Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai

Login & Kirim Warta



Komentar Warga

Kolom Pewarta
Kriteria Calon Presiden Masa Depan (142/.....
20/05/2012 | Muhammad Haries

KOPI - Seperti yang kita ketahui pemilu capres dan cawapres semakin waktu semakin dekat. Seluruh ele [ ... ]



Yang Terpinggirkan
Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kand.....
22/04/2012 | Imi Suryaputera

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis  [ ... ]


Foto Pewarta
GAS SANG PRIMADONA BARU UNTUK RAKYATSuasana Peringatan HUT TNI ke-66 di Makodam III SiObyek Wisata Jatiluhur
Gelora Sepeda
TelkomVision Gandeng Kemensos Gelar INDO.....
21/05/2012 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI - TelkomVision dalam usianya yang ke-15 kian menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan kualitas produk yang baik, kemudahan layanan, dan kepedulian terhadap k [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 5024
Isi : 8250
Content View Hits : 1862075
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini2543
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin4119

Warga Online : 56
IP Kamu : 38.107.179.219













Inspirasi Profil Musriadi Musanif, Tokoh Muda yang Siap Pimpin Muhammadiyah Padang Panjang
Pemberitahuan: Bagi Peserta Lomba Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional tentang RI-Maroko yang belum mendapatkan kiriman Piagamnya hingga saat ini, mohon beritahukan ke Panitia melalui SMS/Call ke 081371051875 (Mbak Wina), PPWI akan mengirimkan soft-copy Piagam dimaksud melalui email yang bersangkutan. Untuk itu, kirim SMS ke nomor HP 081371051875 dengan format: NAMA LENGKAP spasi (NOMOR ARTIKEL) spasi ALAMAT EMAIL. Contoh: ALVIN TRI DANDY (598/S) noirescence@yahoo.com. Mohon segera dan beritahukan kepada rekan lainnya yang belum mendapatkan paigamnya juga. Terima kasih.

Musriadi Musanif, Tokoh Muda yang Siap Pimpin Muhammadiyah Padang Panjang

KOPI. Bersahaja, tapi energik. Lahir 42 tahun lalu di Desa Suka Menanti, Kabupaten Pasaman Barat, dari orang tua Musanif dan Mariani. Musriadi Musanif, nama lengkapnya. Terkesan pendiam, berpendirian kuat. sebuah prototype generasi muda yang cukup matang.

Musriadi, demikian ia akrab dipanggil. Sehari-hari bertugas sebagai wartawan Harian Umum Singalang, untuk wilayah Tanah Datar dan Padang Panjang. Sebuah media cetak ternama di ranah Minang.

 

Kesehariannya sebagai wartawan senior di medianya, diisi Musriadi dengan menulis berita. Menulis buku, menjadi pembicara ahli keorganisasian, expert speaker untuk berbagai pelatihan jurnalistik, dan memimpin salah satu organisasi profesi kewartawanan, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Cabang Padang Panjang, adalah bagian tak terpisahkan dari dirinya. Ia juga tenaga pengajar di Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Haji Agus Salim Bukittinggi, Sekolah Tinggi Agama Islam Imam Bonjol (STAI IB) dan beberapa sekolah tinggi lainnya di Sumatra Barat.

Selain sebagai seorang watawan senior, ia dikenal sebagai salah satu tokoh muda energik di Sumatra Barat. Tercatat, ia adalah salah satu pimpinan pada Lembaga Hikmah dan Kajian Publik (LHKP) Muhammadiyah Sumbar, juga pernah menjadi ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) cabang Padang Panjang (1991-1993), ketua IMM Sumatra Barat periode 1993-1995. Saat ini pun, Musriadi menjabat salah satu ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Padang Panjang. Oleh alumni Fakultas Tarbiyah, Fakultas Ushuluddin, Fakultas Agama Islam dan Fakultas Ilmu Agama yang ada di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), dia pun diamanahi pula sebagai ketua.

Selain itu, pada lembaga lain di luar Muhammadiyah, ia merupakan anggota Tim Penilai Proposal Pendidikan Nonformal dan Informal pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar, Tim Penilai Proposal Pendidikan Kesetaraan pada dinas yang sama. Oleh kepala dinas yang membidangi upaya pencerdasan generasi muda itu, dia juga kerap ditunjuk menjadi tim penilai pada berbagai lomba Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Di bidang penguatan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat, dia juga dikenal aktif di Pusat Kajian Sosio-Budaya dan Ekonomi Universitas Negeri Padang (PKSBE UNP) yang dipimpin Prof. Dr. Mestika Zed, MA. Lembaga ini dikenal telah sukses dalam merancang berbagai bentuk kantor pelayanan satu atap atau one stop service yang kini dimanfaatkan oleh beberapa pemerintah kota/kabupaten, termasuk di Padang Panjang, Bukittinggi, Limapuluh Kota dan Kabupaten Solok. Masih dalam kaitan program PKSBE UNP, dia ditunjuk menjadi pendamping organisasi Forum Bahtera Serambi (Forbas) yang dipimpin mantan wakil walikota Padang Panjang Dr. H. Adirozal dalam kegiatan penguatan masyarakat madani melawan kemiskinan. Program ini diselenggarakan berkat kerjasama dengban The Asia Foundation Jakarta dan didanai oleh Department for International Development (DfID) Pemerintah Kerajaan Inggris.

Menuju pergantian pimpinan Muhammadiyah Padang Panjang, 16-17 April mendatang, tokoh-tokoh Muhammadiyah yang ada di daerah ini mulai dilirik, untuk memimpin satu periode ke depan. Sebutlah Fahrizal Alwis, tokoh tua yang masih mendapat tempat di hati warga Muhammadiyah Padang Panjang, dan banyak lagi nama lainnya. Dan Musriadi adalah salah satunya, ketokohannya juga patut diperhitungkan.

Tak salah kiranya, organisasi sebesar Muhammadiyah, untuk daerah Padang Panjang, dipimpin oleh generasi muda sekaliber Musriadi. Banyak pihak yang menyatakan setuju, bila ia dicalonkan untuk memimpin Muhammadiyah Padang Panjang periode 20110-2015. Terutama dari kalangan muda, tokoh organisasi otonom Muhammadiyah, dan kalangan pemerhati lembaga keagamaan di Padang Panjang, sangat setuju bila Musriadi dipilih memimpin organisasi yang dibidani Kyai Ahmad Dahlan ini.

Kepada www.pewarta-indonesia.com, Musriadi mengaku siap untuk tampil menjadi salah seorang pimpinan Muhammadiyah bila memang dipercaya. Namun dia terus-terang mengaku harus berpikir ulang bila untuk duduk di posisi ketua. "Pimpinan Muhammadiyah itu adalah kolektif kolegial, jadi tidak ada yang menonjol sacara perorangan. Sebanyak 13 orang anggota pleno memiliki peranan, kedudukan dan fungsi yang sama," sebutnya.

Beberapa unsur angkatan muda Muhammadiyah menilai, bila tidak maju menjadi ketua, Musriadi dipandang pantas untuk menduduki posisi sekretaris, misalnya berpasangan dengan Dr. H. Adirozal, M.Si, Drs. H. Hamidi, Drs. Fahrizal Alwis, Drs. Zulkarnain Harun, M.Si, Drs. H. Zamri Muis, atau siapapun tokoh yang serius untuk mengurus dan membangkit kembali kejayaan Muhammadiyah di Padang Panjang.(nova)

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."


Artikel Lainnya: