Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

SILAHKAN KLIK BANNER DI BAWAH INI DAN IKUTI SEMINAR MAHA PENTING YANG AKAN DISELENGGARAKAN DI GEDUNG NUSANTARA V, KANTOR MPR/DPR/DPD RI, SABTU 11 NOVEMBER 2017... AYOOO BURUAN DAFTAR, KETIK HADIR#NAMA-LENGKAP#KAB/KOTA DOMISILI/NOMOR-HP, KIRIM KE NOMOR HP/WA: 081371549165 (SHONY)

Mengenal Lebih Dekat Wilson Lalengke, Ketua Umum PPWI

Keterangan foto: Wilson Lalengke (kiri) sebagai Ketua Umum PPWI saat menerima Plakat Kenang-kenangan dari Dangrup-3 Kopassus, Kolonel (Inf) Izak Panegemanan, beberapa waktu lalu di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta.


Judul asli: Wilson orang biasa yang menjadi luar biasa !
Oleh : E. Widiyati

KOPI, Hari ini saya hendak menulis tentang orang biasa yang telah menjadi luar biasa, karena ketekunannya ialah mengenai sdr Wilson Lalengke. Pada hari Rabu tgl 27 Juni 2007, sdr Wilson diwisuda di Utrecht University - Netherlands. Ia telah meraih gelar Master of Art (M.A.) dalam bidang Applied Ethics (Etika Terapan). Setahun sebelumnya ia juga telah meraih gelar Master of Science (M.Sc.) dari The University of Birmingham - England dalam bidang Global Ethics (Etika Global).

Siapakah Wilson Lalengke ini ? Sahabat-sahabatnya di dunia maya mengenalnya dengan nama Shony. Demikian juga dengan teman sekelasnya sesama mahasiswa S-2 di Eropa, menyapanya dengan nama itu. Nama lengkapnya Wilson Lalengke, seorang Indonesia tulen dengan karakter Indonesia murni yang suka “angin-anginan” dan keras kepala. Terlahir sebagai anak pertama dari sebuah keluarga petani miskin 40an tahun lalu dengan nama kecil Wilson dan nama keluarga (Fam) Lalengke, di sebuah kampung kecil yang sudah musnah ditinggal pergi para penghuninya di pedalaman Sulawesi Tengah. Kampung tua itu bernama Kasingoli.

Oleh Ibundanya, Wuranggena Kulua, dan almarhum Ayahandanya, Sion Lalengke, adik-adik dan keluarga besar, serta orang sekampungnya, sosok ini biasa dipanggil “Soni”. Pasalnya, kata “Wilson” adalah produk Barat yang tidak dikenal di komunitas kampung kecil tradisional tersebut. Akhirnya, sang Ibu memungut tiga huruf terakhir dari kata itu, S-O-N, dan menambahinya dengan I, menjadi SONI, yang kemudian bermetamorfosa kepada bentuknya sekarang yakni Shony.

Proses evolusi nama ini terinsipirasi oleh sebuah cerita spesial saat Wilson mengunjungi Jepang, melalui Youth Invitation Program yang disponsori oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) pertengahan tahun 2000, di negeri mana dia bertemu dan “berteman” dengan seorang putri Jepang bernama Shino Takeuchi. Saat ini, Wilson yang “ngefans” berat dengan penyanyi dan pencipta lagu Ebit G. Ade ini, sedang dalam proses penyelesaian studi pasca-sarjana, Master in Applied Ethics, tahun akademis 2006/2007, atas dukungan finansial dari Komisi Eropa melalui program Erasmus Mundusnya.

Ia belajar pada sebuah Konsorsium Universitas yang terdiri atas Universitas Linkoping (Swedia), Universitas Utrecht (Belanda), dan Universitas Ilmu dan Tekhnologi Norwegia (Norwegia). Ini merupakan program master kedua baginya setelah tahun lalu ia menyelesaikan studi pasca-sarjana, Master in Global Ethics, di Universitas Birmingham, Inggris, atas beasiswa Ford Foundation - International Fellowships Program, yang di Indonesia dikelola oleh the Indonesian International Education Foundation (IIEF), berkedudukan di Jakarta.

Dalam usahanya mengembangkan diri, menempuh rangkaian pendidikan hingga mencapai jenjang pasca sarjana, Wilson yang menyelesaikan pendidikan Strata-1 (S-1) di Universitas Riau, Pekanbaru, menjalaninya dengan penuh perjuangan yang tidak dapat dikatakan mudah. Seperti banyak diketahui bahwa mengenyam pendidikan, apalagi di tingkat pendidikan tinggi, bagi warga termarginalkan di tanah air merupakan kesulitan yang belum teratasi hingga kini.

Sebelum akhirnya “terdampar” di Sumatera, Wilson yang dimasa kecilnya bercita-cita menjadi diplomat ini, menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di daerah kelahirannya, Sulawesi Tengah. Setelah menamatkan sekolah dasar di SD Negeri Inpres Lee, di sebuah kecamatan terpencil, Kec. Mori Atas, dia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Tomata, di ibukota kecamatan itu. Hanya setahun di sana, ia pindah dan belajar di SMP Negeri 2 Poso, untuk kemudian melanjutkan studi di SMA Negeri 2 di kota yang sama. Hampir setahun menganggur setelah menamatkan SMA-nya, Wilson yang hobi beternak ayam dan memancing ini, kemudian merantau ke Bandung, dengan tujuan utama mengadu nasib mencari pekerjaan ditahun 1986.

Disebabkan oleh kesulitan mendapatkan pekerjaan di kota sejuk itu, ia kemudian merantau ke Pekanbaru, Propinsi Riau, di penghujung tahun itu juga. Di Pekanbaru, dengan bantuan dari sebuah keluarga dokter spesialis saraf (neurolog), keluarga dr. Chris Rumantir, Wilson yang gemar makan buah-buahan ini akhirnya boleh mendapat kesempatan kuliah setelah berhasil meraih satu kursi melalui Sipenmaru (Sistim Penerimaan Mahasiswa Baru, serupa UMPTN sekarang) di Universitas Riau. Ia diterima di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, untuk program studi PMP-KN, jenjang Diploma-2, tahun 1987 dan diselesaikan tepat 2 tahun setelahnya.

Sebelum berangkat kuliah ke Eropa, Wilson yang menikah dengan Winarsih, seorang wanita Jawa dari Blitar lebih dari 12 tahun lalu ini, tercatat bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Walikota Pekanbaru. Seperti halnya dalam menempuh studi, perjalanan karirnya juga penuh lika-liku yang sulit. Dimulai dari menjadi guru honorer selepas menamatkan program Diploma-2, di sebuah SMP swasta di pinggiran kota Pekanbaru di tahun 1989.

Setahun kemudian ia mendapat tugas sebagai guru CPNS ke sebuah SMP negeri di kecamatan terpencil di Kuala Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir, Propinsi Riau. Lebih dua tahun bertugas di sana, ia kemudian meminta mutasi tugas ke Pekanbaru, terutama dimotivasi oleh keinginan melanjutkan studi. Tahun 1994, ia baru dapat melanjutkan kuliah dengan status “izin belajar” di jenjang S-1 di universitas yang sama sambil tetap menjalankan tugas sehari-hari sebagai PNS, namun saat itu ia dimutasi ke Kantor Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

Wilson, yang telah dikaruniai empat orang anak - Winda, Anggi, Angga, Anggun - ini, selanjutnya diberi tugas untuk menjadi guru di sebuah SMA unggulan di Pekanbaru sejak pertengahan tahun 1998, setelah ia menamatkan program sarjana setahun sebelumnya. Selain mengasuh mata pelajaran pokok sesuai latar belakang pendidikannya, ia juga aktif menjadi instruktur komputer dan internet bagi siswa dan teman-teman seprofesinya. Lima tahun mengabdi menjadi “cik-gu” di SMA Negeri Plus Propinsi Riau itu, ia kemudian dimutasi ke SMK Negeri 2 Pekanbaru.

Di tempat tugas barunya, Wilson yang dipercaya menjadi ketua Jaringan Informasi Sekolah (JIS) Kota Pekanbaru sejak tahun 2002, seakan menemukan dunianya: “dunia maya” sebagai wilayah untuk diexplorasi, mencari dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan keahlian yang diperlukan bagi peningkatan diri. Dunia teknologi informasi kemudian menjadi bagian dari kesehariannya. Membangun jaringan atau network antar sekolah di Pekanbaru melalui program Wide Area Network (WAN) dan melaksanakan berbagai pelatihan-pelatihan baik untuk siswa maupun guru sekolah-sekolah se-Pekanbaru adalah tugas pokoknya di SMK itu. Kerjasama dengan beberapa instansi juga dijalin untuk mensukseskan program “melek TI” di kotanya, seperti bersama PT. Telkom, PT. Lintas Artha, dan lain-lain.

Selepas menyelesaikan program masternya nanti, Wilson yang menyukai film spionase dan fiksi ini, berencana kembali ke tempat tugas dan melanjutkan pekerjaannya sebagai PNS di Kantor Walikota Pekanbaru. Namun, sebagai wadah implementasi atau penerapan ilmu yang diperoleh pada program pasca-sarjananya, ia akan aktif sebagai penulis di media online Kabar Indonesia. Sebab dengan demikian, menurutnya, pemikiran-pemikiran berdasarkan teori filsafat dan etika yang dipelajari selama kuliah dapat disebarluaskan kepada setiap warga pembelajar di seantero nusantara.

Kesukaannya menulis sejak masa SMA telah mengantarkannya sebagai salah satu penulis yang dihadiahi predikat “Reporter of the Month April 2007″ oleh Kabar Indonesia. Sebelumnya, beberapa tulisannya juga telah dimuat di Harian Riau Pos dan Mingguan Genta, keduanya media lokal di Pekanbaru, serta di majalah Caltex, majalah internal PT. Caltex Pacific Indonesia. Saat ini, Wilson telah dipercayakan menjadi salah satu anggota Dewan Redaksi Kabar Indonesia, yang selalu siap untuk bekerja keras mendidik dan memajukan bangsanya melalui media online Kabar Indonesia.

Dalam pergaulan hidup keseharian, Wilson yang doyan makan “popeda”, sejenis panganan dari sagu, adalah seorang teman yang baik, kata rekan-rekan terdekatnya. Diapun termasuk figur ayah yang disayangi oleh anak-anaknya. Namun Wilson juga terkadang tidak menyenangkan bagi segelintir kalangan, terutama karena karakter dan ciri khasnya yang kepala batu dan suka menentang arus. Walau sering diingatkan oleh atasannya, “jangan menentang matahari, matamu bisa buta”, tetapi tetap saja ia bertahan pada prinsip “lebih baik buta, daripada berputih mata melihat ketidak-benaran dan kemungkaran yang berlangsung di depan mata…”

Itulah Wilson Lalengke, yang oleh Pak Roch Basuki dilabeli “anak bangsa” yang sebenarnya tidak banyak keinginan, kecuali berharap agar segenap rakyat Indonesia sungguh-sungguh diberi kesempatan untuk menjadi sebenar-benarnya manusia disepanjang usia mereka.

Artikel ini telah dipublikasikan di KabarIndonesia yang dapat diakses di sini

 

Heboh Buku “ Saudagar di Kuil Suci “ Ungkap Korupsi, Gaya Hidup Mewah Para Kardinal
Rabu, 22 November 2017

KOPI, Vatikan – Dikutip dari Amazon.com , Selasa (3/11/2015), Pihak Vatikan geram dan mengecam publikasi dua dokumen rahasia yang diperoleh dengan cara meretas laptop milik Kepala Kantor Keuangan Vatikan. Dua orang wartawan Italia membeberkan skandal keserakahan, persekongkolan, penyalahgunaan keuangan dan tindak korupsi di Gereja Katolik dalam buku "Merchants in the Temple" atau "Saudagar di Kuil Suci" karya Gianluigi Nuzzi dan... Baca selengkapnya...

Pengukuhan Jenderal Polisi Tito Karnavian Raih Gelar Profesor, Guru Besar di Kampus PTIK
Kamis, 16 November 2017

KOPI, Jakarta - Pengukuhan dilakukan dalam sidang Senat Terbuka dipimpin Gubernur selaku Ketua STIK-PTIK Irjen Pol Dr Remigius Sigid Tri Harjanto, SH, MSi. Pernyataan pengukuhan dilakukanIrjen Pol Prof Dr Iza Fadri, SH, MH, perwakilan guru besar pada senat akademik, yang juga dihadiri oleh Menteri Ristek Dikti Prof Dr Mohammad Nasir.   Jenderal (Pol) Drs H Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph D yang saat ini menjabat sebagai Kapolri,... Baca selengkapnya...

Polda Riau Rilis Data Perbandingan Operasi Zebra Tahun 2016 dengan 2017
Selasa, 14 November 2017

KOPI, Pekanbaru - Polda Riau Perbandingkan Operasi Zebra Siak Tahun Lalu dengan Operasi Zebra Siak 2017. A). Perbandingan pelanggaran lalu lintas selama 12 hari pelaksanaan Ops Zebra Siak 2017 dengan Ops Zebra Siak 2016, sbb : 1. Tilang Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 5.370 kasus, sedangkan untuk Ops Zebra Siak 2017 pelanggaran tilang sebanyak 10.463 kasus. Trend 5.093. 95 %. 2. Teguran Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 2.469 kasus, sedangkan untuk... Baca selengkapnya...

Tokoh Nasional Bakal Getarkan Munas PPWI ke-2 dan Seminar Nasional
Kamis, 02 November 2017

KOPI, JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Pewarta Warga Nasional (DPN PPWI) akan menggelar hajatan besar Kongres Nasional ke-2 tahun 2017 sekaligus Seminar Nasional dengan tema: "Mari Wujudkan Komunitas Masyarakat Indonesia yang Cerdas Informasi Melalui Peningkatan Kualitas dan Moralitas Pewarta Warga". Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 November 2017, dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai, dipusatkan di Ruang... Baca selengkapnya...

Yuk Sukseskan Kongres ke-2 PPWI Tahun 2017 dan Seminar Nasional
Kamis, 02 November 2017

KOPI, JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Pewarta Warga Nasional (DPN PPWI) akan menggelar hajatan besar Kongres Nasional ke-2 tahun 2017 sekaligus Seminar Nasional dengan tema: "Mari Wujudkan Komunitas Masyarakat Indonesia yang Cerdas Informasi Melalui Peningkatan Kualitas dan Moralitas Pewarta Warga". Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 November 2017, dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai, dipusatkan di Ruang... Baca selengkapnya...

Pemuda/i Adalah Ujung Tombak Pembangunan NKRI
Sabtu, 28 Oktober 2017

KOPI, JAKARTA - Sumpah pemuda merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah bangsa ini, yang membuktikan bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 bangsa Indonesia sudah ada dan bersatu. Hal ini tentunya masih segar dalam ingatan kita bersama, walau sudah 89 tahun silam, sumpah ini takkan pernah usang dimakan oleh waktu dan selalu dikumandangkan para pemuda Indonesia disentero negri yang berlambangkan Pancasila, kata tokoh muda Sumbar Ahmad Bram... Baca selengkapnya...

Pengamat: Segera Usut Pemberi Izin Lahan Gambut Masa Pemerintahan Terdahulu
Senin, 23 Oktober 2017

KOPI, Jakarta – Di tempat kerjanya, Goh Pheng Pek menuturkan, “Izin konsensi penanaman di tanah gambut yang dimiliki oleh perusahaan RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper) pada masa sebelum pemerintahan Joko Widodo dengan Jusuf Kalla. Kami meminta kepada institusi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk segera menangkap dan mengusut segera siapa-siapa saja oknum yang terlibat dalam pemberian izin lahan gambut kepada perusahaan APRIL Group... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALBocorkan Skandal Keuangan Gereja Kato.....
22/11/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Vatikan – Dikutip dari News.com.au, Selasa (3/11/2015), Pihak Vatikan geram dan mengecam publikasi dua dokumen rahasia yang diperoleh dengan [ ... ]



DAERAHTelegram Kapolri, Kapolrestabes Medan Di.....
22/11/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Medan - Berdasarkan surat telegram Kapolri No ST/2754/XI/2017 per tanggal 16 November 2017, pergantian terjadi pada jabatan Kapolrestasbes Medan [ ... ]



PENDIDIKANTim Dream Menanam Nilai Antikorupsi Seda.....
23/11/2017 | Redaksi KOPI

KOPI - Absensi adalah kebutuhan yang sangat mendasar bagi seorang mahasiswa sebagai penanda awal perjalanan menuju sebuah niat suci bernama “skripsi [ ... ]



EKONOMIIPO PT Campina Ice Cream Industry Tawark.....
23/11/2017 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta - PT Campina Ice cream Industry Tbk berencana untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) sebanyak-banyaknya 885.000.000 (delapan [ ... ]



HANKAMSemarak Peringatan Hari Pahlawan 2017 di.....
17/11/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Sebagai bangsa yang besar tentu saja kita harus mengingat jasa para pahlawan. Pada tanggal 10 November 2017, rakyat Aceh memperinga [ ... ]



OLAHRAGASempena Hut Kuansing : Bupati H. Mursini.....
13/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi – Dari pantauan Pewarta Indonesia , Kamis pagi (12/10-17) dari luar Gedung DPRD kabupaten Kuansing, puluhan karangan bunga u [ ... ]



PARIWISATAKomunitas EO Aceh dalam Peningkatan Prom.....
23/11/2017 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, JAKARTA - Salah satu sumber pendapatan daerah adalah melalui pemasukan dibidang pariwisata. Untuk itulah segenap EO (Even Organizer) Aceh ditunt [ ... ]



HUKUM & KRIMINALWanted … Dua Orang Napi Sangat Berba.....
23/11/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Ditempat kerjanya, Geng Suang mengatakan “Yang membuat malu kinerja Kemenkumham melainkan oknum anggotanya sendiri . ini buktiny [ ... ]



POLITIKTercium Aroma Korupsi Pengadaan Sapi B.....
24/11/2017 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Pekanbaru - Ditempat kerjanya, Ajisulung menuturkan “ Propinsi Riau memecahkan Rekor Nasional,  tiga orang mantan Gubernurnya tersandung kas [ ... ]



OPINI“Jangan Ambil Uangku, Ibu!” Refleksi.....
18/11/2017 | Harjoni Desky, S.Sos.I., M.Si
article thumbnail

KOPI - Pak Ahmad sudah 2 tahun ini menjadi peserta asuransi. Saat menjadi peserta asuransi, ia sengaja merahasiakan keanggotaannya kepada istrinya, ka [ ... ]



PROFILDulu Anak Tukang Kayu, Kini Polisi Kand.....
16/11/2017 | Didi Rinaldo

  KOPI, Bangka Belitung - Seorang polisi berseragam lengkap tampak memacu sepeda motornya ke dalam kebun yang berjarak dua jam perjalanan dari Pan [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAPameran Seni “Run For Manhattan” by .....
24/11/2017 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta - Ciptadana Art Program kembali digelar dengan tujuan untuk berbagi dengan klien, dengan mengapresiasi seni kontemporer unik Indonesia. [ ... ]



ROHANIMengenal Abuya Syaikh H. Muhammad Muda W.....
26/09/2017 | Ismayadi Yadi
article thumbnail

KOPI - Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy Abu Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy DAYAH-DARUSSALAM [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATILBH APDESI (Asosiasi Perangkat Desa S.....
22/11/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Senen (20/11-17), LBH (Lembaga Bantuan Hukum) APDESI (Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia) besutan Gusti Randa, SH. MH men [ ... ]



SERBA-SERBIKoleksi Model Tas Anak Sekolah Perempuan.....
21/11/2017 | Taufiq Iqbal
article thumbnail

KOPI - Tahun ajaran baru di sekolah, identik dengan perlengkapan sekolah yang baru pula. Anak-anak biasanya akan meminta dibelikan perlengkapan sekola [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.