Silaturahim Wajib Dipelihara
KOPI, Padang Panjang -- Dalam kondisi bagaimana pun, silaturahim wajib dipelihara. Memutuskan silaturahim, selain bertentangan dengan tuntunan Rasulullah SAW, juga berakibat tidak baik terhadap tatanan kehidupan bermasyarakat. Berorganisasi merupakan bagian dari membangun jaringan silaturahim.
“Setiap muslim dimestikan memperbanyak saudara, memelihara persahabatan, membuhul silaturahim. Merapatkan saf dan berhimpun dalam organisasi-organisasi kebajikan merupakan bagian dari mengembangkan dan memelihara silaturahim itu,” ujar Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Padang Panjang & Batipuh X Koto, Fahrizal Alwis, Ahad (5/2), saat tampil jadi narasumber pada kegiatan Dakwah Wisata Ikatan Keluarga Muslim Tapanuli (IKMT) Kota Padang Panjang, di Objek Wisata Tanjung Mutiara, Danau Singkarak, Tanah Datar.
Dikatakan, dengan berorganisasi manusia akan belajar untuk saling menghargai, melatih diri untuk dipimpin dan memimpin. Sekali waktu, tuturnya, kita harus rela dipimpin, namun di lain waktu, kita harus pula siap untuk memimpin. Sama halnya dengan shalat berjamaah, menurut Fahrizal, setiap muslim harus siap menjadi imam dan makmum.
“Jangan hanya inginnya jadi makmum terus. Jangan pula ingin jadi imam terus-terusan. Ada aturan mainnya. Demikian pula halnya dengan berorganisasi sebagai bagian dari upaya membangun tali persaudaraan dan silaturahim, harus ada yang memimpin dan dipimpin. Keduanya harus seimbang, seiring sejalan,” tuturnya.
Ketua IKMT Kota Padang Panjang, H. Iriansyah Tanjung, pada kesempatan itu kepada Singgalang menyebutkan, dakwah wisata merupakan salah satu program andalan organisasi yang dipimpinnya itu untuk membangun silaturahim sesama anggota. Sebab, katanya, dengan menggelar kegiatan tablig di objek wisata, para anggota bisa membawa serta segenap anggota keluarga mereka.
“Sebenarnya IKMT Padang Panjang beberapa tahun belakangan sudah aktif juga menggelar pengajian dan konsolidasi organisasi. Kegiatannya digulir sekali sebulan dan ditempatkan di rumah-rumah anggota. Agar programnya tidak monoton, maka diselingilah dengan dakwah wisata. Kali ini, momennya adalah memperingati maulid Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.
Sejak didirikan, IKMT Padang Panjang telah memiliki ratusan anggota, baik yang berdomisili di Kota Padang Panjang maupun daerah-daerah hinterland kota berjuluk Serambi Mekkah. Selain menjadi ajang silaturahim dan pengobat lungun ni roha (teragak hati terhadap kampung halaman), organisasi ini telah memberikan kontribusi yang cukup berarti bagi pembinaan kemasyarakatan di Padang Panjang.(Musriadi Musanif, Harian Umum Singgalang)
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Wisatawan Tumpah Ruah di Pameran Wisata Religi Indonesia 2012
- PDS Selenggarakan Perayaan Natal & Tahun Baru Bersama
- Al-Qur’an Bicara Gender
- Raudhatul Athfal al-Ithroh Sambut Muharram dengan Aksi Gerak Jalan
- Islamic Fair of Indonesia akan Digelar di JIC
- Hamidi: Mendustai Hati Penyakit Tergawat
- Pemerintah Aceh Resmikan Balai Pengajian Ulama dan Umara Aceh Timur
- Calon Jamaah Haji Kabupaten Aceh Timur Ikuti Pemantapan Manasik Haji
- Dubes RI untuk Maroko adakan Open House dengan Kalangan Diplomatik dan Mitra Kerja
- Imam Masjid Istiqlal Berikan Tausiah di Maroko
- Tips Sukses Ramadhan
- Puasa Melahirkan Pancaran Jiwa
- Bahaya Ibadah Tanpa Ilmu
- Fikih Puasa
- Welcome to Ramadhan


























