Minang di Ranah
Minang:
Tari rantak telah ku persembahkan untuk nagari
Tarian yang banyak memukau mata memandang,
Aku punya pekikan, kau bisanya apa
Ku ayunkan semua yang berbau mistis agar mempesona dalam hantaman kaki
Agar kombinasi rang gadih minang membuahkan budi yang dulu tak pernah lapuk,
Oleh alam, zaman dan nafsu.
Di Ranah:
Apakah pernah di musyawarahkan dulu dengan tonggak babeleng,
Sanggahan memiliki sembilan ruang,
Lapang dan berdinding rotan.
Berjenjang tujuh belas, dan berpagar emas
Bisakah aku adu ujung urai yang berbentuk tanduk kearah langit
Bergonjong lima, sembilan dan bertitahkan bundo kandung,
Karena ranah minang masih membutuhkan bundo yang ber-aras bidadari
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Prestasimu di Persimpangan Ekonomi
- Surat untuk Kekasih (Bag. 8)
- Surat untuk Kekasih (Bag. 7)
- Surat untuk Kekasih (Bag. 6)
- Sebelum Hari Ini
- Fatamorgana dan Mimpi
- Surat untuk Kekasih (Bag. 5)
- Selepas Magrib..
- Surat untuk Kekasih (Bag. 4)
- Surat untuk Kekasih (Bag. 3)
- Surat untuk Kekasih (Bag. 2)
- Surat untuk Kekasih (Bag. 1)
- Kau Ajarkan Aku....
- Memaafkan
- Simalakama


























