Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kerasnya Hati Megawati, Pak Taufikpun Sulit Meluluhkan Megawati

KOPI - Sampul buku Pak Taufiq & Bu Mega batalnya pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputeri meriuhkan kancah politik Indonesia.

Masing-masing menunjuk yang lain sebagai biang keladi gagalnya pertemuan sehingga Partai Demokrat tak jadi berkubu dengan koalisi  Jokowi.

 

Hubungan SBY dengan Mega memang sudah buruk sejak 2004.

Ketika itu  dulu SBY Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolkam) menganggap "Presiden Mega mengucilkan dia dengan tak mengajaknya dalam sidang kabinet".

Sebaliknya Megawati menganggap "pembantunya" itu mengkhianatinya karena diam-diam membentuk partai politik dan rival/saingan dalam pemilihan presiden.

Selama sepuluh tahun Mega bergeming dan tak mau bertemu apalagi berkoalisi dengan SBY.

Kali ini SBY minta bertemu buat membahas koalisi, bu Mega mau memastikan dulu bersekutu baru bertemu.


Meski membutuhkan Demokrat buat memimpin DPR dan MPR, Mega tetap pada cara yang ia mau. Nampaknya jika Mega sudah berkehendak maka akan sulit diubah pendiriannya.

Bahkan, seperti diceritakan Rahmat Sahid dalam bukunya, Pak Taufiq & Bu Mega, suaminya sendiri, Taufiq Kiemas, tak mampu membujuk Mega berganti haluan sikap politik. Rahmat yang wartawan Koran Sindo dan sering meliput Taufiq dan Mega, menulis banyak sisi kehidupan personal Mega, Taufiq, dan keduanya sebagai suami-istri, orang tua, dan politikus.


Berikut ini nukilan buku  tersebut:

“Ma, ayo nanti kita makan,” kata Taufiq kepada Megawati. Tanpa diketahui Mega, suaminya itu memang sengaja mengajak keluar rumah demi membicarakan urusan politik.

Rupanya ada semacam kesepakatan bahwa di rumah, Mega dan Taufiq tak akan membahas politik. Di rumah, mereka jadi suami-istri biasa.

Kesepakatan tak tertulis itu pernah ditanyakan kepada Mega oleh putrinya, Puan Maharani. “Mama, kenapa aku enggak pernah mendengar Mama berdiskusi politik dengan Papa?” Mega menjawab, “Kalau bicara politik dengan Papamu, nanti pastinya berantem.”

Taufiq dikenal piawai bernegosiasi dan menjalin lobi, bahkan ke pihak yang secara ideologi dan tradisi adalah lawan politiknya. Mega pun beberapa kali terkena “jebakan” ini dan terpaksa meladeni lobi politik yang dilancarkan Taufiq lewat kencan makan itu.

Namun lama-kelamaan Mega hafal trik suaminya ini. Setiap diajak makan keluar, Ketua Umum PDIP akan menelpon pejabat teras partainya seperti Pramono Anung atau Tjahjo Kumolo kini menjabat Mentri Dalam Negeri Kabinet Kerja Jokowi - JK.

Mega pun menggali info topik pembicaraan yang akan diangkat Taufiq. “Pram, bapakmu habis ngomong apa?” tanya Mega.

Bocoran
informasi itu bikin Mega siap buat mematahkan permintaan sang suami yang tak sejalan dengan prinsipnya. Jika akhirnya mentok, Taufiq kadang ngambek dan menyebut istrinya itu keras kepala.

“Saya sama Mas Taufiq dibilang keras kepala,” kata Mega. “Katanya saya ini eksentrik.”

Salah satu permintaan Taufik yang ditolak Mega itu adalah urusan posisi PDI Perjuangan terhadap pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Taufiq disebut-sebut sempat membuka komunikasi koalisi dengan SBY, bahkan sempat dipertimbangkan sebagai koalisi baru menggeser Partai Golkar yang tengah memainkan isu Bank Century.

Meski yang membujuk suami, Mega tetap pada keputusannya. Ia ngotot partainya tetap beroposisi terhadap Presiden SBY

Dalam sebuah pengarahan terhadap kader partainya di Jawa Timur, Mega menjelaskan betapa suami pun bisa dibuat tak berdaya dalam urusan politik. “Boleh melawan dan membantah Megawati Soekarnoputeri, tetapi tidak kepada Ketua Umum PDIP,” kata Mega.

Saat itu, Mega menyatakan dalam hubungan personal dia memakai pendekatan kekeluargaan, tapi dalam hal organisasi ia adalah Ketua Umum Partai PDIP yang akan bertindak tegas. “Taufiq menyadari sepenuhnya bahwa Megawati sebagai Ketua Umum terikat kebijakan dan keputusan organisasi,” kata Rahmat Sahid.

Jadi jangan heran jika sebagai Ketua Umum, Mega hanya akan melangkah pada jalan yang sudah dipilihnya, tak bisa dibelokkan. Sebuah sikap yang tercermin dalam lagu andalannya:
My Way. Tembang yang dipopulerkan Frank Sinatra itu biasa dibawakan Mega jika didaulat menyanyi. (didi)


I did what I have to do and saw it through without exemption.
I planned each charted course, each careful step alon the by way.
And more, much more than this, I did it my way...


Selengkapnya bisa dibaca di buku:

Judul:
Pak Taufiq & Bu Mega
Catatan Ringan, Lucu dan Unik dari Keluarga Politik
Pengarang:
Rahmat Sahid
Penerbit:
Expose, Agustus 2013
Tebal:
xx + 206 halaman

 

Teks Foto I. Sampul buku Pak Taufik dan Bu Mega

Teks Foto II. Jokowidodopun cium tangan ketua umum Partai PDIP Bu Megawati (foto.net)


Artikel Lainnya:

 

Inilah Isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II dengan Capres Prabowo
Minggu, 16 September 2018

KOPI, Jakarta - Ada tujuh belas isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II , penandatangani di Grand Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). Penandatanganan dilakukan oleh Prabowo Subianto dengan Ketua GNPF Ulama yakni Yusuf Martak. Hadir saat itu Ketum PAN (Partai Amanat Nasional) Zulkifli Hasan dan Waketum Gerindra Fadli Zon. Inilah 17 poin isi Pakta Integritas tersebut. 1. Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD... Baca selengkapnya...

Ilmu "Kaca Mata Kuda"
Minggu, 16 September 2018

  KOPI, Jakarta – Hidup ini harus pandai-pandai membawakan diri. Lihat Timing, Situasi, ekonomi kalau ingin berubah. Pandai/pintar sendirilah Anda. Ada orang tidak tamat sekolah hanya SD (Sekolah Dasar)  jadi pengusaha sukses. Orang ada memiliki kemampuan akademik, kemampuan diluar akademi yakni motorik. ialah kemampuan berpikir otak kiri dan kanan harus seimbang. Ada orang yang betah kerja kantoran, pergi pagi pulang sore/malam. ... Baca selengkapnya...

Kasad Singapura Goh Si Hou Kunjungi Panglima TNI
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta - Kerjasama militer kedua negara terus dilanjutkan dan ditingkatkan ke arah yang lebih baik dengan tetap melaksanakan latihan bersama dan pertemuan antar Perwira TNI dengan Perwira Singapore Armed Forces (SAF). Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P saat menerima kunjungan kehormatan Kasad Singapura Brigadier General Goh Si Hou di ruang tamu Panglima TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat... Baca selengkapnya...

Jubir BIN: Keterlibatan Kabinda Riau Soal Pemulangan Neno Warisan ke Jakarta for Menghindari Bentrok
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta – Juru bicara (Jubir) Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto, mengatakan BIN Daerah (Binda) Riau hanya menjalankan tugas agar tidak terjadi bentrokan massa. Terlebih acara yang dihadiri Neno tidak mendapat izin. ''Imbauan untuk kembali ke Jakarta terhadap Neno Warisman adalah jalan terbaik dari pada terjadi bentrokan dan menghindari jatuhnya korban dan tentu akan muncul masalah baru atas legalitas acara tersebut,'' kata... Baca selengkapnya...

TPNPB/OPM Tembak TNI Yang Bawa Bahan Makanan Untuk Anak-anak Tingginambut
Minggu, 19 Agustus 2018

KOPI, Puncak Jaya – Kembali 2 orang prajurit TNI atas nama Alm. Letda Inf Amran Blegur (Dan Pos) dan Alm. Pratu Fredi anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Pos Tingginambut, Puncak Jaya gugur menjadi korban keganasan kelompok TPNPB/OPM wilayah Tingginambut, Minggu (19/8).   Pada hari Sabtu (18/8), Letda Inf Amran Blegur bersama anggota Pos Satgas Pamrahwan Tingginambut merencanakan untuk memberi sumbangan bahan makanan kepada... Baca selengkapnya...

Partai Berkarya Kembalinya “Putra Putri Cendana” ke Panggung Politik
Selasa, 31 Juli 2018

KOPI, Jakarta – Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang menegaskan masuknya Siti Hediati Hariyadi atau lebih dikenal nama Mbak Titiek Soeharto (mantan istri Prabowo Subianto) ke Partai Berkarya akan memperkuat partai menggalang basis dukungan dari masyarakat. Khususnya, para simpatisan pendukung mantan Presiden Soeharto yang masih bertahan. Badaruddin menegaskan, Partai Berkarya akan mengimpun para pendukung mantan Presiden... Baca selengkapnya...

Jokowi Mengumpulkan Enam Ketum Parpol di Istana Bogor
Kamis, 26 Juli 2018

KOPI, Jakarta - Hiruk pikuk Pemilihan Presiden tahun 2019 . Masing-masing kandidat Capres merapatkan barsian untuk berkoalisi dengan partai politik . Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan dengan enam ketua umum parpol di istana Bogor, Senen (23/7-18) kemaren. Ketua Umum (Ketum)Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto kepada wartawan usai pertemuan tersebut di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (23/7/2018) menuturkan "Jadi,... Baca selengkapnya...

NASIONALInsentif Menjaga Alam: Dana Alokasi Umum.....
18/09/2018 | Wahyono Yono

KOPI, Jakarta, 18 September 2018-Kaya, tapi belum tentu makmur. Itulah problem yang dialami sejumlah wilayah kaya hutan di Indonesia. Dibandingkan wil [ ... ]



DAERAHKemenag Pekanbaru Galang Bantuan untuk K.....
28/08/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Masyarakat propinsi Riau turut merasakan penderitaan warga Indonesia di Lombok terkena musibah bencana alam yakni Gempa bumi.  R [ ... ]



PENDIDIKANDelapan Orang Guru dari Kemenag Kota P.....
08/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Kemenag (Kementrian Agama ) Kota Pekanbaru mengirimkan 8 utusannya  untuk mengikuti sosialisasi Pengembangan Keprofesian Berkelanj [ ... ]



EKONOMIPemerintah Perlu Membuat Sistem Paramete.....
30/07/2018 | Arianto Goder

KOPI, JAKARTA - Dua minggu lalu BPS merilis persentase penduduk miskin Maret 2018 turun menjadi 9,82 persen. Terendah sepanjang sejarah dalam berbagai [ ... ]



HANKAMDanlanud RHF Pecat Prajurit TNI AU Pra.....
01/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pulau Batam - Ditempat kerjanya , sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan “ Jangan ada pula oknum Tentara “ Separoh Tentara Sepa [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
04/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



HUKUM & KRIMINALOknum Mahasiswa Asal Dumai Nyambi Kurir.....
13/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Oknum mahasiswa di Riau berinisial AS alias Arif (21) terlibat dalam peredaran narkotika diduga selundupan dari Malaysia. Pelaku b [ ... ]



POLITIKSeminar Politik GAPUT, GBKP Anti Golput.....
12/08/2018 | Wahyono Yono

KOPI, Jakarta - Melihat besarnya angka ketidakikutsertaan (Golput) dalam setiap Pemilihan Umum yang dilaksanakan oleh pemerintah (Pusat dan Daerah) d [ ... ]



OPINITertangkap Basah Nazaruddin dengan Setya.....
16/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan “ Tak jera-jeranya oknum petugas Lapas (lembaga Permasyarakatan ) dan Rutan (Ruma [ ... ]



PROFILKepala BPOM Penny Lukito Apresiasi P.....
30/08/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) pusat Penny Lukito memberikan apresiasi kepada produk kosmetik local  mengembangka [ ... ]



ROHANIKemenag Pekanbaru Galang Bantuan untuk K.....
28/08/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Masyarakat propinsi Riau turut merasakan penderitaan warga Indonesia di Lombok terkena musibah bencana alam yakni Gempa bumi.  R [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATINikki Haley : Negara Arab Hanya Bisa B.....
22/08/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, New York - Adapun dalam Daftar Donatur Anrwa ( yayasan mengurus Pengungsi Palestina) terdapat 11 negara mayoritas Muslim yakni : Arab Saudi, K [ ... ]



SERBA-SERBIInilah Jony Boyok Hina Ustad Abdul Somad.....
06/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Dengan jari Anda bisa masuk penjara melakukan unggahan ujaran kebencian "Hate Speech" yaitu : kalimat, Foto, Video live streamin [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.