Taruna Akademi TNI-Polri Meringankan Penderitaan Masyarakat

0
32

Pewarta-Indonesia, Sebanyak 594 Taruna Akademi TNI, 494 Taruna-Taruni Akpol dan 150 orang Mahasiswa yang terorganisir dalam 4 Batalyon Taruna Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XXX/2009 telah membantu meringankan beban korban gempa bumi Jawa Barat yang terjadi pada tanggal 2 September 2009. Bantuan yang diberikan meliputi pendistribusian logistik, pendirian tenda untuk sekolah dan pengungsi, pembersihan, rehabilitasi rumah penduduk, sekolah, jalan, perkantoran, tempat ibadah, maupun berbagai infrastruktur dan fasilitas publik yang rusak akibat terkena dampak gempa.

Kegiatan Latsitardanus yang berlangsung sejak tanggal 9 Oktober 2009, secara resmi ditutup oleh Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI – Mayor Jenderal TNI (Mar) Nono Sampono, S.PI., M.Si. yang mewakili Kapolri Jenderal Pol Bambang H. Danuri, ditandai dengan penekanan tombol dan penanggalan tanda peserta dalam suatu upacara di Alun-Alun Ciamis, Jawa Barat, Jumat (06/11).

Latsitardanus bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada para Taruna sebagai kader pimpinan TNI dan Polri dalam menyongsong tugas di masa mendatang. Selain itu juga merupakan Realisasi kurikulum pendidikan integratif Taruna Akademi TNI dan Taruna-Taruni Akpol tingkat akhir sebelum menyelesaikan pendidikan serta dilantik menjadi Perwira.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Danjen Akademi TNI Mayjen TNI (Mar) Nono Sampono, S.PI., M.Si mengatakan, Latsitardanus memiliki arti yang sangat penting dan strategis, tidak hanya bagi para Taruna namun juga bagi institusi TNI dan Polri. Selama latihan, para Taruna telah menyatu, bekerja bersama-sama sehinga dapat saling mengenal satu sama lain. Dengan adanya kebersamaan diharapkan kerjasama dan soliditas TNI, Polri dan masyarakat dapat ditingkatkan.

Tugas luhur dan mulia yang selesai dijalankan selama sebulan ini dapat memberikan kontribusi yang berarti, guna membantu mempercepat pembangunan dalam rangka pemulihan kondisi pasca gempa serta meringankan beban penderitaan masyarakat yang sedang alami kesulitan akibat gempa bumi, tambah Kapolri.

Latsitardanus XXX/2009 dilaksanakan di Kab. Tasikmalaya, Garut, Ciamis dan Bandung yang mengalami banyak kerusakan sarana prasarana kehidupan masyarakat dan infrastruktur daerah.

Seusai upacara penutupan Latsitardanus dilanjutkan penyerahan bantuan komputer untuk SDN 3 Sidang Jaya dan SDN 3 Sidang Asih Banjarsari, bingkisan kepada Taruna TNI, Akpol, Antap, Mahasiswa, Dosen Pembimbing dan Staf Pemda Prov. Jabar oleh Danjen Akademi TNI.