Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

GN Lingkaran: Upaya Menyelamatkan Masa Depan Si Lemah

KOPI, Jakarta - Tepat pukul 17.20. Pak Yamin tiba di rumah, dengan wajah yang muram, ia berusaha duduk bersandar di kursi bambu miliknya. Dari guratan yang ada dikeningnya, menyiratkan ia sedang memikul beban yang berat. Sesekali pak Yamin terbatuk-batuk. Batuk yang menandakan ia sedang sakit paru-paru parah. Beberapa bulan ini, pak Yamin sering mengeluhkan hasil pendapatannya."Pada tahun lalu, saya rata-rata bisa mendapatkan Rp30 ribu per hari, sekarang hanya Rp10 ribu," kata pak Yamin (49), pemulung yang tinggal di Manggarai tersebut.

Pemulung asal Bogor ini mengatakan satu hari dia hanya bisa mengumpulkan sebanyak 3 kg gelas-gelas plastik bekas minuman mineral. Gelas plastik bekas minuman mineral yang dikumpulkan itu dijual ke pedagang pengumpul di kawasan Manggarai atau di Pintu Air V. Pria tiga anak tersebut mengatakan penurunan pendapatan tersebut disebabkan jatuhnya harga gelas plastik bekas minuman mineral dari Rp10 ribu menjadi Rp3 ribu per kg. Penurunan pendapatan ini menambah beban hidupnya, dan membuat ia kesulitan untuk membayar cicilan utangnya. Akibatnya, mempengaruhi kesehatan, sehingga penyakit paru-parunya pun semakin parah.

Seperti pagi ini, ia sempat merasa sesak nafas, tetapi ia berusaha untuk kuat dan tetap bekerja, demi membuat dapurnya berasap, dan membayar cicilan utangnya. Setiap malam dalam kesendiriannya, ia sering menangis membayangkan bagaimana nanti kalau sekiranya ia meninggal cepat atau mengalami kecelakaan di saat bekerja. Memulung sampah di pinggiran jalan yang selama ini dilakoni, termasuk rentan terhadap kecelakaan. Dan kalau semua itu terjadi, tentu akibatnya ia tidak bisa bekerja lagi. Apalagi selama ini ia tidak memiliki asuransi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm). Bagaimana ingin memiliki asuransi? Sementara penghasilannya sehari-hari hanya untuk biaya hidup hari itu saja.

Jaminan bagi Pekerja Informal dan Rentan

Kisah pak Yamin tersebut adalah salah satu gambaran kehidupan nyata dari kebanyakan para pekerja informal dan rentan yang ada di negeri ini. Dan pekerjaan pak Yamin sebagai pemulung dapat digolongkan sebagai pekerjaan rentan. Sudah sepantasnya kita memperhatikan dan meringankan beban keluarga mereka. Maka, salah satu bentuk/upaya meringankan beban mereka adalah mengupayakan mereka mendapatkan Perlindungan Jaminan Sosial. Walau pun pada kenyataannya mereka hanya memiliki penghasilan sehari-hari hanya untuk biaya hidup hari itu saja.

Berangkat dari kepedulian tersebut, kita sangat mengapresiasi upaya BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) mencari jalan keluar bagi para pekerja yang tergolong rentan dan belum memiliki kemampuan membayar iuran sendiri agar terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. Pada Agustus tahun lalu, BPJSTK me-launching Program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran). Program ini merupakan gerakan menggalang solidaritas dari para pelaku usaha swasta, BUMN/BUMD dan inisiatif masyarakat untuk dapat berkontribusi dalam GN Lingkaran ini. GN Lingkaran mencakup dua program perlindungan dasar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) kepada pekerja rentan.

GN Lingkaran merupakan sebuah inovasi sosial yang ditujukan untuk membantu perlindungan pekerja rentan melalui donasi pembayaran iuran jaminan sosial ketenagakerjaan dari dana CSR perusahaan-perusahaan baik swasta, BUMN/BUMD ataupun sumbangan masyarakat secara individual. Sejak di launching, tercatat sudah 254.152 tenaga kerja terlindungi program jamian sosial ketenagakerjaan melalui GN Lingkaran, dengan 2.010 donatur yang tergabung. Diharapkan jumlahnya akan terus bertambah baik jumlah tenaga kerja maupun donaturnya. BPJSTK menargetkan pekerja rentan yang dapat terlindungi sampai dengan akhir tahun ini (2017), mencapai 500.000 tenaga kerja.

"Semakin banyak perusahaan yang menyalurkan dana CSR mereka dalam bentuk perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, maka perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia dapat segera terwujud, sejalan dengan agenda prioritas Presiden RI dalam NAWACITA. Program GN Lingkaran yang digagasnya ini menjadi salah satu upaya untuk mencapai kesempurnaan perlindungan pekerja Indonesia," kata Bapak Agus, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan.

Mencari Sumber Baru Pembiayaan Iuran Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Masih banyaknya para pekerja informal dan rentan yang belum menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan, dan hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi BPJSTK. Bila ingin menjadikan mereka semua menjadi anggota asuransi, tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit, serta membutuhkan sumber-sumber pendanaan baru, tidak hanya berharap kepada CRS perusahaan swasta maupun BUMN/BUMD. Solusi pembiayaan baru tersebut sudah semestinya dicari untuk memperkuat pembiayaan yang selama ini ada.

Melalui tulisan ini, penulis menawarkan dua alternatif solusi yang dapat digunakan sebagai sumber pembayaran iuran jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja informal dan rentan, yaitu: dana desa dan dana zakat (Baznas). Kita tahu bersama bahwa ada semangat besar dari pemerintah sekarang ini untuk membangun Indonesia melalui desa. Atas dasar niat baik itu, pemerintah meningkatkan alokasi dana untuk desa, walau program itu lebih diperuntukkan bagi pembangunan fisik desa. Menurut hemat penulis pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota bisa melakukan perubahan mekanisme program dan kegiatan dari dana desa, salah satunya adalah pembayaran iuran jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para warga yang ada di desa tersebut yang bekerja pada sektor informal dan rentan.

Alternatif kedua adalah pemanfaatan dana zakat yang ada di Baznas maupun Bazis di tingkat provinsi, kabupaten/kota. Kita tahu bersama bahwa zakat, infaq dan shodoqah yang dikelola oleh lembaga zakat pada prinsipnya adalah untuk membantu sesama. Dan program jaminan sosial ketenagakerjaan juga merupakan program membantu orang lain yang membutuhkannya diantaranya mereka, para pekerja informal dan rentan, seperti pemulung, penebang pohon, tukang, dan pekerjaan informal lainnya. Alhasil, dengan semangat dan kebersamaan kita untuk meringankan beban orang lain, menjadi salah satu modal persaudaraan kita dalam berbangsa, juga sebagai modal amal jariah kita kelak. Amiin.


Artikel Lainnya:

 

Cucu Pahlawan Nasional Bra Koosmariam Tersiram Air Panas oleh Pramugari Garuda
Minggu, 15 April 2018

KOPI, Jakarta – Cucu pahlawan nasional Pakubuwono X yakni B.R.A Koosmariam Djatikusumo (69) mengalami cacat payudara akibat tersiram air panas di kabin pesawat oleh oknum pramugari. Insiden terjadi saat penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Banyuwangi pada 29 Desember 2017 lalu. Saat itu, pramugari Garuda sedang melayani para penumpang atau serving. Tak disangka, teh panas tumpah dan mengenai tubuh korban. Cucu pahlawan nasional... Baca selengkapnya...

Wartawan Dimeja-hijaukan, Dewan Pers Mutlak Dibubarkan
Sabtu, 14 April 2018

KOPI, Jakarta – Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA kembali bersuara keras atas tindakan kriminalisasi terhadap wartawan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Kali ini, Wilson merasa sangat prihatin atas perlakuan sewenang-wenang aparat kepolisian di Polda Sumatera Barat yang menyeret Ismail Novendra, pimpinan redaksi Koran Jejak News yang terbit di Padang, Sumatera Barat, ke meja hijau. Laporan terkini yang... Baca selengkapnya...

Ada Apa Dengan KPK ? Tak Berani Mengusut Kasus Izin Kehutanan Melibatkan Zulkifli Hasan
Jumat, 13 April 2018

KOPI, Jakarta - Keterlibatan mantan Mentri Kehutanan Zulkifli Hasan memberikan izin pembebasan lahan hutan di Propinsi Riau dan Banten. Hampir semua kasus korupsi alih fungsi lahan berawal dari keputusan menteri yang berwenang dan saat itu Zulkifli Hasan sebagai Menteri Kehutanan melalui SK No. 673/ 2014 menyetujui alih lahan sebesar 30.000 ha yang berujung pada pemberian suap oleh mantan Gubernur Annas Makmun . Dalam persidangan terdakwa... Baca selengkapnya...

Erasmus Huis Hadirkan Konser Alexander Ullman di Jakarta
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Lembaga Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, mengadakan acara konser tunggal menghadirkan Alexander Ullman, bertempat di The Erasmus Huis, Kedubes Belanda, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 April 2018. Alexander Ullman adalah pemenang pertama Franz Liszt Piano Competition ke-11 yang berlangsung di Utrecht, Belanda, tahun 2017 lalu. Tidak kurang dari 300 penonton menyaksikan konser anak muda berkebangsaan Inggris... Baca selengkapnya...

Mendes PDTT Eko Putro Ingatkan Kades Tak Selewengkan Dana Desa , Telpon Satgas Bila Ada Kendala
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan Jusuf Kalla, Selama Tiga tahun ini dana desa mampu membangun lebih dari 121.000 kilometer jalan desa. Ini belum pernah ada dalam sejarah Indonesia. Desa mampu membangun 1.960 kilometer jembatan, tambatan perahu, embung air (sumur resapan air), sarana olahraga, irigasi, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro... Baca selengkapnya...

Inilah Puisi “Ibu Indonesia” Dibacakan oleh Sukmawati Bikin Heboh Umat Islam
Sabtu, 07 April 2018

KOPI, Jakarta - Putri Presiden pertama Indonesia Soekarno yakni Sukmawati Soekarnoputri membacakan puisi berjudul “Ibu Indonesia” di acara Pagelaran peragaan busana “Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week ke 29” bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 29 Maret 2018. Ibu Indonesia Aku tak tahu Syariat Islam Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah Lebih cantik dari... Baca selengkapnya...

Ini Alasan Kenapa Jual Pulsa Itu Menguntungkan
Sabtu, 31 Maret 2018

Sumber foto: suarapawan.com KOPI, Jakarta - Di antara semua kebutuhan hidup manusia zaman sekarang, pulsa adalah bagian dari sandang, pangan dan papan. Pulsa bukan lagi kebutuhan tersier, namun bagi beberapa orang sudah masuk ke dalam kebutuhan primer. Pasti sering nemuin kan, banyak orang yang rela tidak makan asal bisa beli pulsa. Kejadian seperti ini tidak hanya sekali atau dua kali saja terjadi pada pemilik ponsel. Terlebih para pengguna... Baca selengkapnya...

PENDIDIKANSMPN 1 Gisting Diduga Sarat Pungli dan P.....
19/04/2018 | Redaksi KOPI

KOPI, Tanggamus - Upaya pemerintah Republik Indonesia meningkatkan mutu pendidikan beberapa tahun ini selalu menjadi sektor skala prioritas. Terbukti, [ ... ]



EKONOMIRealisasi Program OBOR, Kemenperin Fokus.....
20/04/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI, JAKARTA -Indonesia dan China terus berupaya menguatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif. Apalagi, kedua negara telah sepakat mengembangkan [ ... ]



HANKAMPanggung Persiapan Deklarasi Kemerdekaan.....
04/04/2018 | Wawan Setiawan
article thumbnail

KOPI, Abepura - Kapolres Jayapura Kota AKBP. Gustav R.Urbinas memimpin pelaksanakan pembongkaran panggung Panitia Persiapan Deklarasi Kemerdekaan N [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAAston Luncurkan Minuman Anyar “Cocore.....
27/03/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Trend “nongkrong” atau berkumpul sudah menjadi gaya hidup anak muda maupun dewasa saat ini, mulai dari makan dan minum hingga  [ ... ]



POLITIKPembangunan Berbasis Budaya - Cegah Koru.....
21/04/2018 | Wahyono Yono

KOPI, Jakarta - Bertempat di Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki Cikini Jakarta. Di gelar kegiatan diskusi SATU FORUM Jakarta -Sumatera Utara, Disku [ ... ]



OPINIMemperkuat Peran Tiga Pilar Utama Pendid.....
21/04/2018 | Harjoni Desky

“Pendidikan merupakan alat yang memiliki tenaga untuk mengubah dunia” ini salah satu mutiara terkait dengan pentingnya pendidikan. Dari kata muti [ ... ]



PROFILBrigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser,.....
02/03/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta,Bila Kita perhatikan bahwa Bumi Aceh sangat subur sekali. Bahkan tanaman ganja tumbuh seperti rumput hijau di tanah. Bumi Aceh sangat sub [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAMenaker M. Hanif Dhakiri : Angkatan Ke.....
12/04/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Dalam acara Diskusi public ditaja oleh Forum Kebijakan Ketenagakerjaan (FKK) di Auditorium CSIS, Jakarta, Rabu (11/4/2018).
sebagai  [ ... ]



ROHANIGerakan Belajar dan Mengajar Al-Qur'an.....
04/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Sebagai daerah yang menganut sistem syariat Islam maka daerah Aceh banyak sekali terdapat tempat-tempat pendidikan belajar Alquran. U [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIAnggota DPRD Riau Suhardiman Amby Di-OTT.....
09/04/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Operasi Tangkap Tangan (OTT) bukan milik Institusi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saja. Para istripun melakukan aksi serupa,  [ ... ]



SERBA-SERBIKonsul Amerika Serikat Tertarik Lingkun.....
12/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta, Kawasan lingkungan alam perlu dilestarikan. Apalagi kawasan lingkungan hidup seperti di Gunung Leuser merupakan paru-paru dunia. Pad [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.