Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Menegakkan Keadilan Pemilu melalui Pengawasan Bersama

KOPI - Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang demokratis, berkualitas, dan bermartabat menjadi harapan dari semua pihak. Untuk memenuhi harapan tersebut, sangat diperlukan instrumen yang dapat melahirkan keadilan pemilu. Keadilan pemilu merupakan instrumen penting untuk menegakkan hukum dan menjamin sepenuhnya penerapan prinsip demokrasi melalui pelaksanaan pemilu yang bebas, adil, dan jujur. Sistem keadilan pemilu dikembangkan untuk mencegah dan mengidentifikasi ketidakberesan pada pemilu, sekaligus sebagai sarana dan mekanisme untuk membenahi ketidakberesan tersebut dan memberikan sanksi kepada pelaku pelanggaran.

Setiap tindakan, prosedur, atau keputusan menyangkut proses pemilu yang tidak sesuai dengan undang-undang termasuk dalam kategori ketidakberesan. Mengingat bahwa ketidakberesan dalam proses pemilu dapat menimbulkan sengketa, sistem keadilan pemilu berfungsi untuk mencegah terjadinya ketidakberesan dan menjamin pemilu yang bebas, adil, dan jujur. Oleh karena itu, desain sistem keadilan pemilu yang akurat sangat penting untuk menjamin legitimasi demokrasi dan kredibilitas proses pemilu.

Keadilan pemilu, sebagaimana didefinisikan dalam Buku Acuan International IDEA (Electoral Justice: The International) mencakup cara dan mekanisme yang tersedia di suatu negara tertentu, komunitas lokal atau di tingkat regional atau internasional untuk: pertama, menjamin bahwa setiap tindakan, prosedur, dan keputusan terkait dengan proses pemilu sesuai dengan kerangka hukum; kedua, melindungi atau memulihkan hak pilih; dan ketiga, memungkinkan warga yang meyakini bahwa hak pilih mereka telah dilanggar untuk mengajukan pengaduan, mengikuti persidangan, dan mendapatkan putusan.

Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu

Pada tahun 2018 ini, Indonesia akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak untuk 171 daerah. Pelaksanaan pilkada itu sendiri sebagai wujud dari kedaulatan rakyat. Bahkan dalam teori kedaulatan rakyat meyakini, yang berdaulat dalam setiap negara adalah rakyat. Kehendak rakyat menjadi satu-satunya sumber kekuasaan bagi setiap pemerintah. Karena itu, pemilu dan pilkada menjadi cerminan dari kedaulatan rakyat yang dijamin oleh konstitusi dalam pasal 1 ayat (2) Undang-Undang Dasar tahun 1945.

Untuk menjamin proses pilkada berjalan secara baik, baru-baru ini Bawaslu telah melakukan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP). Ada tiga aspek yang dinilai, yaitu: penyelenggaraan, kontestasi, dan partisipasi. (https://news.detik.com/berita/d-3746268/persiapan-pilkada-2018-bawaslu-luncurkan-indeks-kerawanan-pemilu). IKP itu sendiri dilakukan bertujuan untuk melakukan pemetaan dalam menentukan deteksi dini yang diidentifikasi; untuk mengidentifikasi ciri karakteristik kerawanan wilayah yang melakukan pilkada; dan sebagai referensi untuk melakukan strategi dan pencegahan.

Dalam melaksanakan tugas pengawasan demi mewujudkan pemilu/pilkada yang demokratis, berkualitas, dan bermartabat, tentunya Bawaslu tidak bisa dibiarkan “sendirian”, seluruh rakyat Indonesia harus ikut bersama-sama memastikan bahwa pemilu/pilkada berjalan berdasarkan asas jujur, adil, langsung, umum, bebas dan rahasia, serta memenuhi prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proposional, profesional, akuntabel, efektif dan efesien. Timbul pertanyaan pokoknya, bagaimana mewujudkan itu semua? Salah satu jawabannya adalah dengan cara pengawasan berjamaah.

Jika seluruh rakyat Indonesia sudah sadar akan pentingnya pemilu/pilkada, maka hal tersebut akan segera tercipta. Akan tetapi fakta menunjukan, bahwa tingkat partisipasi masyarakat saat ini masih minim dalam segi pengawasan terhadap pemilu dan pilkada. Sebagai contoh kecilnya, kita ambil saja pilkada di Jakarta. Dari data Bawaslu Jakarta Utara ditemukan data pada putaran pertama hanya ada 3 pelapor. Sedangkan untuk putaran kedua hanya 4 pelapor. Dan dari ketujuh (3+4) pelapor ini, semuanya merupakan tim sukses dan simpatisan. Hanya tujuh orang ini saja yang datang langsung ke kantor panwas. (Ahmad Halim, Ketua Panwas Jakarta Utara).

Kenyataannya, banyak masyarakat malah memilih media sosial untuk memberikan informasi kepada pengawas pemilu, dengan alasan lebih nyaman. Prinsipnya hal tersebut, boleh-boleh saja dilakukan. Namun, perlu diketahui bahwa Bawaslu memiliki prioritas penanganan dan ada aturan main yang dipedomani, seperti: pertama batas waktu; kedua, laporan paling sedikit memuat 5w + 1h; ketiga, identitas pelapor harus jelas (tidak menggunakan akun anonim); dan keempat, terpenuhi syarat formil dan materiil.

Terkait dengan tata cara melapor sendiri, sesungguhnya sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7/2017 pasal 454 point 4 yang mengatakan, laporan pelanggaran pemilu disampaikan secara tertulis dan paling sedikit memuat: nama dan alamat pelapor, pihak terlapor, waktu dan tempat kejadian perkara serta uraian kejadian. Di point 6 dijelaskan, laporan pelanggaran Pemilu disampaikan paling lama 7 (tujuh) hari kerja sejak diketahui terjadinya dugaan pelanggaran Pemilu.

Kita sadari bersama bahwa sosialisasi kepemiluan dan pengawasan masih terhambat oleh anggaran. Pasalnya, negara membatasi jumlah peserta dan jumlah sosialisasi pengawasan partisipatif. Mungkin, faktor ini sebagai salah satu penyebab hanya yang hadir dan memperhatikan saja yang paham, selebihnya tidak. Karena itu, sosialisasi melalui tulisan menjadi salah satu sarana untuk membangkitkan kepedulian dan partisipasi rakyat Indonesia untuk melakukan pengawasan, serta mendorong rakyat lebih berani untuk memberikan laporan atas pelanggaran atau kecurangan pemilu/pilkada yang terjadi, agar terjamin sistem pemilu/pilkada yang kualitas.

Apabila sistem pemilu/pilkada dipandang tidak kokoh dan tidak berjalan dengan baik, kredibilitasnya akan berkurang dan dapat mengakibatkan para pemilih mempertanyakan partisipasi mereka dalam proses pemilu/pilkada, atau bahkan menolak hasil akhir pemilu/pilkada tersebut. Dengan demikian, perwujudan keadilan pemilu/pilkada menjadi elemen kunci dalam menjaga kredibilitas proses pemilu. Atas dasar itu, mari! kita bersama-sama awasi pemilu dan pilkada. Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu. Semoga.


Artikel Lainnya:
Artikel Lainnya:

 

Inilah Isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II dengan Capres Prabowo
Minggu, 16 September 2018

KOPI, Jakarta - Ada tujuh belas isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II , penandatangani di Grand Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). Penandatanganan dilakukan oleh Prabowo Subianto dengan Ketua GNPF Ulama yakni Yusuf Martak. Hadir saat itu Ketum PAN (Partai Amanat Nasional) Zulkifli Hasan dan Waketum Gerindra Fadli Zon. Inilah 17 poin isi Pakta Integritas tersebut. 1. Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD... Baca selengkapnya...

Ilmu "Kaca Mata Kuda"
Minggu, 16 September 2018

  KOPI, Jakarta – Hidup ini harus pandai-pandai membawakan diri. Lihat Timing, Situasi, ekonomi kalau ingin berubah. Pandai/pintar sendirilah Anda. Ada orang tidak tamat sekolah hanya SD (Sekolah Dasar)  jadi pengusaha sukses. Orang ada memiliki kemampuan akademik, kemampuan diluar akademi yakni motorik. ialah kemampuan berpikir otak kiri dan kanan harus seimbang. Ada orang yang betah kerja kantoran, pergi pagi pulang sore/malam. ... Baca selengkapnya...

Kasad Singapura Goh Si Hou Kunjungi Panglima TNI
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta - Kerjasama militer kedua negara terus dilanjutkan dan ditingkatkan ke arah yang lebih baik dengan tetap melaksanakan latihan bersama dan pertemuan antar Perwira TNI dengan Perwira Singapore Armed Forces (SAF). Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P saat menerima kunjungan kehormatan Kasad Singapura Brigadier General Goh Si Hou di ruang tamu Panglima TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat... Baca selengkapnya...

Jubir BIN: Keterlibatan Kabinda Riau Soal Pemulangan Neno Warisan ke Jakarta for Menghindari Bentrok
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta – Juru bicara (Jubir) Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto, mengatakan BIN Daerah (Binda) Riau hanya menjalankan tugas agar tidak terjadi bentrokan massa. Terlebih acara yang dihadiri Neno tidak mendapat izin. ''Imbauan untuk kembali ke Jakarta terhadap Neno Warisman adalah jalan terbaik dari pada terjadi bentrokan dan menghindari jatuhnya korban dan tentu akan muncul masalah baru atas legalitas acara tersebut,'' kata... Baca selengkapnya...

TPNPB/OPM Tembak TNI Yang Bawa Bahan Makanan Untuk Anak-anak Tingginambut
Minggu, 19 Agustus 2018

KOPI, Puncak Jaya – Kembali 2 orang prajurit TNI atas nama Alm. Letda Inf Amran Blegur (Dan Pos) dan Alm. Pratu Fredi anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Pos Tingginambut, Puncak Jaya gugur menjadi korban keganasan kelompok TPNPB/OPM wilayah Tingginambut, Minggu (19/8).   Pada hari Sabtu (18/8), Letda Inf Amran Blegur bersama anggota Pos Satgas Pamrahwan Tingginambut merencanakan untuk memberi sumbangan bahan makanan kepada... Baca selengkapnya...

Partai Berkarya Kembalinya “Putra Putri Cendana” ke Panggung Politik
Selasa, 31 Juli 2018

KOPI, Jakarta – Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang menegaskan masuknya Siti Hediati Hariyadi atau lebih dikenal nama Mbak Titiek Soeharto (mantan istri Prabowo Subianto) ke Partai Berkarya akan memperkuat partai menggalang basis dukungan dari masyarakat. Khususnya, para simpatisan pendukung mantan Presiden Soeharto yang masih bertahan. Badaruddin menegaskan, Partai Berkarya akan mengimpun para pendukung mantan Presiden... Baca selengkapnya...

Jokowi Mengumpulkan Enam Ketum Parpol di Istana Bogor
Kamis, 26 Juli 2018

KOPI, Jakarta - Hiruk pikuk Pemilihan Presiden tahun 2019 . Masing-masing kandidat Capres merapatkan barsian untuk berkoalisi dengan partai politik . Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan dengan enam ketua umum parpol di istana Bogor, Senen (23/7-18) kemaren. Ketua Umum (Ketum)Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto kepada wartawan usai pertemuan tersebut di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (23/7/2018) menuturkan "Jadi,... Baca selengkapnya...

NASIONALInsentif Menjaga Alam: Dana Alokasi Umum.....
18/09/2018 | Wahyono Yono

KOPI, Jakarta, 18 September 2018-Kaya, tapi belum tentu makmur. Itulah problem yang dialami sejumlah wilayah kaya hutan di Indonesia. Dibandingkan wil [ ... ]



DAERAHKemenag Pekanbaru Galang Bantuan untuk K.....
28/08/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Masyarakat propinsi Riau turut merasakan penderitaan warga Indonesia di Lombok terkena musibah bencana alam yakni Gempa bumi.  R [ ... ]



PENDIDIKANDelapan Orang Guru dari Kemenag Kota P.....
08/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Kemenag (Kementrian Agama ) Kota Pekanbaru mengirimkan 8 utusannya  untuk mengikuti sosialisasi Pengembangan Keprofesian Berkelanj [ ... ]



EKONOMIPemerintah Perlu Membuat Sistem Paramete.....
30/07/2018 | Arianto Goder

KOPI, JAKARTA - Dua minggu lalu BPS merilis persentase penduduk miskin Maret 2018 turun menjadi 9,82 persen. Terendah sepanjang sejarah dalam berbagai [ ... ]



HANKAMDanlanud RHF Pecat Prajurit TNI AU Pra.....
01/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pulau Batam - Ditempat kerjanya , sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan “ Jangan ada pula oknum Tentara “ Separoh Tentara Sepa [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
04/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



HUKUM & KRIMINALOknum Mahasiswa Asal Dumai Nyambi Kurir.....
13/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Oknum mahasiswa di Riau berinisial AS alias Arif (21) terlibat dalam peredaran narkotika diduga selundupan dari Malaysia. Pelaku b [ ... ]



POLITIKSeminar Politik GAPUT, GBKP Anti Golput.....
12/08/2018 | Wahyono Yono

KOPI, Jakarta - Melihat besarnya angka ketidakikutsertaan (Golput) dalam setiap Pemilihan Umum yang dilaksanakan oleh pemerintah (Pusat dan Daerah) d [ ... ]



OPINITertangkap Basah Nazaruddin dengan Setya.....
16/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan “ Tak jera-jeranya oknum petugas Lapas (lembaga Permasyarakatan ) dan Rutan (Ruma [ ... ]



PROFILKepala BPOM Penny Lukito Apresiasi P.....
30/08/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) pusat Penny Lukito memberikan apresiasi kepada produk kosmetik local  mengembangka [ ... ]



ROHANIKemenag Pekanbaru Galang Bantuan untuk K.....
28/08/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Masyarakat propinsi Riau turut merasakan penderitaan warga Indonesia di Lombok terkena musibah bencana alam yakni Gempa bumi.  R [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATINikki Haley : Negara Arab Hanya Bisa B.....
22/08/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, New York - Adapun dalam Daftar Donatur Anrwa ( yayasan mengurus Pengungsi Palestina) terdapat 11 negara mayoritas Muslim yakni : Arab Saudi, K [ ... ]



SERBA-SERBIInilah Jony Boyok Hina Ustad Abdul Somad.....
06/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Dengan jari Anda bisa masuk penjara melakukan unggahan ujaran kebencian "Hate Speech" yaitu : kalimat, Foto, Video live streamin [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.