Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
Pewarta Online

Yang Terpinggirkan
Naira Tanggung Jawab Masyarakat Aceh Tim.....
12/04/2015 | Tengku Nasruddin

KOPI, ACEH TIMUR – Bocah perempuan berusia 3 tahun, Naira Azura, semakin menderita ketika divonis  [ ... ]


Gelora Sepeda
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

 

Inspirasi Resensi Eat Pray Love, Pencarian Cinta Sejati lewat Kuliner dan Spiritual

Eat Pray Love, Pencarian Cinta Sejati lewat Kuliner dan Spiritual

Review Film :

Judul Film : EAT PRAY LOVE (2010)

Genre : Drama/Adventure.

Sutradara : Ryan Murphy.

Skenario : Jennifer Salt & Elizabeth Gilbert.

Produksi : Columbia Pictures.

Pemain : Julia Roberts, Billy Crudup, James Franco, Javier Bardem, Viola Davis, Richard Jenkins.

Durasi : 133 menit.

Sinopsis  :

 

KOPI, Eat Pray Love dibuka dengan adegan dimana Elizabeth Gilbert (Julia Roberts) yang dalam perjalanan tugasnya ke Bali, berjumpa dengan seorang pria tua, Ketut Liyer (Hadi Subiyanto), yang kemudian memberikannya sedikit ramalan mengenai kehidupannya di masa yang akan datang: ia akan memiliki dua pernikahan, kehilangan seluruh uangnya dan untuk kemudian akan kembali ke Bali untuk bertemu kembali dengan pria tua tersebut.

Adegan sepanjang 10 menit ini menggambarkan seluruh kejadian yang dialami Elizabeth di sepanjang film Eat Pray Love. Namun, seperti halnya buku memoir yang menjadi asal naskah cerita film ini, Eat Pray Love bukanlah sebuah film yang hanya disaksikan untuk menyimak kisah perjalanan Elizabeth. Eat Pray Love dibuat agar penonton dapat merasakan pengalaman perjalanan yang sama seperti yang dialami Elizabeth.

Disutradarai oleh Ryan Murphy – yang sebelumnya telah popular lewat arahannya untuk serial televisi musikal, Glee Eat Pray Love adalah film yang diadaptasi dari memoir laris karya penulis Elizabeth Gilbert yang berjudul Eat Pray Love: One Woman’s Search for Everything Across Italy, India and Indonesia yang dirilis pada tahun 2006 lalu dan berhasil bertahan dalam daftar buku terlaris The New York Times selama 187 minggu. Proses pembuatannya sendiri, yang salah satu diantaranya dilakukan di Bali, sempat menjadi pemberitaan hangat di Indonesia. Tidak mengherankan jika kemudian film ini menjadi salah satu film asing yang paling ditunggu masa rilisnya di sini.

Memusatkan kisahnya pada karakter Elizabeth Gilbert, Elizabeth sendiri merupakan seorang penulis wanita berusia 32 tahun yang kalau dilihat dari luar, telah memiliki segala hal yang dapat diimpikan seluruh wanita seusianya: karir, materi hingga suami yang menyayanginya. Namun entah mengapa, ada sesuatu hal yang dirasakan Elizabeth hilang dari dirinya, kebahagiaan hati. Ini yang membuat Elizabeth sering merasa galau dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan sang suami, Steven (Billy Crudup). Elizabeth kemudian melakukan perjalanan pribadi selama setahun yang kemudian dibagi dalam tiga segmen seperti yang dituliskan judulnya, Eat Pray Love.

Kisah perjalanan tersebut dimulai di Italia, dimana Elizabeth selama empat bulan menghabiskan waktunya untuk menikmati berbagai sajian lezat yang terdapat di negara Menara Pisa tersebut. Empat bulan kedua Elizabeth habiskan di India, dimana Elizabeth diceritakan berusaha menumbuhkan kembali kedekatan dirinya dengan Tuhan. Bali, Indonesia, adalah tempat dimana Elizabeth merencanakan untuk mengakhiri perjalanannya. Tujuan awal Elizabeth sendiri ke kota tersebut sebenarnya untuk menemui kembali Ketut Liyer yang pernah ditemuinya dahulu ketika ia berwisata ke Bali.

Namun, setibanya di Bali, Elizabeth malah bertemu dengan seorang pria yang secara perlahan berhasil memberikannya kesempatan untuk kembali percaya pada keberadaan cinta. Bagi sebagian orang, sikap Elizabeth yang dengan begitu saja meninggalkan kehidupannya – termasuk dengan menceraikan suaminya — karena kegalauan hati dan kebahagiaan diri sendiri mungkin dipandang sebagai sesuatu hal yang egois. Di sinilah posisi Julia Roberts sangat penting untuk tetap mempertahankan karakter Elizabeth Gilbert sebagai sebuah karakter protagonis yang mudah untuk disukai.

 

Harus diakui, selain dikenal sebagai salah satu aktris tercantik di Hollywood, Roberts selalu berhasil untuk mempertahankan karisma dirinya untuk kemudian menjadikan karakter yang ia perankan menjadi sama menariknya dengan kepribadian dirinya. Hal ini tidak terkecuali pada apa yang dilakukan Roberts kepada karakter Elizabeth Gilbert. Lewat perantaraan Roberts, karakter Elizabeth mampu terlihat rapuh pada awalnya, namun secara perlahan mulai menemukan kekuatannya dan terlihat semakin kuat di akhir cerita. Roberts menjadikan karakter Elizabeth yang berpotensi dapat menghilangkan simpati penonton, justru semakin jatuh cinta padanya sepanjang film ini berjalan.

Berjalan selama 133 menit, Eat Pray Love bukanlah sebuah film untuk semua orang, dan hal ini harus diakui karena kekurangan sutradara Ryan Murphy untuk mempertahankan intensitas setiap segmen cerita di film ini. Dalam setiap pembagian ceritanya, Eat Pray Love sebenarnya berhasil menjadi sebuah film yang cukup menarik. Namun entah mengapa, setelah beberapa lama dan seiring dengan penambahan detil cerita, setiap segmen kemudian berubah menjadi cenderung membosankan. Sialnya, bagian Love, yang seharusnya menjadi bagian istimewa karena pengisahan karakter Elizabeth yang bertemu kekasih hatinya, justru menjadi bagian yang paling lemah, bila dibandingkan dengan dua bagian awal.

Tidak ada yang salah dengan Bali – Robert Richardson sebagai sang sinematografer berhasil memberikan gambaran yang sangat indah tentang Bali maupun lokasi-lokasi lainnya. Kisah percintaan Elizabeth-lah yang menjadi masalahnya. Kisah cintanya dengan Felipe (Javier Bardem) berjalan kurang menarik. Ini semakin diperburuk dengan kurangnya jalinan chemistry yang terjalin antara Roberts dan Bardem. Roberts malah terkesan lebih pas jika disandingkan dengan Richard Jenkins, yang memerankan karakter Richard ketika karakter Elizabeth berada di India. Untungnya, segmen Love masih memiliki sesosok karakter yang hidup seperti karakter Ketut Liyer. Lewat kemampuan akting Hadi Subiyanto, karakter Ketut Liyer menjadi sangat hidup, lucu dan sukses menjadi pemanis di film ini.

Selain Julia Roberts, Eat Pray Love masih didukung kemampuan akting yang mumpuni dari aktor dan aktris pendukungnya. Nama-nama seperti Richard Jenkins, Javier Bardem, Viola Davis, James Franco, Billy Crudup hingga Christine Hakim berhasil membuat perjalanan dalam menyimak kisah Elizabeth Gilbert menjadi cukup dapat dinikmati. Kisah cerita yang coba dibawakan oleh film ini sendiri juga cukup mampu tersampaikan dengan baik. Pada beberapa bagian, Eat Pray Love bahkan berhasil menjadi sebuah film yang inspirasional lewat dialog-dialog yang dihadirkan. Berhasil memberikan sebuah pengalaman tersendiri bagi mereka yang memang pernah atau sedang berada di posisi yang sama dengan karakter Elizabeth Gilbert.

Untuk sebuah film yang memuat kisah spiritualitas yang cukup berbobot, Eat Pray Love harus diakui berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Kelemahan film ini murni terletak pada kegagalan Ryan Murphy sebagai seorang sutradara untuk mempertahankan intensitas alur cerita terlalu panjang pada durasi film. Akibatnya, ada penambahan detil di sepanjang alur cerita, juga menjadi faktor yang membuat intensitas cerita menjadi kurang terjaga dengan baik, khususnya di segmen akhir film ini. Untungnya, Eat Pray Love memiliki jajaran aktor dan aktris pemeran yang cukup berkualitas. Julia Roberts menjadi nyawa utama film ini dan berhasil memberikan pesona daya tarik yang sangat kuat terhadap karakter Elizabeth. Tidak istimewa, namun ditambah dengan berbagai pilihan gambar yang sangat mempesona mata, Eat Pray Love menjadi sebuah perjalanan nyata yang cukup layak untuk disimak kisahnya.(*)

 

 


Artikel Lainnya:

 

INTERNASIONAL

Bill Clinton Mendapat Saweran dari Presi.....
24/04/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Moskow - Mantan presiden AS, menerima bayaran tertinggi berbicara $ 500.000, pada bulan Juni 2010 di Moskow, menangani sebuah bank investasi te [ ... ]



NASIONAL

DPR Usulkan Pemerintah Tarik Sementara K.....
23/04/2015 | Muhyi

KOPI, Jakarta - Insiden pengeboman salah sasaran terhadap Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yaman mengundang keprihatinan Presiden Joko Widodo,  [ ... ]



DAERAH

Dua Pasang Pelajar Terjaring Razia di Ka.....
26/04/2015 | Fajar Agustyono

KOPI, Blitar - Setelah melakukan razia di tempat kos-kosan dan mendapatkan pasangan pelajar mesum pada minggu lalu, kini Satuan Polisi Pamong Praja ( [ ... ]



PENDIDIKAN

Penyusunan Borang Akreditasi Prodi, STKI.....
23/04/2015 | Rifnaldi
article thumbnail

KOPI, Bukittinggi - Peringkat akreditasi perguruan tinggi saat ini menjadi salah indikator yang dilirik oleh calon mahasiswa baru. Meski diketahui s [ ... ]



EKONOMI

Axioo Windroid, Device Dengan Dual OS Pe.....
25/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Axioo meluncurkan sebuah produk baru “Axioo Windroid”, Jum’at (24/4) di Jakarta. Dengan kehebatan fitur Dual OS, OS Windows 8.1 dan Mic [ ... ]



HANKAM

Pamen TNI AL Mayor Zaid Joko Utomo Pengg.....
26/04/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan pihaknya akan terus mendalami kasus narkoba dan Black Dollar yang melibatkan perwira menen [ ... ]



OLAHRAGA

Jr NBA Ajarkan Gaya Hidup Aktif Kepada A.....
31/03/2015 | Muhyi

KOPI, Jakarta – Jr NBA bekerjasama dengan Frisian Flag menyelenggarakan program pelatihan bagi guru olah raga (coaches clinic) dan pelatihan terb [ ... ]



PARIWISATA

Wiralnd Padukan Kuliner Dan Property.....
26/04/2015 | Zohiri Kadir

Kopi, Tangse lSuasana, pembukaan Eat Republic (ER) di Wiraland, Pondok Cabe Tanggerang Selatan di hari Sabtu ,25 April 2015   meriah masyarakat y [ ... ]



HUKUM & KRIMINAL

Penegak Hukum Harus Adil Tangani Sengket.....
25/04/2015 | Muhyi

KOPI, Jakarta – Sengketa tanah dan gedung Cawang Kencana yang terletak di jalan Mayjen Sutoyo Kav 22 Kramat Jati Jakarta Timur hingga kini belum  [ ... ]



POLITIK

PPP mengusung Pasangan Calon Bupati Kuan.....
22/04/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Teluk Kuantan- Disela-sela Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatauan Pembangunan (PPP) minggu kemaren di Pekanbaru ,Mursini mengatakan k [ ... ]



Opini

Vagina Street Heboh di Dunia Maya Indone.....
26/04/2015 | Ir. Syarifuddin Simanjuntak
article thumbnail

KOPI - Dua minggu menjelang KAA ke 60 Bandung Indonesia, dunia maya dikejutkan dengan merebaknya vagina street. Lokasi percisnya terletak di Tebet Ut [ ... ]



Profil

Kasat Binmas Polresta Pekanbaru Sosialis.....
31/03/2015 | Didi Ronaldo

  KOPI, Pekanbaru- Kegiatan sosialiasi kamtibmas kepada masyarakat , kelompok sadar kamtibmas . Sosialisasi /Supervisi penerapan tugas Polmas (Poli [ ... ]



Sosial & Budaya

Gunung Warna Warni; Satu Lagi Kebenaran .....
14/04/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Kabar adanya gunung warna warni atau gunung pelangi (Rainbow Mountain) begitu meluas di media sosial. Keberadaannya terekspos maksimal setelah a [ ... ]



Rohani

Salib dan Berdoa.....
08/04/2015 | Ir. Syarifuddin Simanjuntak
article thumbnail

  KOPI - Jumat 3 April 2015, kembali umat Kristiani di seluruh dunia merayakan hari kematian Yesus dan Minggu 5 April 2015 Yesus mengalahkan dosa  [ ... ]



Cerpen & Cerbung

Dolar Singaporeku Berserak Tiada Arti.....
27/03/2015 | Ndoro Ayu

KOPI, BATAM - "Pokoknya aku harus pergi, biar banyak uang. Aku dah malas hidup di kampung hanya begini-begini saja!" Siti bertekad dan berpikir tiba-t [ ... ]



Resensi

Film "Cahaya Cantik Raisa", Kisah Nyata .....
20/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Film "Cahaya Cantik Raisa" mengisahkan perjalanan hidup seorang Raisa Andriani dalam menggapai impiannya menjadi seorang bintang. Sebuah film y [ ... ]



Curhat

Lambatnya Polda Riau Melimpahkan Kasus K.....
26/03/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Bengkalis Heran padahal status tersangka sudah ditangan mantan ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah)  kabupaten Bengkalis yakni Jamal [ ... ]



Puisi

Permaisuri Tak Berhati.....
25/04/2015 | Ratu Sintanggu
article thumbnail

Kuhabiskan waktu 'tuk hidup denganmu
Kurelakan sejumlah materi demi kebahagiaanmu
Meskipun ku tau hadirku tak selalu berada di sisimu
Tetapi hati dan pik [ ... ]



Hiburan

Rayakan Ulang Tahun Ke-19, Frank & Co Ga.....
26/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Untuk yang kedua kalinya Nadya Hutagalung kembali terpilih sebagai Brand Ambassador di perayaan ulang tahun Frank & Co  yang ke-19. Bagi Nad [ ... ]



Kuliner

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui .....
01/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pel [ ... ]



Hidup Sehat

RSCM Kiara Resmikan Layanan OPAT.....
23/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bekerjasama dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), hari ini meresmikan Klinik Paediatric Outpatient  [ ... ]



Serba-Serbi

Launching Lipstick PAC KD Life No. 40, D.....
24/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Sebagai apresiasi terhadap prestasi dan perjalanan karir Kris Dayanti (KD), PAC kembali meluncurkan sebuah produk khusus Lipstick PAC KD Life [ ... ]



 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.