Jimmy Watuseke: Tanpa Rakyat, TNI Tidak Berarti
KOPI, Tanjungpinang - Tidak ada rakyat maka Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak berarti apa-apa, karena TNI lahir dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Tentu dengan itu maka TNI harus baik-baik mendekati, komonikasi, untuk membangun bersama negeri ini. Hal tersebut merupakan nafas dari TNI.
Demikian diungkapkan oleh Letnan Kolonel Infanteri JImmy Watuseke, Pria kelahiran Menado 2 Desember 1970 merupakan lulusan AKABRI tahun 1993 lalu dan kini menjabat sebagai Komandan Kodim 0315 Bintan terhitung mulai 26 April 2011, saat bincang-bincang santai di kantornya.
Letkol Inf Jimmy Watuseke ini mulai berkiprah sebagai Pengabdi Negara mulai karier awal di tahun 1993 hingga 13 tahun berkarier pada Satuan Korp Baret Merah atau Satuan kebanggaan pada TNI AD yaitu Kopassus.
Pada karier pertamanya, Letkol Inf Jimmy Watuseke lulus AKABRI pada tahun 1993 mendapat anugerah pangkat Letnan Dua (Letda) di Satuan Kopassus Group 2 yang bermarkas di Karang Menjangan Kartosuro Jawa Tengah menjabat sebagai Komandan Unit hingga tahun 1994.
Lalu pada tahun 1995 naik Pangkat Sebagai Letnan Satu (Lettu), Jimmy Watuseke menjabat sebagai Komandan Pleton (Danton).
Kemudian pada Jabatan sebagai Komadan Kompi (Danki) diraihnya saat berpangkat Kapten.
Selanjutnya pada tahun 2002, beliau mengikuti sekolah lanjutan Perwira (Selapa) di TNI AD, dan pada tahun 2005 beliau naik pangkat menjadi Mayor dan menjabat sebagai Kepala Seksi Logistik (Kasilog).
Letkol Inf Jimmy Watuseke pernah menjabat sebagai Wakil Komandan Bataliyon 22 di Group 2 Kopassus hingga tahun 2007.
Setelah itu, Letkol Inf Jimmy Watuseke pindah tugas pada Komando Daerah (KOdam) I Bukit Barisan walau hanya 6 bulan menjabat sebagai Rencana Operasi (Ren Ops)atau Staf Operasi kemudian pindah tugas lagi di Kepri dipercayai sebagai Komanda Bataliyon Infanteri 134 Tuah Sakti.
Pada jabatan ini beliau menjabat hampir 2 tahun yang berkedudukan di Batam, dan mulai tanggal 26 April 2011 beliau dipercaya sebagai Komandan Komando Distrik MIliter (Dandim) 0315 Bintan yang membawahi 7 KOramil.
Sebelum menjabat sebagai Dandim 0315 Bintan ini, Letkol Inf Jimmy Watuseke pernah menempuh pendidikan yang pernah dijalani meliputi,Kursus Komando,Terjun Bebas,Selam Militer/Scuba Diver,Selapa,Sesko AD,Sus Danyon dan Sus Dandim.
Kepada Pewarta Letkol Inf Jimmy Watusseke mengatakan bahwa dirinya sebagai Prajurit TNI terlahir dari rakyat,oleh rakyat dan untuk rakyat,maka TNI tanpa rakyat maka TNI tidak berarti apa apa,karena TNI adalah Benteng Terakhir Bangsa.
Komandan KOdim 0315 Bintan Letkol Inf Jimmy Watuseke ini mendapatkan pendamping yang selalu setia menempati tugas di mana saja, yaitu seorang putri berasal dari Sangihe/Sulawesi Ny Feni Angelina SE yang dikarunia seorang anak laki laki bernama Timoti Jeremi Watuseke.Suwarno
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Dibalik Kisah Lagu Denpasar Moon
- Lutfi Kinansyah Pramaditia, Ambassador of Indonesia in the International Youth Organization
- Nuku Amalia, Remaja Berprestasi dari A sampai Z
- Nuku Amalia Ingin jadi Model dan Animator
- Mengenal Kinansyah Luthfi Pramaditia – Wakil Indonesia pada Forum APXLDS 2011 di Vietnam
- Musriadi Musanif, Tokoh Muda yang Siap Pimpin Muhammadiyah Padang Panjang
- Mengenal Sosok Alfiyanto, Koreografer Tari dari Ranah Minang
- Hayati Syafri: Akademisi yang Akrab dengan Dunia Puisi
- Drs H Tengku Dahlan MT: Dari Golongan II ke Eslon II
- Desyusbar Kembali Duduki Kursi Direktur PDAM Padang Panjang
- Mengenal Sosok Indrawati Lukman Sang Maestro Tari Sunda
- Hariman Siregar dan Peristiwa Malari 1974
- Muhammad Subhan Siap Luncurkan Novel "Rinai Kabut Singgalang"
- Ni Wayan Weder Peroleh Nafkah dari Pemandian Bidadari
- Kisah Para Istri Kustoro Raharjo Paska "Lelananging Jagad" Meninggal (1)


























