbagi dalam bentuk Kuliah Umum di Universitas Mpu Tantular (UMT), Jakarta Timur. Pasalnya, sebelum jadi Dubes, Ratlan memang lama berkiprah di dunia pendidikan tinggi, sebagai dosen dan bahkan pernah menjadi Rektor di Universitas Mpu Tantular... Baca selengkapnya...

Gugatan PMH Dewan Pers Segera Disidangkan
Rabu, 02 Mei 2018

KOPI, Jakarta - Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) dan Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) secara resmi telah melayangkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap lembaga Dewan Pers pada tanggal 19 April 2018. Gugatan PMH terhadap Dewan Pers oleh kedua organisasi pers yang diwakili kedua ketua umumnya itu didaftarakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh Kuasa Hukum penggugat, Dolfie Rompas, SH, MH & Partner.   Pada... Baca selengkapnya...

NASIONALMenperin Sebut Ekspor Produk Manufaktur .....
24/05/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI,  Jakarta – Industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar dalam penerimaan pajak berdasarkan sektor usaha utama pada periode Janu [ ... ]



DAERAHPonpes Binaan Kemenperin Ini Mampu Hasil.....
24/05/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail


KOPI,  Lamongan (Jawa Timur) - Lamongan (JAWA TIMUR)~ Kementerian Perindustrian telah menjalankan program Santripreneur melalui pelatihan produks [ ... ]



PENDIDIKANOutbond Pacu Semangat Pelajar SMK 75-1 P.....
17/05/2018 | Marsono Rh
article thumbnail

KOPI - Outbond merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan di alam terbuka juga dapat memacu semangat, rasa kebersamaan dan membangun kerjasama bag [ ... ]



HANKAMDanrem 071 Wijayakusuma Mengunjungi Peng.....
17/05/2018 | Marsono Rh
article thumbnail

KOPI - Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Tr (Han) sambangi pengungsi korban gempa bumi Kalibening Banjarnegara di lo [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAPentas Seniman Lukis Mural Tandai Peresm.....
05/05/2018 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Yello Hotel Paskal sebuah hotel ekonomis bintang 3 dengan konsep urban style dibawah naungan Tauzia Hotels Management resmi dibuka diK [ ... ]



OPINIMemperkuat Peran Tiga Pilar Utama Pendid.....
21/04/2018 | Harjoni Desky, S.Sos.I., M.Si

KOPI - “Pendidikan merupakan alat yang memiliki tenaga untuk mengubah dunia” ini salah satu mutiara terkait dengan pentingnya pendidikan. Dari ka [ ... ]



PROFILBrigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser,.....
02/03/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta,Bila Kita perhatikan bahwa Bumi Aceh sangat subur sekali. Bahkan tanaman ganja tumbuh seperti rumput hijau di tanah. Bumi Aceh sangat sub [ ... ]



SOSIAL & BUDAYABripka. Parsuji, Bhabinkamtibmas Pelopor.....
22/05/2018 | Agus Sirot Hudi

KOPI, Pujon – Kesenian Tradisional, mungkin sudah kuno bagi sebagian generasi muda yang tidak memahami karakteristik budaya nusantara. Namun tidak b [ ... ]



ROHANIPengamat Aji Somek : Nama Ustad Abdu.....
20/05/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Ditempat kerjanya Pengamat tersohor dari Riau Aji Somek Menuturkan “ Nama Ustad Abdul Somad ( UAS) tak termasuk dalam daftar 200  [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIMy First Flight : Membuka Pintu Masa Dep.....
24/05/2018 | Lestari Widodo

Saat senja akan tiba, tampak seorang laki-laki yang sedang duduk di teras rumah sambil menyaksikan hijaunya alam. Sambil mendengarkan lantunan musik d [ ... ]



SERBA-SERBI30 Tenants Gelar Fashion Show Meriahkan .....
06/05/2018 | Mulyadi
article thumbnail

KOPI,  Jakarta - The Lady Boutique menggelar "Purity Raya & The Lady 1st Anniversary" dalam rangka merayakan HUT perdana. Acara diselenggarakan di  [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.