Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai

Login & Kirim Warta



Komentar Warga

Kolom Pewarta
Kriteria Calon Presiden Masa Depan (142/.....
20/05/2012 | Muhammad Haries

KOPI - Seperti yang kita ketahui pemilu capres dan cawapres semakin waktu semakin dekat. Seluruh ele [ ... ]



Yang Terpinggirkan
Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kand.....
22/04/2012 | Imi Suryaputera

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis  [ ... ]


Foto Pewarta
budhaDSC00749Suasana Peringatan HUT TNI ke-66 di Makodam III Si
Gelora Sepeda
TelkomVision Gandeng Kemensos Gelar INDO.....
21/05/2012 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI - TelkomVision dalam usianya yang ke-15 kian menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan kualitas produk yang baik, kemudahan layanan, dan kepedulian terhadap k [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 5025
Isi : 8250
Content View Hits : 1862242
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini2714
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin4119

Warga Online : 68
IP Kamu : 38.107.179.218













Inspirasi Resensi "Surat Kecil Untuk Tuhan", Ketabahan Dara Belia Hadapi Penyakit Kanker Ganas
Pemberitahuan: Bagi Peserta Lomba Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional tentang RI-Maroko yang belum mendapatkan kiriman Piagamnya hingga saat ini, mohon beritahukan ke Panitia melalui SMS/Call ke 081371051875 (Mbak Wina), PPWI akan mengirimkan soft-copy Piagam dimaksud melalui email yang bersangkutan. Untuk itu, kirim SMS ke nomor HP 081371051875 dengan format: NAMA LENGKAP spasi (NOMOR ARTIKEL) spasi ALAMAT EMAIL. Contoh: ALVIN TRI DANDY (598/S) noirescence@yahoo.com. Mohon segera dan beritahukan kepada rekan lainnya yang belum mendapatkan paigamnya juga. Terima kasih.

"Surat Kecil Untuk Tuhan", Ketabahan Dara Belia Hadapi Penyakit Kanker Ganas

 

KOPI, Surat Kecil Untuk Tuhan, film drama remaja produksi Skylar Pictures yang disutradarai Harris Nizam. Diangkat dari kisah nyata yang telah menjadi novel karya Agnes Davonar yang berjudul sama. Menceritakan tentang sebuah perjalanan dan perjuangan hidup seorang gadis yang bernama Gita Sesa Wanda Cantika atau biasa dipanggil Keke pengidap penyakit kanker ganas berjenis kanker jaringan lunak (Rhabdomyosarcoma).

Gadis cantik yang masih belia berusia 13 tahun ini, adalah penderita pertama di Indonesia yang terkena kanker ganas ini. Kanker ini menyerang wajah sebelah kirinya hingga membuat seluruh wajah kirinya membengkak besar hingga menutupi matanya.

Berawal dari keseharian Keke (Dinda Hauw) yang ceria seperti gadis biasanya, dengan memiliki enam orang sahabat yang selalu setia menemaninya dalam suka maupun duka bahkan merasakan cinta kepada seorang kekasihnya yang sangat menyayanginya bernama Andy (Esa Sigit).

Hari-hari yang dilaluinya adalah bersekolah di SLTP Al Kamar dengan banyak prestasi yang didapatnya dan mengikuti kegiatan menari bersama dengan sahabat-sahabatnya. Keke sangat terkenal disekolahnya bahkan para guru dan kepala sekolah menyanginya karena prestasinya yang mengagumkan.

Namun, kebahagiaan itu hilang pada saat kedua orang tuanya bercerai dan penyakit ganas itu datang menerpanya. Awalnya hanya berupa sakit pada kepalanya hingga membuat darah keluar pada hidungnya atau mimisan yang sering terjadi. Ayahnya Pak Jodi (Alex Komang) bersama kakak keduanya Kiki (Dwi Andika) membawa Keke ke dokter untuk diperiksa. Karena ayahnya khawatir dan tidak ingin Keke mengetahui penyakit yang diidapnya, ayahnya hanya mengatakan, bahwa Keke hanya sakit mata biasa.

Bersama dengan Pak Iyus, asisten ayahnya yang telah dekat dengan Keke, membawa Keke berobat melalui pengobatan alternatif. Tidak hanya satu pengobatan saja, namun berbagai tempat dikunjungi demi kesembuhan Keke. Ayahnya yang sangat sayang terhadap keke, tidak ingin Keke dioperasi. Karena, bila Keke sampai dioperasi semua jaringan otot di wajah kirinya akan diangkat, tentu Keke akan kehilangan setengah dari wajahnya.

Sakit Keke tidak kunjung sembuh hingga ia mengetahui, bahwa penyakit yang diidapnya adalah kanker yang membuat wajahnya membengkak besar dan membuat ia sulit berjalan. Keke sangat tepukul dan sedih namun tetap semangat dan bertahan melawan penyakit yang menghinggapinya. Hingga ditemukan cara kedua untuk mengobatinya tanpa harus dioperasi yaitu dengan menjalani kemoterapi.

Efek samping dari kemoterapi yang membuat rambut Keke perlahan rontok, kulitnya mengering dan sering mual-mual, tidak membuat Keke menyerah. Tak dinyana, setahun kemudian, kanker itu kembali, lebih parah dan mematikan. Sadar tak mungkin bertahan, tidak lantas membuatnya meyerah dan kalah. Semangatnya untuk tetap menjadi yang terbaik tak sedikitpun melemah. Seperti bintang Sirius yang tetap bersinar terang walau langit tertutup awan. Apakah Keke dapat bertahan dan melawan penyakit kanker ganas hingga ia dapat sembuh?

Awalnya, novel tersebut bisa dibaca gratis di internet dan telah dibaca sebanyak 350.000 pengunjung web, maka dicetaklah buku ini dan terjual laris lebih dari 30.000 eksemplar. Novel ini pun telah diterjemahkan dalam bahasa lainnya, dan juga terkenal di Taiwan. Hidup dan perjuangan Keke melawan kanker ganas pun pernah dibahas dalam acara televisi, KICK ANDY! Jangan lupa membawa tisu atau sapu tangan saat menonton film ini.(*)

(Foto: Istimewa / Dokumentasi Skylar Pictures)

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."


Artikel Lainnya: