Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

YANG TERPINGGIRKAN
Naira Tanggung Jawab Masyarakat Aceh Tim.....
12/04/2015 | Tengku Nasruddin

KOPI, ACEH TIMUR – Bocah perempuan berusia 3 tahun, Naira Azura, semakin menderita ketika divonis  [ ... ]


GELORA SEPEDA
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Resensi Habibie dan Ainun dalam Bingkai sebuah Film Nasional

Habibie dan Ainun dalam Bingkai sebuah Film Nasional

KOPI, JAKARTA - Ibu Negara Ainun Habibie wafat di Rumah Sakit Ludwig Maximilians Universitat, Klinikum, Muenchen, Jerman. Ainun Habibie meninggal dunia pada hari  Sabtu, 22 Mei 2010, pukul 17.30 waktu setempat atau 22.30 WIB. Hal ini bertepatan dengan ulang tahun ke-12 lebih satu hari ketika Presiden Habibie di lantik sebagai Presiden Republik Indonesia ke-3 pada tanggal 21 Mei 1998.

 

Hasri Ainun masuk rumah sakit sejak 23 Maret 2010. Kondisinya sempat membaik sebelum akhirnya kembali mengalami kritis. Sejak masuk rumah sakit beliau sudah menjalani operasi selama 12 kali.

Usianya yang mencapai 72 tahun membuatnya kian lemah. Jenazah Hasri Ainun Habibie akhirnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Ainun Habibie terlahir sebagai Hasri Ainun Besari. Ia lahir pada 11 Agustus 1937 di Semarang, Jawa Tengah. Ia menikah dengan BJ Habibie pada 12 Mei 1962. Ainun merupakan anak keempat dari delapan bersaudara putra Haji Mohammad Besari.

Selepas kuliah dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ainun pernah bekerja di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. Saat bekerja di RSCM, Ainun tinggal di asrama belakang Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jalan Kimia, Jakarta Pusat.

Pernikahannya dengan BJ Habibie, yang kemudian terpilih menjadi Presiden ketiga RI, dikaruniai dua putra, yakni Ilham Akbar dan Thareq Kemal, serta empat orang cucu. Setelah BJ Habibie lengser dari kursi kepresidenan, sang mantan ibu negara ini juga ikut aktif dalam Habibie Center sebagai salah seorang deputi.

Dalam masa-masa seorang diri, mantan Presiden Habibie menulis buku yang berjudul "Habibie dan Ainun".

Akhirnya masyarakat Indonesia dapat menyaksikan film bercerita kisah cinta sejati BJ Habibie dan Hasri Ainun Habibie pada akhir bulan Desember 2012.

Film kehidupan Presiden ke-3 RI itu dibintangi aktor Reza Rahardian yang memerankan Habibie dan Bunga Citra Lestari sebagai Ainun. Peran mereka benar-benar hidup dari awal film hingga film ini selesai.

Film menceritakan bagaimana Habibie dan Ainun saling berpegangan tangan menghadapi berbagai rintangan hidup. Ainun merupakan cinta pertama dan terakhir untuk Habibie. Sang ahli pesawat terbang merupakan kawan lama Ainun. Setelah berpisah sekian lama, cinta mempertemukan mereka di Bandung, Jawa Barat.

Mereka kemudian menikah kemudian terbang ke Jerman. Sejak itu, Ainun terus mendampingi pujaan hatinya mengabdikan diri untuk Indonesia.

Film 'Habibie dan Ainun' berdasarkan buku dengan judul serupa. Proses pengambilan gambar berlokasi di Klaten dan Semarang serta Jerman.

Dalam film itu, Pak Habibie dan Ibu Ainun bisa saling mengisi. Bisa saling memberi dan menerima juga. Kisah cinta dan romantisme yang ada dalam film itu jarang ditemukan di kehidupan nyata.

Film "Habibie dan Ainun" mengisahkan Habibie dan Ainun dari remaja hingga masa senja. Dari Indonesia ke Jerman sampai Ainun menutup usia.

Rudy Habibie (Reza Rahadian) adalah seorang yang jenius dan selalu memiliki prestasi yang membanggakan disekolahnya. Sama halnya dengan Ainun (Bunga Citra Lestari) yang juga dikenal sangat pintar. Meskipun awal perkenalan keduanya sangatlah tidak menyenangkan, namun mereka akhirnya dipertemukan kembali saat mulai beranjak dewasa.

Habibie tidak menyangka kalau Ainun yang dulu sempat dia ejek berkulit hitam kini merubah menjadi gadis ayu nan cantik. Bila dahulu Ainun seperti gula Jawa, maka ketika Habibie kembali dari Jerman, maka Ainun telah berubah menjadi gula Pasir, cantik sekali di mata Habibie.

Sejak saat itulah benih-benih cinta mulai muncul di kedua hati mereka. Dengan bekal pengalaman pendidikan di luar negeri, Habibie kemudian bertekad untuk meminang Ainun dan hijrah ke Jerman.

Buku habibie menjadi best seller di tahun 2011. Hanya dalam waktu 3 bulan, buku itu berhasil terjual 50 ribu copy. Awalnya buku tersebut hanyalah sebagai terapi B.J. Habibie untuk mengatasi kesedihannya yang sangat teramat dalam atas wafatnya istri tercinta.

Ternyata buku tersebut menjadi sebuah novel dokumenter yang luar biasa dan kini berevolusi ke layar lebar di tangan dingin sutradara Faozan Rizal.

Begitu banyak yang dapat dipetik dari buku ini. Pelajaran menjadi seorang wanita, istri, maupun ibu. Pelajaran mencintai seseorang secara penuh dan utuh. Pelajaran menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar, serta banyak pelajaran lainnya.

Berikut ini kutipan isi surat Cintanya :

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu. Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi……

“Saya dilahirkan untuk Ainun dan Ainun dilahirkan untuk saya”

……Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari surgaku ….

BJ.Habibie

Yang lebih saya mengerti sekarang adalah kebaikan keputusan ibu saya. Beliau dari semula berkeyakinan bahwa Ainun adalah jodoh terbaik saya,” ujar BJ Habibie.

“Beliau adalah sosok yang dekat dengan suami, men-support suami, dan peduli terhadap masa depan bangsa yang berbasis pada keluarga yang harmonis.” Hidayat Nur Wahid.

“Beliau rajin membaca Al-Quran, pagi sore. Mungkin dengan seringnya membaca Al-Quran, efeknya pada kekuatan buat Pak Habibie sekarang ini. Almarhumah juga seorang istri yang setia dan santun. It was so sweet memory .” Amien Rais.

“Beliau adalah ibu yang menjadi dambaan yang sangat lemah lembut dan perhatian kepada keluarga.” Muhammad Jusuf Kalla.

“Saya kenal Ibu Ainun semasa pemerintahan Habibie. Posisi beliau sebagai Ibu Negara sangat membanggakan. Tiap kehadiran beliau selalu memberikan kesejukan.” Jend.(purn.) Wiranto.

Bagaimana pun film ini layak di tonton oleh masyarakat kita, tidak ketinggalan Presiden dan wakil Presiden beserta para pejabat lainnya sudah menyaksikan film ini.

Pada akhir acara SILAKNAS ICMI, juga di putar film Habibie dan Ainun bertempat di kawasan Senayan, pada hari Kamis, 20 Desember 2012.

Turut hadir Presiden Habibie beserta Ilham Habibie, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, AM.Fatwa, ketua MUI Amidan, para undangan dari kalangan ICMI serta hadir juga  pemeran utamanya Reza Rahadian.

Sudah tentu air mata berceceran di pelupuk mana ketika menyaksikan film ini. Akan tetapi pemeran Habibie terlewat jangkung orangnya. Secara keleruhan film ini telah menggambarkan kehidupan Presiden Habibie beserta istri yang tercintanya yaitu Ainun Habibie.

Jangan lupa siapkan tisu yang banyak ketika menyaksikan film Habibie dan Ainun ini, hadiri yang menyaksikan film ini sebagian besar basah pipinya karena air mata yang menetes. Selamat menonton filmnya, jangan berisik ya...resapi makna yang terkandung dalam film ini.

(Foto: Dokumentasi MD Pictures / Istimewa)


Artikel Lainnya:
Artikel Lainnya:

 

Oknum Perwira Menengah TNI AL Terlibat Kasus Pencucian Uang dari Bisnis Minyak
Jumat, 22 Mei 2015

KOPI, Pekanbaru- Pengamat Ajisutisyoso menyatakan  yang merusak nama institusi TNI (Tentara Nasional Indonesia) bukan berasal dari eksternal /luar, melainkan dari internal oknum anggota TNI tersebut. Kami meminta kepada Panglima TNI oknum anggota yang terlibat bisnis terlarang, pembeking , terlibat Bandar narkoba, pemakai narkoba, criminal, disersi, bisnis pengoplosan gas elpiji, pembeking bisnis minyak CPO/ minyak mentah,dll . Tangkap dan... Baca selengkapnya...

KPK Telusuri Surat Pengaduan Sengketa Pilkada Kuansing
Kamis, 21 Mei 2015

KOPI, Jakarta – Carut marut sengketa Pilkada semasa Akil Mochtar memimpin Makamah Konstitusi (MK) dulu. Berimbas kepada pasangan calon Kepala Daerah kabupaten Kuansing yakni Mursini-Gumpita. Mantan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Mursini-Gumpita, melaporkan pengusaha berinisial IP ke KPK. Kasus ini terkait dugaan suap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang pernah ditangani Akil Mochtar, sewaktu masih menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi... Baca selengkapnya...

Alumni Maroko Selenggarakan Seminar Bertema Toleransi Beragama
Kamis, 21 Mei 2015

KOPI, Jakarta - Himpunan Alumni Maroko-Indonesia (Himami) menyelenggarakan seminar dalam rangka pertemuan tahunan ke-4 Himami bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (19/05/2015). Tema utama yang diusung dalam seminar kali ini adalah seputar toleransi dan moderasi Rakyat Maroko dalam kehidupan beragama dan sosial. Seminar yang dihadiri Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, H.E. Mr. Mohamed Majdi, Konsuler Kedubes Maroko, H.E.... Baca selengkapnya...

Peringati Harkitnas, Mahasiswa Blitar Kritisi Kinerja Jokowi-JK
Rabu, 20 Mei 2015

KOPI, Blitar - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam PC.PMII dan HMI Blitar, turun kejalan mengadakan aksi unjuk rasa dan mengadakan orasi memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2015. Dalam aksinya, mahasiswa menyoroti berbagai kebijakan pemerintah diantaranya pelaksanaan Pemilukada yang diwarnai money politik,profesionalitas penyelenggara Pemilu, aparat hukum yang masih melakukan jual beli hukum, dan program-program dalam pemerintahan... Baca selengkapnya...

FAM Lakukan Kegiatan Literasi di Batusangkar, Ciamis dan Bandung
Selasa, 19 Mei 2015

KOPI, Tanah Datar – Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia melakukan kegiatan literasi di tiga daerah, Ahad (17/5) kemaren. Ketiga daerah itu, adalah Kabupaten Tanah Datar -  Batusangkar (Sumatera Barat), Ciamis dan Bandung (Jawa Barat). Di Batusangkar, Pegiat FAM Indonesia Muhammad Subhan berbagi kiat menulis novel untuk kalangan pelajar dan mahasiswa di kota itu. Pelatihan tersebut digagas Lembaga Keterampilan & Pelatihan (LKP) D’Best... Baca selengkapnya...

Berakhirnya Pelarian Tiga orang Mantan Pejabat Sekwan DPRD Propinsi Riau
Selasa, 19 Mei 2015

KOPI, Pekanbaru – Mantan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau Drs. H. M. NAZIEF SOESILA DHARMA, mantan Kabag Keuangannya ZUHANDA AGUS, SH. MH dan mantan Bendahara pengeluarannya M. NASIR. Kasus ini sudah bergulir selama empat tahun lebih yang anehnya ketiga orang tersangka ini selama empat tahun bebas padahal status tersangka sudah melekat belum juga ditahan. Akhirnya pelarian ketiga orang ini terhenti pada hari... Baca selengkapnya...

Jemper Desak KPK Segera Tangkap dan Periksa Plt Gubernur Riau Andi Rahman
Senin, 18 Mei 2015

KOPI, Jakarta – Jemper (Jaringan Pemuda Penggerak) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, Senin (18/5/2015). Puluhan orang masa Jemper dalam orasinya meminta Plt. Gubernur Arsyadjuliandi Rahman segera tangkap dan periksa oleh KPK kasus dugaan suap di SKK Migas. Saat Plt Gubernur Riau menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014. Sedangkan teman sejawatnya Sutan Bhatoegana sudah ditahan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)... Baca selengkapnya...

INTERNASIONAL

Mulai Rabu, Raja Maroko Kunjungi Senegal.....
21/05/2015 | Anggi Pratama Lalengke
article thumbnail

KOPI, Rabat - Raja Maroko HM Raja Mohammed VI akan memulai kunjungan kerja dan persahabatan ke Republik Senegal, Republik Pantai Gading dan Republik G [ ... ]



NASIONAL

Rasio Elektrifikasi Sarolangun, Baru 78 .....
19/05/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Ukuran Tingkat Ketersediaan Listrik di suatu daerah atau lebih dikenal dengan Rasio Elektrifikasi (RE) di Kabupaten Sarolangun [ ... ]



DAERAH

KPUD Kabupaten Nias Utara Ceroboh, Peser.....
21/05/2015 | Nobuala Zega
article thumbnail

KOPI, Nias Utara - Komisi Pemilihan Umum (KPU) di laporkan ke Panitia Pengawas Pemilihan Kab. Nias Utara. Pasalnya, setelah keluar pengumuman KPU Ni [ ... ]



PENDIDIKAN

Astaga, Riyati 10 Tahun Guru Honor di Me.....
21/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Selatpanjang Inilah potret tenaga pendidik yang mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Dikota guru PNS sudah pada senang-senang mendapat uang s [ ... ]



EKONOMI

Persis Ajak Warga Jihad di Sektor Ekonom.....
21/05/2015 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Persatuan Islam (Persis) mengajak warga masyarakat supaya melakukan jihad di sektor ekonomi untuk mengatasi masalah sosial karena seja [ ... ]



HANKAM

Mabes Polri Mutasi Jajaran Perwira Ting.....
15/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru- Berdasarkan telegram rahasia (TR) dari Trunojoyo I (red. Kapolri) beberapa perwira diantaranya berpangkat Komisaris Besar Polisi ( [ ... ]



OLAHRAGA

TVOne Siarkan Pertarungan Akbar Tinju Ma.....
28/04/2015 | Zohiri Kadir

KOPI, Jakarta - Penantian dan rasa penasaran panjang penggemar tinju dunia, kini mendapatkan jawaban, sebentar lagi dua pendekar kelas welter akan ber [ ... ]



PARIWISATA

Inilah 5 Besar Negara Penyumbang Kunjung.....
05/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Objek wisata di Indonesia yang terkenal yakni pulau dewata terletak di Propinsi Bali, Raja ampat, candi Borobudur, Sumatera barat t [ ... ]



HUKUM & KRIMINAL

Izin Perkebunan Diduga Illegal, Aparat D.....
22/05/2015 | Sumardi

KOPI, Aceh Timur - Aparat penegak hukum di Kabupaten Aceh Timur didesak segera menghentikan operasi perusahaan perkebunan yang izinnya cacat prose [ ... ]



POLITIK

Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Yuliantini.....
21/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Tembilahan Carut marut dunia pendidikan di kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) belum juga mendapat respon dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) I [ ... ]



OPINI

Vagina Street Heboh di Dunia Maya Indone.....
26/04/2015 | Ir. Syarifuddin Simanjuntak
article thumbnail

KOPI - Dua minggu menjelang KAA ke 60 Bandung Indonesia, dunia maya dikejutkan dengan merebaknya vagina street. Lokasi persisnya terletak di Tebet Ut [ ... ]



PROFIL

Oknum Perwira Polda Riau Bertindak Berin.....
07/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Oknum aparat keamanan harusnya memberikan contoh tauladan kepada masyarakat, tidak boleh bertindak beringas dan main hakim sendiri. [ ... ]



SOSIAL & BUDAYA

OSIS MAN Simpang Ulim Bersama Posko PPWI.....
22/05/2015 | Sumardi

KOPI, Aceh Timur - Muslim Rohingya asal Myanmar dan Bangladesh kembali terdampar di Provinsi Aceh, Rabu (20/5/2015) dinihari pukul 02:20 WIB. Kali in [ ... ]



ROHANI

Sambut Trisuci Waisak 2559, Sangha Thera.....
11/05/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Menyambut Tri Suci Wesak 2559, Sangha Theravada Indonesia menggelar tradisi “Pindapata Gema Wesak Nasional 2559”, bertempat di Taman Museum [ ... ]



RESENSI

Jangan Dengerin Sendiri.....
27/04/2015 | UG DANI
article thumbnail

Resensi Buku Judul :Jangan Dengerin Sendiri
Penulis : Naomi Angelia Sea
Tebal. : 200
Penerbit : Bukune Juli 2014
Harga. : Rp 41 [ ... ]



CERPEN & CERBUNG

Dolar Singaporeku Berserak Tiada Arti.....
27/03/2015 | Ndoro Ayu

KOPI, BATAM - "Pokoknya aku harus pergi, biar banyak uang. Aku dah malas hidup di kampung hanya begini-begini saja!" Siti bertekad dan berpikir tiba-t [ ... ]



PUISI

Namun.....
18/05/2015 | Ratu Sintanggu
article thumbnail

Aku ingin bebas, namun banyak hal yang harus kujaga
Aku ingin lepas, namun ada titik yang harus kupelihara
Aku ingin bahagia, namun ada koma yang berm [ ... ]



CURAHAN HATI

Beras Miskin bagi Warga di Kendal Tak La.....
22/05/2015 | Bastomi
article thumbnail

KOPI, Kendal - Keberhasilan Program Raskin diukur berdasarkan tingkat pencapaian indikator 6T, yaitu: tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat  [ ... ]



HIBURAN

KFC Sponsori Peluncuran Album Rio Febria.....
14/05/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Bekerjasama dengan KFC Indonesia dan Swara Sangkar Emas, Rio Febrian meluncurkan album terbarunya “Love Is”, yang digelar di KFC, Kemang, [ ... ]



KULINER

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui .....
01/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pel [ ... ]



HIDUP SEHAT

Waspadai Penyakit Demam Berdarah.....
06/05/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Penyakit Demam Berdarah (DBD) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus yang dikenal sebagai Virus Dangue. Virus dang [ ... ]



SERBA-SERBI

Mustika Macan Loreng Jadi Incaran Pengge.....
21/05/2015 | Agus Siroj Hudi

KOPI, Malang - Keunikan Batu Akik terus menjadi incaran para gamstone, seiring  bermunculanya temuan-temuan bongkahan batu baru yang dijadikan bahan  [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.