Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Opini Senyum dan Salam Khas Garuda untuk Perdamaian Libanon

Senyum dan Salam Khas Garuda untuk Perdamaian Libanon

Oleh : Andi Perdana Kahar*)

“Acap kali ku pandang rangkaian kata mutiara “Beginning with smile for peaceful Lebanon” yang menghiasi indahnya Taman Air Garuda, teringat diriku akan setiap tamu dan pengunjung compound Adshit Al Qusayr yang langsung tersenyum damai seraya memandang tulisan itu. Di saat yang sama, ingatanku juga mengarah pada motto Garuda UNIFIL yakni “How to win the heart and the mind of the Lebanese”. Dan di hari ini kebanggaanku semakin memuncak ketika beberapa warga kota Zahlah meneriakkan kata “GARUDA” kepada rombongan Perwira UNIFIL, termasuk diriku di dalamnya, dengan komposisi mayoritas berasal dari negara Eropa yang tengah menikmati perjalanan TOUR LAF dan secara serempak membalasnya dengan salam yang sama, “GARUDA”.

Cuplikan di atas adalah sepenggal catatan yang tertulis dalam buku harian seorang perwira TNI yang sedang mengemban tugas menjalankan misi perdamaian PBB di Libanon, di bawah naungan UNIFIL (United Nations Interim Force In Libanon).

Sebegitu besarkah pengaruh kata yang menjadi salam para peacekeeper asal Indonesia ini? Hal apa yang membuat nama lambang negara tercinta Indonesia ini menjadi begitu kesohor di negeri Kahlil Gibran ini? Artikel ini akan mengantar para pembaca mengenal lebih dekat, pengabdian para anak bangsa yang tengah mengemban misi negara untuk ikut serta memelihara ketertiban dunia, nun jauh di sana , di Libanon.

Perang 34 hari pada tahun 2006 telah mengantar PBB mengeluarkan Resolusi nomer 1701 yang melatari pengiriman pasukan perdamaian Indonesia dengan nama sandi Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII. Sebelumnya telah terjadi 3 kali rotasi penggantian pasukan Indonesia , sehingga kontingen yang sedang menjalankan misi saat ini dinamakan Kontingen Garuda XXIII-D/UNIFIL (Indonesian Battalion).

Tingginya apresiasi yang diberikan kepada kontingen Indonesia memungkinkan Indonesia menambah jumlah kekuatan peacekeeper di Libanon, sehingga pada penghujung tahun 2009, Indonesian Battalion (Indobatt) mendapat penebalan pasukan, semula terdiri dari 4 Kompi Mekanis dan 1 Kompi Pendukung, menjadi 5 Kompi Mekanis dan 1 Kompi Pendukung serta penambahan awak dan teknisi ranpur sebanyak 18 orang, sehingga akumulasi prajurit Indobatt saat ini berjumlah 1018 orang.

Indobatt sebagai Peacekeeper

Ada beberapa ciri kontingen Indonesia sekaligus jawaban atas pertanyaan mengapa Kontingen Indonesia dapat beradaptasi dengan cepat dan diterima dengan hangat oleh warga Libanon. Ciri ini sesungguhnya merupakan warisan para leluhur kita sebagai sebuah kearifan budaya yang telah mendidik kita menjadi salah satu bangsa paling ramah di dunia, jawabannya adalah SENYUM, SALAM dan SAPA. (Berdasarkan hasil survei The Smiling Report 2009, Indonesia adalah negara paling murah senyum di dunia dengan skor 98% serta skor yang sama (98%) untuk salam). Ketiga formula rahasia tersebut telah mengakar di lubuk sanubari para Prajurit Garuda. Tak heran jika ketika kendaraan milik Indobatt melintas di tengah perkampungan, masyarakat akan melambaikan tangan sambil meneriakkan kata “GARUDA”. Sebab, Prajurit Garuda sudah memulainya sebelum orang lain melambaikan tangan.

Selain ketiga formula tersebut, berbagai program pemulihan rasa trauma pasca perang menjadi jurus lain kontingen Indonesia dalam memenangkan hati dan fikiran masyarakat Libanon. Di lingkungan misi PBB dimanapun berada, aktifitas pemulihan tersebut termuat dalam sebuah program kerja bernama CIMIC (Civil Military Coordination) atau yang lebih dikenal di Indonesia dengan istilah Pembinaan Teritorial. Program-program tersebut diantaranya pemberian pelatihan keterampilan terapan seperti perbengkelan, pendidikan komputer bagi anak usia sekolah bahkan bagi ibu rumah tangga, medical assistance dan nursing, kerja bakti pembersihan lingkungan bersama masyarakat atau hanya sekedar membantu sebuah mobil masyarakat yang terkepung oleh hujan salju. Indobatt lebih mengedapankan sentuhan kemanusiaan secara langsung daripada program–program pembangunan yang bernilai ratusan atau bahkan ribuan dolar. Mungkin hal ini pula yang membedakannya dengan program Cimic yang banyak dikembangkan oleh kontingen negara lain. Satu-satunya program Cimic yang cukup bernilai ekonomi hanyalah Smart Car, wahana multimedia keliling sumbangan Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2007 serta Mobile Library hasil kreasi Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-D pada tahun 2009 untuk memelihara minat baca para prajurit. Selebihnya adalah kegiatan-kegiatan kreatif ringan biaya namun menyentuh sisi kemanusiaan rakyat Libanon. Mungkin hanya Indobatt yang mengunjungi rumah seorang gadis miskin dan lumpuh, dengan membawakan sekotak coklat dan sebatang lilin, kemudian merayakan ulang tahun gadis tersebut bersama prajurit Indobatt. Setelah itu, hanya tangis haru keluarga Maryam (nama gadis lumpuh tersebut) yang kemudian terbang menjadi buah cerita dari mulut ke mulut dan melambungkan citra positif Indonesia di tengah-tengah masyarakat Desa Deir Sirian Libanon.

Indobatt sebagai Duta Budaya Indonesia

Ditengah rasa rindu akan tanah air, senandung angklung terasa sangat indah ketika tangan-tangan terampil yang biasa memegang senjata kali ini memetik bilah–bilah bambu tersebut menyanyikan lagu Indonesia Tanah Air Beta karya sang maestro musik legendaris Ismail Marzuki. Rasa itu kemudian terasa semakin hangat ketika untaian bilah–bilah bambu tersebut mengeluarkan instrumen lagu You Rise Me Up, tembang yang dilantunkan oleh penyanyi pria asal Los Angeles, Josh Groban. Namun itulah arti sebuah inovasi. Ditengah berbagai tantangan yang dihadapi dalam melaksanakan misi perdamaian di Libanon, Indobatt tidak pernah lupa untuk mengenalkan Indonesia. Salah satu upaya yang ditempuh adalah melalui budaya.  Bahkan, masyarakat Libanon sendiri seolah tidak percaya ketika nada-nada yang dihasilkan suara bambu yang saling bersahutan tersebut akhirnya menjadi sebuah lagu yang sangat akrab bagi masyarakat Libanon, Kolluna Lilwatan, lagu kebangsaan Libanon. Secara psikologis, masyarakat tersentuh hatinya, bagaimana pasukan Indonesia sangat menghargai bangsa Libanon, meski bukan lewat kata, tetapi lewat senandung angklung, alat musik tradisonal Indonesia.

Tidak hanya angklung, beberapa seni budaya Indonesia juga kerap menjadi penampilan yang menarik baik bagi masyarakat Libanon, maupun bagi kontingen negara lain ketika berkunjung ke Markas Indobatt di Adshit Al Qusayr Libanon Selatan, atau pada acara- acara penampilan seni budaya Indonesia. Rampak Gendang, Tari Saman, Marawis, Kuda Lumping dan Tari Kecak kerap sekali menjadi sajian yang menarik pada berbagai event budaya. Hal yang paling membanggakan, seluruh seni budaya tradisional Indonesia tersebut, dilakukan oleh prajurit GARUDA. Ketika seni budaya tersebut ditampilkan pada acara malam resepsi budaya Indonesia di akhir masa jabatan Dubes Indonesia untuk Libanon, Bapak Bagas Hapsoro, Martine Andraos selaku Miss Libanon memberikan apresiasi yang tinggi terhadap penampilan Tari Kecak persembahan Indobatt. Terlebih saat tim kesenian Indobatt berupa Tari Sisingaan - Kuda Lumping dan Tari Saman diturunkan pada saat kegiatan kampanye kebudayaan Grand Launching Indonesia dengan tema “Let’s Enjoy the Alluring Indonesia” yang diselenggarakan di UNESCO Palace Beirut tanggal 30 April 2010, tidak henti-hentinya para penonton memberikan tepukan kagum, bahkan terlihat anak-anak ikut menepuk-nepuk pundak dan paha mereka ketika irama gerakan semakin cepat dan kompak.

Selain seni dalam bentuk musik, lagu dan tari, tampilan Markas Indobatt juga merupakan suatu promosi budaya Indonesia. Ketika seseorang datang berkunjung ke Markas Indobatt di Adshit Al Qusayr, orang tersebut telah diajak untuk lebih mengenal Indonesia. Sejak sang tamu memasuki pintu gerbang Markas Indobatt yang mengesankan budaya Minang dipadu dengan Gunungan khas Jawa, dilanjutkan dengan tampilan Lukisan Gatotkaca dan Garuda Wisnu Kencana yang menempel pada dinding ruang makan. Seluruhnya ini merupakan kreasi prajurit Indonesia, sebagai wujud cinta tanah air dan upaya untuk lebih mengenalkan nama dan budaya Indonesia. Prajurit Kepala Putut Setiawan, salah satu prajurit Indobatt yang aktif menuangkan karya seni khas Indonesia, memiliki pemikiran “setidaknya kerinduanku terhadap keluarga di tanah air dapat terobati ketika aku merasakan nuansa Indonesia di negeri orang ini”. Namun terlepas dari semua alasan itu, tampilan compound yang Indonesia banget adalah sebuah promosi budaya yang seakan mengajak orang untuk mengunjungi negeri tercinta Indonesia.

Indobatt sebagai Prajurit Profesional

Sebagai bagian dari misi perdamaian yang mayoritas diawaki oleh personel sipil dan kontingen militer dari berbagai negara, keunggulan di bidang militer tentu saja menjadi salah satu tolak ukur atas profesionalisme kontingen. Berdasarkan World Military Strength pada bulan Februari 2009, Tentara Nasional Indonesia berada pada urutan ke-14 diantara angkatan bersenjata negara-negara di dunia. Penempatan urutan peringkat tersebut disusun berdasarkan besar kekuatan personel, alutsista, keuangan serta kondisi geografis negara tersebut. Namun demikian, kualitas profesionalisme peacekeeper Garuda ditengah komuniti internasional yang berada di bawah bendera PBB tampak lebih signifikan mengingat bahwa seluruh gerak gerik dan aktifitas yang dilakukan oleh seluruh personel UNIFIL terlihat secara kasat mata. Tingkat profesionalisme tersebut telah tampak sejak awal penugasan Kontingen Garuda XXIII-D di Libanon Selatan. Tiga hari setelah melaksanakan Transfer of Authority dari kontingen sebelumnya, Konga XXIII-D bahkan telah mendapat ujian yang pada akhirnya menuai pujian. Ketika terjadi ketegangan antara prajurit IDF (Israeli Defense Force) dengan prajurit LAF (Lebanese Armed Force) pada Blue Line, garis batas teritorial antara Libanon dan Israel, Prajurit Indonesia tanpa ragu maju ke tengah- tengah kedua pihak yang sedang bersitegang sembari mengibarkan bendera PBB untuk meredakan ketegangan yang terjadi. Tindakan tersebut mendapat apresiasi yang sangat baik dari berbagai pihak.

Demikian juga pada berbagai pertandingan olahraga yang digelar antar kontingen, baik olahraga kemiliteran maupun beberapa cabang olahraga umum, Indobatt selalu berhasil memposisikan diri pada posisi terhormat. Adalah sebuah kebanggaan tersendiri ketika Indobatt berhasil menyapu bersih predikat juara pada lomba menembak pistol dan senapan yang digelar antar kontingen militer di Sektor Timur UNIFIL. Predikat juara, baik juara pertama, kedua maupun ketiga, yang berhasil diraih oleh prajurit Garuda pada momen tersebut meliputi seluruh nomer perorangan, beregu dan eksekutif para pejabat komandan.

Sebagai wujud kesetaraan, Indobatt tak pernah ragu melakukan berbagai kegiatan latihan bersama dengan kontingen negara lain. Salah satunya QRF (Quick Reaction Force) pasukan reaksi cepat UNIFIL yang saat ini dipercayakan kepada negara Perancis, pernah menjalin kerjasama dan melaksanakan latihan bersama. Demikian juga latihan komunikasi terintegrasi, Mobile Command Post bersama Komando Sektor Timur UNIFIL yang dinominasi oleh personel dari negara Spanyol, menjadi salah satu bentuk rasa percaya diri prajurit Garuda untuk mensejajarkan diri dengan negara- negara yang sudah dianggap maju dalam hal kemiliteran. Kerjasama dan latihan yang dilaksanakan memberikan pengalaman dan pengetahuan yang sangat berharga bagi Prajurit TNI untuk meningkatkan profesionalisme diri sebagai prajurit militer.

Pengakuan atas profesionalisme Prajurit TNI juga dapat dilihat melalui penunjukan salah satu kompi mekanis Indobatt sebagai Kompi Pengawal Markas Besar UNIFIL di Naqoura (Force Protection Company). Dengan kata lain, UNIFIL telah mempercayakan keamanan dan keselamatan Force Commander sebagai Head of the Mission in Lebanon (Panglima UNIFIL, saat ini dijabat seorang Mayor Jenderal berkebangsaan Spanyol) serta petinggi-petinggi UNIFIL lainnya, termasuk aset dan perkantoran yang berada di Markas Besar UNIFlL Naqoura kepada prajurit Indonesia. Rasa kebanggaan itu semakin tebal dengan kehadiran 13 kendaraan tempur jenis APC dengan nama “ANOA” buatan PT. PINDAD Indonesia dalam melengkapi alutsista Indobatt selama melaksanakan tugas. Setidaknya Prajurit Indonesia akan semakin percaya diri dan mampu menegakkan kepala bergaul bersama pasukan dari negara-negara maju lainnya, sambil berkata, “Ini adalah ANOA, panser buatan negeriku, Indonesia”.

Pada akhirnya, semangat untuk mengibarkan Sang Merah Putih di negeri Libanon dengan landasan komitmen menjaga netralitas Indonesia di tengah pihak-pihak yang sedang bertikai merupakan dasar atas segala upaya yang telah dilakukan. Kolaborasi semangat dan komitmen yang luhur tersebut juga dilapisi hasrat hati untuk lebih memperkenalkan warisan budaya dan karakter Bangsa Indonesia yang mampu memenangkan hati dan pikiran masyarakat setempat. Hal ini jua alasan mengapa timbul rasa kebanggan yang memuncak sebagaimana tertulis dalam secarik catatan yang disebutkan di atas.

*)
Andi Perdana Kahar, Letkol Inf adalah Dansatgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL

 

Pengamat : H.Sby Sejak Lengser Jadi Tukang Kritik Pemerintah Jokowi -Jk
Selasa, 09 Pebruari 2016

KOPI, Jakarta – Ditempat terpisah Ajisutisyoso mengatakan Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sejak lengser jadi tukang kritik pemerintahan Jokowi-JK he..he.. ketus Pengamat Politik Indonesia singkatan dari Pepi. Ini cuplikan kritikan Haji SBY saat diwawancarai oleh Youtube. SBY sering menyampaikan pandangannya tentang kebijakan yang diambil oleh pemerintah Presiden Jokowi. Melalui media sosial, SBY sering sampaikan sejumlah... Baca selengkapnya...

Awali Tugas, Kolonel Czi Dheni Herman Lakukan Perkenalan
Sabtu, 06 Pebruari 2016

KOPI, SURABAYA - Mengawali masa dinas di Korem 084/BJ tahun 2016, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Czi Dheni Herman memberikan Jam Komandan kepada seluruh prajurit dan PNS Korem 084/Bhaskara Jaya, yang berlangsung di Aula Bhaskara Jaya Korem 084/Bhaskara Jaya. Kesempatan pertama Danrem menceritakan riwayat masa dinas dan tugas sebelum menjabat sebagai Danrem 084/Bhaskara Jaya dengan luwes dan santai serta diselingi dengan candaan tetapi... Baca selengkapnya...

HUT Kampar Ke-66, Jefri Noer: Saya Berdoa Kampar Berkembang Lebih Baik Lagi
Jumat, 05 Pebruari 2016

KOPI, KAMPAR - Berbagai macam kegiatan diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar bersempena perayaan hari jadinya ke-66 tahun yang jatuh pada hari Sabtu (6/2-16). Pemkab Kampar mengadakan kegiatan untuk menyemarakan HUT (Hari Ulang Tahun) ke -66 tahun dengan berbagai macam perlombaan yakni Bakti sosial di berbagai kecamatan yang terdiri dari penyerahan bantuan sembako, donor darah, pengobatan massal, khitanan dan gotongroyong, jalan... Baca selengkapnya...

Kebersamaan Dandim Lamongan di Tengah Anggota
Kamis, 28 Januari 2016

KOPI, LAMONGAN - Memasuki minggu militer, kali ini anggota Kodim 0812 dipimpin langsung Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Jemz Andre R.E,S.Sos melaksanakan latihan pembinaan fisik berupa lari jalanan di sekitaran wilayah Kota Lamongan, Rabu (27/01/2016).   Kebersamaan Dandim Lamongan Seperti yang disampaikan Komandan Kodim 0812/Lamongan bahwa kegiatan ini janganlah dianggap sebagai siksaan bagi prajurit tapi lebih melihat pada... Baca selengkapnya...

Pencalonan Sofyan Dawood Akan Membuat Pilkada Aceh 2017 Semakin Seru
Rabu, 27 Januari 2016

KOPI, ACEH TAMIANG - Meskipun pilkada Aceh baru akan dilaksanakan pada tahun 2017 mendatang, namun saat ini mulai terlihat, satu persatu calon Pemimpin Aceh yang awalnya malu-malu menyatakan akan bertarung memperebutkan suara rakyat, kini mulai terbuka dan ini merupakan dinamika politik yang sangat baik bagi perkembangan demokrasi Aceh.     Di Warung Kopi Skala Coffe, Gampong Pango Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh, Mantan Juru Bicara... Baca selengkapnya...

Mendagri Titip Pesan Kepada Kepala Daerah di Riau Jangan ada Monopoli Proyek
Sabtu, 23 Januari 2016

KOPI, Pekanbaru - Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Dalam Negeri (Mendagri)Tjahjo Kumolo ke propinsi Riau , hari Jum’ at (22/1-16) . Kunjungan kerja mendagri dihadiri oleh seluruh Bupati dan Walikota sekabupaten/kota se Riau. Unsur Muspida, Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) bertempat diruangan Serindit gedung daerah. Dari pantauan wartawan www.pewarta-indonesia.com banyak yang diungkap oleh Mendagri dari nostalgia saat buk... Baca selengkapnya...

Kejati Riau Tandatangani MoU dengan Bank Riau-Kepri
Kamis, 21 Januari 2016

KOPI, Pekanbaru - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Susdiarto Agus Praptono, SH, MH menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama mengenai penanganan masalah hukum bidang perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) dengan Bank Riau-Kepri hari Kamis (21/1-2016) bertempat di hotel Pangeran,Pekanbaru.   Dari Bank Riau Kepri langsung ditandatangani oleh Irvandi Gustari selaku Direktur utama. Berhubung daerah... Baca selengkapnya...

NASIONALIntervensi Pers, Bentuk Pencederaan Terh.....
08/02/2016 | Bastomi
article thumbnail

KOPI, Kendal - Intervensi kepada pers, adalah bentuk pencederaan hak publik atas informasi yang benar. Upaya intervensi adalah upaya melawan hukum. UU [ ... ]



PENDIDIKANPembangunan RKB Terbengkalai, Dinas Pend.....
09/02/2016 | Redaksi KOPI

KOPI - Pembangunan pengadaan ruang kelas baru (RKB) di SDN Trimekar Jaya, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat tidak kunjung selesai. [ ... ]



EKONOMIPDAM Banda Aceh Dituntut Tingkatkan Kine.....
09/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) merupakan salah satu unit yang melayani kebutuhan masyarakat terkait air minum. Memasuki tahun 2016 [ ... ]



HANKAMTim Penilai Lomba Rumah Sehat dari Korem.....
05/02/2016 | Mikhael Markus
article thumbnail

KOPI, BOJONEGORO - Tim penilai lomba dari Korem 082/CPYJ, tiba di Kodim 0813 Bojonegoro, Jalan HOS Cokroaminoto No. 51-52 Bojonegoro dalam rangka Pen [ ... ]



OLAHRAGAEmrizal Pakis Lantik H. Amran Tambi seba.....
03/02/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) propinsi Riau Emrizal Pakis melantik dan mengukuhkan H. Amran Tambi sebagai ketu [ ... ]



PARIWISATAKurnia Illahi Calon Putri Indonesia 2016.....
23/01/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Duri – Dukungan mengalir kepada Nia, tidak hanya dari pemerintah daerah. Tapi juga dari masyarakat dan pihak swasta, seperti Hotel Grand Zur [ ... ]



HUKUM & KRIMINALPolisi Gadungan Ditangkap Saat Melakukan.....
09/02/2016 | Maulana Hasanuddin

KOPI, Tangerang - Polisi gadungan RB (27Thn) warga kampung Leles Garut, Jawa Barat ini modal seragam dan atribut kepolisian melakukan pemalakkan kepad [ ... ]



POLITIKPARMUSI Aceh Menggelar Mukerwil I 2016.....
09/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - PARMUSI (Persaudaraan Muslimin Indonesia) wilayah Aceh kembali membuat terobosan dengan mengundang semua perwakilan utusan PARMUSI di  [ ... ]



OPINITiga Mitos Keliru Tentang Menulis.....
05/02/2016 | Denni Candra

KOPI - Setiap pribadi sebenarnya mempunyai potensi serta kemampuan untuk menulis. Dalam rangkaian kisah hidup yang dijalani, setiap orang tentunya mem [ ... ]



PROFILAsisten II Walikota Sabang Hilang Tengge.....
02/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Tidak terasa waktu terus berlalu dan kini sudah 20 tahun lamanya kapal KMP Gurita yang melanyari penyebrangan antara pelabuhan Malahayati [ ... ]



SOSIAL & BUDAYATim Penggerak PKK Kabupaten Kampar Hj. E.....
05/02/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Kampar - Ketua tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kabupaten Kampar Hj. Eva Yuliana SE, saat memimpin rapat persiapan menyambut [ ... ]



ROHANIPARMUSI Siapkan 100 Dai untuk Wilayah Pe.....
09/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Wilayah republik Indonesia yang luas dari Sabang hingga Merauke memang banyak mesjidnya. Akan tetapi disana-sini masih terlihat kekura [ ... ]



RESENSIApakah Dunia Akan Lebih Baik Tanpa Islam.....
17/12/2015 | Saepullah

Judul film : Bulan Terbelah di Langit Amerika Produksi : Maxima Pictures Sutradara : Rizal Mantovani Pemain : Acha Septriasa sebagai Hanum Abimana  [ ... ]



CERPEN & CERBUNGIrony Buta Huruf (Lain Gatal Lain Digaru.....
08/02/2016 | Dedi Bae

Suatu malam,  sekitar jam 19.30 wita,  saya dan mantan pacar pergi ke sebuah swalayan untuk membeli beberapa keperluan baby dan keperluan bulanan yg [ ... ]



PUISIDaun Kawa.....
07/01/2016 | Nova Ibun

Tak pakai gula Da tiap ku pesan sepulang dari rumah keduaku di Bukittinggi, bukan rumah tetuaku, juga bukan rumah hasil wasiat buyutku, na [ ... ]



CURAHAN HATIDinas Pendidikan Diduga KKN, Warga Banda.....
09/02/2016 | Redaksi KOPI

KOPI - Warga Kecamatan Bandar Negeri Suoh amat kecewa dengan kebijakan membabi-buta Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat. Pasalnya, baru-baru ini  [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.