Big Stan, Narapidana Penghuni Penjara, juga Manusia
Review Film :
Judul Film : BIG STAN (2007)
Genre : Comedy.
Sutradara : Rob Schneider.
Skenario : Josh Lieb.
Produksi : Crystal Sky Pictures.
Pemain : Rob Schneider, David Carradine, Jennifer Morrison, M. Emmet Walsh, Scott Wilson.
Durasi : 105 menit.
Sinopsis :
KOPI, Big Stan adalah film yang dirilis jauh lebih lama dan terlambat masuk ke Indonesia, ketimbang After.Life (2009). Film ini diproduksi dan dirilis dua tahun, sebelum kematian tragis yang menimpa aktor laga senior, David Carradine (2009). Jadi, bagi Anda penggemar setia David Carradine, mungkin dapat melepas kerinduan dengan melihat aktingnya di film terakhirnya ini.
Big Stan adalah film pertama yang disutradarai Rob Schneider (yang berarti, ia menjalankan dua peran sekaligus lewat film ini). Rob berhasil menyajikan sebuah komedi segar yang dapat mengundang tawa penonton, di awal hingga akhir film. Bila Anda mencari sebuah tontonan yang benar-benar membantu Anda melepas penat, film ini dapat dijadikan alternatif tontonan pilihan.
Dikisahkan, Stan (Rob Schneider) seorang agen real estate yang licik dan kerap menipu korbannya. Hingga akhirnya, banyak korban Stan yang mengadukannya ke pihak kepolisian. Stan pun diciduk polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Rupanya, Pengacara Stan, Lew Popper (M. Emmet Walsh) tidak berhasil memenangkan kasus Stan di pengadilan dan Stan siap menjalani hukuman kurungan penjara selama tiga tahun.
Namun, Stan mendapat keringanan selama enam bulan kerja sosial, sebelum meringkuk di sel. Bayangan suram hidup di penjara terus dipikirkan Stan. Ia takut menjadi korban kekerasan fisik dan seksual, seperti yang sering didengarnya. Tak mau menjadi korban, Stan pun sibuk mencari pelatih bela diri.
Usaha Stan membuahkan hasil, ia bertemu dengan ahli kungfu yang menyebut dirinya, The Master (David Carradine). The Master pun menggembleng Stan habis-habisan setiap hari, Stan pun dianggap mahir kungfu dan menjadi murid nomor dua terbaik The Master. Stan berpikir, mengapa ia hanya menjadi murid The Master nomor dua?
Setelah enam bulan berlalu, tiba saatnya Stan menjalani masa tahanannya di penjara. Tak ingin diintimidasi, ia mulai menerapkan ilmu beladirinya di penjara, termasuk menghadapi banyak geng di penjara. Akhirnya, Stan menjadi tahanan yang paling ditakuti, sekaligus dihormati lantaran sering membela tahanan yang lemah.
Namun sang kepala penjara, Warden Gasque (Scott Wilson), seorang aparat hukum yang culas dan rakus ini, ingin memanfaatkan Stan. Ia berencana membuat kerusuhan di penjaranya, agar semua penghuni penjara saling berkelahi. Dengan begitu, penjara tersebut tak lagi dianggap aman dan dipindahkan. Ia pun bisa memanfaatkan penjara yang sudah tak terpakai itu menjadi perumahan real estate. Tergiurkah Stan dengan iming-iming sang kepala penjara itu?
Sepintas, film ini terlihat sebagai sebuah film komedi biasa yang tidak membutuhkan banyak energi untuk menontonnya. Rupanya alur cerita film yang begitu sederhana ini, ternyata menyimpan latar-belakang. Rob Schneider, sengaja memilih teman para eks penghuni penjara untuk debut film perdananya itu, sebagai protes atas peristiwa pelecehan seksual yang sering terjadi di penjara. Lewat film ini, Rob ingin menyampaikan pesannya, bahwa bertahan hidup di penjara tidak harus identik dengan kekerasan, kekuasaan dan keperkasaan.(*)
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Black Swan, Misteri Obsesi Sang Balerina Primadona
- True Grit, Mengejar Buronan Sang Pembunuh Hingga Sarang Ular
- "Surat Kecil Untuk Tuhan", Ketabahan Dara Belia Hadapi Penyakit Kanker Ganas
- Gnomeo & Juliet, Jalinan Kasih dan Prahara Keluarga Kurcaci Taman Rumah
- Brooklyn's Finest, Upaya Kepolisian New York Redam Kejahatan Wilayah Hitam
- The King's Speech, Terapi Bagi Sang Raja yang Gagap Bicara
- The Fighter, Dilema Sang Petarung Hadapi Sebuah Pilihan: Keluarga atau Prestasi?
- 22 Bullets, Hadiah Maut Buat Sang Mafia Insyaf
- No Strings Attached, Menjalin Hasrat Ragawi Tanpa Melibatkan Naluri Cinta
- The Mechanic, Konspirasi Terselubung antar Jawara Pembunuh Bayaran
- "Hati Merdeka", Akhir Prahara di Kancah Revolusi Indonesia
- Public Enemy #1 (Jilid 1), Legenda Hidup Sang Residivis Perancis di Dunia Hitam
- Burlesque, Perjalanan Sang Diva Menuju Ketenaran Panggung Kabaret
- The American, Tiada Kedamaian bagi Sang Pembunuh Bayaran
- The Tourist, Liburan Wisata yang Mengundang Masalah


























