Menjalar diam diam
Melaju secepat kilat
Berjalan tak berbekas..
Listrik nya mati! Teriak ku..
Ah, aku pun dengan malas matikan asa digital yg susah payah kurakit..
Awalnya langsung ku coba
dengan listrik milik tetangga
Loh,aku kan pinjam sebentar..
Bila ada waktu ku kembalikan..
Janji,,
(jari telunjuk dan jari tengah ku melingkar)
melongolah aku
menatap kosong pada asa yang ku idam idamkan..
tercipta untuk dapat melangkah disisa jalan besarku,
yang ku lihat sempit..
Mati kau!
Dia mengagetkan ku lagi,,
Sial...kupikir,,
Baiklah kalau begitu..
Bagusnya aku keluar
Nikmati hujan di tanah keringku..
Basah basah lah sekarang..
Lumayan untuk pasokan listrik gedung tingkat setengah ku..
Soal listrik tetangga tadi,, ya kalau dia tak tau toh ga perlu dikembalikan kan?
Ah aman la dunia,,
Ku berjalan sambil nyanyi sebuah lagu..
"la la la" mati asa!
Artikel Lainnya:
Artikel Lainnya: