Car Free Day (Hari Bebas Kendaraan Bermotor)

0
169
Futsal di Thamrin CFD

 


Bermain Futsal di tengah jalan MH Thamrin pada hari Car Free Day”

Pewarta-Indonesia, Kita semua mungkin sudah mengetahui bahwa udara yang kita hirup sehari-hari di Jakarta adalah udara yang kurang sehat, kotor dan pengap. Banyak penyakit yang bisa disebabkan oleh udara yang kurang sehat ini, misalnya pusing, batuk-batuk, sesak nafas dan bahkan gangguan syaraf/emosional.

Penyebab terjadinya udara kurang sehat ini bisa berasal dari debu yang beterbangan, asap-asap pabrik industri, asap pembakaran sampah, asap rokok dan yang paling parah adalah asap sisa pembakaran yang keluar dari knalpot kendaraan bermotor. Asap kendaraan bermotor ini memegang factor yang cukup besar sebagai pencemar dan perusak kebersihan dan kesehatan udara karena banyak mengandung zat berbahaya seperti Pb, NOx, Sox, HC dan CO.

Jadi kalau boleh dibilang, udara di kota Jakarta sebagai jantung ibu kota Negara Republik Indonesia telah tercemar oleh racun berbahaya yang terkandung didalamnya dan kadar pencemarannya sudah sangat tinggi. Tak heran jika pada siang hari yang macet total di jalan raya padat kendaraan, kita mudah merasakan cepat letih, merasa kepengapan, mudah terpancing emosi, pusing dan bahkan sesak nafas. Hal ini bukan terjadi di Jakarta saja, melainkan di seluruh kota besar padat populasi di dunia.

 

Foto Bundaran air mancur Hotel Indonesia diambil gambarnya pada saat Car Free Day.
Seorang bersepeda dengan bebas di Bundaran HI

Pada Bulan September 2002, WHO, sebagai organisasi yang menangani kesehatan sedunia akhirnya bertindak dan mencanangkan/mencetuskan hari bebas kendaraan bermotor sedunia yang dikenal sebagai World Car Free Day. Para pemilik kendaraan bermotor sedunia dihimbau untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor mereka selama rentang waktu yang ditentukan, misalnya seminggu dan menggantkannya dengan sepeda atau berjalan kaki. Dengan World Car Free Day ini, WHO berharap dapat memberikan kesempatan agar udara yang kita hirup ini sejenak bersih dari zat-zat kimia berbahaya dan menurunkan tingkat pencemaran udara di kota dan di seluruh dunia pada umumnya.

Himbauan ini pun sampai ke Negara republik Indonesia tercinta. Pencanangan ini diadopsi oleh Pemda DKI Jakarta untuk membantu mengurangi tingkat pencemaran di DKI Jakarta. Namun tak mungkin menutup seluruh ruas jalan yang ada di Jakarta selama satu minggu, karena dapat mengakibatkan kekacauan. Akhirnya setelah melakukan penelitian, perundingan dan pertimbangan yang matang dari beberapa pihak, akhirnya diputuskan penyesuaian bahwa Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor juga akan diberlakukan di DKI Jakarta, namun tidak diberlakukan total untuk semua ruas jalan yang ada di DKI Jakarta dan hanya pada hari minggu saja. Sebagai percobaan awal, dipilih sepanjang Jln MH Thamrin, Bundaran air mancur Hotel Indonesia dan Jalur cepat sepanjang Jln Jendral Soedirman pada tanggal 22-September-2002.

Pada saat ini tercatat beberapa jalan protokol yang sering mengalami kemacetan total pada hari kerja, seperti Jln Jendral Soedirman, Jln Mh Thamrin, Jln Gatot Soebroto, Jln Pramuka, Jln Letjen Soeprapto, Jln HR Rasuna Said pernah mengalami hari bebas kendaraan atau Car Free Day pada waktu yang tidak bersamaan. Pemda DKI Jakarta bekerja sama dengan Kepolisian Polda Metro Jaya melakukan penutupan jalan dan pengalihan arus lalu-lintas yang biasanya berlangsung dari pk06:00 sampai dengan pk14:00. Jadi jangan coba-coba untuk melanggar Car Free Day, karena anda akan mendapatkan sangsi tilang dari pihak kepolisian.

Hal ini tidak disia-siakan oleh warga. Banyak dari mereka sengaja memanfaatkan momen jalan yang kosong melompong tanpa kendaraan bermotor ini untuk berolahraga, bersepeda, tamasya, kegiatan sosial, kegiatan bermanfaat lainnya, bahkan aksi demo. Kegiatan-kegiatan yang di luar kebiasaan hari herja ini pun banyak memancing para fotografer, baik dari yang amatiran bahkan sampai kaum professional untuk sekedar mendokumentasikan, mewartakan bahkan sebagai bahan berita media informasi cetak maupun elektronik. Car Free Day dirasakan banyak membawa manfaat yang baik bagi penduduk DKI Jakarta yang notabene-nya sudah kekurangan lahan untuk beraktifitas sosial.

Pada saat ini tercatat rutinitas Car Free Day yang dilakukan di sepanjang ruas Jalan MH Thamrin , Tugu Selamat Datang di bundaran air mancur Hotel Indonesia, dan sepanjang ruas jalur cepat Jalan Jendral Soedirman yang dikenal sebagai Thamrin-Sudirman Car Free Day yang diadakan setiap hari minggu terakhir setiap bulannya, mulai pk06:00wib sampai dengan pk14:00wib. Sedangkan untuk ruas jalan yang lainnya dapat menghubungi Call Centre Kepolisian di nomor 117 untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

Jadi apakah anda ingin melihat sebuah jalan yang bebas dari kendaraan bermotor dan ingin merasakan menghirup udara segar sambil melakukan aktifitas yang menyenangkan? Jawabannya dapat anda temukan pada hari bebas kendaraan bermotor Car Free Day.

Anda punya berita, artikel, foto, atau video? Publikasikan di sini
Kontak Redaksi di [email protected]