Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Resensi Eat Pray Love, Pencarian Cinta Sejati lewat Kuliner dan Spiritual

Eat Pray Love, Pencarian Cinta Sejati lewat Kuliner dan Spiritual

Review Film :

Judul Film : EAT PRAY LOVE (2010)

Genre : Drama/Adventure.

Sutradara : Ryan Murphy.

Skenario : Jennifer Salt & Elizabeth Gilbert.

Produksi : Columbia Pictures.

Pemain : Julia Roberts, Billy Crudup, James Franco, Javier Bardem, Viola Davis, Richard Jenkins.

Durasi : 133 menit.

Sinopsis  :

 

KOPI, Eat Pray Love dibuka dengan adegan dimana Elizabeth Gilbert (Julia Roberts) yang dalam perjalanan tugasnya ke Bali, berjumpa dengan seorang pria tua, Ketut Liyer (Hadi Subiyanto), yang kemudian memberikannya sedikit ramalan mengenai kehidupannya di masa yang akan datang: ia akan memiliki dua pernikahan, kehilangan seluruh uangnya dan untuk kemudian akan kembali ke Bali untuk bertemu kembali dengan pria tua tersebut.

Adegan sepanjang 10 menit ini menggambarkan seluruh kejadian yang dialami Elizabeth di sepanjang film Eat Pray Love. Namun, seperti halnya buku memoir yang menjadi asal naskah cerita film ini, Eat Pray Love bukanlah sebuah film yang hanya disaksikan untuk menyimak kisah perjalanan Elizabeth. Eat Pray Love dibuat agar penonton dapat merasakan pengalaman perjalanan yang sama seperti yang dialami Elizabeth.

Disutradarai oleh Ryan Murphy – yang sebelumnya telah popular lewat arahannya untuk serial televisi musikal, Glee Eat Pray Love adalah film yang diadaptasi dari memoir laris karya penulis Elizabeth Gilbert yang berjudul Eat Pray Love: One Woman’s Search for Everything Across Italy, India and Indonesia yang dirilis pada tahun 2006 lalu dan berhasil bertahan dalam daftar buku terlaris The New York Times selama 187 minggu. Proses pembuatannya sendiri, yang salah satu diantaranya dilakukan di Bali, sempat menjadi pemberitaan hangat di Indonesia. Tidak mengherankan jika kemudian film ini menjadi salah satu film asing yang paling ditunggu masa rilisnya di sini.

Memusatkan kisahnya pada karakter Elizabeth Gilbert, Elizabeth sendiri merupakan seorang penulis wanita berusia 32 tahun yang kalau dilihat dari luar, telah memiliki segala hal yang dapat diimpikan seluruh wanita seusianya: karir, materi hingga suami yang menyayanginya. Namun entah mengapa, ada sesuatu hal yang dirasakan Elizabeth hilang dari dirinya, kebahagiaan hati. Ini yang membuat Elizabeth sering merasa galau dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan sang suami, Steven (Billy Crudup). Elizabeth kemudian melakukan perjalanan pribadi selama setahun yang kemudian dibagi dalam tiga segmen seperti yang dituliskan judulnya, Eat Pray Love.

Kisah perjalanan tersebut dimulai di Italia, dimana Elizabeth selama empat bulan menghabiskan waktunya untuk menikmati berbagai sajian lezat yang terdapat di negara Menara Pisa tersebut. Empat bulan kedua Elizabeth habiskan di India, dimana Elizabeth diceritakan berusaha menumbuhkan kembali kedekatan dirinya dengan Tuhan. Bali, Indonesia, adalah tempat dimana Elizabeth merencanakan untuk mengakhiri perjalanannya. Tujuan awal Elizabeth sendiri ke kota tersebut sebenarnya untuk menemui kembali Ketut Liyer yang pernah ditemuinya dahulu ketika ia berwisata ke Bali.

Namun, setibanya di Bali, Elizabeth malah bertemu dengan seorang pria yang secara perlahan berhasil memberikannya kesempatan untuk kembali percaya pada keberadaan cinta. Bagi sebagian orang, sikap Elizabeth yang dengan begitu saja meninggalkan kehidupannya – termasuk dengan menceraikan suaminya — karena kegalauan hati dan kebahagiaan diri sendiri mungkin dipandang sebagai sesuatu hal yang egois. Di sinilah posisi Julia Roberts sangat penting untuk tetap mempertahankan karakter Elizabeth Gilbert sebagai sebuah karakter protagonis yang mudah untuk disukai.

 

Harus diakui, selain dikenal sebagai salah satu aktris tercantik di Hollywood, Roberts selalu berhasil untuk mempertahankan karisma dirinya untuk kemudian menjadikan karakter yang ia perankan menjadi sama menariknya dengan kepribadian dirinya. Hal ini tidak terkecuali pada apa yang dilakukan Roberts kepada karakter Elizabeth Gilbert. Lewat perantaraan Roberts, karakter Elizabeth mampu terlihat rapuh pada awalnya, namun secara perlahan mulai menemukan kekuatannya dan terlihat semakin kuat di akhir cerita. Roberts menjadikan karakter Elizabeth yang berpotensi dapat menghilangkan simpati penonton, justru semakin jatuh cinta padanya sepanjang film ini berjalan.

Berjalan selama 133 menit, Eat Pray Love bukanlah sebuah film untuk semua orang, dan hal ini harus diakui karena kekurangan sutradara Ryan Murphy untuk mempertahankan intensitas setiap segmen cerita di film ini. Dalam setiap pembagian ceritanya, Eat Pray Love sebenarnya berhasil menjadi sebuah film yang cukup menarik. Namun entah mengapa, setelah beberapa lama dan seiring dengan penambahan detil cerita, setiap segmen kemudian berubah menjadi cenderung membosankan. Sialnya, bagian Love, yang seharusnya menjadi bagian istimewa karena pengisahan karakter Elizabeth yang bertemu kekasih hatinya, justru menjadi bagian yang paling lemah, bila dibandingkan dengan dua bagian awal.

Tidak ada yang salah dengan Bali – Robert Richardson sebagai sang sinematografer berhasil memberikan gambaran yang sangat indah tentang Bali maupun lokasi-lokasi lainnya. Kisah percintaan Elizabeth-lah yang menjadi masalahnya. Kisah cintanya dengan Felipe (Javier Bardem) berjalan kurang menarik. Ini semakin diperburuk dengan kurangnya jalinan chemistry yang terjalin antara Roberts dan Bardem. Roberts malah terkesan lebih pas jika disandingkan dengan Richard Jenkins, yang memerankan karakter Richard ketika karakter Elizabeth berada di India. Untungnya, segmen Love masih memiliki sesosok karakter yang hidup seperti karakter Ketut Liyer. Lewat kemampuan akting Hadi Subiyanto, karakter Ketut Liyer menjadi sangat hidup, lucu dan sukses menjadi pemanis di film ini.

Selain Julia Roberts, Eat Pray Love masih didukung kemampuan akting yang mumpuni dari aktor dan aktris pendukungnya. Nama-nama seperti Richard Jenkins, Javier Bardem, Viola Davis, James Franco, Billy Crudup hingga Christine Hakim berhasil membuat perjalanan dalam menyimak kisah Elizabeth Gilbert menjadi cukup dapat dinikmati. Kisah cerita yang coba dibawakan oleh film ini sendiri juga cukup mampu tersampaikan dengan baik. Pada beberapa bagian, Eat Pray Love bahkan berhasil menjadi sebuah film yang inspirasional lewat dialog-dialog yang dihadirkan. Berhasil memberikan sebuah pengalaman tersendiri bagi mereka yang memang pernah atau sedang berada di posisi yang sama dengan karakter Elizabeth Gilbert.

Untuk sebuah film yang memuat kisah spiritualitas yang cukup berbobot, Eat Pray Love harus diakui berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Kelemahan film ini murni terletak pada kegagalan Ryan Murphy sebagai seorang sutradara untuk mempertahankan intensitas alur cerita terlalu panjang pada durasi film. Akibatnya, ada penambahan detil di sepanjang alur cerita, juga menjadi faktor yang membuat intensitas cerita menjadi kurang terjaga dengan baik, khususnya di segmen akhir film ini. Untungnya, Eat Pray Love memiliki jajaran aktor dan aktris pemeran yang cukup berkualitas. Julia Roberts menjadi nyawa utama film ini dan berhasil memberikan pesona daya tarik yang sangat kuat terhadap karakter Elizabeth. Tidak istimewa, namun ditambah dengan berbagai pilihan gambar yang sangat mempesona mata, Eat Pray Love menjadi sebuah perjalanan nyata yang cukup layak untuk disimak kisahnya.(*)

 

 


Artikel Lainnya:

 

Awali Tugas, Kolonel Czi Dheni Herman Lakukan Perkenalan
Sabtu, 06 Pebruari 2016

KOPI, SURABAYA - Mengawali masa dinas di Korem 084/BJ tahun 2016, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Czi Dheni Herman memberikan Jam Komandan kepada seluruh prajurit dan PNS Korem 084/Bhaskara Jaya, yang berlangsung di Aula Bhaskara Jaya Korem 084/Bhaskara Jaya. Kesempatan pertama Danrem menceritakan riwayat masa dinas dan tugas sebelum menjabat sebagai Danrem 084/Bhaskara Jaya dengan luwes dan santai serta diselingi dengan candaan tetapi... Baca selengkapnya...

HUT Kampar Ke-66, Jefri Noer: Saya Berdoa Kampar Berkembang Lebih Baik Lagi
Jumat, 05 Pebruari 2016

KOPI, KAMPAR - Berbagai macam kegiatan diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar bersempena perayaan hari jadinya ke-66 tahun yang jatuh pada hari Sabtu (6/2-16). Pemkab Kampar mengadakan kegiatan untuk menyemarakan HUT (Hari Ulang Tahun) ke -66 tahun dengan berbagai macam perlombaan yakni Bakti sosial di berbagai kecamatan yang terdiri dari penyerahan bantuan sembako, donor darah, pengobatan massal, khitanan dan gotongroyong, jalan... Baca selengkapnya...

Kebersamaan Dandim Lamongan di Tengah Anggota
Kamis, 28 Januari 2016

KOPI, LAMONGAN - Memasuki minggu militer, kali ini anggota Kodim 0812 dipimpin langsung Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Jemz Andre R.E,S.Sos melaksanakan latihan pembinaan fisik berupa lari jalanan di sekitaran wilayah Kota Lamongan, Rabu (27/01/2016).   Kebersamaan Dandim Lamongan Seperti yang disampaikan Komandan Kodim 0812/Lamongan bahwa kegiatan ini janganlah dianggap sebagai siksaan bagi prajurit tapi lebih melihat pada... Baca selengkapnya...

Pencalonan Sofyan Dawood Akan Membuat Pilkada Aceh 2017 Semakin Seru
Rabu, 27 Januari 2016

KOPI, ACEH TAMIANG - Meskipun pilkada Aceh baru akan dilaksanakan pada tahun 2017 mendatang, namun saat ini mulai terlihat, satu persatu calon Pemimpin Aceh yang awalnya malu-malu menyatakan akan bertarung memperebutkan suara rakyat, kini mulai terbuka dan ini merupakan dinamika politik yang sangat baik bagi perkembangan demokrasi Aceh.     Di Warung Kopi Skala Coffe, Gampong Pango Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh, Mantan Juru Bicara... Baca selengkapnya...

Mendagri Titip Pesan Kepada Kepala Daerah di Riau Jangan ada Monopoli Proyek
Sabtu, 23 Januari 2016

KOPI, Pekanbaru - Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Dalam Negeri (Mendagri)Tjahjo Kumolo ke propinsi Riau , hari Jum’ at (22/1-16) . Kunjungan kerja mendagri dihadiri oleh seluruh Bupati dan Walikota sekabupaten/kota se Riau. Unsur Muspida, Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) bertempat diruangan Serindit gedung daerah. Dari pantauan wartawan www.pewarta-indonesia.com banyak yang diungkap oleh Mendagri dari nostalgia saat buk... Baca selengkapnya...

Kejati Riau Tandatangani MoU dengan Bank Riau-Kepri
Kamis, 21 Januari 2016

KOPI, Pekanbaru - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Susdiarto Agus Praptono, SH, MH menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama mengenai penanganan masalah hukum bidang perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) dengan Bank Riau-Kepri hari Kamis (21/1-2016) bertempat di hotel Pangeran,Pekanbaru.   Dari Bank Riau Kepri langsung ditandatangani oleh Irvandi Gustari selaku Direktur utama. Berhubung daerah... Baca selengkapnya...

Menteri Ristek Dikti Apresiasi Pelatihan Peningkatan Kewibawaan Akademik oleh IMARC dan FEB UNDIP
Senin, 18 Januari 2016

KOPI, Semarang - Tak diduga dan tak disangka, Menteri Nasir langsung meninggalkan rombongan setelah peresmian Sekretariat ISEI Semarang. "Saya mau keatas dulu" Sebut Menteri Nasir kepada rombongan dan  beranjak pergi menuju lantai 2 mendatangi Indonesian Scopus Project.  Belakangan baru diketahui bahwa kedatangan tersebut diluar agenda selama Menteri Ristek Dikti berada di Semarang. Tempat  tersebut merupakan pelatihan penulisan jurnal... Baca selengkapnya...

DAERAHSaluran Mampat, DB Meningkat.....
06/02/2016 | Bastomi
article thumbnail

KOPI, Kendal - Dari sekian kasus DBD yang terjadi di desa Sukomulyo kecamatan Kaliwungu Selatan, sepertinya belum mendapat perhatian khusus dari pemer [ ... ]



PENDIDIKANTingkatkan Ketrampilan Guru, USAID PRIOR.....
05/02/2016 | Syamsul Kamal

KOPI, Aceh Jaya - Guna meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru dalam menerapkan praktik pembelajaran yang baik dan berkualitas USAID PRIORITAS g [ ... ]



EKONOMIKeberadaan Transplanter Sangat Membantu .....
06/02/2016 | Mikhael Markus
article thumbnail

KOPI, KEDIRI - Keberadaan transplanter sebagai alat bantu di sektor pertanian, cukup terasa baik dilihat dari segi waktu maupun segi tenaga kerja. Sep [ ... ]



HANKAMTim Penilai Lomba Rumah Sehat dari Korem.....
05/02/2016 | Mikhael Markus
article thumbnail

KOPI, BOJONEGORO - Tim penilai lomba dari Korem 082/CPYJ, tiba di Kodim 0813 Bojonegoro, Jalan HOS Cokroaminoto No. 51-52 Bojonegoro dalam rangka Pen [ ... ]



OLAHRAGAEmrizal Pakis Lantik H. Amran Tambi seba.....
03/02/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) propinsi Riau Emrizal Pakis melantik dan mengukuhkan H. Amran Tambi sebagai ketu [ ... ]



PARIWISATAKurnia Illahi Calon Putri Indonesia 2016.....
23/01/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Duri – Dukungan mengalir kepada Nia, tidak hanya dari pemerintah daerah. Tapi juga dari masyarakat dan pihak swasta, seperti Hotel Grand Zur [ ... ]



HUKUM & KRIMINALPengedar Sabu Dihadiahi Timah Panas.....
06/02/2016 | Mardinal

KOPI, Sarolangun - Satuan Narkoba Polres Sarolangun dan Polsek kota berhasil menangkap dua orang yang diduga pengedar barang haram jenis sabu barna [ ... ]



POLITIKTokoh Masyarakat Aceh Tamiang, Dukung Pe.....
06/02/2016 | Sumardi

KOPI, ACEH TAMIANG - Mantan kombatan GAM dari Aceh Tamiang menyatakan siap mendukung pencalonan Irwandi Yusuf sebagai Calon Gubernur Aceh pada Pilkada [ ... ]



OPINITiga Mitos Keliru Tentang Menulis.....
05/02/2016 | Denni Candra

KOPI - Setiap pribadi sebenarnya mempunyai potensi serta kemampuan untuk menulis. Dalam rangkaian kisah hidup yang dijalani, setiap orang tentunya mem [ ... ]



PROFILAsisten II Walikota Sabang Hilang Tengge.....
02/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Tidak terasa waktu terus berlalu dan kini sudah 20 tahun lamanya kapal KMP Gurita yang melanyari penyebrangan antara pelabuhan Malahayati [ ... ]



SOSIAL & BUDAYATim Penggerak PKK Kabupaten Kampar Hj. E.....
05/02/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Kampar - Ketua tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kabupaten Kampar Hj. Eva Yuliana SE, saat memimpin rapat persiapan menyambut [ ... ]



ROHANIMaling-maling di Mesjid Kita.....
05/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Mesjid adalah tempat utama untuk menjalankan ibadah bagi umat Islam. Dimana mesjid juga sebagai sarana pendidikan, menuntut ilmu, peny [ ... ]



RESENSIApakah Dunia Akan Lebih Baik Tanpa Islam.....
17/12/2015 | Saepullah

Judul film : Bulan Terbelah di Langit Amerika Produksi : Maxima Pictures Sutradara : Rizal Mantovani Pemain : Acha Septriasa sebagai Hanum Abimana  [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKutitip Ginjal Ini.....
07/01/2016 | Nova Ibun

KOPI - Air mukamu sudah bisa ku lihat jelas, walaupun sedikit itupun karena kau paksakan untuk membersihkannya dengan air tajin yang sengaja kau olesk [ ... ]



PUISIDaun Kawa.....
07/01/2016 | Nova Ibun

Tak pakai gula Da tiap ku pesan sepulang dari rumah keduaku di Bukittinggi, bukan rumah tetuaku, juga bukan rumah hasil wasiat buyutku, na [ ... ]



CURAHAN HATIIronis, Dua Wanita Calon TKI Asal BLK Ma.....
05/02/2016 | Maulana Hasanuddin
article thumbnail

KOPI - Jakarta, Telah ditemukan 2 orang wanita calon TKI yang telah tersesat di ibukota jakarta dalam keadaan terlantar serta amat memperihatinkan kea [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.