Matahari Kembar

0
29

Pewarta-Indonesia,  Kemunculan Jusuf Kalla akan membawa pengaruh besar dalam blantika politik di tanah air, yaitu meredupan suara sumbang partai-partai yang belum tahu-menahu sejauh mana partainya berkiprah. Kemunculan JK akan berdampak pada keinginan partai-partai dalam mencalonkan kadernya sebagai capres pada PILPRES 2009 nanti. Salah satu asumsi adalah bahwa pencalonan seorang kader partai sebelum Pemilihan Calon Legistatif (pilcaleg) akan menaikan dukungan rakyat terhadap partai tersebut.

Memang, terkesan tidak wajar seorang presiden dan wakil presiden yang masih menjabat (incumben) sama-sama mencalonkan dirinya sebagai presiden dalam pemilihan presiden berikutnya. Hal tersebut cuma terjadi di Indonesia sehingga dikhawatirkan akan memunculkan persaingan yang kurang sehat karena keduanya masih berduet untuk memimpin negara dalam jangka waktu hingga masa jabatan berakhir. Padahal, Pilpres 2009 mempunyai tujuan menggali potensi untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia agar tidak mudah dipecah-belah dari manapun dan apapun bentuknya. Oleh karenanya, kemunculan JK mencalonkan diri sebagai Capres, disamping SBY yang sudah lebih dulu dicapreskan Partai Demokrat, ibarat terbitnya Matahari Kembar.

Kenapa sampai terjadi Matahari Kembar? Hal ini utamanya disebabkan oleh sistem kepartaian yang memunculkan terlalu banyak partai sehingga memuluskan banyak sekali orang untuk menjadi calon presiden. Selain itu, kelemahan dan kebiasaan kebanyakan partai yang tidak mampu memunculkan calon dari figur yang lain. (Rudy)

Anda punya berita, artikel, foto, atau video? Publikasikan di sini
Kontak Redaksi di \n [email protected]