Pendidikan Gratis Mendidik atau Memanjakan

0
31

Pewarta-Indonesia, Pemerintah Indonesia melalui Menteri Pendidikan telah mencanangkan Pendidikan Gratis bagi sekolah negeri khususnya di tingkat SD (Sekolah Dasar), hal ini merupakan fenomena yang sangat penting untuk dicermati. Pendidikan gratis tentu sangat membantu dan meringankan beban bagi keluarga miskin yang ingin bersekolah tetapi terkendala oleh dana, tetapi dari fenomena yang kita lihat, bahwa pendidikan gratis bukanlah jalan yang terbaik kalau ditinjau dari segi kecerdasan si anak.

Banyak orang tua siswa menganggap bahwa pendidikan Sekolah Dasar bukanlah suatu hal yang keharusan lagi atau dasar untuk perkembangan ilmu yang akan dilanjutkan ke depannya, karena mereka menganggap bahwa pendidikan gratis adalah hal yang menyenangkan sehingga para orang tua siswa tidak terlalu memfokuskan anaknya untuk sekolah dan tidak mendorong anaknya supaya pintar, bagaimana tidak pendidikan kan gratis, jadi kapan aja bisa sekolah/masuk jadi tidak perlu takut dipecat dari sekolah karena dimana aja bisa mendaftar gratis pula.

Hal ini sangatlah ironis karena pendidikan sekarang ini bukanlah untuk menciptakan orang-orang yang berilmu tinggi tetapi diterapkan pada sistem gratis. Karena pendidikan gratis, maka setiap siswa tidak lagi gigih dalam menuntut ilmu melainkan berleha-leha karena kalaupun dipecat bisa masuk ke sekolah negeri manapun dengan biaya gratis. Apakah pemerintah mengharapkan kwalitas pendidikan seperti ini…?

Kalau saja Pemerintah memberikan sekolah gratis bagis siswa yang berprestasi minimal peringkat 10 besar, maka semua siswa khususnya yang tidak mampu akan berlomba-lomba untuk belajar dan pintar demi mendapatkan beasiswa tersebut yang notabene karena ketidakmampuan ekonomi keluarga. Hal ini mungkin sangat baik dan mendidik baik bagi orang tua siswa maupun siswa yang bersangkutan. Dari kejadian ini maka dapat dipastikan program pemerintah yang membuat pendidikan gratis adalah tidak mendidik sama sekali tetapi pemerintah hanya mengharapkan bahwa rakyat Indonesia dapat menyelesaikan pendidikan sampai dengan SLTA dengan tidak memiliki ilmu.

Apakah ini yang kita harapkan dari pemerintah buat rakyatnya….?

Sumber image: google.co.uk