Mobil Dinas/Mobil Pribadi…?

0
26

Pewarta-Indonesia, Judul ini sangat menarik buat kita renungkan atau bahkan kita pernah lihat sendiri di jalan-jalan. Banyak yang bilang pejabat tingkat elite dan bawahan di tiap departeman/aparatur negara memerlukan banyak dana untuk keperluan macam-macam, baik untuk masyarakat ataupun disalahgunakan secara pribadi.

Segala suatu yang merupakan milik negara. Jadi tak hanya mobil dan motor dinas saja yang masuk kategori plat merah/warna yg lainnya buat saya. Baju dinas, dan seragam juga termasuk. Lebih dari itu segala bentuk kekuasaan dan tanggung jawab yang menyebabkan seorang pegawai atau pejabat mempunyai kewenangan dalam memutuskan sesuatu perihal pekerjaannya sebagai abdi negara merupakan pengejawantahan dari plat merah/plat warna lainnya.

Salah satu misal saya melihat ambulance yang baru (apik, bagus dan kinclong) dari departemen terkait, isinya sayuran dan orang yg rame2x lagi pulang berbelanja. Dan bukannya digunakan untuk paramedis di Rumah sakit untuk melayani orang sakit/jenasah. Yang semestinya Ambulance, jadi kayak angkot gratis…

Mental “kere & aji mumpung” telah melekat hingga ke balung2x orang2x tersebut.Padahal di APBN/APBD kebutuhan segala macem bagi berbaju dinas di setiap instansi sangatlah jor-joran..itu yang udah diangkat jadi PNS/pegawai tetap, bagi yang honorer ya tetep mlarat dan nunggu giliran diangkat…

Banyak juga mantan pejabat yang sudah pensiun masih membawa mobil dinas dan diganti plat hitam kayak punyaknya pribadi…jadi kita rakyat biasa dari penggangur sampe swasta jatuh bangun kerja/memeras keringat membayar pajak dan menghidupi keluarga hanya untuk semakin mengenakkan perut buncit bapak/ibu tersebut…

Kayaknya tiap ganti tahun/pimpinan mobil banyak yang ganti baru dan super mewah…apalagi di daerah saya liat sendiri Kantor Polda kayak mirip showroom mobil…(maaf buat yang tersindir)

Kebetulan saya dari kalangan swasta dan sebagai warga negara Indonesia juga berhak dong menggunakan fasilitas itu…atau kalau ada yang sakit harus mbayar di muka ama mobil ambulance yang sudah reyot…yang bagus buat senang-senang aja…

So mohon maaf, kiranya saya mungin sangat kasar-isme dalam bertutur kata dan layak sensor, tapi saya juga salut dan bangga bagi para pegawai negara/berdinas yang sangat jujur dan baik hati dalam memilah kepentingan pribadi/negara…jadi semuanya menjadi renungan kita sendiri.

Dan terakhir..”Apa kata dunia..?”

Anda punya berita, artikel, foto, atau video? Publikasikan di sini
Kontak Redaksi di \n [email protected]