Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Memperkuat Peran Tiga Pilar Utama Pendidikan

KOPI - “Pendidikan merupakan alat yang memiliki tenaga untuk mengubah dunia” ini salah satu mutiara terkait dengan pentingnya pendidikan. Dari kata mutiara singkat ini memperlihatkan begitu pentingnya keberadaan pendidikan tersebut, bukan saja untuk memberi perubahan kepada satu individu, tetapi pengaruh dari kekuatan pendidikan tersebut dapat merubah dunia. Sebagai contohnya, pendidikan tidak semata-mata untuk membuat manusia menjadi bijak dan pinter, tetapi dengan konsep pendidikan yang benar, maka dunia dapat maju dan beradab.

Lihat, perkembangan teknologi akhir-akhir ini, dimana dulu manusia hanya bisa bermimpi untuk sekedar pindah dari satu tempat ke tempat yang lain, tetapi sekarang dengan kemajuan pendidikan, manusia bisa berpindah secara massal melalui kemajuan transportasi darat, laut dan udara. Inilah beberapa bukti bahwa pendidikan itu sebagai alat yang mampu mengubah dunia.

Lalu timbul pertanyaan besar, mengapa pendidikan sangat penting bagi sebuah bangsa seperti Indonesia? Tidak lain, karena pendidikan menjadi salah satu barometer atau ukuran dari kemajuan negara. Negara akan dikatakan maju apabila pendidikan di negara tersebut berkembang pesat dan memadai. Dengan pendidikan kita bisa mengetahui banyak hal. Melalui pendidikan juga kita bisa meningkatkan potensi diri dan cara berfikir kita.

Menurut Imam Syafi’í , dikatakan, “kalau mau bahagia didunia haruslah dengan ilmu , kalau mau bahagia di akhirat juga dengan ilmu” (Lihat, Imam an-Nawawi asy-Syafi’iy dalam al-Majmu syarh al-Muhadzab juz 1 hal 20, juga Imam as-Syarbini as-Syafi’iy dalam Mughni al-Muhtaj hal.31). Di sini ditekankan bahwa ilmu itu sangat penting dan utama, bahkan orang yang berilmu dan bermanfaat bagi orang lain, lebih tinggi kedudukannya.

Salah satu cara untuk mendapatankan ilmu adalah melalui pendidikan. Namun, ironis bila kita melihat posisi peringat pendidikan Indonesia, kita kan menemukan peringkat pendidikan Indonesia di dunia masih rendah, bahkan bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Thailand, Malaysia dan Singgapora, peringkat pendidikan Indonesia masih di bawah negara-negara tersebut. Kondisi tersebut sebenarnya tidak perlu disedihkan, tetapi sebaliknya menjadi motivasi bagi bangsa Indonesia untuk menyelesaikan problem pendidikan yang terjadi selama ini.

Ada banyak permasalahan pendidikan yang “menyelimuti” bangsa Indonesia, mulai dari permasalahan ketimpangan sarana dan prasarana fisik sekolah, kekurangan dan pemerataan guru (Mulkeen dan Chen, 2008), kemiskinan dan faktor latar belakang pendidikan orang tua murid (Flora et al., 2003). Adanya sikap metrosentrik guru di daerah terpencil (Campbell dan Yates,2011). Belum lagi, masih banyaknya siswa di pedesaan kurang termotivasi belajar (Stewart, Abbot-Chapman, (2011), dan Singh et al. (2010)). Banyaknya guru dan siswa yang tinggal jauh dari lokasi sekolah (hasil penelitian Adlim, Helida Gusti, Zulfadli, 2016). Adanya aturan-aturan konvensional yang masih berlaku di masyarakat pinggiran, struktur sosial, beban ekonomi, dan perkara gender, semua itu turut menghambat pendidikan di daerah pinggiran (tirto.id – Pendidikan, 2012).

Memperkuat Peran Tiga Pilar Utama Pendidikan

Begitu banyaknya permasalahan yang terjadi (sesuai dengan paparan sebelumnya), maka sudah sepantasnya kondisi dan situasi tersebut, menyadarkan seluruh eleman bangsa bahwa untuk membuat pendidikan Indonesia maju dan sejajar dengan pendidikan negara lain harus diwujudkan dengan usaha keras, komitmen tinggi, kerjasama yang kokoh, saling isi mengisi peran, dan saling menguatkan satu sama lainnya.

Pendidikan secara sederhana merupakan usaha yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah (sekolah) melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan, yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang hayat untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat mempermainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tetap untuk masa yang akan datang.

Dari pengertian di atas mengungkapkan beberapa hal penting, diantara: pertama, pendidikan sangat penting dalam memajukan negara; kedua, pendidikan juga penting dalam proses pembangunan negara yang lebih maju; dan ketiga, untuk mencapai kemajuan pendidikan tersebut, minimal ditentukan melalui sinergitas dari tiga pilar utama pendidikan, yaitu: lingkungan sekolah, lingkungan keluarga dan masyarakat.

Penguatan tiga pilar utama pendidikan ini harus dilakukan dalam berbagai ragam dan pola hubungan sinergitas. Kita beruntung kesadaran akan peran penting dari masyarakat dan keluarga bagi pendidikan peserta didik sangat dirasakan pemerintah, yaitu melalui Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah, masyarakat dan orang tua siswa didorong untuk telibat aktif dalam peningkatan mutu layanan pendidikan sebagai bagian dari Tri Pusat Pendidikan.

Hubungan tiga pilar utama pendidikan ini harus diikat dengan tali kasih sayang, hubungan sejajar dan saling isi-mengisi peran. Lingkungan keluarga harus menyadari bahwa tugas utama dalam mendidik anak ada dalam lingkungan keluarga. Lalu dengan kesadaran ini pihak keluarga harus berperan aktif dalam melakukan upaya pendidikan tersebut. Tidak semata-mata melepaskan tanggung jawab begitu saja kepada pihak sekolah karena sudah membayar uang sekolah, komite atau lainnya.

Demikian jugas pihak sekolah harus menyadari bahwa sekolah merupakan lembaga yang diamanahkan oleh keluarga peserta didik, dan negara untuk mencertaskan anak bangsa, pemimpin-pemimpin masa depan bangsa Indonesia. Sehingga dengan dasar kesadaran ini, para guru tentunya akan lebih semangat, komitmen dan kontiniu untuk menemukan inovasi baru dalam melakukan proses pendidikan dan pengajaran.

Masyarakat juga memiliki peran yang tidak kalah penting. Lingkungan masyarakat sebagai lingkungan terbesar dari keluarga dan sekolah, tempat dimana para peserta didik akan dikembalikan. Lingkungan masyarakat memiliki pengaruh besar dalam proses pendidikan dan pengajaran. Alangkah bangganya lingkungan yang memiliki anak-anak (masyarakatnya) unggul, cerdas dan santun. Alangkah senangnya lingkungan tersebut yang memiliki sekolah (favorit). Kondisi-kondisi seperti ini, tentu saja akan mempengaruhi dan menggerakkan bidang-bidang lain, misalnya ekonomi masyarakat setempat, strata sosial dan pendidikan masyarakatnya secara umum.

Harmonisasi dari pelaku utama pendidikan, yaitu: lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, dan masyarakat, harus dilakukan untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Saling isi-mengisi peran, harus diwujudkan secara sungguh-sungguh dan kontiniu, karena akan menimbulkan banyak manfaat. Baik manfaat dalam jangka pendek (mencerdaskan anak bangsa), maupun dalam jangka panjang, demi mewujudkan kemajuan bangsa Indonesia. Semoga.


Artikel Lainnya:
Artikel Lainnya:

 

Pemilu Serentak 2019 Bisa Merubah Nasib Anda
Sabtu, 22 September 2018

KOPI, Jakarta - Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso menuturkan “ Ada Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia atau para caleg (Calon Legislatif), Calon DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Periode 2019-2024 yang mau membayarkan kontrakan rumah setiap tahun/bulan, saat Pemilu serentak pada tanggal 17 April 2019 mau saya pilih Ia. Didi Rinaldo nomor rekening: 108-00-0762272-4 Bank Mandiri KCP Ahmad Yani Pekanbaru “Cakap Kang... Baca selengkapnya...

Inilah Isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II dengan Capres Prabowo
Minggu, 16 September 2018

KOPI, Jakarta - Ada tujuh belas isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II , penandatangani di Grand Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). Penandatanganan dilakukan oleh Prabowo Subianto dengan Ketua GNPF Ulama yakni Yusuf Martak. Hadir saat itu Ketum PAN (Partai Amanat Nasional) Zulkifli Hasan dan Waketum Gerindra Fadli Zon. Inilah 17 poin isi Pakta Integritas tersebut. 1. Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD... Baca selengkapnya...

Ilmu "Kaca Mata Kuda"
Minggu, 16 September 2018

  KOPI, Jakarta – Hidup ini harus pandai-pandai membawakan diri. Lihat Timing, Situasi, ekonomi kalau ingin berubah. Pandai/pintar sendirilah Anda. Ada orang tidak tamat sekolah hanya SD (Sekolah Dasar)  jadi pengusaha sukses. Orang ada memiliki kemampuan akademik, kemampuan diluar akademi yakni motorik. ialah kemampuan berpikir otak kiri dan kanan harus seimbang. Ada orang yang betah kerja kantoran, pergi pagi pulang sore/malam. ... Baca selengkapnya...

Kasad Singapura Goh Si Hou Kunjungi Panglima TNI
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta - Kerjasama militer kedua negara terus dilanjutkan dan ditingkatkan ke arah yang lebih baik dengan tetap melaksanakan latihan bersama dan pertemuan antar Perwira TNI dengan Perwira Singapore Armed Forces (SAF). Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P saat menerima kunjungan kehormatan Kasad Singapura Brigadier General Goh Si Hou di ruang tamu Panglima TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat... Baca selengkapnya...

Jubir BIN: Keterlibatan Kabinda Riau Soal Pemulangan Neno Warisan ke Jakarta for Menghindari Bentrok
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta – Juru bicara (Jubir) Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto, mengatakan BIN Daerah (Binda) Riau hanya menjalankan tugas agar tidak terjadi bentrokan massa. Terlebih acara yang dihadiri Neno tidak mendapat izin. ''Imbauan untuk kembali ke Jakarta terhadap Neno Warisman adalah jalan terbaik dari pada terjadi bentrokan dan menghindari jatuhnya korban dan tentu akan muncul masalah baru atas legalitas acara tersebut,'' kata... Baca selengkapnya...

TPNPB/OPM Tembak TNI Yang Bawa Bahan Makanan Untuk Anak-anak Tingginambut
Minggu, 19 Agustus 2018

KOPI, Puncak Jaya – Kembali 2 orang prajurit TNI atas nama Alm. Letda Inf Amran Blegur (Dan Pos) dan Alm. Pratu Fredi anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Pos Tingginambut, Puncak Jaya gugur menjadi korban keganasan kelompok TPNPB/OPM wilayah Tingginambut, Minggu (19/8).   Pada hari Sabtu (18/8), Letda Inf Amran Blegur bersama anggota Pos Satgas Pamrahwan Tingginambut merencanakan untuk memberi sumbangan bahan makanan kepada... Baca selengkapnya...

Partai Berkarya Kembalinya “Putra Putri Cendana” ke Panggung Politik
Selasa, 31 Juli 2018

KOPI, Jakarta – Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang menegaskan masuknya Siti Hediati Hariyadi atau lebih dikenal nama Mbak Titiek Soeharto (mantan istri Prabowo Subianto) ke Partai Berkarya akan memperkuat partai menggalang basis dukungan dari masyarakat. Khususnya, para simpatisan pendukung mantan Presiden Soeharto yang masih bertahan. Badaruddin menegaskan, Partai Berkarya akan mengimpun para pendukung mantan Presiden... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALAnggota Parlemen Timor Leste Memutarbali.....
08/09/2018 | Mohamad Nur Arifin

KOPI, NTT - Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M di Kupang, Jumat ( 07/09) menjelaskan bahwa apa yang di tuduhkan pada tan [ ... ]



NASIONALPenodaan Agama dengan Tafsir Diskriminat.....
21/09/2018 | Wahyono Yono

KOPI, Jakarta - Lagi-lagi Pasal penistaan agama menyerang kelompok minoritas. Putusan Pengadilan PN Medan No. 1612/PID.B/2018/PN.Mdn pada Selasa 21 Ag [ ... ]



DAERAHKapal Feri Mini Pengadaan Dishub Mamuju .....
19/09/2018 | Muhammad Nur Ino

KOPI, MAMUJU - Pengadaan Kapal Feri Mini oleh Dishub Pemkab Mamuju tahun 2017 pernah menjadi buah bibir di tengah masyarakat. Pengadaan tersebut mengh [ ... ]



PENDIDIKANMadrasah Aliyah Ikhlas Memperingati 1 Mu.....
17/09/2018 | Mr. Tarman

KOPI, BANTEN - Peringatan tahun baru Islam dan hari jadi MA (Madrasah Aliyah) Ikhlas Jawilan yang ke 23 pada hari Kamis, (15/09/2018) di lapangan upac [ ... ]



EKONOMIPemerintah Perlu Membuat Sistem Paramete.....
30/07/2018 | Arianto Goder

KOPI, JAKARTA - Dua minggu lalu BPS merilis persentase penduduk miskin Maret 2018 turun menjadi 9,82 persen. Terendah sepanjang sejarah dalam berbagai [ ... ]



HANKAMDanlanud RHF Pecat Prajurit TNI AU Pra.....
01/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pulau Batam - Ditempat kerjanya , sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan “ Jangan ada pula oknum Tentara “ Separoh Tentara Sepa [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
04/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



HUKUM & KRIMINALOknum Mahasiswa Asal Dumai Nyambi Kurir.....
13/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Oknum mahasiswa di Riau berinisial AS alias Arif (21) terlibat dalam peredaran narkotika diduga selundupan dari Malaysia. Pelaku b [ ... ]



POLITIKDr H Suhardi Duka, MM Ditunjuk Jadi Ketu.....
20/09/2018 | Muhammad Nur Ino

KOPI, MAMUJU - Lewat Grup WA Demokrat Sulbar tadi malam tanggal 18 September 2018 diketahui bahwa Timses Bakal Calon Presiden / Wakil Presiden Prabowo [ ... ]



OPINIEfek Sayap Kupu-Kupu dari Pertemuan IMF-.....
27/08/2018 | Harjoni Desky

KOPI - Dua bulan ke depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan International Monetary Fund-World Bank Group (IMF-WBG) Annual Meeti [ ... ]



PROFILKepala BPOM Penny Lukito Apresiasi P.....
30/08/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) pusat Penny Lukito memberikan apresiasi kepada produk kosmetik local  mengembangka [ ... ]



ROHANIZakat di Era Digital.....
16/09/2018 | Efri S Bahri

KOPI - Saat ini kita berada di era digital. Teknologi digital yang dikenal sekarang ini telah nenyuguhkan berbagia keunggulan dari teknologi yang ada  [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATINikki Haley : Negara Arab Hanya Bisa B.....
22/08/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, New York - Adapun dalam Daftar Donatur Anrwa ( yayasan mengurus Pengungsi Palestina) terdapat 11 negara mayoritas Muslim yakni : Arab Saudi, K [ ... ]



SERBA-SERBITertangkap Basah Nazaruddin dengan Setya.....
16/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Di tempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan, “Tak jera-jeranya oknum petugas Lapas (lembaga Permasyarakatan) dan Rutan (Ruma [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.